Articles
PENGEMBANGAN BLOG MENULIS BERITA UNTUK MAJALAH SEKOLAH SEBAGAI MEDIA PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK BAGI SISWA SMA
Ardi Wina Saputra
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2609
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan blog menulis berita sebagai wadah pembinaan kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik, dan mendeskripsikan keefektifan media tersebut sebagai wujud pembinaan ekstrakurikuler jurnalistik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model Research and Development (R&D). Data dikumpulkan dengan menggunakan angket. Blog terdiri dari lima menu materi utama yang dikemas menggunakan tampilan Word Press. Hasil uji validasi 75% dan uji lapangan 94%, sehingga produk layak untuk diimplementasikan.Kata kunci: ekstrakurikuler jurnalistik, majalah sekolah.Abstract: This study aimed to produce writing news Blog as a training medium of journalistic extracurricular activities and to describe the effectiveness of the medium as a form of extracurricular journalism training. The design of the study was Research and Development (R & D). The data were collected using a questionnaire. The Blog menu consisted of five main rubrics set up using WordPress display. Result of the validation test was 75 % and the field test was 94 %; thus, the product deserves to be implemented. Keywords: extracurricular journalism, a school magazine
Pentigraf sebagai inovasi pembelajaran sejarah pada masyarakat di era disrupsi
Ardi Wina Saputra;
Priska Meilasari
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/kembara.v6i2.13522
Berdasarkan temuan yang dipaparkan oleh Christensen, saat ini masyarakat sedang berada pada era disrupsi. Semua bidang sudah mulai terdisrupsi, termasuk pendidikan. Pendidikan sejarah merupakan salah satu bidang yang rentan terdisrupsi apabila tidak dikemas secara inovatif. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan untuk menarik minat masyarakat dalam belajar sejarah adalah melalui cerpen tiga paragraf (pentigraf). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran pentigraf sejarah yang dapat diaplikasikan di masyarakat dan mengetahui buku kumpulan pentigraf sejarah yang berhasil diterbitkan oleh Komunitas Roode Burg Soerabaia. Metode penelitian ini adalah penelitian observasi partisipatoris. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pentigraf sejarah yang diterbitkan oleh Komunitas Roode Burg Soerabaia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari tiga yaitu (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian berupa (1) strategi pembelajaran pentigraf sejarah yang dapat diaplikasikan di masyarakat; (2) buku kumpulan pentigraf sejarah yang berhasil diterbitkan oleh Komunitas Roode Burg Soerabaia dan diseminasikan pada masyarakat. Simpulan penelitian ini adalah wujud strategi dan contoh buku untuk membelajarkan pentigraf pada masyarakat. Oleh karena itu, strategi pembelajaran pentigraf dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran maupun di tengah masyarakat sebagai bentuk inovasi dalam bidang pendidikan.
ANALISIS STRUKTURAL UNTUK MENEMUKAN NILAI MORAL DALAM SASTRA ANAK
Ardi Wina Saputra
Sintesis Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sanata Dharma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24071/sin.v12i1.1740
Sastra anak merupakan karya sastra yang dibuat dan ditujukan untuk anak-anak. Meskipun demikianpara pembelajar sastra juka tidak memandang sebelah mata setiap nilai yang terkandung dalamkarya sastra anak. Hal tersebut karena bisa jadi nilai-nilai ini yang dapat diteladani oleh siswa.Cara menemukan nilai yang terkandung dalam sastra anak sangat beragam, salah satunya adalahdengan analisis struktural. Analisis ini membantu para pembelajar satra anak untuk lebih akuratdalam menentukan nilai yang terdapat dalam sastra anak yang dikajinya.
