Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Structure Dyadic Methods Terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI MA Muhajirin Tugumulyo Rusman*, Rahmad Muarief; Asmara, Yeni; Isbandiyah, Isbandiyah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26407

Abstract

Dalam kegiatan penelitian ini membahas tentang efektivitas model pembelajaran Structure Dyadic Methods terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI MA Muhajirin Tugumulyo. Dalam pelaksanaan penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan teknik penelitian menggunakan eksperimen semu. Selanjutnya penulis menggunakan sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelas pembanding. Penelitian dilakukan di MA Muhajirin Tugumulyo dengan Jl. Jend. Sudirman F No.Desa, Trikoyo, Kec. Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan 31662. Hasil penelitian diketahui bahwa analisis pengujian hipotesis diperoleh bahwa thitung = 6,187. Selanjutnya thitung dibandingkan dengan nilai tabel pada daftar distribusi t dengan ttabel= dk = n-1=25-1 = 24, = 0,05 = 1,711. Dengan demikian thitung (6,187) ttabel (1,711), hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Structure Dyadic Methods pada mata pelajaran IPS di siswa kelas XIMA Muhajirin Tugumulyo berdasarkan data temuan serta hasil analisis peneliti menunjukan bahwa adanya peningkatan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Structure Dyadic Methods pada mata pelajaran IPS di siswa kelas XIMA Muhajirin Tugumulyo.
Penerapan Model Pembelajara.n Think Pair and Share Pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Muara Lakitan Yusmardella, Yusmardella; Susilo, Agus; Isbandiyah, Isbandiyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ketuntasan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Muara Lakitan Setelah diterapkan Model Pembelajaran Think Pair and Share. Metode yang digunakan adalah metode kuantitafif, dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian ini berbentuk One Group Pretest – Postest Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VII tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa 125. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kelas VII A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes. Jenis instrumen penelitian yang akan digunakan adalah soal yang berbentuk pilihan ganda berjumlah 35 soal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kuantitatif mengunakan uji t Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai Postest rata-rata siswa kelas VII A 84 taraf signifikan a = 0,05. Rata-rata persentase jumlah 86 % atau sebanyak 30 siswa dan uji hipotesisnya yaitu (5,02) > (1,69). Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Think Pair and Share pada mata pelajaran IPS siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Muara Lakitan signifikan berada pada katagori baik atau signifikan tuntas.
Hubungan Antara Sikap Kemandirian Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII SMP Negeri 2 Muara Rupit Haziza, Nur; Susilo, Agus; Isbandiyah, Isbandiyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui hubungan antara sikap kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa. Metode dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif pendekatan korelasional. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Rupit Tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 107 siswa dan sampel penelitian yang digunakan seluruh kelas VIII yang berjumlah 107 Siswa Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini teknik angket dan teknik dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket, yaitu menyebarkan sejumlah pertanyaan atau pernyataan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antara sikap kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari hasil uji hipotesis bahwa nilai sig >0,05, yaitu 0,076 > 0,05 dengan demikian HO diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan dalam proses pembelajaran IPS Siswa kelas VIII di SMPN 2 Muara Rupit
Upaya Guru Menginternalisasikan Sikap Nasionalisme pada Siswa Kelas X Melalui Pembelajaran Sejarah di SMA IT Annajiyah Lubuklinggau Oca, Aroza; Asmara, Yeni; Isbandiyah, Isbandiyah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 6 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v2i6.256

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena banyaknya permasalahan yang terjadi pada siswa di zaman sekarang ini mengenai sikap nasionalisme sedang mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang upaya guru meninternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X melalui pembelajaran sejarah di sma it annajiyah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru menginternalisasikan sikap nasionalisme melalui pembelajaran sejarah antara lain dengan pembiasaan, keteladanan, contoh yang konstektual, penggunaan cerita dan media. Upaya tersebut dikategorikan efekti untuk digunakan menginternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X SMA IT Annajiyah. analisis angket guna untuk mengetahui keberhasilan yang upaya guru menginternalisasikan sikap Nasionalisme yang ada pada siswa maka diambil kesimpulan bahwa upaya guru yang telah dideskripsi diatas dikategorikan efektif dan baik dilihat dari rata-rata jawaban siswa selalu.
ANALISIS BUKU GLOBALISASI (JALAN MENUJU KESEJAHTERAAN) DAN KAITANNYA DENGAN PEMBELAJARAN IPS Supriyanto, Supriyanto; Isbandiyah, Isbandiyah
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2644

Abstract

This writing aims to analyze the content of the book “Globalization: Road to Prosperity” and its relevance to social studies education, particularly in preparing social studies teachers to equip themselves as educators teaching social studies from a global perspective. The qualitative method is employed with a literacy study approach. Based on the analysis results, it can be concluded that the book “Globalization: Road to Prosperity” is more applicable to developed countries, while for developing countries, including Indonesia, it is more of a discourse, indicating that although we are in the era of globalization, entering it still requires a considerable amount of time. One notable agreement is that a statement in this book mentions, "Undeniably, we are now in communication, meaning that global communication is deceptive. When the internet is present in a country, it becomes more difficult to control what citizens do with it. However, modern technology is a double-edged sword, making it easier to regulate and monitor specific object movements. In education, facing the era of globalization, educators are responsible for developing and equipping learners with skills and confidence to face increasingly challenging life situations. Social studies educators can incorporate global education into social studies instruction to make learning more meaningful.