Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementasi Chatbot Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Mendukung Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar Selly Tria Agustin; Kusnadi Kusnadi; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.357

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang berperan penting dalam membentuk keimanan, nilai-nilai, dan kecerdasan peserta didik. Dalam konteks kehidupan pesantren, kemampuan adaptasi menjadi aspek krusial bagi santri, terutama dalam menghadapi perbedaan budaya, aturan, dan dinamika sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan kemampuan adaptasi santri di Pondok Pesantren Al-Amalul Khair. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik role playing mampu meningkatkan kemampuan adaptasi, kepercayaan diri, dan keterampilan sosial santri secara signifikan. Teknik ini terbukti efektif dan didukung oleh teori psikologi dan pendidikan, menjadikannya strategi yang relevan dalam mendukung perkembangan santri di lingkungan pesantren.
Innovative Approaches and Traditional Methods: Constructing Qiroatul Kutub Learning in South Sumatran Islamic Boarding Schools Anang Walian; Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah; Kusnadi Kusnadi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7308

Abstract

Qiroatul kutub is a critical language skill in pesantren education. Despite its importance, preliminary research indicates that only 30% of students in South Sumatra's pesantren can proficiently read classical Arabic texts, known as the yellow book. This gap highlights the need to examine how various pesantren implement qiroatul kutub learning. This qualitative study employed a phenomenological design to explore learning constructions in traditional, semi-modern, and modern pesantren. Data were collected through structured interviews, participatory observation, and documentation. Analysis followed Miles and Huberman's interactive model: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. Findings reveal commonalities in the use of classical texts, focus on Arabic grammar (Nahwu and Shorf), Arabic proficiency development, and the overarching goal of producing Islamic scholars. Differences emerged in teaching methods, curricula, subject focus, and linguistic approaches. Traditional pesantren retain classical techniques such as sorogan, bandongan, muhafazhoh, tarjamah, and bahtsul masail. In contrast, semi-modern and modern pesantren integrate these with contemporary educational methods. The study concludes that each pesantren type adapts its qiroatul kutub system in line with its institutional identity and vision. Understanding these variations can inform strategies to enhance classical text literacy among pesantren students
Penerapan Terapi Acceptance And Commitment Therapy (ACT) Dalam Mengelola Emosi Negatif Pada Ibu Yang Mengalami Empty Nest Syndrome Salsabil Nasha; Kusnadi Kusnadi; Bela Janare Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.814

Abstract

    Empty Nest Syndrome (ENS) adalah kondisi psikologis yang sering dialami oleh ibu ketika anak-anak mulai mandiri dan meninggalkan rumah, yang dapat memicu munculnya emosi negatif seperti kesepian, kehilangan, dan kebingungan peran. Emosi negatif yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dalam mengelola emosi negatif pada ibu yang mengalami ENS. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang ibu berusia 50 tahun yang menunjukkan gejala ENS setelah anak-anaknya menikah dan meninggalkan rumah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui empat sesi terapi ACT, subjek mampu mengenali dan menerima emosi negatif yang dirasakannya tanpa menghindar, serta mulai memahami nilai-nilai hidup yang penting baginya. Subjek juga menunjukkan peningkatan fleksibilitas psikologis dan mulai membangun kembali aktivitas bermakna yang sesuai dengan nilai-nilainya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) efektif dalam membantu ibu mengelola emosi negatif akibat Empty Nest Syndrome, serta mendorong individu untuk menerima pengalaman hidup secara utuh dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna sesuai dengan nilai-nilai pribadi.
Penerapan Konseling Individu Dengan Pendekatan Logoterapi Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Kanker (Studi Kasus Klien "P" Di Kecamatan Jakabaring Kota Palembang) Destiana Azzahra; Kusnadi Kusnadi; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.919

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Konseling Individu Dengan Pendekatan Logoterapi Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Kanker ( Studi Kasus Klien "P" Di Kecamatan Jakabaring Kota Palembang )”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup klien “P” sebelum dan sesudah diberikan konseling individu dengan pendekatan logoterapi, untuk mengetahui penerapan konseling individu dengan pendekatan logoterapi dalam meningkatkan kualitas hidup pada klien dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi meningkatnya kualitas hidup klien “P”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu perjodohon pola, eksplanasi dan analisis deret waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran kualitas hidup yang dialami klien “P” sebelum dilakukan konseling individu dengan pendekatan logoterapi, menunjukan kualitas hidup yang rendah, hal ini ditandai dengan kecemasan berlebih, kesepian, kehampaan makna, ketidakmampuan menghadapi penderitaan, serta fungsi sosial dan. Selanjutnya penerapan konseling individu dengan pendekatan logoterapi, dilakukan sebanyak lima kali pertemuan dengan waktu 45 menit. Dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap awal, inti dan akhir. Setelah dilakukan konseling individu kualitas hidup klien “P” mengalami peningkatan, ditandai dengan memiliki tujuan dan makna hidup, lebih terbuka untuk bercerita, lebih percaya diri, lebih tenang dan penerimaan akan dirinya. Terakhir, Faktor yang mempengaruhi meningkatnya kualitas hidup klien dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Faktor psikologis dan faktor hubungan sosial menjadi faktor yang paling signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup klien. Kedua faktor tersebut didukung oleh aspek fisik dan lingkungan klien “P”.
Penerapan Konseling Individu Dengan Teknik Biblliotherapy Dalam Meningkatkan Self Acceptance (Studi Kasus Klien “A” Di Sentra Budi Perkasa Palembang Futri Amalia; Kusnadi Kusnadi; Sri Hertimi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konseling individu dengan menggunakan teknik bibliotherapy dalam meningkatkan penerimaan diri pada klien “A” di Sentra Budi Perkasa Palembang. Penurunan penerimaan diri pada klien “A” disebabkan oleh perubahan kondisi fisik yang dialaminya, disertai dengan perasaan cemas dan rendah diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik bibliotherapy digunakan untuk membantu klien mengenali emosi negatif, menggali nilai dari pengalaman pribadi, dan menemukan makna hidup yang lebih mendalam. Melalui konseling individu, klien “A” mampu mengembangkan penerimaan diri yang lebih baik, berpikir positif terhadap kondisinya, bertanggung jawab atas dirinya sendiri, dan menunjukkan komitmen untuk terus memperbaiki sikap dan perilakunya secara konstruktif. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan bibliotherapy sebagai salah satu teknik alternatif dalam konseling individu bagi klien yang mengalami permasalahan serupa. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi konselor, pihak Sentra Budi Perkasa, serta individu lain yang menghadapi tantangan yang sama.