Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

UJI COBA METODE PENCITRAAN MULTIMODALITAS ULTRASONOGRAFI DAN FOTOAKUSTIK Edo Robby Sanjaya; Jodelin Muninggar; Andreas Setiawan
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v7i1.6680

Abstract

Ultrasonografi (USG) adalah pembentukan citra suatu objek menggunakan gelombang akustik frekuensi tinggi. Dengan penggunaan akustik ini maka USG tidak dapat digunakan untuk memantau suatu warna organ atau jaringan yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama, namun memiliki warna berbeda. Dalam penelitian ini diusulkan pengamatan USG multimode yaitu penggabungan antara USG dan fotoakustik. Proses ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi citra USG yang dapat sekaligus membedakan warna obyek. Efek fotoakustik adalah pembentukan gelombang suara akibat penyerapan cahaya termodulasi pada obyek. Percobaan dilakukan dengan mengarahkan sinar laser termodulasi pada suatu titik wadah yang berisikan air. Dalam langkah ini diharapkan interaksi fotoakustik akan menghasilkan gelombang akustik yang dapat dideteksi oleh sensor USG. Hasil percobaan menunjukkan meskipun efek fotoakustik terjadi namun sinyal terlalu lemah untuk dideteksi USG. Oleh sebab itu pada percobaan ini dilakukan juga pengujian dengan sumber akustik eksternal. Dapat diperlihatkan meskipun perubahan cukup kecil gelombang akustik mampu menggangu obyek yang diukur sehingga menghasilkan citra USG yang berbeda. Hasil ini menunjukan potensi pengembangan lebih lanjut metode USG multimode dengan fotoakustik.
Menentukan Karakteristik Dinamika Fluida pada Laju Aliran Pernapasan Upper Respiratory Airway Para Perokok Aktif Agustin E. B. Rahayu; Jodelin Muninggar; Made R. S. S. N. Ayub
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5721.076 KB) | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v1i0.4492

Abstract

Sistem pernapasan adalah sistem organ yang memenuhi oksigen tubuh. Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi sistem pernapasan serta gangguan aliran udara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik gangguan aliran udara pada sistem pernapasan perokok aktif, dengan analisis bilangan Reynolds. Pengukuran dilakukan menggunakan alat Spirometer Vernier Ordo SPR-BTA, yang dihubungkan ke komputer melalui aplikasi Logger-Pro untuk mengukur volume paru-paru dan menghitung flow rate (aliran udara) paru. Dari 56 sampel orang perokok aktif berusia 22 tahun yang memiliki Indek Massa Tubuh (IMT) 18-25 kg/m2, yang memiliki aktifitas olahraga antara 0-2 kali per minggu, dan jumlah konsumsi rokok perhari antara 3-24 batang. Data flow rate yang terekam dianalisis menggunakan program Matlab R2013a untuk mendapatkan bilangan Reynolds. Uji korelasi Pearson antara bilangan Reynolds dengan  flow rate dan jumlah konsumsi rokok untuk menunjukkan hubungannya.  Hasil perhitungan analisis bilangan Reynolds didapatkan karakteristik aliran dikatakan laminer jika nilai bilangan Reynolds 0-2300 dan didapatkan sebanyak 7 orang (13%) dari sampel, karakteristik aliran dikatakan transisi dengan nilai bilangan Reynolds antara 2300-4000 dan didapatkan sebanyak 47 orang (84%) dari sampel dan karakteristik aliran dikatakan turbulen dengan bilangan Reynods lebih dari 4000 dan didapatkan sebanyak 2 orang (3 %) dari sampel. Hasil uji statistik antara bilangan Reynolds dengan flow rate didapat p=0,001 dan  r =1,00 dan uji korelasi bilangan Reynolds dengan jumlah konsumsi rokok didapat p= 0,001 , r=0,960 menunjukkan ada hubungan signifikan, dengan koefisien korelasi yang kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perilaku merokok menyebabkan gangguan aliran udara, namun ada faktor lain yang juga mempengaruhi yaitu aktivitas, dan lama merokok. Kata kunci : flow rate, spirometer, aliran fluida
EFEK KONSUMSI SARI ANTOSIANIN BUAH TOMI-TOMI (Flaucortia inermis Roxb.) PADA KELILING JANTUNG MENCIT DISLIPIDEMIA Jodelin - Muninggar; Lydia Ninan Lestario
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.313 KB)

