Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemilihan Lokasi Instalasi Pengolahan Air Limbah untuk Kawasan Industri Tahu-Tempe Menggunakan Fuzzy TOPSIS Yusuf Priyandari; I Wayan Suletra; Wakhid Ahmad Jauhari; Hansen Kusuma
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.225 KB) | DOI: 10.20961/performa.18.2.32384

Abstract

Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) diperlukan oleh industri tahu-tempe agar bisa mengurangi dampak lingkungan. Bagi industri-industri kecil dan menengah (IKM) tahu-tempe, instalasi tersebut lebih baik dibangun secara komunal untuk mengoptimalkan biaya pembuatan dan kapasitas. Permasalahan yang kemudian timbul adalah berapa jumlah kebutuhan IPAL dan di lokasi mana saja instalasi tersebut dibangun. Permasalahan inilah yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Surakarta ketika merencanakan pembangunan beberapa IPAL di kawasan industri tahu-tempe Mojosongo, Kota Surakarta. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan memilih alternatif lokasi IPAL komunal dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria objektif dan subjektif. Kriteria-kriteria tersebut dikelompokkan menjadi kriteria teknis, administratif dan kriteria sosial. Metode fuzzy TOPSIS digunakan dalam memilih alternatif lokasi yang optimal. Hasil penelitian memberikan rekomendasi bagi pemerintah Kota Surakarta untuk membangun empat titik lokasi IPAL komunal yang dapat digunakan untuk empat puluh satu IKM tahu-tempe di kawasan Mojosongo, Kota Surakarta
Perancangan Checklist dan Workflow untuk Percepatan Proses Pemenuhan Persyaratan Sertifikasi SNI dan Penilaian Manfaat Ekonomi pada IKM Batik di Surakarta Wahyudi Sutopo; Fakhrina Fahma; Roni Zakaria; Muhammad Hisyam; I Wayan Suletra; Yusuf Priyandari; Munifah Munifah; Yuniaristanto Yuniaristanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.55789

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memukul berbagai sektor usaha di dalam negeri, baik usaha berskala besar maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Berbagai upaya perlu dilakukan untuk untuk menjaga eksistensi UMKM. Salah satu industri yang perlu mendapat perhatian adalah industri batik, karena batik merupakan karya bangsa Indonesia yang banyak dikagumi. Transformasi penjualan melalui mengakibatkan persaingan usaha menjadi sangat ketat dan pemenuhan kualitas produk merupakan salah satu kunci untuk memenangkan persaingan tersebut. Produk yang berkualitas adalah produk yang mampu membuktikan bahwa produknya sudah memenuhi standar ditetapkan. Oleh sebab itu penting bagi IKM untuk melakukan standarisasi dan sertifikasi produk jika ingin memasuki pasar global.  Untuk itu pada kegiatan pengabdian ini dilakukan pembuatan teknologi tepat guna berupa perancangan proses pemenuhan persyaratan sertifikasi SNI tentang produk batik (dalam bentuk checklist dan workflow) pada IKM mitra untuk lima kriteria persyaratan sertifikasi, yaitu personal, company, managerial, technical dan economy.  Selain itu juga dilakukan asesmen manfaat ekonomi penerapan standar dengan pendekatan ISO Methodology – Economic Benefit Standard.  Tahapan dalam ISO Metodologi meliputi analisis value chain, analisis value driver, identifikasi dampak standar, dan penilaianl. Dari kegiatan ini dihasilkan panduan atau pedoman proses sertifikasi SNI yang sederhana dan aplikatif dengan penyederhanaan persyaratan yang dapat menjadi referensi bagi IKM batik secara umum di Indonesia.  Hasil penilaian Hasil manfaat ekonomi penerapan standar pada IKM Batik Rp 60.750.000,00. Kata kunci: Sertifikasi; IKM, SNI Batik; Workflow; Dampak Ekonomi Standar.