Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

SYSTEM LITERATURE REVIEW: SELF-EFFICACY TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM MENGERJAKAN SOAL HOTS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Anggun; Abdul Aziz; Martyana Prihaswati
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 10 No. 2 (2025): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/symmetry.v10i2.35380

Abstract

The main objective of this study is to explore the relationship between self-efficacy, ability to solve mathematical problems, and higher level thinking skills (HOTS), by paying attention to the influence of learning style on the success of the learning process. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) approach, which is conducted through searching literature from various scientific sources relevant to data collection using Google Scholar, published in the period 2020–2025. The study process is carried out through the planning, implementation, and reporting stages which include identification, selection, and this study also involves the analysis of articles that focus on subjects that meet the inclusion and exclusion criteria. The results of the study show that self-efficacy has a significant role in improving students' ability to solve mathematical problems that require high-level thinking skills (HOTS). Students with a high level of self-efficacy tend to have a more systematic sense of confidence, perseverance, and a more systematic mindset when facing complex problems. In addition, the effectiveness  of the influence of self-efficacy is influenced by the learning style and learning strategies applied. Students with learning styles that align with certain teaching methods show better performance in higher-level thinking. Therefore, effective mathematics learning must be arranged adaptively by integrating  strengthening self-efficacy, developing HOTS skills, and adjusting to students' learning styles. It is hoped that the results of this research can be a reference in designing learning strategies that are able to encourage continuous improvement in students' mathematical problem-solving abilities and critical thinking skills
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Adelia; Iswahyudi Joko Suprayitno; Martyana Prihaswati
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 10 No. 2 (2025): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/symmetry.v10i2.35439

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah merupakan aktivitas kognitif yang mendorong siswa untuk berpikir aktif dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan pemecahan masalah matematika pada siswa, yang disebabkan oleh dominasi model pembelajaran yang diterapkan guru yang masih mengandalkan metode ceramah dan hafalan rumus untuk menghadapi permasalahan rutin. Integrasi model Problem Based Learning dapat dijadikan alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tren, jenjang pendidikan, dan jenis penelitian yang paling dominan dalam studi peningkatan keterampilan pemecahan masalah matematika melalui model PBL. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA, yang meliputi beberapa tahapan seperti identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi 10 artikel ilmiah terpilih yang terbit antara tahun 2020 dan 2025. Artikel-artikel tersebut ditelusuri menggunakan basis data jurnal nasional dan internasional seperti Google Scholar, PubMed, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model PBL meningkat secara signifikan dari tahun 2020 hingga 2024, dengan fokus utama pada jenjang SMP. Jenis penelitian yang dominan adalah kuantitatif, terutama metode kuasi eksperimen, sementara pendekatan kualitatif dan campuran masih terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika, sekaligus membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut di jenjang pendidikan lain dengan metode yang lebih beragam.
Kelayakan Aplikasi Theoregama Bertema Pandhawa Lima Pada Materi SPLDV Untuk Memfasilitasi Pemahaman Konsep Siswa SMP Silvia Dewi Wulan Sari; Martyana Prihaswati; Abdul Aziz
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/8kw56g76

Abstract

ABSTRACT: This study aims to develop and assess the feasibility of the Theoregama application with the theme of Pandhawa Lima for SPLDV material. Development was carried out using the ADDIE model up to the expert validation stage, by combining React Native technology and local cultural elements to produce interactive and contextual learning. Validation involved three media experts and three material experts, using an assessment instrument that covered aspects of appearance, navigation, compatibility, technical stability, material suitability, conceptual accuracy, and clarity of presentation. The validation results from the media experts showed a feasibility percentage of 97% and the material experts 87.57%, both of which are categorized as very feasible. These findings confirm that Theoregama meets the standards for media quality and learning content. With the integration of local culture and the support of digital scaffolding, this application has the potential to improve understanding of SPLDV concepts. Further research in the form of field trials is needed to assess its practicality and effectiveness in learning. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menilai kelayakan Aplikasi Theoregama bertema Pandhawa Lima  untuk materi SPLDV. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE hingga tahap validasi ahli, dengan memadukan teknologi React Native dan unsur budaya lokal untuk menghasilkan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual. Validasi melibatkan tiga ahli media dan tiga ahli materi, menggunakan instrumen penilaian yang mencakup aspek tampilan, navigasi, kompatibilitas, stabilitas teknis, kesesuaian materi, keakuratan konsep, serta kejelasan penyajian. Hasil validasi ahli media menunjukkan persentase kelayakan 97% dan ahli materi 87,57%, keduanya termasuk kategori sangat layak. Temuan ini menegaskan bahwa Theoregama memenuhi standar kualitas media dan isi pembelajaran. Dengan integrasi budaya lokal dan dukungan scaffolding digital, aplikasi ini berpotensi meningkatkan pemahaman konsep SPLDV. Penelitian lanjutan berupa uji coba lapangan diperlukan untuk menilai kepraktisan dan efektivitasnya dalam pembelajaran.