Abstract

The aim of this research was to determine the effect of giving anthocyanin extract of tomi-tomi fruit at various dosage on hearth circumference of mice. The research was done by giving high fat feed to 18 mice aged 6 months for 14 days, then the mice were divided into 6 groups, 4 groups were given anthocyanin extract with multilevel dosage 1-4 (13,75mg/kgbw; 27,95mg/kgbw; 41,925 mg/kgbw; 55,9mg/kgbw) for 21 days, 1 group as negative group, and 1 group as control positive with Simvastatin 10 mg. After that, the mice were terminated, and the heart was processed to microscope preparatsliced by Hematoxylin Eosin staining, then the heart circumference was measured. The result showed that heart circumference of negative group was 11.483±940,0μm; control positive group was 12.227±834,5μm; whereas groups with anthocyanin consumption extract were 14.360±694,0μm (dosage1); 20.001±1592,0μm (dosage2); 16.412±924,0 μm (dosage3); and 11.904±813,5μm (dosage4). Statistical analysis by One Way ANOVA showed that there were significant difference between treatment groups (p=0,04). Post Hoc LSD showed that dose 2 anthocyanin was the most significans compared to other groups (p=0,01). Spearman's correlation showed moderate correlation (p=0,162; r=0,412) between dosage of anthocyanin with heart circumference of mice. It can be concluded that anthocyanin extract consumption of tomi-tomi fruit to improve of dyslipidemia mice heart circumference. Dosage 27,95mg/kgbw could maximally improve structure of it, than Simvastatin 10mg effects.
Profil Tumbuh Kembang Anak Balita dengan Malnutrisi di Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Jodelin Muninggar
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.665 KB) | DOI: 10.24246/jms.v1i22020p171-185

Abstract

Stunting adalah keadaan status gizi kurang menahun pada masa tumbuh kembang sejak hamil hingga 1000 hari pertama kehidupan. Stunting berakibat gangguan perkembangan kesehatan, meningkatnya angka infeksi serta masalah jangka panjang di masa depan. Profil tumbuh kembang 25 anak stunting dengan rancangan kualitatif dan survey komunitas posyandu Desa Kesongo Tuntang. Profil subjek pengabdian masyarakat adalah orang tua berpendidikan SD-SMP berimbang dengan pendidikan SMA/D3/S1. Sebagian besar pendapatan 1-2 juta/bulan. Riwayat kesehatan ibu sebelum dan saat hamil, rutin pemeriksa kehamilan. Ibu melahirkan lebi dari 35 tahun, persalinan normal oleh bidan, berat lahir lebih dari 2500 gram. Riwayat imunisasi lengkap dan minum ASI eksklusif. Riwayat perkembangan berjalan dan bicara lebih dari 1 tahun. Kunjungan rutin ke Posyandu dan memiliki komunitas bermain. Memiliki saudara dan interaksi intensif dengan orang tua, cenderung malas makan. Beberapa anak memiliki riwayat opname dengan diare, tipus, muntaber dan atresia ani. Juga memiliki penyakit penyerta yaitu atresia ani dengan pemasangan kolostomi, keterlambatan perkembangan, riwayat TBC dan asma.
Strategic Solution Model Revitalization of the Role of Actor Network in Accelerating Stunting Rate Reduce in “Quality Family (KB)” Villages, Salatiga City Daru Purnomo; Sri Suwartiningsih; Jodelin Muninggar; Suryo Sakti Hadiwijoyo
INFLUENCE: INTERNATIONAL JOURNAL OF SCIENCE REVIEW Vol. 4 No. 3 (2022): INFLUENCE: International Journal of Science Review
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The city of Salatiga has launched "Rembug Stunting" as a program and at the same time as a stunting prevention movement that is being carried out at all levels of sub-districts in Salatiga City. Including status village as KB Village, including: KB Village, Kelurahan Kauman South, Kelurahan Blotongan, Kelurahan Kecandran, Kelurahan Kumpulrejo, and Kampung KB Kelurahan Thump Lor. Purpose of Research the action is to identify root problem causes of stunting in the five KB Villages, and conduct reinforcement and assistance DASHAT cadres (Kitchen Healthy Overcome Stunting) in the KB Village, Salatiga City. Research results action this show that root problem root causes of stunting from factor pattern care and development family, factor marriage age child, factor economics, diet and intake nutrition in Baduta (Baby lower two years) and Toddlers (infants under five years), Sanitation and other factors such as disease degenerative. Strengthening and mentoring DASHAT cadres through presentation anti stunting snack is strategy for overcome stunting on the level root grass so that motivating DASHAT cadres to practiced in life everyday, besides enhancement capacity from cadre that alone. Strategy role network actors also do through Learning program activities Field Integrated (PLT) through the "PENTING" Student program (Care for Stunting), promotion and branding of Kampung KB through social media accounts and making Kampung KB profile videos, developing them role active various elements in the Kampung KB community through outreach, education and advocacy about prevention of stunting, marriage age children and violence to child, as well develop network collaboration through Free Learning Independent Campus (MBKM).
Quality Assurance Plan on a Linear Accelerator (LINAC) Plane on Nasopharynx Cancer (NFC) by using Prowess Panther 5.10 at Radiotherapy Installation Ken Saras Hospital Pandu Kurnianto; Giner Maslebu; Jodelin Muninggar; Muhammad Hidayatullah
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol 5, No 2 (2023): May-July
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v5i2.15247

