Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Peternak melalui Pelatihan Budidaya Unggas Ternak Itik di Kota Makassar Jasmal A Syamsu; Hasrin Hasrin; Abdul Alim Yamin; Andi Muh. Fuad AW; Mita Arifah Hakim; Ilham Syarif; Sahiruddin Sahiruddin; Sri Purwanti; Hikmah M. Ali
Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2023): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v6i2.16445

Abstract

Ternak unggas yaitu ternak itik merupakan ternak yang populer dipelihara oleh masyarakat Indonesia untuk menghasikan telur konsumsi yang mensuplai kebutuhan protein hewani yang potensial dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Para peternak banyak yang memelihara itik baik dalam sekala kecil (rumah tangga) atau pun dalam skala industri. Ternak ini mempunyai peran yang cukup penting dalam mendukung ketersediaan protein hewani. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan dengan melakukan kegiatan pelatihan teknis budidaya ternak unggas khususnya ternak itik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat peternak dalam budidaya unggas khususnya itik petelur dalam mendukung pengembangan kelembagaan melalui kelompok usaha peternakan. Peserta pelatihan diikuti oleh peternak itik di Kota Makassar sebanyak 25 orang. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode tatap muka di kelas lewat ceramah, tanya jawab, diskusi, dan uji sertifikasi kompetensi. Hasil kegiatan telah menetapkan peserta pelatihan telah memiliki sertifikat kompetensi mandor farm unggas petelur dengan unit kompetensi adalah menerapkan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja mampu melakukan biosekuriti, penyiapan kandang, pengelolaan itik fase starter dan grower, serta pengelolaan itik fase layer.
DISEMINASI MINI FARM LAYER DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN PROTEIN HEWANI UNTUK MENCEGAH STUNTING DI DESA TOMPOBULU KECAMATAN TOMPOBULU KABUPATEN MAROS Sri Purwanti; Dian Saputra Marzuki; Abdul Alim Yamin; Hasrin Hasrin; Mita Arifa Hakim; Lisa Nasfati Muhammad; Jasmal A Syamsu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1612-1618

Abstract

Kabupaten Maros merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan memiliki angka stunting tahun 2022 mencapai 4.434 atau 14 persen dari 29.684 balita yang diperiksa. Tahun 2021 yakni 2.892 atau 9.47 persen dari 30.584 balita yang diperiksa. Untuk itu perlu upaya untuk mencegah terjadinya stunting sedini mungkin dengan penyediaan sumber protein hewani seperti telur untuk kebutuhan gizi keluarga dengan melakukan pemeliharaan ternak ayam petelur dalam bentuk mini farm. Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di Desa Tompobulu Kecamatan Tompobulu dengan kelompok sasaran adalah kelompok tani Tompo Limbua. Tahapan kegiatan adalah persiapan dan pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Hasil pelaksanaan pelatihan berdasarkan uji perbandingan nilai pre-test dan post-test menunjukkan perbedaan sangat nyata (P0.01) pengetahuan peserta yaitu nilai post-test lebih tinggi dibanding nilai pres-test. Peningkatan pengetahuan peserta terkait dengan lingkup materi yaitu pengetahuan tentang mini farm layer, stunting dan pakan ayam petelur. Dalam tahapan pendampingan dilakukan bimbingan manajemen pemeliharaan ayam petelur, dan melakukan recording tentang pemberian pakan, produksi telur, dan penyakit. Recording dilakukan dengan mengisi cacatan harian (log book). Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilakukan selama program pengabdian kepada masyarakat.
DEMONSTRASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN SILASE JERAMI JAGUNG SEBAGAI SUMBER PAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN SUPPA KABUPATEN PINRANG Jasmal A Syamsu; Abdul Alim Yamin; Muhammad Hatta; Munir Munir; AM Fuad Al Kautsar Walinon; Ichlasul Amal
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2247-2251

Abstract

Demonstrasi teknologi pengolahan silase jerami jagung dilaksanakan sebagai bagian kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Kemitraan Masyarakat Universitas Hasanuddin Tahun 2023 di Kelompok Tani Bulu Suda Kecamatan Suppa Kebupaten Pinrang. Demonstrasi pengolahan silase jerami jagung sebagai pakan sapi potong bertujuan untuk meningkatkan  keterampilan dan penguasaan teknologi petani peternak dalam hal pakan ternak. Tahapan kegiatan demonstrasi pengolahan silase jerami jagung meliputi tahapan persiapan dan  pelaksanaan, dan pendampingan kegiatan. Dalam pelaksanaan demonstrasi, respon peternak sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan tingkat partisipasi dalam melibatkan diri dalam setiap tahapan pembuatan silase jerami jagung. Peternak memahami dengan baik pengolahan silase jerami jagung sehingga terjadi peningkatan keterampilan peternak dalam usaha penyediaan pakan untuk sapi potong.
DESIMINASI DAN PELATIHAN MANAJEMEN TEKNOLOGI REPRODUKSI SAPI POTONG DALAM UPAYA AKSELERASI ANGKA KEBUNTINGAN DAN KELAHIRAN PADA KELOMPOK TANI TERNAK PADAIDI DI DESA TANETE, KECAMATAN MARITENGNGAE, KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Hasrin Hasrin; Zulkharnaim Zulkharnaim; Sri Helda Wulandari; Hasman Hasman; Anggun Permata Sari; Syamsudin Syamsudin; Asma’ul Fitriana Nurhidayah; Abdul Alim Yamin; Athhar Manabi Diansyah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3343

Abstract

This community service activity aimed to increase the pregnancy and birth rates of beef cattle through dissemination and training on reproductive technology management for the Padaidi Livestock Farmer Group in Tanete Village, Maritengngae District, Sidenreng Rappang Regency. The main issues faced by the partners included low pregnancy rates (25–40%) and limited knowledge among farmers regarding reproductive management and disorders such as postpartum anestrus, repeat breeder, silent heat, and abortion. The activity was carried out in several stages: preparation, training, mentoring, and monitoring and evaluation. The training covered topics such as mating management, reproductive performance recording, and the identification and prevention of reproductive disorders. Evaluation was conducted using pre-test and post-test methods to measure participants' improvement in understanding. The results showed a significant increase in farmers' comprehension of the materials presented, including mating management, handling of cows and calves, and reproductive disorders. The active participation of farmers throughout the program demonstrated strong enthusiasm and commitment to applying the knowledge gained. This initiative is expected to enhance the productivity of smallholder cattle farming and serve as a foundation for the development of sustainable mentoring programs between universities and local communities.