Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Estetika Postmodernisme dalam Hijab style Handayani, Linda; Gunardi, Gungun; Darmayanti, Nani
PANGGUNG Vol 24, No 1 (2014): Fenomena dan Estetika Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v24i1.104

Abstract

ABSTRACT Hijab style is a new term in the fashion Muslim hijab that marked novelty shapes. Since the ap- pearance of Hijabers Community in 2010 , there were many changes in the form of veil that accom- panied the change of name became Hijab style hijab. Hijab is initially mandatory Muslim clothing to cover nakedness . Novelty Hijab style made it not only a practice of God command but also become part of fashion . Updates on the form that is often referred to as modernization pull analyzed in terms of aesthetics. Hijab which used by designers founder Hijabers Community becomes the object of this study. The method used in this study is a qualitative approach to the study of cultural and semiotic theory models Baudrillard. The signs were there in style hijab as an aesthetic representation of post- modernism will be described. As cultural products that spread through the mass media, Hijab style became popular and developed following the postmodern aesthetic principled form follows fun. Keywords: Hijab style, aestetics, postmodernism, consumerism, fashion  ABSTRAK Hijab style merupakan istilah baru dalam fashion muslimah yang menandai kebaruan bentuk jilbab. Sejak kemunculan Hijabers Community tahun 2010, terjadi banyak perubahan bentuk pada jilbab yang diiringi perubahan nama dari jilbab menjadi Hijab style. Jilbab pada awalnya adalah pakaian wajib muslimah untuk menutup aurat. Kebaruan Hijab style mem- buatnya tidak hanya menjadi praktik menutup aurat tapi juga menjadi bagian dari fashion. Pembaruan pada bentuk yang kerap disebut sebagai modernisasi menarik dianalisis dari sisi estetika. Hijab yang digunakan oleh desainer-desainer pendiri Hijabers Community menjadi objek penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kajian budaya dan teori semiotik model Baudrillard. Tanda-tanda yang ter- dapat dalam Hijab style sebagai representasi dari estetika postmodernisme akan diuraikan. Sebagai produk budaya yang menyebar melalui media massa, Hijab style menjadi popular dan berkembang mengikuti estetika postmodernisme yang berprinsip form follows fun. Kata kunci: Hijab style, estetika, postmodernisme, konsumerisme, fashion 
STRATEGY OF COMMISSIVES SPEECH ACT ON VERBAL SPEECH IN ENGLISH CONVERSATION Mulatsih, Devi; Nur, Tajudin; Indrayani, Lia Maulia; Darmayanti, Nani
Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : English Department FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1402.904 KB) | DOI: 10.24036/ld.v12i2.100076

Abstract

This research aims to describe the strategy of commissives speech act and speech of formality scale used in English conversation. This research is figure out clearly the cause of language use verbally especially on commissives speech act. In every speech act, context is always accompanies, the speech cannot separate with the using of verbal speech. This research is to answer the questions such as what kinds of commissives speech act strategies use in English conversation, and what kinds of speech of formality scale use by speaker and hearer in English conversation. This research uses a qualitative descriptive method and the data sources used by the researcher from serial movie which is drama comedy. The result findings are the strategies of commissives speech act used in English conversation are direct literal commissives speech act and direct nonliteral commissives speech implicitly, and the speech of formality scale used by speaker and hearer are casual style, intimate style, and consultative style. Key Words: Commissives Speech Act, Commissives Speech Act Strategy, Formality StyleSTRATEGI TINDAK TUTUR KOMISIF PADA TUTURAN VERBAL DALAM PERCAKAPAN BERBAHASA INGGRISPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi tindak tutur komisif dan ragam situasi keformalan tuturan komisif yang digunakan dalam percakapan berbahasa Inggris. Penelitian ini dapat memberi gambaran secara jelas apa saja yang menyebabkan perbedaan penggunaan bahasa secara verbal khususnya pada tindak tutur komisif. Dalam setiap tindak tutur, selain konteks yang menyertainya, tuturan tersebut tidak terlepas dari penggunaan tuturan verbal. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah strategi tindak tutur komisif apa yang digunakan dalam percakapan berbahasa Inggris dan ragam situasi keformalan apa yang digunakan oleh penutur dan mitra tutur dalam percakapan berbahasa Inggris. Penulis menggunakan metode analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah suatu metode dengan jalan mengumpulkan data, mengklasifikasi, menganalisis, dan menginterpretasi. Penulis mengambil data untuk diteliti dari film serial yang bergenre drama komedi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi tindak tutur komisif yang digunakan antara lain tindak tutur komisif langsung literal dan tindak tutur komisif langsung nonliteral secara implisit, dan ragam situasi keformalan yang digunakan oleh penutur dan mitra tutur antara lain ragam situasi santai (casual), ragam situasi akrab (intimate), dan ragam situasi usaha (consultative).Kata Kunci: Tindak Tutur Komisif, Strategi Tindak Tutur Komisif, Ragam Situasi keformalan.
PELATIHAN PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT KOPI BAGI PETANI KOPI GUGELS (GUNUNG GEULIS) DI DESA JATIROKE KECAMATAN JATINANGOR SUMEDANG Darmayanti, Nani; Wagiati, Wagiati; Suganda, Dadang; Al Zahra, Risya; Harzi, Azka Athallah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.53883

