Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penerapan Model Learning Together terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Bakti Ibu Lubuklinggau Santika, Ricen; Susilo*, Agus; Isbandiyah, Isbandiyah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.26305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajarPembelajaran IPS siswa kelas VIII di SMP Bakti Ibu Lubuklinggausetelah diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran Learning Together. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan populasi kelas VIII SMP Bakti Ibu Lubuklinggautahun pelajaran 2022/2023 dan sebagai kelas sampel yaitu kelas VIII.1 yang berjumlah 34. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes di lapangan. berupa pilihanganda 25 soal, hasil penelitian adalah nilai rata-rata siswa. yaitu 83,00. Analisis data dengan uji-t berdasarkan hasil uji akhir dengan taraf signifikan = 0,05 dan hasil analisis uji hipotesis diperoleh thitung (141,66  ) ttabel (1,697), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model Learning Together terhadap hasil belajar IPS di SMP Bakti Ibu  Lubuklinggautahun 2022/2023.
Upaya Guru Menginternalisasikan Sikap Nasionalisme pada Siswa Kelas X Melalui Pembelajaran Sejarah di SMA IT Annajiyah Lubuklinggau Oca, Aroza; Asmara, Yeni; Isbandiyah, Isbandiyah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 6 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v2i6.256

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena banyaknya permasalahan yang terjadi pada siswa di zaman sekarang ini mengenai sikap nasionalisme sedang mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang upaya guru meninternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X melalui pembelajaran sejarah di sma it annajiyah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru menginternalisasikan sikap nasionalisme melalui pembelajaran sejarah antara lain dengan pembiasaan, keteladanan, contoh yang konstektual, penggunaan cerita dan media. Upaya tersebut dikategorikan efekti untuk digunakan menginternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X SMA IT Annajiyah. analisis angket guna untuk mengetahui keberhasilan yang upaya guru menginternalisasikan sikap Nasionalisme yang ada pada siswa maka diambil kesimpulan bahwa upaya guru yang telah dideskripsi diatas dikategorikan efektif dan baik dilihat dari rata-rata jawaban siswa selalu.
Penerapan Metode Pembelajaran Card Sort Pada Mata Pelajaran Sejarah Siswa kelas X di SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau Andra*, Resi Tri; Isbandiyah, Isbandiyah; Susilo, Agus
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i3.31224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar sejarahsiswakelas X SMA Al-IkhlasLubuklinggausetelahditerapkan metode pembelajaran Card Sort. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes (pre-test dan post-test). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Sejarah dalam materi kerajaan Singasari siswa kelas X SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau setelah diterapkan metode card sort secara signifikan tuntas. Hal ini dapat dilihatbahwa hasil nilai rata-rata pada saat tes awal (pre-test) adalah 58,88meningkat pada tes akhir (post-test) menjadi 83,25.
Efektivitas Model Pembelajaran Structure Dyadic Methods Terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI MA Muhajirin Tugumulyo Rusman*, Rahmad Muarief; Asmara, Yeni; Isbandiyah, Isbandiyah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26407

Abstract

Dalam kegiatan penelitian ini membahas tentang efektivitas model pembelajaran Structure Dyadic Methods terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI MA Muhajirin Tugumulyo. Dalam pelaksanaan penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan teknik penelitian menggunakan eksperimen semu. Selanjutnya penulis menggunakan sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelas pembanding. Penelitian dilakukan di MA Muhajirin Tugumulyo dengan Jl. Jend. Sudirman F No.Desa, Trikoyo, Kec. Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan 31662. Hasil penelitian diketahui bahwa analisis pengujian hipotesis diperoleh bahwa thitung = 6,187. Selanjutnya thitung dibandingkan dengan nilai tabel pada daftar distribusi t dengan ttabel= dk = n-1=25-1 = 24, = 0,05 = 1,711. Dengan demikian thitung (6,187) ttabel (1,711), hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Structure Dyadic Methods pada mata pelajaran IPS di siswa kelas XIMA Muhajirin Tugumulyo berdasarkan data temuan serta hasil analisis peneliti menunjukan bahwa adanya peningkatan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Structure Dyadic Methods pada mata pelajaran IPS di siswa kelas XIMA Muhajirin Tugumulyo.
Penerapan Model Pembelajara.n Think Pair and Share Pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Muara Lakitan Yusmardella, Yusmardella; Susilo, Agus; Isbandiyah, Isbandiyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ketuntasan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Muara Lakitan Setelah diterapkan Model Pembelajaran Think Pair and Share. Metode yang digunakan adalah metode kuantitafif, dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian ini berbentuk One Group Pretest – Postest Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VII tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa 125. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kelas VII A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes. Jenis instrumen penelitian yang akan digunakan adalah soal yang berbentuk pilihan ganda berjumlah 35 soal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kuantitatif mengunakan uji t Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai Postest rata-rata siswa kelas VII A 84 taraf signifikan a = 0,05. Rata-rata persentase jumlah 86 % atau sebanyak 30 siswa dan uji hipotesisnya yaitu (5,02) > (1,69). Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Think Pair and Share pada mata pelajaran IPS siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Muara Lakitan signifikan berada pada katagori baik atau signifikan tuntas.
Upaya Guru Menginternalisasikan Sikap Nasionalisme pada Siswa Kelas X Melalui Pembelajaran Sejarah di SMA IT Annajiyah Lubuklinggau Oca, Aroza; Asmara, Yeni; Isbandiyah, Isbandiyah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 6 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v2i6.256

