Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Ekspresi Kultural Masyarakat Mejayan Menghadapi Pandemi dalam Cerpen “Dongkrek” Karya Hendy Pratama: Perspektif Antropologi Sastra Ardi Wina Saputra
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol 1 No 1 (2021): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.038 KB) | DOI: 10.21009/Arif.011.07

Abstract

Pandemi menuntut masyarakat kreatif dan adaptif agar dapat bertahan hidup. Sikap kreatif dan adaptif tampak pada seni tradisi Dongkrek kreasi masyarakat Mejayan, Kabupaten Madiun seabad silam. Dongkrek bertransformasi dari seni pertunjukan menjadi sastra modern, cerpen. Penelitian ini bertujuan menjelaskan ekspresi kultural masyarakat Mejayan ketika menghadapi pandemi dalam cerpen “Dongkrek” karya Hendy Pratama. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data cerpen “Dongkrek” yang dimuat harian Suara Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen “Dongkrek” menampakkan ekspresi kultural masyarakat Mejayan dalam menghadapi pandemi. Ekspresi kultural tersebut dapat dilihat melalui 4 aspek, yaitu (1) mata pencaharian, (2) sistem kepercayaan dan agama, (3) peralatan tradisional, dan (4) sistem kemasyarakatan.
ANALISIS MUATAN TEMATIK DALAM KONSTRUKSI PEMBELAJARAN MENULIS PENTIGRAF PADA KOMUNITAS SASTRA 3 INDONESIA Ardi Wina Saputra; Kisyani Laksono .; Maria Mintowati; Didik Nurhadi
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 6 No 1 (2022): KLAUSA Vol 6 No 1 Year 2022
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.076 KB) | DOI: 10.33479/klausa.v6i01.488

Abstract

Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu diajarkan untuk mengembangkan pola pikir kritis dan kreatif. Belajar menulis tidak hanya dilakukan pada ranah pendidikan formal, tapi juga bisa dilakukan pada ranah pendidikan non formal seperti komunitas sastra. Seiring dengan perkembangan zaman, komunitas sastra bertransformasi menjadi komunitas sastra digital. Dalam komunitas sastra digital, terdapat pembelajaran menulis kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konstruksi pembelelajaran menulis pentigraf pada Komunitas Sastra 3 Indonesia melalui analisis muatan tematik. Lokus dalam penelitian ini adalah Komunitas Sastra 3 Indonesia. Metode penelitian adalah metode cyberpragmatic. Sumber data dalam penelitian ini adalah percakapan dalam Whats App Group Komunitas Sastra Digital “Sastra 3 Indonesia”. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak. Analisis data yang digunakan adalah analisis muatan tematik dan analisis cyberpragmatic. Penelitian ini menghasilkan lima poin yang mengontsruksi pembelajaran menulis pentigraf, yaitu (1) konstruksi pembelajaran menulis pentigraf dimulai dari pembuatan misi bersama yaitu proyek kitab pentigraf, (2) adanya motivasi untuk menyelesaikan misi bersama tersebut, (3) pemberian contoh dari pengajar, dalam hal ini ketua komunitas, (4) adanya keberanian untuk mencoba menulis pentigraf dari pentigrafis, dan (5) adanya masukan berupa komentar untuk merespons pentigraf yang telah ditulis.
Tinjauan Pragmatik Siber Pada Acara Virtual Doa Lintas Agama Pray from Home untuk Mengatasi Pandemi Covid-19 Sahrul Romadhon; Ardi Wina Saputra; Denny Adrian Nurhuda
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v11i2.5195

