Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK MATERI STATISTIKA BERBASIS KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH UNTUK SISWA SMP KELAS VIII Kamsinah Kamsinah; Iskandar Zulkarnain; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 3 No. 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1447

Abstract

Statistika adalah salah satu materi matematika yang harus diajarkan kepada peserta didik di setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi. Namun, peserta didik masih ada yang kesulitan dalam memahami materi yang disajikan pada bahan ajar yang digunakan secara langsung, peserta didik harus mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh guru terlebih dahulu agar bisa memahami materi tersebut. Alternatif solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan menyediakan LKPD berbasis konteks lingkungan lahan basah. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKPD materi Statistika berbasis konteks lingkungan lahan basah untuk siswa SMP kelas VIII yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Four-D) dari Thiagarajan et al. (1974) yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Namun, pada penelitian ini dibatasi pada tahap pengembangan (develop) sampai uji coba produk. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini berupa (1) lembar validasi yang diisi oleh tiga validator; (2) angket respon peserta didik yang diisi oleh 30 peserta didik; dan (3) soal pada LKPD materi Statistika. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa hasil penelitian ini adalah (1) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase sebesar 86,3%; (2) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat praktis dengan persentase sebesar 86,67%; dan (3) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif dengan persentase sebesar 86,67%. Dengan demikian, LKPD materi Statistika berbasis konteks lingkungan lahan basah untuk siswa SMP kelas VIII memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN TES FORMATIF MATEMATIKA MATERI BILANGAN BULAT BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) UNTUK SISWA SMP Cinta Bella Yuwin Utami; Chairil Faif Pasani; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.1997

Abstract

Salah satu kemampuan yang termuat pada Kurikulum 2013 adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi. Namun, pada kenyataannya pada buku mata pelajaran matematika terdapat soal-soal HOTS berlevel rendah. Kemampuan berpikir siswa Indonesia masih rendah dikarenakan kurang terlatih dalam menyelesaikan soal HOTS berdasarkan survei TIMSS. Selain itu, guru belum mengembangkan soal HOTS dan tes formatif yang didesain untuk melatih kemampuan HOTS siswa belum tersedia. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan tes formatif matematika materi bilangan bulat berbasis HOTS untuk siswa SMP kelas VII yang valid. Model pengembangan formatif research oleh Tessmer menjadi model pengembangan dalam penelitian. Tahapan yang dilakukan yaitu preliminary, self evaluation, dan expert reviews. Validasi dilakukan oleh empat orang ahli. Sebelas butir soal tes formatif berbasis HOTS berbentuk pilihan ganda adalah hasil penelitian ini. Berdasarkan kevalidan tes formatif diperoleh skor rata-rata sebesar 2,83 dari segi materi, kontstruksi, dan bahasa. Dengan demikian, kriteria kevalidan tes formatif matematika materi bilangan bulat berbasis HOTS untuk siswa SMP kelas VII dikatakan valid.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS MASALAH HOTS PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Vivi Afrianti; Hidayah Ansori; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 4 No. 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2145

Abstract

Pembelajaran di Era abad 21 menuntut peserta didik Indonesia untuk memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi. Peserta didik diharapkan ikut serta dengan aktif dalam proses pembelajaran. Akan tetapi, berdasarkan hasil observasi masih didapati adanya peserta didik yang kurang aktif selama proses pembelajaran berlangsung disebabkan karena peserta didik masih terkendala dalam memahami konsep materi matematika. LKPD berbasis masalah HOTS merupakan salah satu media yang dapat membantu peserta didik untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan melatih berpikir tingkat tinggi mereka. Penelitian pengembangan ini memiliki dua tujuan yang meliputi: (i) mendeskripsikan proses pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis masalah HOTS pada materi teorema pythagoras yang valid dan praktis; dan (ii) menghasilkan lembar kerja peserta didik berbasis masalah HOTS pada materi teorema pythagoras yang valid dan praktis. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri atas 4 tahapan yang mencakup tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Namun, pada tahap develop dilakukan uji validitas dan uji coba produk terbatas untuk menguji produk yang dikembangkan dengan uji kepraktisan. Melalui uji validitas diperoleh rata-rata penilaian dari dua validator adalah sebesar 3,44 dengan kriteria sangat valid, sedangkan pada uji kepraktisan diperoleh rata-rata total kepraktisan dari peserta didik adalah sebesar 3,34 dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, LKPD berbasis masalah HOTS yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS HOTS PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Desi Apriliana; Karim Karim; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 4 No. 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2255

