Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KELENGKAPAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XII SMA N 9 SEMARANG Wiwik Indah; Moh Makhbub Aly; Eny Winaryati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan sarana dan prasarana merupakan sesuatu  yang dapat memudahkan dan melancarkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Penggunaan sarana dan prasarana  harus dilakukan secara efektif dan efisien dengan mengacu pada proses belajar mengajar di sekolah. Masalah yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah bagaimana korelasi kelengkapan sarana dan prasarana terhadap prestasi  belajar siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi kelengkapan sarana dan prasarana terhadap presatsi belajar siswa di kelas XII SMA N 9 Semarang. Sedangkan jenis penelitian yang di gunakan adalah analisa kuantitatif, dengan metode penelitian yang digunakan yaitu angket,,observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelengkapan sarana dan prasarana dapat  memengaruhi prestasi belajar siswa. Hal ini terbukti dengan prestasi gemilang yang diraih oleh beberapa siswa.Keywords: Sarana dan Prasarana, Prestasi Belajar.
POLA MAKAN DAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI : GAMBARAN KERENTANAN FUNGSI REPRODUKSI DI MAN I SEMARANG Eny Winaryati
JURNAL LITBANG Vol 1, No 1 (2004): Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian
Publisher : JURNAL LITBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.043 KB)

Abstract

The result of the research said that most of respondents (79,2 %), the students, girls, of MAN I Semarang consurned "Balancecl Nurition", that is, rice, side dish made from meat and fish, vegetables, fruit ancl milk. 80 % of sturlents consumed them three times a day and 100 % of then consumecl rice. Conceming ahout their knowledge about health and reproduction is described that 20% of thestudents (19 students) have good criteria in competence, and 50 % of them havi enough criteria.Meanwhile they received information concerning ahout sexiolog,, from their school mates, therefore, school officials such os teachers, coutrcilors etc. must guide ond council them properly. 76 % of the students had normal Hb level, 24 %, of them had little bit normul Hb let,el, thu is, less thun l3 grrm 9(t, thut they coultl suJfer front anemio, thus, rhey must tuke kthlet Fe.Keywords : Students of girl, consume puttern, Healt of reproduction
PERILAKU DAN POLA MAKAN IBU DALAM MASA NIFAS: GAMBARAN KEMISKINAN KESEHATAN REPRODUKSI DI WILAYAH PUSKESMAS I KECAMATAN GUNTUR KABUPATEN DEMAK. Edy Wuryanto; Eny Winaryati
JURNAL LITBANG Vol 3, No 2 (2007): Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian
Publisher : JURNAL LITBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.735 KB)

Abstract

WHO calculates 500.000 people died because of pregnancy and delivery process every year, 99% occures in developed countries, and 50o/o of them are in Indonesia- This is mainly caused by postpartum bleeding and bad malnutritions. To decrease the risk factoi of death, we have to fulfill the need of nutritions, especially iron, and optimilize health iervice given. Research about type of food consumption, Hb level, and purperalmother habbit, as description of reproduction health poverity in Public Health Service sector I Guntur-Demak, with the lowest level of KIA, become so important. From 65 purperal mothers as noted, there are 4 antenatal examinations, it meons that we have enough case data with 100% TT immunization, which most of them are executed by mtdide (84,60/0), dukun (1,5%o), doctor (12,3%o); 6 of them with caesar process. Most of postpartum examination hold by midwife, it is because of midwife active visit rate '(81,'5%o). All pusperal mother agreed to follow family planning (KB) programe, which most chpotri Kn epe is syringe (52,3%o), most of them followed their neighbour suggestion (35,4%o).-Deating withfirst mother milk (ASI) supply, 92,3% are suggestedby the midwife.Will-to supply ASI by themselves is good (81%o), but still without good planning of time (52,5%o).-Food consumption rate of purperal mother still low, it can be shown iince most of them neyer consume animal protein (78,5%o), so that, most of them are also never eat vigetables (58,5%o). This is why they have Hb level 7-8 gr% (86,2%o). In fact, heme iron (ix. meat) is well absorbed than non-heme iron. This also suported by factsthat there are some restrictions from their tradisional culture which are condirably taboo. From the data above, there are some recommendations asfollows: It is important to give a good explanation about health and nutritions to society which help them to get colrect iiformation from the expert by managing human resources; It is important for purperal mother to consume Fe tablet, since there are lot of them having anemia; It isimjortant to socialize garden and farming reconstruction to fuffill family need oJ nutrition.Key words; postpartum, purperal mother, malnutritions, nutrition.
PERAN REPRODUKTIF DAN PRODUKTIF IBU PENJUAL SAYUR (Studi tentang Kehidupan, Pola Pembagian Kerja dan Beban Kerja yang dialami Ibu Penjual Sayur di Pasar Pedurungan, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang) Setia Iriyanto; Eny Winaryati
JURNAL LITBANG Vol 4, No 3 (2006): Sain dan Teknologi
Publisher : JURNAL LITBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.748 KB)