Abstract

Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor Sumedang memiliki potensi untuk menjadi Desa Wisata. Selain memiliki Teras Gunung Geulis sebagai salah satu destinasi unggulan, Desa Jatiroke juga memiliki kekayaan potensi alam, yaitu Produk Kopi Gugels (Kopi Gunung Geulis) yang dipropduksi oleh para petani kopi yang ada di kaki gunung Geulis, Desa Jatiroke. Kopi Gugels terdiri atas dua jenis, yaitu Arabica dan Robusta. Hingga saat ini proses produksi Kopi Gugels terus meningkat. Namun, para petani tetap menghadapi kendala yaitu adanya hama dan penyakit yang menyerang tanaman kopi mereka. Oleh karena itu, kegiatan KKN-PPM ini diarahkan untuk mencari solusi atas kendala dan masalah yang dihadapi para petani Kopi Gugels. Oleh karena itu, dihadirkan para pakar hama dan penyakit kopi dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Para pakar memberi penjelasan dan pelatihan mengenai berbagai jenis hama dan penyakit kopi serta upaya atau cara memusnahkannya. Kegiatan yang diikuti oleh 27 orang petani kopi Gugels ini sangat diapresiasi oleh para peserta pelatihan karena sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi kopi mereka dan terhindar dari hama dan penyakit kopi.
PELATIHAN LITERASI DIGITAL DI MEDIA SOSIAL BAGI GENERASI MUDA UNTUK MEMBANGUN BUDAYA KESANTUNAN Wagiati, Wagiati; Darmayanti, Nani; Adji, Muhammad
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i2.42852

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh generasi milenial dalam menjalani kehidupan di era informasi dan teknologi adalah minimnya pengetahuan seputar kemampuan berbahasa, khususnya kesantunan berbahasa. Problematika ini menjadi pelik ketika mereka terjun hidup pada kehidupan sosial media yang penuh dengan kebebasan. Dari permasalahan ini kemudian muncul permasalahan-permasalahan turunan, seperti banyaknya hujatan, makian, cacian, dan praktik-praktik kekerasan bahasa lainnya. Oleh sebab itu, penyuluhan dan pembinaan tentang kesantunan berbahasa kepada mahasiswa FIB Unpad mendesak untuk segera dilakukan yang pada gilirannya nanti kemampuan kesantuan berbahasa ini menjadi kapital linguistik dalam menghadapi kehidupan baru era informasi dan teknologi. Penyuluhan dan pembinaan ini menggunakan metode ceramah, pretes dan postes, brainstorming, dan simulasi.  Hasil pengabdian ini adalah munculnya kesadaran dari mahasiswa dalam peningkatan kemampuan tentang kesantunan berbahasa yang dapat dijadikan sebagai kompetensi linguistik dalam menghadapi era teknologi dan informasi.The problem faced by the millennial generation in living life in the information and technology era is the lack of knowledge about language skills, especially language politeness. This problem becomes complicated when they live in a social media life that is full of freedom. From this problem, derivative problems emerged, such as the many blasphemy, curses, insults, and other violent language practices. Therefore, counseling and guidance on language politeness to FIB Unpad students is urgently needed which in turn will become linguistic capital in facing the new life of the information and technology era. This counseling and coaching uses lecture, pretest and posttest, brainstorming, and simulation methods. The result of this service is the emergence of awareness from students in increasing skills about language politeness which can be used as linguistic competencies in facing the era of technology and information.
PELATIHAN MEMBUAT POSTER BERTEMA COVID-19 BAGI MAHASISWA BILINGUAL SUNDA-INDONESIA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNPAD Zein, Duddy; Wagiati, Wagiati; Darmayanti, Nani
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i4.48547