REFLEKSI KONDISI EKO-SOSIO-KULTURA KOTA MALANG MELALUI KITAB PARARATON
Ardi Wina Saputra
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (205.172 KB)
|
DOI: 10.21776/ub.waskita.2020.004.01.2
Kondisi ekologis kota Malang pada akhir tahun 2019 hingga awal tahun 2020 sangat mengkhawatirkan. Pemberitaan di media massa baik secara luring maupun daring adalah buktinya. Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan kondisi eko sosio kultura kota Malang melalui Kitab Pararton. Metode yang digunakan untuk merefleksikan adalah metode site of memory. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi ekologis masyarakat Malang pada era Pra Kerajaan Singhasari. Semoga penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan refleksi sekaligus literatur dalam pembelajaran di sekolahan guna mewujudkan kesadaran ekologis masyarakat Malang sejak menempuh pendidikan.
Penyusunan Laman Menulis Berita untuk Kegiatan Ekstrakurikuler Jurnalistik SMA
Ardi Wina Saputra
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 3 No 2 (2019): Klausa Vol 3 No 2 Year 2019
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (546.176 KB)
|
DOI: 10.33479/klausa.v3i02.246
This research aims to create a writing website as a media to coach extracurricular activity in journalism, especially in news story writing. The research applied a Research and Development Model in which date were collected through questionnaries and interviews with experts in media, materials, teachers, and students of extracurricular activities in journalism.
POTENSI SASTRA PARIWISATA DI TELAGA SARANGAN
Ardi Wina Saputra;
Rustiati Rustiati
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 5 No 02 (2021): KLAUSA Vol 05 No 02 (2021)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1645.223 KB)
|
DOI: 10.33479/klausa.v5i02.428
Sastra merupakan salah satu potensi yang dapat digunakan untuk mengembangkan pariwisata. Mengolaborasikan dua disiplin ilmu yaitu sastra dan pariwisata merupakan upaya untuk mengoptimalisasi budya sekaligus mengoptimalisasi potensi wahana wisata yang dikaitkan dengan kesusastraanya. Telaga Sarangan merupakan salah satu tempat wisata yang potensial dan ikonik di wilayah Jawa Timur, sayangnya potensi sastra di wisata ini belum digali secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi sastra pariwisata di Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Metode penelitianya menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mereduksi alur pikir studi sastra pariwisata dari Yosep Yapi Taum. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita rakyat Telaga Sarangan yang diperoleh melalui transkripsi wawancara sesepuh sekaligus budayawan di Sarangan, dan juga hasil observasi terhadap kondisi fisik Telaga Sarangan. Hasil penelitian ini adalah optimalisasi potensi pengembangan wahana wisata Telaga Sarangan berdasarkan potensi sastra yang telah mengakar di dalamnya. Optimalisasi tersebut dapat ditinjau dari segi lokasi, kuliner, dan wahana wisata lain yang dapat dijadikan rujukan pengembangan berdasarkan cerita rakyat Telaga Sarangan.
Mistisisme dalam Pemilin Kematian
Ardi Wina Saputra
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/satwika.v2i2.7996
Mistisisme sangat melekat dengan masyarakat Indonesia. Mistisisme sering kali dijadikan sebagai ornamen dalam kesusastraan Indonesia. Mulai dari kesusastraan lama, sastra lisan, hingga sastra tulis. Di era 2000-an ini mistisisme yang notabene merupakan kekayaan inetelektual bangsa, sangat jarang digunakan karena dianggap kuno. Namun penulis muda Dwi Ratih Rahmadhany menggunakan mistisisme dalam kumpulan cerpennya berjudul Pemilin Kematian. Penelitian ini menilai kajian mistisisme dalam cerpen Pemilin Kematian karya Dwi Ratih Rahmadhany. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Temuan dalam penelitian ini adalah cerpen-cerpen yang memiliki muatan mistisisme dalam Kumpulan Cerpen Pemilin Kematian.
