Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Location Routing Problem with Consideration of CO2 Emissions Cost: A Case Study Ananda Noor Sholichah; Y Yuniaristanto; I Wayan Suletra
Jurnal Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2020): August
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.918 KB) | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol21.No2.225-234

Abstract

Location and routing are the main critical problems investigated in a logistic. Location-Routing Problem (LRP) involves determining the location of facilities and vehicle routes to supply customer's demands. Determination of depots as distribution centers is one of the problems in LRP.  In LRP, carbon emissions need to be considered because these problems cause global warming and climate change. In this paper, a new mathematical model for LRP considering CO2 emissions minimization is proposed. This study developed a new  Mixed Integer Linear Programming (MILP)  model for LRP with time windows and considered the environmental impacts.  Finally, a case study was conducted in the province of Central Java, Indonesia. In this case study, there are three depot candidates. The study results indicated that using this method in existing conditions and constraints provides a more optimal solution than the company's actual route. A sensitivity analysis was also carried out in this case study.
Multi-Objective Optimization Model of Multi-Pass Turning Operations to Minimize Energy, Carbon Emissions, and Production Costs Aprilia Dityarini; Eko Pujiyanto; I Wayan Suletra
Jurnal Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2020): August
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.25 KB) | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol21.No2.213-224

Abstract

Sustainable manufacturing aspects are environmental, economic, and social. These aspects can be applied to an optimization model in the machining process. An optimization model is needed to determine the optimum cutting parameters. This research develops a multi-objective optimization model that can optimize cutting parameters on a multi-pass turning. Decision variables are cutting parameters multi-pass turning. This research has three objective functions for minimizing energy, carbon emissions, and costs. Three functions are searched for optimal values using the GEKKO.  A numerical example is given to show the implementation of the model and solved using GEKKO and Interior Point Optimizer (IPOPT). The results of optimization indicate that the model can be used to optimize the cutting parameters.
Prototipe Alat Pemantauan Suhu untuk Rantai Dingin Produk Mengunakan Near Field Communication, Studi Kasus Distribusi Darah Yusuf Priyandari; I Wayan Suletra; Azmi Mas’ud; Adi Norrochmat Pujiharto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 16, No. 2, Desember 2017
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v16i2.3880

Abstract

Temperature monitoring apparatus is required for the distribution of certain products that are distributed using cold chain method. Temperature gauges that use analog and digital thermometers can not store temperature data in transit. The digital temperature register apparatus (logger) in the market temperature is relatively expensive and does not provide early warning if the temperature in the storage box products out of permitted temperature limits. The research developed a prototype of a temperature monitoring device for the distribution of cold chain products. Case studies on blood distribution are used as a basis for determining the need for temperature monitoring devices. The product prototype is made by stages in accordance with generic product development method. The resulting prototype can provide temperature information in the cold box during the course of blood distribution. The prototype can also provide warnings in the form of sounds and lights when the temperature inside the cold box is outside the ideal temperature limit / permitted for the blood distribution process. Temperature history data during the trip can be stored in NFC Tags. The data can then be read using smart-phone devices that feature NFC.
Designing The Proposed Improvement of TIX ID Online Cinema Ticket Purchase Service Quality Julya Ditazha; Eko Pujiyanto; I Wayan Suletra
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 19, No. 02, December 2020
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v19i2.11540

Abstract

TIX ID is application in Indonesia that provides new experiences in purchasing cinema tickets. The success of a company can be seen from service quality in fulfilling the satisfaction of customers. Therefore, the purpose of this study is to designing the proposed improvement TIX ID online cinema ticket purchase service quality. This study was conducted in three stages, namely testing the hypotheses of the relationship between variables using PLS-SEM, measuring service quality using the servqual method, and designing the proposed improvement. The result of this study is e-service quality has a significant effect on e-satisfaction and e-loyalty. In addition, the dimensions of e-service quality are dominant effect on the low TIX ID service quality is compensation, with a gap of 27%. Recommendations for improvement are providing customer access to be able to contact customers service directly and SOP of the cooperation TIX ID and DANA.
Pengaruh Kondisi Sistem Kerja Terhadap Stress Kerja dengan Menggunakan Macroergonomic Organizational Questionnare Survey (MOQS) Wahyu Ani Maulidiyah Sari; Bambang Suhardi; I Wayan Suletra
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i1.2822

