Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sosiohumaniora

PENGARUH TINDAK BAHASA LAKI-LAKI TERHADAP PENGAKTUALISASIAN DIRI PEREMPUAN–ANALISIS GROUNDED THEORIES DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIKFOCUS GROUP DISCUSSION PADA MAHASISWA SUNDA ASAL GARUT UNIVERSITAS PADJADJARAN Dian Indira; Thersiah L. Lubis; Dien Fakhri Iqbal; Dian Ekawati
Sosiohumaniora Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v5i1.5274

Abstract

Tindak berbahasa individu mencerminkan status sosial maupun besar pengaruh individu tersebut dalam konteks interaksinya. Sebaliknya, konstelasi posisi gender dalam suatu kelompok masyarakat dapat juga dipahami melalui tindak bahasa gender, terutama dalam konteks interaksi pula. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang tindak bahasa laki-laki dan perempuan dalam suatu diskusi di mana kedua gender berpartisipasi. Menggunakan metode penelitian kualitatif, dan media interaksi berbentuk Focus Group Discussion, dilakukan pengamatan terhadap variabel penelitian pola komunikasi antargender. Dengan teknik purposisive sampling, diperoleh sampel penelitian mahasiswa/i Program Diploma III Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran yang berasal dari Garut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak kesamaan dalam tindak berbahasa pada laki-laki maupun perempuan selama diskusi berlangsung. Dengan demikian, stereotip tentang tindak berbahasa laki-laki dan perempuan yang sebelumnya telah ada, patut diragukan. Kata kunci: tindak berbahasa, gender, focus group discussion
PENCITRAAN BANDUNG SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA: MODEL MENEMUKENALI IKON BANDUNG MASA KINI Dian Indira; Slamet Usman Ismanto; Meilanny Budiarti Santoso
Sosiohumaniora Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.779 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i1.5238

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi ketidakjelasan pencitraan ‟brand image kota Bandung karena masyarakatnya yang dinamis dan perkembangan wilayah yang cenderung tidak terkendali. Akibatnya pencitraan lama bergeser, sementara pembentukan pencitraan baru terhambat oleh banyak kepentingan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan kondisi dan potensi obyek wisata dan daya tarik yang dimiliki Bandung; kebijakan pemerintah terkait dengan upaya menjadikan Bandung sebagai tujuan wisata; dan proses pembentukan pencitraan „brand image‟ kota Bandung sebagai daerah tujuan wisata, terutama dalam pandangan para tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, dan seniman. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian antara lain menunjukkan bahwa pariwisata di Bandung masih belum mempunyai visi dan konsep pengembangan yang jelas serta belum didukung oleh pengaturan dan pengelolaan kota yang terencana dan konsisten, strategi yang jelas, dan implementasi nyata di lapangan yang berdampak pada pembentukan pencitraan Bandung sebagai daerah tujuan wisata.