Abstract

Radiotherapy is the treatment of cancer by using electromagnetic and particle radiation. Nasopharyngeal Cancer (NPC) is one of the difficult case to be treated in radiotherapy because its anatomical location. Precision of radiation dose is part of Quality Assurance Program as the key factor in this treatment. Thus, it is very important to ensure that the output dose of Linear Accelerator (LINAC) matched with result of Treatment Planning System (TPS). This study used Siemens LINAC Type Primus MACH Series 5633 and a set of detectors for Nasopharynx Cancer analysis with 8 field. The total dose of 5,000 cGy divided into 25 fractions with 200 cGy dose per fraction. The 8 fields are irradiated with a target on a detector device. It is then accumulated with PTW-Verisoft software by plotting the results obtained from the detector tool with PTW (phantom) which we have CT Scanned first in PTW-Verisoft. From the total detectors exposed to the radiation, the detector corresponding to PTW is 372 detectors (100%) with unsuitable detector of 0 detectors (0.00%). It is proved that the planning is 100% match for NPC with 8 fields of radiation. Thus, this method is recomended to be implemented for NPC treatment
Proses Transmetalasi Gd3+ pada Glomerulus Ginjal: Sebuah Studi Memanfaatkan Monte Carlo Cell Sesilia Shanly Yapary; Adita Sutresno; Jodelin Muninggar
Wahana Fisika Vol 9, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v9i1.60674

Abstract

Agen Kontras Berbasis Gadolinium (GBCA) telah dipakai sebagai agen kontras pertama sebagai media kontras Magnetic Resonance Imaging (MRI) pada tahun 1988. Gadolinium secara inheren beracun bagi manusia dalam bentuk bebasnya (Gd3+). Gadolinium (GBCA) membentuk ikatan kompleks yang stabil dengan agen kelat dan menciptakan pelindung untuk jaringan terhadap interaksi dengan ion Gd3+. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses terdeposisinya Gd3+ dengan kelat linier pada organ glomerulus ginjal. Interaksi antara ion Gd3+ dan Zn2+ dapat mempengaruhi kompleksitas dari kelat pembungkus Gd3+proses ini disebut transmetalasi. Hasil interaksi Gd3+ dapat terdeposisi dan menjadi toxic bagi tubuh sehingga diperlukan simulasi untuk melihat proses mekanisme tedeposisinya Gd3+ dengan studi Monte Carlo Cell untuk memperoleh probabilitas maskimum. Variasi jumlah ion Gd3+ menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi Gd3+, proses transmetalasi antara Gd3+ dan Zn2+ akan semakin banyak terjadi. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah kelat Gd3+ yang berikatan dengan Zn2+. Gd3+ yang terlepas dari kelat akan menjadi ion Gd3+ murni yang dapat terdeposisi pada organ glomerulus ginjal.
Pencitraan Hiperspektral Inframerah Dekat Pada Model Lapisan Acrylic Alkyd Menik Gustinasari; Ferdy Semuel Rondonuwu; Jodelin Muninggar
Wahana Fisika Vol 6, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v6i1.33477

