Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

INTEGRASI KURIKULUM DI PENDIDIKAN DINIYAH FORMAL WUSTHA AZ-ZAKIYAH SHAHABIYAH PALEMBANG Ahmad Zainuri; Yunita Yunita; Ibrahim Ibrahim; Abdul Hadi; Epilia Epilia
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7021

Abstract

Abstrak: Pendidikan Diniyah Formal (PDF) merupakan jenis pendidikan yang masih baru dan belum banyak dikenal masyarakat. pengembangan kurikulum perlu dilakukan di satuan pendidikan PDF. Santri PDF dituntut tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang kitab kuning dan ahli agama (mutafaqquh fiddin), tapi dalam rangka menghadapi kehidupan masyarakat yang terus berubah, mereka dituntut untuk punya kompetensi dalam lifes-skill atau keterampilan- keterampilan yang lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pengembangan kurikulum seperti apa yang dikembangkan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha Pondok Pesantren Az Zakiyah Shahabiyah Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan penelusuran dokumen. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa PDF) Wustha Pondok Pesantren Az Zakiyah Shahabiyah berhasil mengembangkan kurikulumnya tidak hanya dalam penguasaan kitab kuning dan ahli agama (mutafaqquh fiddin), tapi diorientasikan pada pengembangan life skills. Beberapa kegiatan life skills yang dikembangkan diantaranya teknik komputer, trainingpengurusan jenazah, koperasi, pencak silat, marawis dan seni hadrah. Selain itu juga dikembangkan beberapa kegiatanekstrakurikuler antara lain kelompok bahsul masail, bimbingan bahasa arab, bimbingan khitobah, dan pelatihan manasik haji. Kurikulum PDF Wustha Pondok Pesantren Az Zakiyah Shahabiyah relevan dengan perkembangan zaman dan tuntutan dunia pekerjaan saat ini.Kata Kunci: Kurikulum, Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Pondok Pesantren
Pengaruh Marketing Mix terhadap Keputusan Nasabah dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening Chintia Gita Sukma; Abdul Hadi; Titin Hartini
Al-Buhuts Vol. 19 No. 1 (2023): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ab.v19i1.3526

Abstract

ABSTRACT This research begins with the question whether the marketing mix has an impact on customer decisions to use Indonesian Sharia Banks in Palembang City. The purpose of this study is to determine and assess the extent to which the marketing mix influences consumer choices. It then seeks to determine whether trust can mediate the effects of the marketing mix and sharia compliance on consumer choice. The main method of data collection is through distributing questionnaires with a Likert scale. an approach to data analysis that combines quantitative analysis with path analysis. The IBM SPSS 21 program is used by the analysis tool. The results of the study show that: 1) The marketing mix simultaneously influences customer decisions to use the services of Bank Syariah Indonesia in Palembang City, with an f count of 47.252 > 2.07 and a significance level of 0.000 0.05. Only four indicators—price, marketing, people, and physical evidence—have any real effect. 2) The marketing mix simultaneously influences trust, with a calculated f value of 58.753 > 2.07 and a significance level of 0.000 0.05. Only three variables—place, promotion, and people—have any influence. 3) The result of the t-test statistical test which has a significance value of 0.909 > 0.05 indicates that trust has no significant effect on customer decisions. 4) Marketing mix cannot be mediated by trust.
Principal Leadership in Increasing the Professionalism of Elementary School Teachers in Banyuasin Regency Arwan Arwan; Abdul Hadi; Ade Akhmad Saputra
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.4458

Abstract

This study aims to determine the role of the principal's leadership in improving the professionalism of teachers at a public elementary school Banyuasin III. The data source of this research comes from the results of interviews with school principals and teachers. Methods such as interviews, participant observation, and documentation are used to gather data. Data reduction, visualisation, and verification are the data analysis strategies. He has stressed the need of instructors maintaining a professional demeanour at all times in his role as an educator. After preparing a plan, their role as managers is to urge teachers to teach the content in line with the current curriculum. In their role as administrators, they also make sure that teachers have everything they need to do their jobs well and that the school or institution meets its goals. Actively supervising teachers and providing direction and guidance is part of his or her job description as a supervisor. Working as a leader, I oversee teachers as they complete learning tasks and offer guidance on the subject matter to be taught. Improving the quality of teacher learning and encouraging teachers to employ information technology in learning are two of their goals as innovators. Encourage your students to work hard and do their best in class. Motivate and urge students to study more if you want them to succeed. In its role as an entrepreneur, it collaborates closely with the school committee and strives to think of innovative ways to empower teachers so that they can improve their professionalism in the classroom.
Perspektif Fiqih Siyasah Tentang Mantan Narapidana Korupsi Dalam Pencalonan Kepala Daerah (Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 56/PUU-XVII/2019) Riki Anugerah; Yazwardi Yazwardi; Abdul Hadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Ratio Decidendi (Legal Reasoning) pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 56/PUU-XVII/2019 yang memberikan ruang bagi mantan narapidana korupsi untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah setelah Melewati jangka waktu 5 (lima) tahun setelah mantan terpidana selesai menjalani pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Secara jujur atau terbuka mengumumkan mengenai latar belakang jati dirinya sebagai mantan terpidana. Bukan sebagai pelaku kejahatan yang berulang ulang. Di sisi lain, penelitian ini meninjau fenomena tersebut melalui Fiqih Siyasah (hirabah), mengingat korupsi merupakan tindakan yang merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan statute approach, case approach, and conceptual approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratio decidendi Mahkamah Konstitusi menitikberatkan pada perlindungan hak asasi manusia dan hak konstitusional warga negara untuk dipilih (right to be candidate) sebagai bagian dari demokrasi. Namun, dalam perspektif Fiqih Siyasah, pemimpin wajib memiliki sifat al-’adalah (integritas moral) dan terbebas dari catatan kriminal yang mengkhianati amanah rakyat. Korupsi dalam hukum Islam dapat dikategorikan sebagai tindakan Al-fasad fil ardh (perusakan di muka bumi), sehingga pemberian hak politik kepada mantan koruptor perlu ditinjau ulang demi menjaga kemaslahatan umum dan menjamin lahirnya kepemimpinan yang bersih dan berintegritas.