Melok Aris Wahyukundari
Bagian Periodonsia, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Health Status and Periodontal Care Needs of Pregnant Women in the Puger Coastal Area of Jember Intan Nurun Azhria; Yuliana Mahdiyah Daat Arina; Melok Aris Wahyukundari; Kiswaluyo
Interdental Jurnal Kedokteran Gigi (IJKG) Vol. 20 No. 2 (2024): Interdental Jurnal Kedokteran Gigi (IJKG)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46862/interdental.v20i1.7123

Abstract

Introduction: Pregnancy is a risk factor for periodontal disease due to an increase in hormones which causes a change in response of periodontal tissue to the accumulation of plaque and calculus that can increase the occurrence of inflammation of the gingiva and periodontal disease. Pregnant women in coastal areas have a high risk of periodontal disease because the majority consume seafood that contains high calcium and phosphorus, which allows for increased calculus formation. Periodontal disease during pregnancy has an adverse impact on the health of the fetus. Therefore, it is important to pay attention to the health of the periodontal tissues of pregnant women. This study aims to examine the description of health and periodontal treatment needs in pregnant women in the coastal area of Puger, Jember. Material and Methods: This type of research is descriptive observational with a cross sectional study on 70 subjects selected by purposive sampling technique. Data were obtained based on the results of the Community Periodontal Index of Treatment Needs (CPITN) examinations and questionnaire interviews regarding oral health. Results and Discussions: Health status of periodontal tissues of pregnant women in the coastal area of Puger Beach mostly (75,71%) had supra or subgingival calculus (CPITN score 2), there were periodontal pockets and there were no pregnant women with healthy periodontal tissue conditions. Types of periodontal treatment needs that are needed by all pregnant women are scaling and root planing and improving oral hygiene (Treatment Needs/TN 2).  Conclusion: Pregnant women in the coastal area of Puger Beach all experience periodontal disease so they need periodontal treatment.
Potensi Pasta Gigi Ekstrak Etanol Biji Hijau Kopi Robusta (Coffea Canephora) dalam Menghambat Pertumbuhan Streptococcus Mitis Miftakhur Rizki; Melok Aris Wahyukundari; Depi Praharani
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i2.37122

Abstract

Salah satu bakteri koloni primer yang membentuk plak gigi adalah Streptococcus mitis yang memiliki wall-associated adhesin yang membantu perlekatan dan kolonisasi. Plak gigi yang terus terakumulasi menyebabkan penyakit infeksi rongga mulut seperti penyakit periodontal dan karies Untuk pencegahan akumulasi plak, dilakukan kegiatan kontrol plak, salah satunya dengan menyikat gigi yang dibantu pasta gigi. Pasta gigi mengandung berbagai bahan aktif termasuk bahan antibakteri. Ekstrak etanol biji hijau kopi robusta (Coffea canephora) memiliki kandungan antibakteri seperti kafein, trigonelin, asam klorogenat, flavonoid, saponin, dan terpenoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi pasta gigi yang mengandung ekstrak etanol biji hijau kopi robusta konsentrasi 12,5%, 25%, dan 50% dalam menghambat pertumbuhan S. mitis. Jenis penelitian yaitu penelitian eksperimental laboratoris secara in vitro dengan rancangan the post-test-only control group design. Pengujian potensi antibakteri dilakukan dengan agar disk-diffusion test pada media yang telah diinokulasi bakteri S. mitis dengan 5 kelompok sampel dan 4 kali pengulangan. Pengukuran zona hambat setelah 24 jam inkubasi. Data kemudian dianalisis menggunakan SPSS. Diperoleh kesimpulan bahwa pasta gigi yang mengandung ekstrak etanol biji hijau kopi robusta 12,5%, 25%, dan 50% memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan S. mitis, serta terdapat hubungan antara konsentrasi ekstrak yang diformulasikan dengan besar zona hambat yang dihasilkan.
POTENSI EKSTRAK DAUN UNGU DALAM MENURUNKAN JUMLAH SEL OSTEOKLAS TIKUS YANG DIINDUKSI PORPHYROMONAS GINGIVALIS Atik Kurniawati; Melok Aris Wahyukundari; Syafira Dwi Astuti
Cakradonya Dental Journal Vol 12, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v12i2.18436

Abstract

Periodontitis merupakan penyakit inflamasi pada jaringan periodontal. Porphyromonas gingivalis merupakan salah satu bakteri patogen pemicu periodontitis. Respons awal inflamasi dipicu oleh faktor virulen P.gingivalis antara lain lipopolisakarida (LPS) yang berlanjut pada kerusakan ligamen periodontal sehingga memicu resorpsi tulang alveolar yang diperankan oleh sel osteoklas. Ekstrak daun ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) diketahui dapat menghambat P.gingivalis secara in vitro, namun kemampuannya sebagai antiinflamasi dalam menurunkan jumlah sel osteoklas pada kejadian periodontitis belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak daun ungu (EDU) dalam menurunkan jumlah sel osteoklas pada tikus wistar yang diinfeksi dengan P.gingivalis. Penelitian dilakukan pada tikus wistar yang terdiri atas 6 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 tikus wistar. Enam kelompok yang terdiri dari kelompok normal (KN): tanpa perlakuan, kelompok kontrol negatif (K-): diinfeksi P.gingivalis (Pg), kelompok kontrol positif (K+): Pg + Tantum Verde, dan 3 kelompok perlakuan yaitu: KP2,5% (Pg + EDU 2,5%), KP5% (Pg + EDU 5%) serta KP10% (Pg + EDU10%). Pemeriksaan histologi dengan pengecatan Haematoxylin-Eosin (HE), jumlah sel osteoklas pada jaringan gingiva, ditentukan dengan menghitung jumlah rata-rata dari 3 lapang pandang tiap potongan jaringan. Analisis data dengan One Way Anova dilanjutkan LSD. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun ungu berpotensi menurunkan jumlah sel osteoklas pada jaringan gingiva tikus wistar (p0,05).