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research is to get the information about the contribution of the women tkat selling vegetables in Pedurungan traditional market, that have functions in the term of reproductivity, that related with the productive function, and the productivity that related with the productive function, such as their contribution in the process in making a living and all the consequence that should be foced by them, as a mother, a housewife and a citizen for 24 hours, and what is the effects of it to their income and the controlling to their income qnd about sharing ability within their husband or the other family's member. The population in this research are all the women that have age between 15 - 46 years old, in Pedurungan traditional market, Kecamatan Pedurungan, Semarang, and the sample's population are 39 women. We can conclude from this research that almost all the women were very young when they were getting married and in having a baby. The rate of pregnancy were 3 times or more in the term of controlling their pregnancy, birth and their awareness in using the contraception tools was in a good rate. The productivity function of these women about the working hour were more than l2 hours per day, and the sharing ability within their husband in making a living is still low, The expectation from this research is the development of awareness of the society and all the husband about the women's rights and needs, that related with economic welfare, good sanitation and respectivity. Keywords : Reproductive and women
ANTARA ANTE NATAL GARE (ANC) DAN POST PARTUM: POTRET PERJALANAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA IBU HAMIL DAN NIFAS DI WILAYAH PUSKESMAS I KECAMATAN GUNTUR KABUPATEN DEMAK Edy Soesanto; Eny Winaryati; Nuke Devi Indrawati
FIKkeS Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Keperawatan
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9627.502 KB)

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di lndonesia menempati urutan tertinggi di Asia Tenggara, dan cenderuni mengalami kenaikan. Salah satu penyebabnya berhubungan dengan kehamilan dan persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjajagi sejauh mana pengetahuan, perilaku dan pola makan yang dialami dan dilakukan oleh lbu hamil dan ibu Nifas sebagai gambaran potret perjalanan Kesehatan Reproduksi diwilayah Puskesmas I Kecamatan Guntur Kabupaten Demak.  Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kab. Demak, bahwa di Puskesmas l, Kecamatan Guntur, cakupan Kesehatan ibu dan Anak paling rendah. Responden penelitian ini ada 65 ibu nifas. Pengambitan data penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner, serta analisa kadar Hb. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan program SPSS versi 10. Hasil penelitian didapatkan data; Katagori cukup, untuk pengetahuan lbu hamil tentang ANC 70,8 %, perilaku lbu Hamit dalam melakukan ANC 63,1 %, pola makan yang dilakukan ibu pada saat hamil (61,5 %). Penilaian Pengetahuan ibu nifas tentang persalinan dan paska persalinan sebagian besar masih kurang (60 %). Penilaian perilaku ibu nifas terdapat perimbangan. antara yang tetah berperilaku baik (50,8%) dengan yang cukup dan kurang ( 49,2%). Penilaian pola makan ibu ibu nifas sebagian besar masih kurang (56,9%) Sebagian besar ibu nifas menderita anemia (56,2%). Dengan penyebarannya (66,2%) menderita anemia ringan, (20%) menderita anemia sedang. Sedang yang tidak menderita anemia hanya (13,8 %). Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya dilakukan  penyuluhan, penyampaian informasi tentang kesehatan dan gizi melalui forum pengajian  dan PKK, dilakukan pelatihan kepada kader dan ibu bidan, dicanangkan hijaunisasi dan peternakan guna mendukung peningkatan gizi keluarga melalui penggalakan dan lomba. Kata kunci: antenatal care (ANC), post partum, kesehatan reproduksi, ibu hamil dan nifas
IPTEKS BAGI MASYARAKAT ( IbM ) HOME INDUSTRI NATA DE COCO ( SARI KELAPA) Setia Iriyanto; Eny Winaryati; Siti Aminah
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2015): Value Added - Manajemen UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.244 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v11i1.1663

