Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemberdayaan Santri Melalui Inovasi Budidaya Ayam Kampung Berbasis Pakan Lokal Dan Digital Marketing Menuju Eco-Green Pesantren Agussalim Beddu Malla; Syahrul Mubarak Abdullah; Bahtiar Ibrahim
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21804

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan santri melalui inovasi budidaya ayam kampung berbasis pakan lokal dan digital marketing sebagai langkah menuju eco-green pesantren. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari potensi besar pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus penggerak ekonomi berbasis kemandirian. Namun, keterbatasan pengetahuan santri dalam manajemen budidaya ayam kampung serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran masih menjadi tantangan. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan teknis budidaya ayam kampung dengan pakan lokal ramah lingkungan, pendampingan manajemen produksi, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan santri dalam mengelola usaha ternak ayam kampung, pemanfaatan bahan pakan lokal yang lebih ekonomis dan berkelanjutan, serta terbentuknya strategi pemasaran digital yang memperluas jangkauan pasar. Penerapan program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi santri, tetapi juga mendukung konsep eco-green pesantren yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi.
Perbandingan Metode SAW dan TOPSIS dalam Menentukan Lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah di Kota Makassar Nia Kurniati; Mardiyyah Hasnawi; Syahrul Mubarak Abdullah; Miftahul Jannah
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v4i2.5074

Abstract

Keterbatasan fasilitas serta belum optimalnya kriteria penentuan lokasi tempat pembuangan sementara (TPS) sampah di Kota Makassar berpotensi memicu permasalahan lingkungan dan sosial akibat lonjakan volume sampah. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam menentukan alternatif lokasi TPS yang paling strategis. Evaluasi dilakukan terhadap lima kandidat lokasi (Panambungan, Manggala, Bulurokeng, Tamalanrea, dan Tamangapa) berbasis enam kriteria teknis-lingkungan, meliputi Luas Lahan, Kondisi Jalan, Jarak dari Pemukiman, Jarak dari Sungai, Jarak dari Jalan Raya, dan Kepemilikan Aset. Hasil komparasi menunjukkan bahwa kedua algoritma menghasilkan urutan pemeringkatan yang sepenuhnya konsisten dan konvergen. Kawasan Manggala terpilih sebagai lokasi paling strategis dengan nilai preferensi tertinggi pada kedua metode, yaitu 0,97 pada SAW dan 0,70921 pada TOPSIS. Implikasi dari penelitian ini membuktikan bahwa Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis komparasi terbukti efektif menggantikan proses penilaian konvensional yang bersifat subjektif, sekaligus menyediakan instrumen evaluasi yang akurat, transparan, dan terukur bagi Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar.
Penerapan Arsitektur Internet Of Things Untuk Monitoring Sawi Hijau Hidroponik. Aydil Akbar Zam; Poetri Lestari Lokapitasari; Syahrul Mubarak
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v4i4.1141

Abstract

Masalah yang dihadapi pekebun hidroponik yaitu pemeliharaan tanaman hidroponik masih menggunakan tenaga pekebun untuk proses pemberian nutrisi serta menjaga sirkulasi air pada bidang hidroponik sehingga kurang efisien, karena pekebun tidak tahu kapan nilai kepekatan larutan nutrisi pada air mengalami kekurangan nutrisi serta kekurangan air sehinga dapat mengakibatkan tanaman menguning, layu dan pertumbuhan lambat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah penerapan arsitektur Internet Of Things untuk sawi hijau hidroponik, di mana dengan memanfaatkan Internet Of Things maka pekebun dapat memonitoring dari jauh kondisi nilai kepekatan larutan nutrisi air dan tinggi air menggunakan tampilan antarmuka android. Dengan tahap identifikasi masalah, analisis kebutuhan sistem, rancangan sistem, dan pengujian sistem. Hasil yang diperoleh dari alat penerapan arsitektur Internet Of Things untuk sawi hijau hidroponik yaitu diperoleh tingkat kerberhasilannya 100% dari 7 kali jumlah skenario uji.
Analisis Perbandingan Performa Jaringan 4G LTE Pada Provider Tri dan Smartfren Harjuni Haeruddin; Ramdan Satra; Syahrul Mubarak Abdullah
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v5i3.2108

Abstract

Mengingat banyaknya harapan masyarakat terhadap kualitas jaringan, perusahaan telekomunikasi memanfaatkan peluang ini dengan membangun penyedia layanan internet yang lebih cepat melalui penggunaan jaringan 4G. Di Desa Rijang Panua sendiri sudah terdapat beberapa provider yang menyediakan jaringan 4G LTE. Diantara beberapa provider, banyak masyarakat yang menggunakan provider Tri karena harga yang ditawarkan provider Tri cukup murah. Akan tetapi jaringan dari Tri sering dikeluhkan oleh masyarakat karena jaringan yang sering lambat bahkan hilang, hal ini tentu bisa mempengaruhi aktivitas masyarakat. Karena itulah peneliti ingin membandingakan kecepatan jaringan provider Tri dan Smaerftren. Hal ini dikarenakan smartfren yang juga menawarkan paket data dengan harga yang cukup murah tetapi kurangnya masyarakat yang menggunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan  nilai perbandingan kecepatan jaringan berdasarkan parameter RSRP, RSRP, SNR dan RSSI untuk membandingkan performa kecepatan jaringan dari kedua provider. Untuk mengumpulkan data kecepatan jaringan dari kedua provider digunakan metode drive test menggunakan  aplikasi G-Net Track Pro. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada provider Tri dan Smartfren didapatkan nilai parameter RSRP dari provider Smartfren lebih tinggi daripada Tri dengan nilai -85.7918 dBm dengan  kategori baik, nilai RSRQ provider Tri lebih tinggi dengan nilai -8 dB dengan kategori sangat baik, untuk RSSI dari provider Smartfren lebih tinggi dengan nilai -55 dBm dengan kategori sangat baik, dan untuk SNR dari kedua provider memiliki nilai yang sama yaitu 6 dB dengan kategori baik.