HUMOR SEBAGAI STRATEGI MODERASI UMAT BERAGAMA PASCATEROR BOM MAKASAR 2021
Sahrul Romadhon;
Ardi Wina Saputra
Tatar Pasundan : Jurnal Diklat Keagamaan Vol 15, No 2 (2021): Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38075/tp.v15i2.231
In this study, response of religious moderation approach is the main study based on the uploading analysis of Catholic Social Media Accounts Garis Lucu (KGL) and NU Garis Lucu (NUGL) with total 15,050 followers. The method used in this study is qualitative with grounded theory approach, i.e. generalizing theory, action, or interaction. Based on the results, it can be concluded that the administrators of both social media accounts tend to use the dimensions of humor language strategies by a variety of humor strategies: irony, allusion, exaggeration, sarcasm, definition, and facetiounness. The humor strategy application on KGL and NUGL account became a positive culture in the social media world as well as a soothing publication that must be exemplified by other social media accounts considering that social media users are mostly millennials.Keywords: terrorism; religious moderation; humor strategy.
Ekspresi Kultural Masyarakat Mejayan Menghadapi Pandemi dalam Cerpen “Dongkrek†Karya Hendy Pratama: Perspektif Antropologi Sastra
Ardi Wina Saputra
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol 1 No 1 (2021): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.038 KB)
|
DOI: 10.21009/Arif.011.07
Pandemi menuntut masyarakat kreatif dan adaptif agar dapat bertahan hidup. Sikap kreatif dan adaptif tampak pada seni tradisi Dongkrek kreasi masyarakat Mejayan, Kabupaten Madiun seabad silam. Dongkrek bertransformasi dari seni pertunjukan menjadi sastra modern, cerpen. Penelitian ini bertujuan menjelaskan ekspresi kultural masyarakat Mejayan ketika menghadapi pandemi dalam cerpen “Dongkrek†karya Hendy Pratama. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data cerpen “Dongkrek†yang dimuat harian Suara Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen “Dongkrek†menampakkan ekspresi kultural masyarakat Mejayan dalam menghadapi pandemi. Ekspresi kultural tersebut dapat dilihat melalui 4 aspek, yaitu (1) mata pencaharian, (2) sistem kepercayaan dan agama, (3) peralatan tradisional, dan (4) sistem kemasyarakatan.
ANALISIS MUATAN TEMATIK DALAM KONSTRUKSI PEMBELAJARAN MENULIS PENTIGRAF PADA KOMUNITAS SASTRA 3 INDONESIA
Ardi Wina Saputra;
Kisyani Laksono .;
Maria Mintowati;
Didik Nurhadi
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 6 No 1 (2022): KLAUSA Vol 6 No 1 Year 2022
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (955.076 KB)
|
DOI: 10.33479/klausa.v6i01.488
Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu diajarkan untuk mengembangkan pola pikir kritis dan kreatif. Belajar menulis tidak hanya dilakukan pada ranah pendidikan formal, tapi juga bisa dilakukan pada ranah pendidikan non formal seperti komunitas sastra. Seiring dengan perkembangan zaman, komunitas sastra bertransformasi menjadi komunitas sastra digital. Dalam komunitas sastra digital, terdapat pembelajaran menulis kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konstruksi pembelelajaran menulis pentigraf pada Komunitas Sastra 3 Indonesia melalui analisis muatan tematik. Lokus dalam penelitian ini adalah Komunitas Sastra 3 Indonesia. Metode penelitian adalah metode cyberpragmatic. Sumber data dalam penelitian ini adalah percakapan dalam Whats App Group Komunitas Sastra Digital “Sastra 3 Indonesia”. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak. Analisis data yang digunakan adalah analisis muatan tematik dan analisis cyberpragmatic. Penelitian ini menghasilkan lima poin yang mengontsruksi pembelajaran menulis pentigraf, yaitu (1) konstruksi pembelajaran menulis pentigraf dimulai dari pembuatan misi bersama yaitu proyek kitab pentigraf, (2) adanya motivasi untuk menyelesaikan misi bersama tersebut, (3) pemberian contoh dari pengajar, dalam hal ini ketua komunitas, (4) adanya keberanian untuk mencoba menulis pentigraf dari pentigrafis, dan (5) adanya masukan berupa komentar untuk merespons pentigraf yang telah ditulis.