Abstract

Conarch Bangun Sejahtera merupakan perusahaan konsultan arsitektur yang bergerak dibidang desain bangunan dan konstruksi bangunan. Beban kerja mental yang tinggi dan kondisi sistem kerja yang tidak sesuai menyebabkan pekerja mengalami gejala stress kerja seperti timbulnya kebosanan dalam bekerja, kurangnya motivasi dan semangat dalam bekerja dan kekhawatiran terhadap karirnya dimasa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari komponen sistem kerja terhadap stress kerja. Metode yang digunakan adalah Macroergonomic Organizational Questionnare Survey (MOQS) dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sangat sigifikan dari variabel sistem kerja secara simultan terhadap stress kerja. Variabel sistem kerja secara parsial mempunyai pengaruh terhadap stress kerja dengan menghitung kontribusi efektifnya menunjukkan bahwa pada variabel lingkungan fisik berkontribusi sebesar 7.82%, variabel lingkungan sosial sebesar 15.08%, variabel kondisi pekerjaan sebesar 30.53%, variabel kondisi organisasi sebesar 10.89%, variabel teknologi dan peralatan kerja sebesar 7.14% dan variabel karakteristik individu sebesar 11.94%. Dari keenam variabel tersebut, diketahui bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap stress kerja adalah kondisi pekerjaan dan lingkungan sosial sehingga diberikan usulan perbaikan pada kedua variabel tersebut untuk mengurangi stress kerja.
Evaluasi Kondisi Kerja pada UMKM Percetakan Menggunakan Work Improvement in Small Enterprises (WISE) Novi Devita Sari; Irwan Iftadi; I Wayan Suletra
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i1.2895

Abstract

Percetakan XYZ merupakan salah satu UMKM yang memproduksi tulisan atau gambar untuk kepentingan periklanan, salah satunya adalah spanduk. Percetakan tersebut mempunyai beberapa permasalahan terkait kondisi kerja serta belum adanya kesadaran dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi kondisi kerja serta merancang usulan perbaikan untuk kondisi kerja yang lebih produktif dan sesuai dengan pedoman K3 di percetakan XYZ. Program Work Improvement in Small Enterprises (WISE) dengan pendekatan Participatory Action Oriented Training (PAOT) dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif dari pemilik usaha serta pekerja dalam melakukan evaluasi kondisi kerja, pembuatan rencana aksi perbaikan serta implementasi usulan perbaikan. Hasil evaluasi kondisi kerja menggunakan daftar periksa WISE, menunjukkan terdapat 13 elemen periksa yang membutuhkan suatu usulan perbaikan. Melalui metode focus group discussion (FGD) didapatkan hasil bahwa perbaikan yang akan diprioritaskan untuk diimplementasikan dalam waktu dekat adalah 4 elemen periksa karena mempertimbangkan faktor biaya, waktu, dan sumber daya manusia di lapangan. Perbaikan pertama adalah pembuatan jadwal rutin untuk pemeriksaan mesin serta jaringan kabel listrik dengan penerapan 5R. Perbaikan kedua adalah pembuatan tanda bahaya pencegahan kebakaran. Perbaikan ketiga adalah pembuatan tanda himbauan pemakaian pelindung diri masker dan sarung tangan. Perbaikan keempat adalah pembuatan label untuk menuliskan identitas produk sehingga memudahkan pekerja mengenali produk yang berada di area penyimpanan. Evaluasi serta usulan perbaikan kondisi kerja tersebut dapat membantu UMKM dalam meningkatkan kesadaran akan K3 dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Risk Identification and Safety Assessment in Kemuning Sky Hills Tourism Area Yasmin Zulfa Agustin Alfiyah Hariyanto; Bambang Suhardi; Rahmaniyah Dwi Astuti; Irwan Iftadi; Eko Liquiddanu; I Wayan Suletra; Ade Aisyah Arifna Putri
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol. 25 No. 1 (2026): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.v25i1.2841