Abstract

Usaha nata de coco adalah termasuk usaha ekonomi kreatif yang unik, karena menggunakan bahan baku/ memanfaatkan  air kelapa yang selama ini tidak banyak digunakan, bahkan hanya dibuang begitu saja oleh para penjual buah kelapa. Selain memberi nilai tambah yang luar biasa pada air kelapa, usaha produksi nata de coco juga untuk mengatasi permasalahan ekonomi keluarga dan sekaligus mengurangi pengangguran dengan menampung tenaga kerja di wilayah kelurahan se kecamatan Genuk.  Salah satu dari dua home industri nata de coco tersebut adalah usaha  dari pengembangan/ difersifikasi usaha perdagangan buah kelapa, dimana dengan usaha baru ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dengan menambah penghasilan keluarga melalui usaha nata de coco ( sari kelapa/ jeli ). Dan berkembangnya usaha nata de coco ini akan dapat membantu program pemerintah untuk mengatasi masalah kemiskinan dengan menciptakan lapangan kerja baru dengan usaha pengolahan produk pangan. Dengan dicanangkannya kota Semarang sebagai kota wisata sejak tahun 2012 maka usaha pembuatan “ nata de coco “ ini memiliki prospek yang baik untuk berkembang dan menjadi besar ( prospektif ). Produk dari usaha ini dapat dijadikan oleh-oleh khas kota Semarang bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang singgah di kota Semarang untuk melengkapi oleh-oleh khas kota Semarang yang lainnya, yaitu Wingko Babat, Bandeng Presto dan Lumpia.Home Industri Nata De Coco “QUEEN” dan Home Industri Nata De Coco “OASE“ menjadi/ sebagai mitra dari program IbM ini, yang mana akan mengikutsertakan 12 ( dua belas ) orang dari dua home industri diatas, baik sebagai pemilik maupun sebagai karyawan, dimana mereka semuanya berpengaruh terhadap suksesnya pengelolaan usaha ini, baik dari segi produksi - menghasilkan produk nata de coco yang berkualitas, maupun aspek modal dan aspek pemasaran yang efektif. Dari produksi nata de coco yang dilakukan selama ini dengan peralatan sederhana menghasilkan produk nata de coco dalam bentuk lembaran besar (  ukuran cetakan penampan ), sehingga hanya bisa dijual kepada produsen nata de coco lain untuk diolahlanjutanya, karena para mitra tidak memiliki peralatan yang lebih lengkap. Padahal secara potensial mereka bisa menghasilkan produk akhir berupa minuman segar dalam kemasan (nata de coco – sari kelapa ), baik kemasan plastik biasa, maupun kemasan dalam gelas plastik, yang bisa langsung dinikmati oleh konsumen akhir.Tim pengabdian masyarakat UNIMUS dengan program IbM bisa mendampingi home industry nata de coco dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kemampuan bidang produksi agar proses produksi yang dijalani bisa lebih efisien dan efektif, serta secara benar dan hygines sehingga akan dihasilkan produk yang lebih berkualitas dan kapasitas yang meningkat.
Hubungan Pengetahuan dan Lama Kerja Dengan Ketrampilan Kader Dalam Menilai Kurva Pertumbuhan Balita di Posyandu Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari Kota Semarang - Hamariyana; Agustin Syamsianah; Eny Winaryati
Jurnal Gizi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Gizi Unimus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.251 KB) | DOI: 10.26714/jg.2.1.2013.%p