Abstract

Peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang berbentuk soal cerita. Khususnya mengaitkan gagasan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Akibatnya, peserta didik merasa kesulitan, sehingga diperlukannya LKPD berbasis HOTS untuk mengatasi hal tersebut. LKPD juga dibuat dalam bentuk digital dikarenakan teknologi sekarang ini sudah berkembang sehingga mudah untuk mengaksesnya menggunakan smartphone atau komputer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses dan menghasilkan LKPD elektronik berbasis HOTS menggunakan Liveworksheets pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid, praktis, dan efektif. R&D merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini dengan model 4D, dibatasi hanya sampai tiga tahap yaitu, pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Tahap ketiga pengembangan dilakukan uji validitas sehingga diperoleh skor rata-rata (Va) sebesar 3,51 yang dikategorikan valid. Kemudian diperoleh nilai pratikalitasnya sebesar 79,18% yang memenuhi kriteria praktis dilihat dari angket respon peserta didik. LKPD juga efektif dilihat dari hasil jawaban LKPD yang telah dikerjakan peserta didik.
MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERKONTEKS KAWASAN LAHAN BASAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN QUIZIZZ PADA MATERI PELUANG Nindyta Septiastuti Pratikto; R. Ati Sukmawati; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 4 No. 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2257

Abstract

Motivasi belajar siswa dapat dilihat dari ketercapaian indikator-indikator motivasi belajar. Beberapa indikator motivasi belajar tersebut masih belum terlihat pada saat pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu alternatifnya adalah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament dalam pembelajaran matematika berbantuan Quizizz dimana LKPD dan evaluasi yang digunakan berkonteks kawasan lahan basah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendefinisikan motivasi belajar dan hasil belajar siswa serta mengetahui hubungan motivasi belajar dan hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan Quizizz. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri 2 Banjarmasin kelas VIII H tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, angket dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah rata-rata, persentase dan uji korelasi. Setelah proses pembelajaran berkonteks kawasan lahan basah dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan Quizizz, hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat beberapa indikator motivasi belajar yang mengalami peningkatan pada setiap pertemuan, nilai motivasi belajar siswa berada di kategori baik, (2) nilai tes hasil belajar menunjukkan bahwa hasil belajar siswa berada di kategori tinggi, dan (3) tidak terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH Muhammad Iwan Harno; Noor Fajriah; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 4 No. 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2387

Abstract

Salah satu mata pelajaran wajib pada pendidikan formal adalah matematika. Namun masih banyak siswa yang menganggap matematika sulit dipahami karena kurang memahami konsepnya. Beberapa sekolah masih menggunakan perangkat pembelajaran berupa LKPD yang masih belum mampu membantu siswa memahami konsep pembelajaran karena hanya berupa materi, contoh soal, dan soal latihan. LKPD juga kurang memberikan ruang kepada siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Salah satu solusi untuk memandu penguasaan konsep matematika adalah dengan menyediakan perangkat pembelajaran berupa lembar kerja peserta didik berbasis masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan lembar kerja peserta didik yang valid berdasarkan permasalahan kontekstual pada sistem persamaan linear dua variabel pada kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Plomp yang terdiri dari penelitian pendahuluan, pengembangan prototipe, dan penilaian. Pada penelitian ini tahap penilaian tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan dana. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar validasi yang dilakukan oleh 3 orang validator. Hasil uji validitas LKPD yang dikembangkan menunjukkan kriteria valid karena memperoleh skor rata-rata sebesar 3,26. Dengan demikian, penelitian ini menghasilkan LKPD yang valid dalam konteks lingkungan lahan basah pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
PENGEMBANGAN ASESMEN FORMATIF POLA BILANGAN BERBASIS SELF-DIRECTED LEARNING ORIENTED ASSESSMENT (SLOA) DI KELAS IV SD/MI Agisna Hidayah; Chairil Faif Pasani; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 5 No. 3 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i3.3361

Abstract

Kurikulum Merdeka berfokus pada pengembangan keterampilan abad 21 dengan menekankan kemandirian dalam proses belajar. Dalam Kurikulum Merdeka, salah satu materi yang diajarkan adalah pola bilangan, dengan tujuan meningkatkan kemampuan berpikir logis dan analitis serta memperkuat kemandirian dalam belajar. Berdasarkan observasi, peserta didik kurang inisiatif dalam menyelesaikan tugas ketika menghadapi kendala. Selain itu, tinjauan literatur menunjukkan belum adanya instrumen SLOA yang difokuskan pada materi pola bilangan. Dengan demikian, Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan asesmen formatif berbasis Self-Directed Learning Oriented Assessment (SLOA) materi pola bilangan di kelas IV yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Asesmen formatif berbasis SLOA ini terdiri dari dua paket asesmen formatif yang memuat soal dan self-assessment. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahapan yaitu (analyze, design, development, implement dan evaluate). Instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, rubrik self-assessment, dan soa pilihan ganda. Teknis analisis data yang diterapkan yaitu data kuantitatif yang diperoleh dari skor uji validasi, angket, dan soal pilihan ganda, data kualitatif dikumpulkan melalui komentar dan saran dari validator serta guru. Uji coba dilaksanakan di SDN Belitung Selatan 9 Banjarmasin dengan subjek penelitian berjumlah 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen formatif berbasis SLOA materi pola bilangan dikategorikan valid, praktis, dan efektif.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR DENGAN PENDEKATAN CRT DI KELAS IV SDN BERANGAS BARAT 2 Dahlia Agustin Nurrahmah; Karim Karim; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 6 No. 2 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i2.2970