Abstract

The purpose of this study is to explain the government's role in overcoming the Covid-19 problem through the socialization of PrayfromHome as an effort to improve ways to improve themselves in increasing the immunity of religious communities. This was done because a vaccine for the Covid-19 virus has not yet been found. To find out the role of the government, the researchers conducted data collection based on the propositions contained in the virtual joint editorial prayer offered by policy makers and representatives of interfaith prayer. The method used in this research is a qualitative research based on cyber pragmatics based on each thematic content contained in the editorial propositions of the prayers offered. The results of the study show that Pray from home activities have thematic content which is divided into (1) from the policy makers, the Covid-19 outbreak requires every religious adherent to provide physical and mental enthusiasm as an initial provision of intangible vaccines for the Indonesian people, (2) from the representative side of inter-religious prayer that raises several inner conditions, including (a) there are several acknowledgments of mistakes for all actions carried out in the world to the Creator before asking for the world to return to normal, (b) the existence of a form of superiority of God's natural power, as the greatest power, a place to surrender, (c) hope for all parties involved or at the forefront in handling the Covid-19 pandemic so as not to provide strength and safety during the handling process. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran pemerintah dalam mengatasi permasalahan Covid-19 melalui sosialisasi doa bersama PrayfromHome sebagai upaya meningkatkan keimanan yang berujung pada peningkatan imun umat beragama. Hal itu dilakukan karena vaksin dari virus Covid-19 belum ditemukan. Untuk mengetahui peran pemerintah tersebut, peneliti melakukan pengambilan data berdasarkan proposisi-proposisi yang terdapat dalam redaksional doa bersama secara virtual yang dipanjatkan oleh pemangku kebijakan dan perwakilan pendoa antaragama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbasis analisis pragmatik siber berdasarkan setiap muatan tematik yang terdapat dalam proposisi-proposisi redaksional doa yang dipanjatkan. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan Pray from Home memiliki muatan tematik yang terbagi atas (1) dari sisi pemangku kebijakan, adanya wabah pandemi Covid-19 ini mengharuskan setiap pemeluk agama untuk memberikan penguatan diri secara fisik maupun mental sebagai bekal awal vaksin tak benda bagi masyarakat Indonesia, (2) dari sisi perwakilan pendoa antaragama yang memunculkan beberapa kondisi batiniah, di antaranya (a) terdapat beberapa pengakuan kekhilafan atas segala perbuatan yang dilakukan didunia kepada Sang Pencipta sebelum meminta agar dunia kembali seperti sediakala, (b) adanya bentuk superioritas kekuatan alami Tuhan, sebagai kekuatan terbesar, tempat memasrahkan diri, (c) terselipkan harapan kepada semua pihak yang terlibat atau garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19 agar diberikan kekuatan serta keselamatan selama proses penanangan wabah berlangsung. 
Gaya Penulisan Teras Berita pada Berita Utama Surat Kabar Surya Rustiati; Ardi Wina Saputra
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.662 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i2.4489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya penulisan teras berita pada berita utama surat kabar Surya berdasarkan rumus 5W + 1H dan rumus di luar 5W + 1H.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa teks teras berita. Sumber data penelitian ini berupa berita utama surat kabar Surya.. Temuan penelitian (1) Gaya penulisan teras berita berdasarkan rumus 5W + 1H berupa kalimat dan paragraf . (a) Kalimat terbanyak diawali unsur siapa, gaya penulisan berbentuk ringkas. (b) Paragraf dua kalimat terbanyak diawali unsur siapa. Gaya penulisan teras berita berbentuk ringkas dan panjang. ( c) Paragraf tiga kalimat semuanya diawali unsur siapa dan gaya penulisan tergolong panjang. (2) Gaya penulisan teras berita di luar rumus 5W + 1H pada umumnya berbentuk pernyataan. (3) Keenam unsur siapa, apa, mengapa, kapan, dan bagaimana dari rumus 5 W +1 H tidak terdapat secara lengkap dalam gaya penulisan teras berita.
HUMOR SEBAGAI STRATEGI MODERASI UMAT BERAGAMA PASCATEROR BOM MAKASAR 2021 Sahrul Romadhon; Ardi Wina Saputra
Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan Vol 15, No 2 (2021): Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.58 KB) | DOI: 10.38075/tp.v15i2.231

Abstract

In this study, response of religious moderation approach is the main study based on the uploading analysis of Catholic Social Media Accounts Garis Lucu (KGL) and NU Garis Lucu (NUGL) with total 15,050 followers. The method used in this study is qualitative with grounded theory approach, i.e. generalizing theory, action, or interaction. Based on the results, it can be concluded that the administrators of both social media accounts tend to use the dimensions of humor language strategies by a variety of humor strategies: irony, allusion, exaggeration, sarcasm, definition, and facetiounness. The humor strategy application on KGL and NUGL account became a positive culture in the social media world as well as a soothing publication that must be exemplified by other social media accounts considering that social media users are mostly millennials.Keywords: terrorism; religious moderation; humor strategy.
Covid-19 dalam Fiksi Mini Indonesia Saputra, Ardi Wina
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2024): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.032.06

