Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI SELF REGULATED LEARNING SISWA KELAS X DPIB SMK NEGERI 3 SURABAYA Novi Anugraheni; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v9i1.52788

Abstract

Menurut pengamatan yang dilakukan di SMK Negeri 3 Surabaya, banyak siswa menggunakan smartphoneuntuk media sosial dan game selama di kelas, yang membuat mereka kurang tertarik terhadap materiperhitungan statis. Berdasarkan Self Regulated Learning (SRL), penelitian ini berupaya mengidentifikasiperbedaan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode eksperimen digunakan dalam jenis penelitian inidengan pendekatan kuantitatif. Pengujian anova dua arah didukung oleh aplikasi SPSS 24, dan hipotesisyang diajukan adalah hipotesis komparatif. Pengambilan sampel dengan teknik sampling total, seluruhkelas X DPIB SMK Negeri 3 Surabaya sebagai sampel. Angket SRL dan esai kemampuan berpikir kritisdigunakan dalam proses pengumpulan data. Berdasarkan temuan penelitian, H0 ditolak dan H1 disetujuididukung dengan nilai Sig. 0,037 < 0,05. Siswa SRL tinggi dan siswa SRL rendah memiliki kemampuanberpikir kritis yang berbeda. Antara siswa SRL tinggi dan siswa SRL rendah terdapat perbedaan yangcukup besar dalam nilai kemampuan berpikir kritis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE 3 PADA MATERI PERHITUNGAN VOLUME PEKERJAAN PONDASI DAN SLOOF Alfina Indah Sahara; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v9i2.58587

Abstract

Adanya hasil belajar peserta didik yang masih rendah, maka perlu ditingkatkan dengan menerapkan media dalam pembelajaran. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 supaya hasil belajar meningkat. Kriteria penilaian kelayakan dilihat dari nilai kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian menggunakan R&D dengan model prosedural oleh Sugiyono yang dimodifikasi, dengan tahapan: (1) Potensi dan Masalah; (2) Pengumpulan Data; (3) Desain Produk; (4) Validasi Produk; (5) Revisi Produk; (6) Uji Coba Produk; (7) Revisi Produk. Desain penelitian mengacu pada pre-eksperimental design model one-shot case study. Instrumen yang dipergunakan yaitu lembar angket dan tes. Data penelitian yang dikumpulkan berbentuk kualitatif dan kuantitatif yang selanjutnya diolah menggunakan analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kevalidan media pembelajaran interaktif sebesar 86.17%, dengan kategori sangat valid; (2) Kepraktisan berdasarkan angket respons peserta didik mendapat kategori sangat praktis dengan persentase sebesar 95%; (3) Keefektifan media pembelajaran interaktif ditinjau dari ketuntasan hasil belajar peserta didik mendapatkan persentase 100% tuntas dengan kategori sangat efektif. Oleh karena itu, simpulan yang dapat diambil adalah media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 dinyatakan layak menjadi media pembelajaran kelas XI SMK pada materi Estimasi Biaya Konstruksi. Kata Kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Articulate Storyline 3, Materi Pekerjaan Volume Pondasi dan Sloof
EFEKTIFITAS MODUL AJAR APLIKASI DAN RESPON SISWA MATA PELAJARAN PERENCANAAN BIAYA DAN PENJADWALAN KONSTRUKSI BANGUNAN Puguh Ariskan Najiyullah; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v9i2.58729

Abstract

The results of the observations showed that there was a problem, namely that the teaching teachers did notuse effective teaching materials in teaching because the teaching materials used by the subject teacherscould not be accessed by students, so students had difficulty understanding the material. Based on theseproblems, this research seeks to provide encouragement to students to understand the material with the helpof an application-based teaching module so that students are able to easily understand the material and canpersonally access teaching materials anytime and anywhere. The aim of this research is to determine theeffectiveness of application-based teaching modules in the subjects of cost planning and buildingconstruction scheduling, as well as students' responses to the use of application-based teaching modules.The research method used is the pre-experimental design (nondesign) method with the one-group pretestposttest design model. Data collection techniques use pre-test and post-test questions and student responsequestionnaires. Based on the research results found, the effectiveness of the application-based teachingmodule obtained a figure through N-Gain testing, namely 0.76 in the "high" category, and the studentresponse results obtained a percentage of 93.54% in the "very good" category.
Hasil Belajar Estimasi Biaya Konstruksi Berdasarkan Gaya Kognitif Siswa Mirotus Sakdiah; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i1.59319

