Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Identifikasi Barang Bukti Percakapan Aplikasi Dual Apps Whatsapp Pada Ponsel Xiaomi Menggunakan Metode NIST Mobile Forensics Dedy Hariyadi; Dedy Hariyadi; Ike Yunia Pasa
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/intek.v1i1.101

Abstract

Mobile Forensics is a scientific branch of Digital Forensics related to the handling of digital evidence on mobile devices. The growth of mobile devices technologies such as smartphones need quite unique and adaptive handling with technological developments. Technological innovations in mobile devices should be handled thoroughly. As an example of Dual Apps new features launched by Xiaomi also need to be identification of digital traces. Dual Apps feature allows 1 phone to have 2 accounts on 1 social media app. Using the NIST Mobile Forensics method to identify digital evidences left behind by the Dual Apps ecosystem.
Teknologi Pembelajaran Pada Sekolah Dasar Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Arum Ratnaningsih; Wahju Tjahjo Saputro; Ike Yunia Pasa; Murhadi Murhadi
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/intek.v3i1.479

Abstract

The problem faced by elementary school teachers in Era 4.0 is the use of technology in the learning and administration process. Facts in schools there are still many teachers who do not have the expertise, skills, and skills in preparing to learn. This is reflected in the very little knowledge that teachers have about learning technology, the low level of teacher innovation in computer utilization, the low ability and interest of teachers in computer software and applications, and the impact of the internet that provides everything instantly. The purpose of community service activities is to meet the needs of students and teachers in the learning process so that learning activities become more effective and efficient. The method used in community service with a priority scale. This is because the problems in these service activities are limited to the use and use of technology for learning activities and supporting teacher administration. The types of programs implemented in this training activity include the Microsoft Word Program, Microsoft Excel Program, Open Shoot Program, Hypercam Program, and e-Learning Program. The results of community service training activities are able to make teaching materials using Microsoft Word, create video learning media using Open Shoot, manage learning materials from the internet using Hypercam, manage learning materials, learning media, and evaluate learning using Elearning, and process Student daily grades using Microsoft Excel.
Rancang Bangun Sistem Informasi Produksi Terracotta di Perusahaan Gerabah Kabupaten Bantul DIY Ike Yunia Pasa; Wahju Tjahjo Saputro
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/intek.v3i1.483

Abstract

Terracotta is clay that is processed through several stages until it becomes ceramic handicraft items. Example of terracotta in Kab. Bantul Yogyakarta is located in Kasongan, Kasihan, Bantul. However, in Yogyakarta, there are also several companies engaged in the terracotta sector, which are able to produce independently and then export the results. Currently, the obstacles faced by several terracotta companies in Kab. Bantul Yogyakarta is an irregular and well-administered production data processing process. The main cause is the location or area of ​​the Production Section which is limited and there are no clear dividing boundaries between subsections. Each subsection can claim that the existing data belongs to the relevant subsection. This causes the physical data and data in the administration to be incompatible. Moreover, the process of transferring goods continues even at night. Where in this condition, the transfer of goods may not be recorded properly. To overcome these problems, in this study the constraints in the terracotta company were taken as material in making a prototype application system that is able to process terracotta data well. The result of this research is the realization of an information system to monitor the movement of pottery in the production section. The system can work well even though communication between subsections becomes an obstacle related to the number of pottery stocks produced.
Pendampingan Pelatihan AutoCAD pada Kaur Perencanaan Desa di Kecamatan Tambak Ike Yunia Pasa
Surya Abdimas Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v4i2.598

Abstract

Kaur Perencanaan Desa se-Kecamatan Tambak banyak yang belum menguasai teknologi informasi terutama AutoCAD (Computer Aided Design) untuk menggambar 3D terkait pekerjaan mereka sehingga mempengaruhi kinerja dalam menyelesaikan pekerjaan. Dalam rangka mendukung upaya pemerintah guna meningkatkan kinerja Kaur Perencanaan Desa, maka tim pelaksana mengadakan pengabdian pada Kecamatan Tambak berupa pendampingan pelatihan AutoCAD yang bertujuan agar Kaur Perencanaan Desa dapat menggunakan AutoCAD sehingga dapat diterapkan dalam pekerjaan mereka. Metode yang digunakan Tim pengabdian yakni 1) Melakukan koordinasi dan sosialisasi di lokasi mitra; 2) Tim pelaksana menyusun bahan pendampingan di Universitas Muhammadiyah Purworejo; 3) Tim pelaksana melaksanakan pendampingan di beberapa Balai Desa di Kecamatan Tambak; 4) Kegiatan diadakan selama 2 jam setiap sesi, dan dilaksanakan di beberapa Balai Desa yang ada di Kecamatan Tambak; 5) Mengadakan pelatihan AutoCAD bagi Kaur Perencanaan Desa dengan metode praktik langsung dan tanya jawab; 6) Pemantauan dan evaluasi pendampingan pelatihan. Hasil yang diperoleh dari terlaksananya pengabdian ini yakni 1) Antusiasme yang tinggi dari para peserta yakni Kaur Perencanaan Desa dalam mengikuti pelatihan AutoCAD untuk menggambar produk 3 dimensi; 2) Meningkatnya ketrampilan para Kaur Perencanaan Desa dengan menggambar AutoCAD 3 dimensi sehingga dapat pula meningkatkan kinerja pekerjaan mereka.
Bridging Data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) Rumah Sakit Dan Laboratory Information System (LIS) Dhea Kalingga Lintang; Krisna Widatama; Ike Yunia Pasa
Jurnal Sistem Cerdas Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : APIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37396/jsc.v5i2.227