Abstract

ujuan penelitian ini adalah menemukan prespektif budaya masyarakat Indonesia saat menghadapi covid-19 melalui fiksi mini. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi hermeneutik. Sumber data dalam penelitian ini adalah sastra wabah Indonesia berjudul kumpulan fiksi mini berjudul Sepersejutamilimeter dari Corona. Data dianalisis dengan prespektif budaya dan teknik analisis hipotesis Shapir Whorf. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa (1) heterogenitas karya dalam sastra wabah berjudul Sepersejutamilimeter dari Corona, (2) representasi bahasa, (3) representasi pikiran, dan (4) representasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merindukan rumah, khususnya keselrasan dalam keluarga sebagai solusi saat menghadapi pandemi Covid-19. Hal ini dipengaruhi oleh prespektif budaya masyarakat Indonesia yang menganggap keluarga sebagai pondasi keselarasan. Keselarasan keluarga merupakan keselarasan mikrokosmos yang diharapkan dapat memicu keselarasan masyarakat, atau keselarasan makrokosmos. Covid-19 dapat diselesaikan apabila terdapat keselarasan alam dan manusia
Dekonstruksi Sikap Hidup Tokoh Masyarakat Madura dalam Cerpen Tandak Karya Royyan Julian: Deconstruction of the Life Attitude of Madurese Community Characters in the Short Story 'Tandak' by Royyan Julian Saputra, Ardi Wina
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 1 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.76 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v1i1.463

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud dekonstruksi sikap hidup tokoh masyarakat Madura dalam cerpen Tandak karya Royyan Julian. Penelitian ini menggunakan metode dekonstruksi Jacques Derrida. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Tandak karya Royyan Julian dan diterbitkan pada tahun 2015. Data penelitian berupa satuan cerita dari kutipan cerpen yang sesuai dengan fokus serta tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dekonstruksi terhadap sikap hidup tokoh masyarakat Madura khususnya dekonstruksi terhadap tokoh kiai dan dekonstruksi terhadap tokoh blater. Dekonstruksi juga terdapat pada sikap hidup khususnya bentuk penghormatan dalam masyarakat Madura, khususnya dekonstruksi penghormatan pada ibu dan dekosntruksi penghromatan pada kiai. 83 82
Literasi Digital dengan Penggunaan Media Blog untuk Pembelajaran Membaca Artikel pada Siswa SMP: Digital Literacy with the Use of Blog Media for Reading Article Learning in Junior High School Students Saputra, Ardi Wina
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 2 No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.56 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v2i1.12737

Abstract

Literasi dalam hal digital adalah sebuah keterampilan yang harus dimiliki manusia pada era milenial. Keterampilan dalam hal digital tentunya merupakan suatu keharusan dalam bidang pendidikan. Fasilitas jejaring internet semakin progresif digunakan di sekolah. Namun, tidak semua sekolah mampu memanfaatkan fasilitas jejaring internet dengan maksimal. Keterampilan dalam literasi digital harus dimaksimalkan untuk diajarkan. Salah satunya dapat melalui media blog untuk keterampilan membaca artikel. Selain mengajarkan bagaimana cara membaca artikel secara teknis kepada siswa, melalui literasi disgital juga akan diajarkan untuk memilih dan memilah artikel bacaan secara cerdas agar siswa mampu menyaring bacaan mana yang berguna bagi mereka. Dengan kata lain secara langsung juga melalui literasi digital media blog mengajarkan siswa untuk lebih kritis dalam memilih artikel yang fakta atau hoax. Masih sering ditemui proses pembelajaran yang konvensional serta sumber beajar yang digunakan juga berbasis teks. Oleh sebab itu agar penggunaan fasilitas tersebut dapat lebih maksimal maka diperlukan proses pembelajaran e-leraning. Salah satunya adalah menggunakan laman. Pembelajaran berbasis laman ini dapat diterapkan dalam tingkat ekstra kurikuler agar lebih menarik dan inofatif.
MENJADI ETNOGRAFER TRANSMANUSIA UNTUK PENELITIAN HUMANIORA MULTISEMESTA Saputra, Ardi Wina
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 2 (2024): KLAUSA Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v8i2.1102