Abstract

Rising and descending children under five number who suffered growth obstacle could seen soon within short time (month) and could further research immediately what caused of it, and made design in order to take the action to overcome it as soon as possible. Growth advancement barrier of children weight observe could seen within growth curve of periodicalmeasurement result recorded and provide within KMS. One of success Posyandu program especially includes baby number and children under five who have KMS were influenced by Posyandu cadre’s role. Knowledge and cadre skill not could increase only but also descending. This case could occur because cadre less active therefore forget about mattershave been learned therefore their knowledge were descending. The high of knowledge level and cadre skill were influence by formal education, cadre course, frequency to participating within program, being active of cadre within Posyandu and their length being the cadre. Aimof this research was to found the knowledge and length period of job relationship by cadre skill in order to valuated children under five growth curve on Posyandu. This research was analytical survey type by crossectional method. This research carried out at Posyandu of Tegalsari, Candisari Subdistrict, Semarang city, from January 2011 to July 2011 about 35 cadres of posyandu on Posyandu of Tegalsari, CandisariSubdistrict, Semarang about 35 cadres. All of population unit were investigated. Sample within this research was using nonprobability sampling it was collection technique of population member to elected to be the sample. This sample technique was saturated sampling it was sample determination technique when all of population member used as the sample. Research result showed that about 48,6% of knowledge level cadre were good, 37,1% have been length being posyandu cadre about 16-20 years, whereas skill cadre in valuated children under five growth curve about 25,7%. There were no relationship between time period of work being the cadre with cadre skill in valuated children under five growth curve (p-value = 0,959), but found presence relationship of cadre knowledge level with cadre skill in valuating children under five growth curve (p-value = 0,001). Cadre in carried out posyandu activities expected could change assignment therefore within Posyandu, cadre ability in weigh, record and giving information could carried out by all of cadres and expected for cadre to be able within all of that sectors.Keywords: Knowledge, Period of work, Skill, Children under five, Cadre, Posyandu
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN VARIASI TEAM QUIZ SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI STRUKTUR ATOM Bambang Hermanto; Eny Winaryati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.309 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untukmengetahui 1) bagaimana pengaruh penerapan model Discovery Learning dengan variasi team quizterhadap aktivitas belajar peserta didik pada materi struktur atom. 2) bagaimana pengaruh penerapan model Discovery Learning dengan variasi pembelajaran team quiz terhadap prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran kimia materi struktur atom. Obyek penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Muhammadiyah 1 Semarang tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah 34 orang.  Metode padapenelitian ini dengan metode  deskriptif kualitatif.  Desain  Penelitian  Tindakan Kelas dengan  empat  langkah,  yaitu Perencanaan,  Pelaksanaan,  Observasi,  dan Refleksi.  Penelitian  Tindakan  Kelas dilaksanakan selama 2 siklus. Siklus I pada sub materi konfigurasi elektron dan siklus  II pada sub materi  bilangankuantum. Hasil observasi dan interview dari penelitian ini menunjukkan respon dan antusiasme peserta didik sangat luar biasa dengan adanya penerapan Discovery Learning dan team quiz dalam proses pembelajaran kimia. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah aktivitas peserta didik pada siklus I sebesar 73, 53% dengan rata-rata 80,74. Pada siklus II meningkat menjadi 97,06% peserta didik tuntas dengan rata-rata 90,51.  Hasil belajar kognitif pada siklus I rata-rata nilai peserta didik78,94 meningkat pada siklus II dengan ratarata 86,53.  Persentase  ketuntasan  pada  siklus  I  mencapai  76,47%  dan meningkat  pada  siklus  II  menjadi  91,18%.  Kehadiran peserta didik pada siklus I dan II mencapai 100%.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi struktur atom dengan penerapan model Discovery Learning dengan variasi metode team quiz meningkat.Kata kunci : Discovery Learning, team quiz, Aktivitas dan prestasi belajar peserta didik
ANALYSIS PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ”WISATA LOKAL” PADA PEMBELAJARAN SAINS Eny Winaryati; Erma Handarsari; Akhmad Fathurohman
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.014 KB)

Abstract

Melalui pembelajaran kontekstual, guru dituntut untuk dapat mengkreasi pembelajaran, agardapat memberikan kemaknaan yang lebih kepada peserta didik. Bagi pembelajaran sains,mendekatkan siswa dengan lingkungan sekitarnya, mendukung terjadinya “active learning”. Potensidaerah termasuk lingkungan yang dekat dengan siswa. Keragamanan potensi daerah dapatdijadikan sebagai laboratorium dan sumber pembelajaran. Tujuan jangka panjang agar generasipenerus didaerah memiliki kemampuan untuk mengenal dan mengelola potensi daerah secara mandiri,kreatif dan produktif.Konsep ini menjadi dasar disusunnya model pembelajaran “Wisata Lokal”. Desain modelpembelajaran “Wisata Lokal” ini terdiri dari: 1) Wisata lokal-kelas (local tourism-class), ruang kelasdidesain dengan aneka gambar dan produk potensi daerah, 2) Wisata lokal-informasi (local tourisminformation),pembelajaran informasi potensi daerah berbasis web.Sebagai model baru, maka perlu dilakukan penelitian melalui R&D. Tahapan R&D yangdigunakan merupakan kombinasi antara ADDIE Model dan Cennarno dan Kalk, dipadukan denganCirculer Model of R&D. Tahapan pertama kombinasi R&D ini adalah analysis. Tahapan analysis,meliputi: 1) analisis kebutuhan; 2) identifikasi tujuan; 3) analisis pembelajaran; 4) karakteristikpengguna yakni guru dan siswa; 5) menganalisis pengetahuan awal yang harus disiapkan berkenaandengan model pembelajaran “Wisata Lokal” yang direncanakan.
PENGARUH VARIASI METODE PEMBELAJARAN PADA PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN KIMIA Lia Herlina; Eny Winaryati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.325 KB)

Abstract

Student learning result are everything from the learning result that have been followed by students in the form of values and attitudes that have fulfilled the minimal mastery. Good achievement is influenced by good learning process also, the method used by the teacher is one of them. The purpose of this research is to determine whether or not the influence of the methods that teachers use in the achievement of  SMAN 9 Semarang especially chemistry subjects. The method used in this research is descriptive research type with quantitative approach. Quantitative descriptive research is data obtained from the sample population studied in accordance with statistical methods used, with data collection techniques there are three kinds, such as questionnaires, interviews, and observation. The result of this research is the method of learning affect student achievement with the value of 2.88 and including the high category, it is confirmed by the results of interviews and observation that the varied learning methods will attract students' attention in learning and generate maximum achievement. Keywords: learning method, learning performence.