Abstract

Kemuning Sky Hills is a natural tourist attraction in Karanganyar Regency that offers various extreme rides, including a glass bridge, a sky swing, a flying chair, and a flying bicycle. Although it attracts tourists, the safety risks associated with these rides have not been optimally managed. This study aims to assess safety risks using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Determination of Control (HIRADC) and provide a deeper understanding of the importance of safety risk analysis in extreme tourism destinations. The risk assessment is based on the Australian Standard HB 205-2004 reference. Data were collected through direct observation, interviews with officers and visitors, and field documentation. The results showed that several potential hazards fall into the High Risk to Extreme Risk categories. There are 10 risks in the High Risk category and 4 risks in the Extreme Risk category. The most extreme risks identified include overloading due to visitor density, gaps in the fence on the Glass Bridge, broken ropes on the Sky Swing, and the threat of landslides in the tourist area. Proposed controls include installing safety nets, rope guides, and warning signs, establishing a structured maintenance schedule, and providing education. This study concludes that safety management at Kemuning Sky Hills should be strengthened by implementing an integrated, structured safety management system that includes standardized operational procedures, routine risk assessments, clear emergency response mechanisms, and continuous staff training to ensure a consistently safe and sustainable tourist environment.
Pengukuran Pemenuhan Standar GMP dan WISE pada Pabrik Tahu Karya Mukti Bandungan Meta Prilelia Miasur; Bambang Suhardi; I Wayan Suletra
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.2.53448

Abstract

Pabrik Tahu Karya Mukti adalah Industri Rumah Tangga yang terletak di Desa Bandungan, kebersihan adalah hal yang kurang diperhatikan oleh pabrik. Observasi yang telah dilakukan menemukan bahwa dinding pabrik berdebu, langit-langit pabrik dipenuhi sarang laba-laba, lantai pabrik kotor, lubang angin berdebu dan dipenuhi sarang laba-laba, serta sampah yang dibuang sembarangan di gudang sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemenuhan stándar GMP dan WISE pada Pabrik Tahu Karya Mukti serta memberikan usulan perbaikan pada elemen yang tidak sesuai sehingga diharapkan dapat membantu IRTP untuk mendapatkan SPP-IRT, menghasilkan produk yang aman dikonsumsi masyarakat serta mewujudkan kondisi kerja yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah ditemukan 12 kriteria yang tidak memenuhi standar GMP dan 3 kriteria yang mendapat usulan tindakan prioritas pada WISE. Usulan perbaikan diberikan kepada 12 kriteria GMP yang mendapat ketidaksesuaian kritis dan serius serta 3 kriteria WISE yang mendapat kategori usulan tindakan prioritas.
Analisis Kelayakan dan Perencanaan Produksi Bersih pada Industri Pengolahan Tahu Dwi Puji Astuti; Bambang Suhardi; I Wayan Suletra
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.1.53470

Abstract

Home Industry Tahu Mas Widodo merupakan salah satu industri pengolahan tahu yang berada di kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Dalam proses produksinya, terdapat beberapa proses yang memiliki peluang merugikan pihak home industry maupun lingkungan sekitar. Dampak pencemaran yang saat ini sudah dirasakan oleh masyarakat sekitar adalah munculnya bau yang tidak sedap akibat dari limbah tahu yang membusuk.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif perbaikan pada proses produksi tahu dengan prinsip produksi bersih sekaligus perhitungan aspek ekonomi dari usulan yang diberikan. Metode yang digunakan adalah metode quick scan. Berdasarkan perhitungan B/C Ratio dan Payback Period, usulan perbaikan yang layak diterapkan adalah modifikasi bak perebusan, instalasi daur ulang limbah cair, pemanfaatan ampas tahu menjadi tempe gembus, dan  pemanfaatan ampas tahu menjadi pupuk organik cair. Jika usulan perbaikan dapat diterapkan, maka pihak home industry akan diuntungkan dengan tambahan pendapatan dan penghematan sumber daya yang dibutuhkan.
Pengaruh Strategi Penetapan Harga terhadap Keputusan Pembelian Batik pada IKM Batik XYZ Solo Karavella Altavista; Roni Zakaria; I Wayan Suletra
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 2 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.2.57301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penetapan strategi harga terhadap keputusan pembelian melalui motivasi pembelian. Penelitian ini dilakukan pada IKM Batik XYZ Solo dengan populasi pengikut dari media sosial Instagram IKM tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Slovin untuk menentukan jumlah sampel yaitu sebanyak 94 responden yang mengikuti media sosial Instagram dan penyebaran kuesioner menggunakan metode convenience sampling. Penelitian ini menganalisis data menggunakan Partial Least Square Structure Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menemukan bahwa strategi harga multiple pricing, product bundle pricing, competitive pricing, dan odd pricing memiliki hubungan dengan arah positif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian secara tidak langsung melalui motivasi pembelian. Hubungan strategi harga secara langsung terhadap keputusan pembelian menunjukkan hasil positif signifikan pada strategi harga product bundel pricing dan competitive pricing. Sementara itu, hubungan strategi harga secara langsung terhadap motivasi pembelian menunjukkan hasil positif signifikan pada strategi harga multiple pricing, product bundel pricing, dan competitive pricing.