Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Cerpen Tiga Paragraf sebagai Strategi Pentigrafis Katolik dalam Mewartakan Injil Saat Pandemi Covid 19 Ardi Wina Saputra; Agustinus Indradi; Blasius Perang
Aksara Vol 35, No 1 (2023): AKSARA, EDISI JUNI 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i1.1240.17--27

Abstract

The problem of this research is to look at the Indonesian Catholic pentigraphic strategy in proclaiming the gospel through a three-paragraph short story. The purpose of this study is to analyze the pentigraphic strategy of Indonesian Catholics in evangelizing during the Covid-19 pandemic. This research method is qualitative research. The data sources in this study were five Catholic pentigraphers with various backgrounds, and pentigraph works from the five informants. Data were analyzed by social practice analysis from Pierre Bourdieu and text analysis. This research produced findings in the form of Catholic pentigraphical forms in preaching the gospel during a pandemic and Catholic pentigraphical forms. The main strategic manifestations of Catholic pentigraphers are (1) having the habit of reading and writing, (2) having an important role in the church and society, and (3) conveying the message of the Bible implicitly through fictional prose. The pentigraph forms made by Catholic pentigraphers have special meanings, namely (a) responding to social reality, (b) having the message of the Bible, and (c) conveying the meaning of the Bible implicitly. AbstrakMasalah penelitian ini adalah melihat strategi pentigrafis Katolik Indonesia dalam mewartakan injil melalui cerpen tiga paragraf. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk menganalisis strategi pentigrafis Katolik Indonesia dalam mewartakan injil saat pandemi Covid-19. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu lima pentigrafis Katolik dengan beragam latar belakang dan karya pentigraf dari kelima narasumber tersebut. Data dianalisis dengan analisis praktik sosial dari Pierre Bourdieu dan analisis teks. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa wujud strategi pentigrafis Katolik dalam mewartakan injil saat pandemi dan bentuk pentigrafis Katolik. Wujud strategi utama yang dimiliki oleh pentigrafis Katolik, yaitu (1) memiliki kebiasaan membaca dan menulis, (2) memiliki peran penting dalam lingkungan gereja dan masyarakat, serta (3) menyampaikan pesan Injil secara tersirat melalui prosa fiksi. Bentuk pentigraf yang dibuat oleh pentigrafis Katolik memiliki makna khusus, yaitu (a) merespons realitas sosial, (b) memiliki pesan Injil, dan (c) menyampaikan makna Injil secara tersirat.
Humanist Relationships Between Police and Prisoners: A Cyberpragmatic Study Wenny Wijayanti; Ardi Wina Saputra
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21759

Abstract

The background of this research is the existence of humanist relations between police and prisoners. This research aims to find humanist relations in the YouTube platform @indrasucipta. This type of research is qualitative research. The data source in this research is the @indrasucipta YouTube platform. The data analysis used in this research is cyberpragmatic analysis adapted from Fransisco Yus's cyberpragmatic theory. The results of the study prove that (1) the @indrasucipta youtube account is relevant to invite its audience to be moved in the action of spreading humanitarian values, (2) the @indrasucipta youtube account is responded to by its audience when taking the context of sharing with prisoners.
PERKEMBANGAN DAN EKSISTENSI KOMUNITAS SASTRA DI KOTA MADIUN ARDI WINA SAPUTRA
Jurnal Bebasan Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v6i2.94

Abstract

Setiap kota memiliki rekam jejak literasi dan kesusastraanya masing-masing, begitu juga dengan Madiun. Sastra merupakan sarana untuk mendorong manusia berpikir kritis kreatif, oleh sebab itu masyarakat perlu didekatkan dengan sastra. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan dan eksistensi komunitas sastra di Madiun. Hal itu juga sebagai wujud sumbangsih peneliti terhadap perkembangan pembelajaran sastra di Madiun. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara studi pustaka, wawancara, dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah perkembangan komunitas sastra di Madiun dan eksistensi komunitas sastra di Madiun.
DEKONSTRUKSI NILAI HIDUP PASTOR DALAM NOVEL ORANG-ORANG OETIMU Ardi Wina Saputra
Jurnal Bebasan Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v9i2.134

Abstract

Nilai dalam karya sastra yang disampaikan secara tersirat cenderung tidak menggurui pembaca. Nilai ketuhanan sering disampaikan secara tersurat dalam kotbah dan ceramah agama. Posisi sastra adalah menyampaikan nilai-nilai ketuhanan yang tersirat, salah satunya adalah novel Orang-orang Oetimoe karya Felix K Nesi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai tersirat yang diwujudkan dalam dekonstruksi tokoh pastor dalam novel Orang-orang Oetimoe. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan analisis dekonstruksi dari Jacques Derida. Hasil penelitian ini adalah wujud dekonstruksi nilai-nilai hidup tokoh Pastor dalam novel “Orang-Orang Oetimoe.” Implikasi dari studi ini adalah memberikan penyadaran pada pembaca tentang cara pandang yang tidak dikotomis melainkan variatif dan mampu melihat segala hal di balik realitas.