Abstract

Hasil observasi kegiatan pembelajaran EBK kelas XII KGSP di SMK Negeri 5 Surabaya menunjukkan bahwa beberapa siswa dengan karakteristik yang berbeda masih mengalami kesulitan untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah dalam perhitungan estimasi biaya konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa dengan gaya kognitif FI dan gaya kognitif FD dalam pembelajaran EBK. Dalam penelitian ini, diterapkan metode Quasi Experimental Design-Posttest Only Control Design-Factorial Experimental 2x2 pada 71 sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui post-test hasil belajar dengan instrumen essay dan uji gaya kognitif dengan instrumen GEFT untuk mengklasifikasikan gaya kognitif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan Anava 2 jalur dengan bantuan SPSS 20. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0,0001 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima yang menginterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa dengan gaya kognitif FI dan gaya kognitif FD dalam pembelajaran EBK. Kata Kunci: Gaya Kognitif, Hasil Belajar, Estimasi Biaya Konstruksi.
PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI BERBASIS QR CODE DENGAN MODEL MANTAP PADA MATA PELAJARAN PELAKSANAAN PENGAWASAN KONSTRUKSI DAN PROPERTI SMKN 3 SURABAYA Arvieka Sabilla Putri Setiadi; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i1.59590

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilatarbelakangi dari permasalahan bahwa masih ditemukan siswa melakukan tindak kecurangan pada saat pelaksanaan evaluasi harian yang mempengaruhi pada rendahnya motivasi belajar siswa. Diperlukan adanya pengembangan alat evaluasi dengan keketatan yang tinggi yaitu dengan pengembangan media QR Code. Tujuan penelitian ini ialah untuk menghasilkan media evaluasi berbasis QR Code, mendeskripsikan kelayakan media evaluasi, mendeskripsikan hasil belajar ranah afektif pada saat pelaksanaan assessment, dan mengetahui respons siswa terhadap media evaluasi QR Code. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode penelitian 5 tahap Mantap yang terdiri dari penelitian pendahuluan, pengembangan model, uji validitas model, uji efektifitas, dan diseminasi. Subyek penelitian yaitu siswa jurusan bisnis konstruksi dan properti di SMKN 3 Surabaya berjumlah 35 siswa. Instrumen penelitian menggunakan observasi dan wawancara, validasi dan penilaian QR Code, lembar observasi hasil belajar ranah afektif, serta lembar respons siswa. Hasil media evaluasi berupa QR Code telah divalidasikan oleh ahli dalam bidang bisnis konstruksi dan properti. Media dinyatakan layak digunakan sebagai media evaluasi dengan persentase 87,5% dengan kategori sangat layak. Hasil observasi ranah afektif dari pengembangan QR Code memperoleh nilai 18 dengan kategori sangat baik. Hasil respons siswa diperoleh persentase 92,4% dengan kategori sangat menarik. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian ini adalah media QR Code dinyatakan layak digunakan sebagai media evaluasi, sehingga pelaksanaan evaluasi memiliki tingkat keketatan yang tinggi sehingga mengurangi siswa mencontek dalam pelaksanaan assessment. Saran untuk program sejenis selanjutnya ialah untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan pokok bahasan lainnya dengansasaran yang lebih luas.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG PROGRAM KEAHLIAN DPIB Hafiyan Naufal Adhistya; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i1.60072

Abstract

Pengembangan Job Sheet Berbasis Android Materi Prosedur Pekerjaan Konstruksi Beton di SMKN 1 Nganjuk Suci Ning Tyas; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 11 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v11i1.66168