Abstract

Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada keterkaitan antara pendidikan dan dimensi sosial budaya siswa. Pada pendekatan ini, guru mengintegrasikan muatan budaya ke dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi bangun datar dengan pendekatan CRT di kelas IV di SDN Berangas Barat 2. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan analisis deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran materi bangun datar dengan pendekatan CRT. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV B yang berjumlah 23 orang. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi guru pada pra-tindakan, siklus I, dan siklus II diperoleh presentase keberhasilan aktivitas siswa pada pra-tindakan hanya sebesar 65,87%, meningkat pada siklus I menjadi 71,52% dan naik sebesar 6,52% menjadi 78,04% pada siklus ke II. Demikian juga nilai rata-rata hasil belajar siswa yang diperoleh pada siklus II mengalami peningkatan. Pada pra-tindakan hanya sebesar 70,43, meningkat pada siklus I menjadi 75,65 dan naik sebesar 7,83 pada siklus II menjadi 83,48, yang artinya hasil tersebut sudah melebihi KKM, yaitu ketuntasan melebihi 70. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika materi bangun datar dengan pendekatan CRT dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL MATERI SPLDV KELAS IX DENGAN KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH Nur Maulidiya Bahri; Iskandar Zulkarnain; Yuni Suryaningsih
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v14i1.22363

Abstract

Abstrak: Penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan terkini dapat meningkatkan kualitas proses belajar. Salah satu upaya yang dapat dilaksanakan adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall untuk mata pelajaran matematika. Kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) menjadi alasan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall dengan konteks lingkungan lahan basah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah RnD (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan tes hasil belajar dari 26 peserta didik kelas IX di SMP Negeri 29 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini valid dari segi materi dan media, praktis berdasarkan tanggapan positif guru dan peserta didik, serta efektif dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,638, yang menunjukkan peningkatan skor hasil belajar. Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis wordwall untuk materi SPLDV dengan konteks lingkungan lahan basah dapat digunakan dalam proses pembelajaran karena telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.Kata kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Wordwall, Sistem Persamaan Linear   Dua Variabel, Lingkungan Lahan BasahAbstract: The use of innovative and up-to-date learning media can enhance the quality of the learning process. One effort to achieve this is by developing interactive learning media based on wordwalls for mathematics. The lack of student understanding of the Two-Variable Linear Equation System material prompted the development of interactive wordwall-based media with a wetland environment context. This study aims to develop media that meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness. The research method used was Research and Development (RnD) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data were collected through interviews, questionnaires, and learning outcome tests involving 26 ninth-grade students at State Junior High School 29 Banjarmasin. The results showed the learning media was valid in terms of content and media, practical based on positive feedback from teachers and students, and effective with an average N-Gain of 0.638, indicating improved learning outcomes. In conclusion, interactive learning media based on wordwalls for the two-variable linear equation system material with a wetland context can be used in the learning process as it fulfills the criteria of being valid, practical, and effective. Keywords: Interactive Learning Media, Wordwall, Two-Variable Linear Equation System, Wetland Environment
Pengembangan tes formatif materi teorema pythagoras konteks budaya banjar untuk mengukur pemahaman konsep siswa SMP/MTs Shafwati Shafwati; Yuni Suryaningsih; Kamaliyah Kamaliyah
Cakrawala Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v4i1.3005

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pemahaman konsep, namun pemahaman konsep siswa terhadap teorema Pythagoras masih rendah. Tes formatif dapat digunakan untuk mengukur pemahaman ini. Konteks budaya Banjar digunakan untuk membantu siswa membangun pemahaman yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tes formatif yang valid, reliabel, efektif, dan praktis pada materi teorema Pythagoras konteks budaya Banjar untuk mengukur pemahaman konsep. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE. Terdapat enam butir tes uraian yang terbagi dalam dua paket. Uji coba dilakukan di SMP Negeri 15 Banjarmasin yang melibatkan 33 siswa kelas VIII C dan 30 siswa kelas VIII D. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan lembar validasi, angket respons siswa, dan tes formatif. Hasil lembar validasi menunjukkan tes formatif berada pada kriteria valid. Hasil pengerjaan tes formatif siswa menunjukkan tes formatif valid secara empiris, reliabel, dan efektif. Sedangkan hasil angket respons siswa menunjukkan tes formatif berada pada kategori praktis.