Abstract

Spektroskopi inframerah dekat (NIRS) memiliki kemampuan identifikasi secara kualitatif dan kuantitatif material padat dan cair tanpa merusak sampel serta memungkinkan pengukuran dalam jumlah besar dalam waktu singkat dengan memanfaatkan rentang energi 1000-2500 nm (10000-4000 cm-1). Penelitian ini menggunakan teknik spektroskopi NIR metode pencitraan hiperspektral yang memungkinkan informasi spasial (posisi) dan spektralnya (identifikasi) diperoleh secara bersamaan sehingga memiliki potensi menggambarkan distribusi konstituen dalam sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daerah spektrum NIR dan atau bilangan gelombang aktif terhadap material alkid dan akrilik serta menentukan distribusi lapisan alkid yang tersembunyi di bawah lapisan akrilik. Sampel dimodelkan dengan membuat lapisan alkid di atas plat baja yang ditutup dengan lapisan tipis akrilik. Spekrum NIR kemudian diukur pada 64 posisi yang berbeda. Hasil dari penelitian ini mengungkap bahwa distribusi serapan dua dimensi dalam bentuk citra dan transflektans pada bilangan gelombang 4708 cm-1 dapat menginformasikan letak atau posisi lapisan alkid yang tersembunyi di bawah lapisan akrilik. Dapat disimpulkan bahwa spektroskopi NIR dapat memetakan lapisan terselubung di bawah lapisan lain sepanjang material target yang memiliki serapan aktif di daerah inframerah dekat.Near-infrared spectroscopy (NIRS) has qualitative and quantitative identification capabilities of solid and liquid materials without damaging samples. It allows measurements in large quantities rapidly by utilizing a spectral range of 1000-2500 nm (10000-4000 cm-1). This study used the NIR spectroscopy technique of hyperspectral imaging allowing spatial information (position) and spectral (identification) to be obtained simultaneously to describe the distribution of constituents in the sample. This study aims to identify NIR active wave numbers of alkyd and acrylic and determine the distribution of alkyd hidden under acrylic layers. The sample was modeled by distributing an alkyd layer on top of the steel plate and then entirely covered by an acrylic coating. NIR spectral data were collected at 64 positions. The results of this study revealed that the distribution of two-dimensional absorption in the observed wavenumber of 4708 cm-1 could inform the position of the alkyd hidden under the acrylic layer. It concluded that NIR spectroscopy could map a layer veiled beneath another layer as long as the target material has an active absorption in a near-infrared area.
PENDAMPINGAN KAJIAN KESELAMATAN LAYANAN DI UNIT RADIOLOGI RUMAH SAKIT PANTI WILASA DR. CIPTO SEMARANG Muninggar, Jodelin; Rondonuwu, Ferdy S.; Sutresno, Adita; Maslebu, Giner; Wibowo, Nur Aji; Setiawan, Andreas; Putri, Dera Anastasya; Mayasari, Anisa
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v4i22023p159-168

Abstract

The Radiology Unit is a support unit to provide Radio Diagnostics and Radio Therapy service support. Patient safety studies that emphasize patient safety (Patient Savety) are the main thing and priority in every service provided. Panti Wilasa Dr Cipto Hospital as a Health Service Center in the Radiology Unit has conventional X-Ray, Fluoroscopy, Ultrasound, Panoramic, and CT Scan equipment, must also have Radiology Service Safety Standards. This standard is a reference in working on all types of services and equipment and levels for Radio Diagnostis and Radio Therapy. Until now, a Service Safety Study has not been prepared in the radiology unit. For this reason, it is necessary to assist the Service Safety Study in the Radiology Unit. The drafting team came from the Physics Study Program together with Level 7 Medical Physicists in the fields of Radio Diagnostics, Nuclear Medicine and Radiotherapy and Level 2 Medical Radiation Protection Officers.