Abstract

Laboratory Information system (LIS) adalah sistem yang terintegerasi dengan alat yang ada di Unit Laboratorium Rumah Sakit dengan server LIS dengan mengirimkan hasil pemeriksaan. Masalah yang terjadi adalah antara server lokal dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) belum terhubung. Hal ini karena kode dari LIS belum sesuai dengan SIMRS dan mekanisme pengiriman dan penarikan data antara SIMRS dengan LIS belum terbangun. Akibatnya, petugas bekerja dengan tidak efisien karena melakukan pencatatan manual yang dapat berakibat rawat kesalahan dalam membubuhkan hasil. Kesalahan dalam pencatatan hasil berakibat fatal karena laboratorium berhubungan dengan unit-unit yang lain. Kesalahan pemeriksaan tersebut akan mengakibatkan malpraktik dan kesalahan dalam pencatatan pembayaran tagihan pemeriksaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni mapping (memetakan) data antara data pemeriksaan yang ada di database LIS dengan database SIMRS. Hal ini disebabkan karena kode pemeriksaan di kedua database tersebut berbeda satu sama lainnya. Selain itu, metode pengiriman data yang digunakan yakni menggunakan data JSON (JavaScript Object Notation). JSON merupakan bahasa pemrograman yang memungkinkan setiap server saling bertukar data. Diharapkan dengan metode-metode tersebut, petugas Laboratorium di Rumah Sakit dapat mengefisienkan waktu dan tenaga dalam merekam hasil pemeriksaan laboratorium. Selain itu, keamanan dari data pasien yang melakukan pemeriksaan terjamin oleh sistem.
Sistem Informasi Pengelolaan Inventaris Laboratorium Komputer Di SMK Muhammadiyah Purworejo Dwiki Andrianto; Hamid Muhammad Jumasa; Ike Yunia Pasa
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/intek.v5i2.1906

Abstract

SMK Muhammadiyah Purworejo adalah sebuah lembaga pendidikan kejuruan yang berdiri sejak tahun 2008, sebagai salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Purworejo yang melaksanakan pendidikan dan pelatihan di bidang teknologi dan ekonomi syariah. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai pengelolaan inventaris barang yang ada di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Purworejo. Dalam pengelolaannya selama ini, terdapat beberapa masalah yang terjadi didalam proses pendataan barang dan laporan barang yang masih dilakukan dengan cara manual yakni dengan mencatat di buku kemudian dimasukan ke dalam microsoft excel. Cara tersebut dapat menyebabkan resiko kehilangan data, karena data hanya disimpan dalam buku serta file excel. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem informasi yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data barang inventaris laboratorium sehingga memudahkan kepala laboratorium dalam mengelola kedua ruang laboratorium komputer. Sistem informasi dibangun dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Hasil penelitian ini yaitu mempermudah dalam proses pendataan barang dan pengadaan barang. Semua fitur pada sistem ini telah valid berdasarkan hasil Black-box Testing dan memperoleh nilai presentase rata-rata 80 % yang berarti sistem masuk dalam kategori baik dan sudah layak diterapkan di SMK Muhammadiyah Purworejo.
Bridging Data Pasien Rawat Inap Dengan INA-CBG’s (Indonesian Case Base Groups’s) Ahmad Kurniawan; Krisna Widatama; Ike Yunia Pasa
Jurnal Sistem Cerdas Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : APIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37396/jsc.v5i3.249

Abstract

Abstract— Integration and acceleration of data transactions is a very important issue to be discussed in the era of integrated information technology development. This problem is the reason for making the system interact with each other quickly. Indonesian Case Base Groups (INA-CBG's) is an application used to process claims for National Health Insurance (JKN) participants from the Hospital. Every hospital is required to send patient data through INACBG's. However, current data claims for inpatients are still done manually. This manual process will make officers enter patient data into the main system and INACBG's. This results in the efficiency of work performed by hospital staff. In addition, the data entered is not automatic because there is a delay when entering data into the main system and INACBG's. Development of an Inpatient Information System that is integrated with INA-CBG's using JavaScript Object Notation (JSON). This format can send inpatient claim data to the INACBG's application in the form of an array. The JSON format does not have a standard format for writing, so it can be faster and more flexible in sending data. With an integrated system between the main system and INACBG's, it can increase the efficiency of processing data claims to INACBG's.
Penerapan Teknologi Augmented Reality Untuk Edukasi Hewan Purbakala Dengan Metode Marker Tracking Pada Snapchat Yoga Sahria; Putu Sudira; Ike Yunia Pasa
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1008