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena banyaknya permasalahan yang terjadi pada siswa di zaman sekarang ini mengenai sikap nasionalisme sedang mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang upaya guru meninternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X melalui pembelajaran sejarah di sma it annajiyah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru menginternalisasikan sikap nasionalisme melalui pembelajaran sejarah antara lain dengan pembiasaan, keteladanan, contoh yang konstektual, penggunaan cerita dan media. Upaya tersebut dikategorikan efekti untuk digunakan menginternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X SMA IT Annajiyah. analisis angket guna untuk mengetahui keberhasilan yang upaya guru menginternalisasikan sikap Nasionalisme yang ada pada siswa maka diambil kesimpulan bahwa upaya guru yang telah dideskripsi diatas dikategorikan efektif dan baik dilihat dari rata-rata jawaban siswa selalu.
Analisis Nilai-Nilai Karakter Pada Cerita Rakyat Bujang Kurap di Kota Lubuklinggau Muhammad Andre Julian; Agus Susilo; Isbandiyah Isbandiyah
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 5 No 2 (2023): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v5i2.2533

Abstract

This study aims to analyze the character values in the Bujang Kurap story in Lubuklinggau City. The research method used is descriptive method. Data collection techniques in this study used interview and documentation techniques. The data analysis technique was carried out with Miles and Huberman's interactive data analysis model. The results of the study describe the values contained in the Bujang Kurap Folklore. The story of Bujang Kurap is a story from the Lubuklinggau community which has become oral literature which contains the values of local wisdom. The story of Bujang Kurap is a legend because it tells of the occurrence of Lake Raya, namely when there was a contest for pulling sticks in Karang Panggung Village. The Bujang Kurap story has the following character values: can provide entertainment, supernatural powers, patience, belief in God, honesty, and not arrogant attitude. The character values contained in the Bujang Kurap story are a medium of learning for the younger generation. This legend continues to be an oral literature that must be guarded so as not to be eroded by globalization. Folklore, especially in today's society, has begun to fade, this is because the story connection from the older generation has been cut off. Meanwhile, the younger generation today is very little willing to dig into the history of folk tales. The younger generation today is more inclined to the world of increasingly sophisticated technology. Folklore is only considered as entertainment alone, no meaning is taken from the stories conveyed.
Analisis Nilai-Nilai Karakter dalam Permainan Tradisional Sebagai Media Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal Supriyanto Supriyanto; Isbandiyah Isbandiyah
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4292

Abstract

This study aims to analyze the character values embedded in traditional games and examine their relevance as a local wisdom-based Social Studies learning medium. The study employed a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review related to traditional games, character education, Social Studies learning, and local wisdom. Data analysis was conducted using an interactive model consisting of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that traditional games contain various character values that are essential for educational development, including cooperation, responsibility, discipline, honesty, tolerance, social care, hard work, and sportsmanship. These values are reflected in the rules of the games, patterns of interaction among players, and the process of achieving common goals during gameplay. In addition to serving as recreational activities, traditional games function as a medium for transmitting cultural heritage and local wisdom, thereby strengthening students’ cultural identity. In the context of Social Studies education, traditional games are highly relevant because they can be utilized as contextual, participatory, and meaningful learning media to develop students’ knowledge, social skills, and character. Therefore, the integration of traditional games into local wisdom-based Social Studies learning can serve as an effective strategy for strengthening character education while simultaneously preserving local culture in the era of globalization. Keywords: Traditional Games, Character Values, Social Studies Learning, Local Wisdom