Abstract

Saat ini kita sedang berada pada era revolusi digital, tepatnya revolusi kuantum kedua. Perlahan manusia mulai meninggalkan era revolusi industri 4.0 dan beranjak ke tahap selanjutnya yaitu masyarakat cerdas (smart society) 5.0. Virtualitas menjadi kunci utama, ranah konvensional perlahan telah berubah menjadi ranah multisemesta. Ranah yang sangat digandrungi oleh generasi figital (fisik dan digital). Menghadapi ranah yang terkoneksi melalui web 3.0 itu, segala kajian ilmu ditunutut untuk beradaptasi agar tetap eksis, salah satunya adalah etnografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengurai kembali kajian etnografi di wilayah digital serta menemukan alternatif yang dapat dilakukan oleh etnograf agar mampu beradaptasi menjadi etnografer transmanusia demi memasuki ranah penelitian baru, ranah multisemesta. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Hasil penelitian ini adalah menemukan jenis kajian etnografi yang dapat digunakan di ranah multisemesta, dan menemukan usaha untuk menjadi etnografer transmanusia yang dapat melakukan penelitian pada ranah daring.
ETNOBIOGRAFI PENULIS SASTRA JAWA MODERN Saputra, Ardi Wina; Nurhuda, Pradicta; Romadhon, Sahrul
ATAVISME Vol 27, No 2 (2024): ATAVISME
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24257/atavisme.v27i2.1043.126--143

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan laku hidup penulis novel berbahasa Jawa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian etnobiografi. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, pengamatan, penggalian sejarah hidup (life history), studi pustaka, dan diskusi terumpun. Wawancara mendalam dilakukan pada sumber data primer yaitu Tulus Setiyadi. Pengamatan sejarah hidup dilakukan oleh peneliti selama mengenal, mengamati, dan memaknai Tulus Setiyadi. Studi pustaka dilakukan dengan cara melihat literatur mengenai Tulus Setyadi mulai dari media massa, penelitian terhadap karyanya, representasi Tulus melalui media sosial, hingga menyaksikan tayangan yang menyiarkan dirinya pada kanal-kanal youtube yang memuat tentang Tulus. Diskusi terumpun dilakukan dengan cara meminta kesaksian pada sastrawan Madiun lintas generasi yang mengenal Tulus Setiyadi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik induktif. Hasil penelitian ini berupa premis sosiokultural yang membentuk Tulus Setiyadi sebagai penulis novel berbahasa Jawa dan tujuh laku hidup Tulus Setiyadi sebagai penulis novel berbahasa Jawa. Laku hidup ini berkaitan dengan proses kreatifnya sebagai penulis novel. Tujuh laku hidup tersebut juga tercermin dalam karya-karya Tulus.   Abstract: The objective of this research is to provide a detailed account of the life practices of Javanese novelists. This research employs an ethnobiographical methodology. Data were collected through a combination of in-depth interviews, open-ended questioning, life history analysis, literature review, and group discussions. In-depth interviews were conducted with Tulus Setiyadi, the primary data source. The researchers observed Tulus Setiyadi's life history getting to know him, observing his behavior, and interpreting his actions. The literature study was conducted by examining various forms of media related to Tulus Setyadi. This included mass media, academic research on his works, representations of Tulus through social media, and videos on YouTube channels containing stories about him. A group discussion was conducted with Madiun writers from across generations who had known Tulus Setiyadi. The data analysis technique employed was inductive. The findings of this research reveal the sociocultural premises that shaped Tulus Setiyadi as a Javanese language novel writer and Tulus Setiyadi's seven life practices as a Javanese language novel writer. Those life practices relate to his creative process as a novelist. Tulus’ seven life practices are mirrored in his works as well.