Abstract

Pertukaran dan perkembangan informasi seputar covid-19 di masa pandemi menjadi hal yang sangat penting, baik bagi kalangan akademisi, peneliti, praktisi, stakeholder, dan masyarakat umum. Mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat adalah agen edukasi serta perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata dan warna pada masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh mahasiswa adalah dengan menjadi edukator seputar pandemi yang mumpuni, informatif, dan komunikatif. Hal tersebut, salah satunya, dapat dilakukan melalui edukasi berbasis poster. Kegiatan pelatihan dilakukan secara sistematis, dari kegiatan yang bersifat teoretis hingga praktis, yaitu dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, praktik, dan brainstorming. Peserta pelatihan adalah mahasiswa bilingual Sunda-Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan membuat poster yang komunikatif dan informatif seputar Covid-19 bagi mahasiswa bilingual Sunda-Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. 
Kesalahan Pengucapan Vokal Bahasa Inggris Mahasiswa 'Kelas Berbicara' UIN Sunan Gunung Djati Munandar, Ilham; Indira, Dian; Darmayanti, Nani
Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajbs.2021.05202

Abstract

Error pronunciation is one of the language learning processes. It may happen to all of the language learners, especially in learning a foreign language which the goal is to have more than one language in language skill. This research aims to describe the types of error pronunciation of English vowels which is spoken by ‘Speaking Class’ students in the Language Center of UIN Sunan Gunung Djati. The method used in this research is the descriptive qualitative method. This research uses the combination of vowel theories from Roach, McMahon, and Kelly, as well as the error analysis theory from Brown and Crystal. Based on the result, there are three types of error pronunciation of English, namely vowel addition of [e], [ɪ], [a], [ɜː], [ə]; vowel substitution of [ə], [æ], [uː], [ɔː], [ɪ], [iː], [e], [ʌ], [ɑː], [ɒ], [ɜː], [aɪ], [aʊ], [ɪə], [eɪ], [əʊ], [ɔɪ], [eə], [aʊə]; and vowel omission of [ɪ], [ə], [a], [e].
STRATEGI KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA CULPEPER DALAM ANCAMAN APLIKASI PINJAMAN ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL WHATSAPP Al-Mubarrok, Muhammad Ramdlan; Wagiati, Wagiati; Darmayanti, Nani
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 2 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v19i2.8288

Abstract

ABSTRAK: Bersamaan dengan pertumbuhan pinjol, muncul pula kekhawatiran terkait etika komunikasi antara perusahaan pinjol dan konsumen, terutama dalam interaksi melalui media sosial seperti WhatsApp. Salah satu fenomena yang muncul adalah ketidaksantunan berbahasa yang dilakukan oleh perusahaan pinjol dalam mengancam konsumen melalui pesan teks. Ketidaksantunan berbahasa dalam penagihan hutang dapat menyebabkan konsumen merasa terintimidasi, stres, dan cemas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi ketidaksantunan berbahasa yang digunakan oleh aplikasi pinjaman online dalam mengancam konsumen melalui media sosial WhatsApp. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan mengadopsi pendekatan pragmatik, penelitian ini mendasarkan analisisnya pada kerangka teoretis Culpeper tentang ketidaksantunan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pinjaman online sering menggunakan strategi ketidaksantunan berbahasa dalam ancaman kepada konsumen. Strategi-strategi tersebut mencakup penggunaan ketidaksantunan secara langsung, positif, negatif, sarkasme atau kesantunan semu, serta menahan kesantunan. Penggunaan strategi ini dapat mempengaruhi hubungan antara aplikasi pinjaman online dan konsumen, menciptakan ketegangan dan ketidakpuasan. Implikasi pragmatik dari penelitian ini adalah perlunya kesadaran dan peningkatan kesantunan berbahasa dalam komunikasi antara aplikasi pinjaman online dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 107 data strategi ketidaksantunan yang terdiri dari ketidaksantunan langsung, ketidaksantunan negatif, ketidaksantunan positif, ketidaksantunan semu, dan menahan kesantunan. KATA KUNCI: Berbahasa; Culpeper; Ketidaksantunan; Pinjaman Online; Whatsapp. THE STRATEGY OF CULPEPER LANGUAGE DISABILITY IN THE THREAT OF ONLINE LOAN APPLICATIONS THROUGH WHATSAPP SOCIAL MEDIA: A PRAGMATIC STUDY ABSTRACT: Along with the growth of pinjol, concerns have also emerged regarding communication ethics between pinjol companies and consumers, especially in interactions through social media such as WhatsApp. One phenomenon that has emerged is the impoliteness of language used by loan shark companies in threatening consumers through text messages. Language impoliteness in debt collection can cause consumers to feel intimidated, stressed, and anxious. This study aims to analyse the language impoliteness strategies used by online loan applications in threatening consumers through WhatsApp social media. This study uses qualitative research by adopting a pragmatic approach, this study bases its analysis on Culpeper's theoretical framework on language impoliteness. The results show that online loan applications often use language impoliteness strategies in threatening consumers. These strategies include the use of direct, positive, negative, sarcasm or false politeness, and withholding politeness. The use of these strategies can affect the relationship between online loan apps and consumers, creating tension and dissatisfaction. The pragmatic implication of this research is the need for awareness and improvement of language politeness in communication between online loan applications and consumers. The results showed that there were 107 impoliteness strategy data consisting of bald on record impoliteness, positive impoliteness, negative impoliteness, mock impoliteness or sarcasm, and withholding politeness.KEYWORDS: Language; Culpeper; Incivility; Online Loan; Whatsapp.
Analisis Aktor dan Peristiwa dalam Pemberitaan Media Daring Tempo Terkait Politik Dinasti Pirmansyah, Pirmansyah; Lukman, Fahmy; Darmayanti, Nani
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Perspektif
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v9i2.378