Abstract

Peningkatan kualitas belajar materi prosedur pekerjaan konstruksi beton memerlukan media pembelajaran dengan teknologi. Media belajar berbasis android adalah salah satu jenis media belajar yang sekarang semakin populer. Mempelajari materi yang berkaitan dengan keterampilan dasar penerapan prosedur pekerjaan konstruksi beton terus memberikan tantangan bagi banyak siswa. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk mengetahui hasil pengembangan produk mengenai materi prosedur pekerjaan konstruksi beton melalui penggunaan job sheet berbasis android. Empat tahap utama dari model pengembangan 4-D didefinisikan sebagai berikut: Pendefinisian (define), yang mencakup proses analisis awal, analisis siswa, analis tugas, analisis konsep, dan perumusan tujuan pembelajaran. Penyusunan garis besar media, pemilihan media, pemilihan format, dan desain awal termasuk dalam tahap perancangan (design). Pengembangan (development) mencakup pengujian produk dan validasi ahli. Langkah distribusi media yang dikenal sebagai diseminasi telah dirancang sehingga banyak pihak yang membutuhkan media pembelajaran tersebut dapat menggunakannya. Ahli media dan ahli materi telah memvalidasi media pembelajaran ini. Hasil penelitian termasuk dalam katergori yang valid, hasil validasi ahli materi menerima nilai rata-rata 3,64. Nilai rata-rata sebesar 3,93 untuk validasi ahli media, sehingga termasuk dalam kategori valid. Menurut saran dari ahli materi dan ahli media, media pembelajaran ini dinilai layak untuk pengujian produk dengan perbaikan. Dengan demikian, media dapat digunakan untuk menguji coba peserta didik dengan hasil penilaian guru rata-rata sebesar 4,83 yang termasuk dalam kategori yang sangat valid.
Perbedaan Hasil Belajar Estimasi Biaya Antara Model Pembelajaran GI dan PBL Berdasarkan IQ Siswa Dimas Kristian Rega Pramono; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 11 No. 2 (2025): November
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v11i2.69380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa SMK elemen Estimasi Biaya Konstruksi dan Perumahan antara model pembelajaran Group Investigation dan Problem Based Learning yang ditinjau dari IQ siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen, dengan pendekatan kuantitatif dengan analisis data menggunakan ANOVA dua jalur dengan bantuan software IBM SPSS 24. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas XI TKP SMK Negeri 2 Surabaya, yang masing – masing kelas diterapkan model pembelajaran GI dan PBL . Data IQ diperoleh dari pihak sekolah dan dikumpulkan menjadi dua kategori, yaitu IQ rata – rata atas dan IQ rata – rata. Instrumen penelitian meliputi perangkat terbuka, soal tes, serta lembar keterlaksanaan pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan nilai siswa yang diajar menggunakan model GI dan PBL dengan nilai sebesar 0,038 < 0,05. Selanjutnya terdapat perbedaan nilai siswa berdasarkan tingkat IQ yang dimiliki, ditunjukkan dengan angka sebesar 0,025 < 0,05, dimana siswa dengan IQ rata – rata atas memperoleh nilai yang lebih tinggi. Namun tidak ditemukan adanya interaksi yang signifikan antara model belajar dan IQ terhadap hasil belajar peserta didik, ditunjukkan dengan angka sebesar 0,725 > 0,05, yang menunjukkan efektivitas model pembelajaran tidak dipengaruhi oleh IQ.
Pengaruh Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan Kesiapan Mengajar Terhadap Minat Menjadi Guru Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Moch Iqbal Priyadi; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 11 No. 2 (2025): November
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v11i2.69829

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas, dan guru sebagai pendidik menjadi elemen kunci dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk mempersiapkan calon guru yang kompeten, Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) sebagai wadah praktik langsung di dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Program PLP dan kesiapan mengajar terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan ex post facto dan pengujian deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program PLP berpengaruh signifikan terhadap minat menjadi guru dengan nilai signifikansi 0,016 < 0,05, dan kesiapan mengajar juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,033 < 0,05. Selain itu, secara simultan, PLP dan kesiapan mengajar berpengaruh signifikan terhadap minat menjadi guru dengan nilai signifikansi 0,007 < 0,05. Persentase deskriptif menunjukkan bahwa indikator PLP, kesiapan mengajar, dan minat menjadi guru masing-masing mencapai 84%, 79%, dan 79%.Dapat disimpulkan bahwa sinergi antara pelaksanaan program PLP yang efektif dan tingkat kesiapan mengajar yang optimal berperan penting dalam meningkatkan minat mahasiswa untuk menekuni profesi sebagai guru. Oleh karena itu, institusi pendidikan tinggi perlu terus mengembangkan kedua aspek tersebut secara proporsional guna mencetak calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki dedikasi dan ketertarikan yang kuat terhadap dunia pendidikan.Kata Kunci : Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), Kesiapan Mengajar, Minat Menjadi Guru.