Abstract

Ancient animals are animals that existed in the past and are now extinct, the remains of which are bones called fossils. The introduction of ancient animals so far still uses books that seem boring in the form of pictures, two dimensions, paintings and other props. This is felt to be less effective, it seems not interactive, it only looks at one side, so it needs education that is more interesting, fun and looks real. This research aims to introduce interactive, interesting, innovative ancient animals that are expected to be able to provide an easy experience in recognizing ancient animals that lived in prehistoric times into more real-time characters. The methodology in its development uses the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) the steps consist of concept, design, material collecting, assembly, testing, distribution. The results of this study succeeded in displaying 3-dimensional objects in the form of ancient animals as interactive, interesting, innovative, practical, valid, effective ancient animal recognition media. The test results on several versions of Android in the form of image objects have a high degree of accuracy.Keywords: Augmented Reality Technology; Ancient Animals; Marker Based Tracking AbstrakHewan purbakala merupakan hewan yang sudah ada masa lampau dan sekarang sudah punah peninggalannya berupa tulang yang disebut fosil. Pengenalan hewan purbakala selama ini masih menggunakan buku terkesan membosankan berbentuk gambar, dua dimensi, lukisan dan alat peraga lain, Hal ini dirasa kurang efektif terkesan tidak interaktif hanya dilihat pada suatu sisi saja, sehingga perlu edukasi yang lebih menarik, menyenangkan, dan terlihat seperti nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan hewan purba yang interaktif, menarik, inovatif diharapkan mampu memberikan pengalaman kemudahan dalam mengenali hewan purba yang hidup pada zaman prasejarah kedalam karakter yang real time lebih nyata. Metodologi dalam pengembangannya menggunakan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) langkah-langkahnya terdiri dari concept, design, material collecting, assembly, testing, distribution. Hasil penelitian ini berhasil menampilkan objek 3 dimensi berupa hewan purba sebagai media pengenalan hewan purba interaktif, menarik, inovatif, efektif dan praktis. Hasil pengujian pada beberapa versi android berupa objek gambar memiliki tingkat keakuratan yang tinggi.Kata Kunci: Teknologi Augmented Reality; Hewan Purba; Marker Based Tracking
Designing an Completeness Medical Record Document Website Using Waterfall Model Anisa Rahayu; Lidia Putri Fitriana; Nurhayati; Ike Yunia Pasa
Proceeding of International Conference on Science, Health, And Technology 2021: Proceeding of the 2nd International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.031 KB) | DOI: 10.47701/icohetech.v1i1.1098

Abstract

The development of information technology makes aspects of life using computers. At Hidayah Hospital, Boyolali, the analysis of the completeness of medical record documents is still manual. This implementation raises the problem of the absence of a report on the results of the completeness analysis. In this case, the researcher conducted observations, interviews and literature studies on the assembling and reporting officer. From the process of inputting patient data, doctor data, ward data, form data and diagnostic data, processed with a website that analyzes the completeness of medical record documents then stored and produces output in the form of completeness analysis reports, incomplete performance reports and IMR and DMR reports. By using the waterfall method. The design uses the PHP programming language with Dreamweaver applications and MySQL databases.
Analisis Perbandingan Metode SAW, WP, dan TOPSIS Untuk Optimasi Sistem Pendukung Keputusan Proses Seleksi Beasiswa Lazizmu Ike Yunia Pasa; Nur Wachid Adi Prasetya; Ratih Hafsarah Maharrani
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/intek.v6i1.3147

Abstract

Sistem pendukung keputusan seleksi beasiswa yang berjalan saat ini di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP)menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW). Berdasarkan pengujian sistem, tingkat akurasi sistem sebesar 80%. Hasil ini dirasa kurang efisien, sehingga perlu ditingkatkan, agar hasil keputusan pemilihan seleksi beasiswa Lazizmu lebih optimal. Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan beberapa metode, antara lain Simple Additive Weighting (SAW), Weighted Product (WP), dan Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), untuk menentukan metode yang paling relevan dari tiga metode tersebut, melalui pengujian sensitivitas. Hasil pengujian sensitivitas terhadap 3 metode tersebut menunjukkan nilai sensitivitas dari metode SAW adalah -0,009 %, metode WP adalah 0,003 %, dan metode TOPSIS adalah 0,085 %. Sehingga, metode TOPSIS merupakan metode yang paling optimal untuk diterapkan pada sistem pendukung keputusan seleksi beasiswa Lazizmu di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP), karena tingkat sensitivitasnya yang lebih tinggi dari metode lainnya.