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap tentang keberadaan media Tempo yang telah menjadi representasi terkait dengan wacana politik dinasti yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Sebagai sebuah perusahaan media besar yang memiliki kredibilitas tinggi, Tempo memiliki ideologi dan sudut pandang tertentu terhadap pemerintahan Jokowi. Keberadaannya berperan untuk membentuk wacana tertentu; yang memungkinkan media ini membentuk sentimen dan citra positif atau negatif yang dinarasikan kepada publik pembaca. Dalam penelitian ini, data yang digunakan terdiri atas dua artikel berita daring Tempo dalam rubrik kolom dari 12 Mei 2023 - 22 Agustus 2024 yang diidentifikasi mengandung unsur wacana dan praktik sosial. Analisis teks dilakukan dengan menerapkan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) menurut Norman Fairclough, yang menegaskan bahwa teks sejatinya adalah wacana hidup sekaligus menggambarkan tentang praktik kekuasaan dan praktik sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam pemberitaan mengenai politik dinasti, Tempo merepresentasikan dua dimensi utama, yakni dimensi aktor dan dimensi peristiwa.1) Dimensi aktor: tokoh yang muncul dalam wacana politik dinasti meliputi Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, Bobby Nasution, Anwar Usman, Kaesang Pangarep, dan Iriana Jokowi. 2) Dimensi peristiwa: aspek ini ditandai oleh penggunaan diksi-diksi seperti raja, asosiasi keluarga, cawe-cawe, paranoia, politik elektoral, dan politik tidak resmi (unofficial), yang memperkaya muatan evaluatif dan konotatif dalam teks.
REPRESENTASI PERISTIWA DAN AKTOR DALAM KASUS FERDY SAMBO PADA KORAN TEMPO: ANALISIS WACANA KRITIS BERBASIS KORPUS Elektra Aulia Maharani; Wagiati, Wagiati; Darmayanti, Nani
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 14 No. 1 (2024): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v14i1.11345

Abstract

The murder case of Yosua Hutabarat involving high-ranking National Police officer Ferdy Sambo has attracted the attention of the public and the mass media, including Koran Tempo. This article aims to explain Koran Tempo's ideology by representing incident and actors featured in news stories about the Ferdy Sambo case in Koran Tempo using Norman Fairclough's critical discourse analysis and corpus-based approaches. The research results show that the news about the Ferdy Sambo case in Koran Tempo tends to side with the victim or Yosua Hutabarat. This can be seen from the large number of uses of passive sentences to represent the victim and active sentences to represent the perpetrator as the main actor in the murder. This article argues that using sentences and words in the media through formed discourse can construct reality and social phenomena and influence society to side with certain ideologies or values ​​espoused by the media.
INOVASI LEKSIKAL PENUH BAHASA MELAYU RIAU DIALEK KAMPAR: KAJIAN DIALEK GEOGRAFI Yani, Juli; Wahya, NFN; Darmayanti, Nani
Salingka Vol 11, No 01 (2014): SALINGKA, EDISI JUNI 2014
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v11i01.4

Abstract

Variasi yang terjadi pada bahasa muncul karena adanya penyebab yang sangat berkaitan erat dengan perubahan bahasa diamati pada unsur tertentu yang terdapat pada variasi sosial dan variasi geografis pada tempat dan waktu tertentu seiring bergulirnya waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) bentuk leksikal penuh, (2) medan makna yang menampilkan leksikal penuh, (3) bentuk leksikal penuh yang mengalami variasi dalam bahasa Melayu Riau di Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik simak, wawancara, pencatatan dan perekaman. Dari hasil penelitian ini berdasarkan perwujudannya, inovasi leksikal penuh termuat 29 glos dengan 98 varian pada titik pengamatan 8, yaitu di Kecamatan Kampar, dan medan makna yang banyak menampilkan leksikal penuh adalah rumah dan sekitar sebanyak 7 leksikal penuh dengan 23 varian, serta bentuk leksikal yang paling banyak variasinya adalah 4 variasi pada 2 data glos yaitu bahasa Melayu Riau di Kampar.