I Ketut Adi Purnawan
Program Studi Teknologi Informasi Universitas Udayana Bukit Jimbaran, Bali, Indonesia

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Augmented Reality Informasi Corak Endek Bali pada Platform Android Kadek Dede Hendra Kusuma; I Ketut Adi Purnawan; Ni Kadek Dwi Rusjayanthi
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 6, No. 1, April 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.357 KB) | DOI: 10.24843/JIM.2018.v06.i01.p03

Abstract

Bali memiliki berbagai jenis kain dan salah satunya adalah Kain Endek Bali. Kain Endek Bali adalah kain tenun ikat yang cara pembuatannya dengan memberikan corak pada benang sebelum ditenun. Aplikasi Informasi Corak Endek Bali dikembangkan untuk mempermudah akses masyarakat tentang informasi corak Kain Endek Bali sehinggamendukung pelestarian dan eksistensi Kain Endek Bali seiring perkembangan zaman. Aplikasi Informasi Corak Endek Bali menerapkan teknologi Augmented Reality yang menggunakanlibrary Augmented Reality Vuforia dengan Cloud Database Vuforia pada Platform Android.Aplikasi Augmented Reality Corak Endek Bali memiliki output video narasi online dengan running text tentang Informasi Corak Kain Endek Bali sesuai marker Corak Kain Endek Baliyang terdeteksi setelah proses scanning. Responden setuju aplikasi Augmented Reality CorakEndek Bali tergolong menarik dengan persentase sebesar 70% dan tergolong bermanfaat dengan persentase sebesar 90% berdasarkan hasil kuesioner yang diperoleh.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN VETERINER BERBASIS MOBILE PLATFORM ANDROID I Made Abiyoga Sanjaya; Putu Wira Buana; I Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 4, No. 3 Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan dokter hewan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat veteriner sangat diperlukan. Kebutuhan media informasi dalam membantu mengoptimalkan pelayanan terhadap pemilik hewan/pelanggan dan hewan wajib mampu memanajemen hal-hal yang terkait pada kegiatan praktek dokter hewan. Solusi yang ditawarkan adalah dibangun sebuah “Sistem Informasi Manajemen Veteriner Berbasis Mobile Platform Android”, yang dikemas dalam sebuah aplikasi bernama SIM Veteriner. Aplikasi SIM Veteriner dapat digunakan oleh dokter hewan dan pelanggan sebagai sarana yang dapat membantu layanan penanganan terhadap hewan. Fitur yang tertanam pada sistem, antara lain manajemen data, konsultasi melalui chat messenger, manajemen antrian pasien menggunakan disiplin antrian First Come First Served, serta pemetaan lokasi yang dirancang menggunakan Google Maps API pada perangkat mobile platform Android. Unjuk kerja aplikasi SIM Veteriner berdasarkan hasil responden adalah baik, dengan hasil persentase aspek konten aplikasi sebesar 73,3%, aspek kelengkapan fitur sebesar 80%, dan aspek kerja fitur sebesar 66,6%.Kata Kunci: Veteriner, Sistem Informasi Manajemen, FCFS, Android.
Pengembangan Game Castle Defense “Jagaraga” pada Platform Android Wiliem Indy; Anak Agung Ketut Agung Cahyawan Wiranatha; Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 3, No. 1, April 2015
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.128 KB)

Abstract

Video game merupakan permainan dalam bentuk digital dan melakukan pengolahan pengubahan gambar. Game dengan judul “Jagaraga” merupakan game dengan genre Castle Defense dengan tema fantasy Bali dan penyisipan cerita Puputan Jagaraga. Cerita dalam permainan merupakan gabungan cerita fiksi dan beberapa kejadian atau event sejarah yang terjadi di Jagaraga. Pengembangan game memanfaatkan beberapa metode. Pergerakan animasi menggunakan pembuatan Kurva Bezier. Artificial Intelegent musuh dalam permainan memanfaatkan metode forward chaining yang sederhana dan penggunaan metode skala likert untuk format form penilaian game untuk mengukur tingkat keberhasilan pengembangan game. Pengembangan game pada penelitian ini sudah mencapai tahap yang memuaskan. Hasil perhitungan form penilaian, jumlah responden sebanyak 23 orang menyatakan aspek grafis bertemakan pasukan Bali mencapai nilai 88.70% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Aspek cerita permainan yang menceritakan Puputan Jagaraga juga mendapat respon yang sangat positif dengan nilai 86.96% yang juga termasuk dalam kategori sangat baik.Kata kunci: Jagaraga, Forward Chaining, Bezier, skala Likert
Mengetahui Tingkat Kematangan Aplikasi pada Start up IT Menggunakan Metode CMMI dan TMMi Desak Made Novita; I Made Sukarsa; I Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 7, No. 1, April 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIM.2019.v07.i01.p01

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menyebabkan perusahaan atau organisasi mengembangkan perangkat lunak secara terus menerus. Salah satunya start up IT yang memperhatikan produk yang dibuat sehingga sesuai dengan kebutuhan pengguna. Proses pembuatan serta proses pengujian menjadi hal penting dalam melakukan pengembangan sistem. CMMI dan TMMi merupakan solusi untuk dapat mengetahui tingkat kematangan dari proses yang telah dilakukan. Penelitian dilakukan pada 11 kelompok start up IT dengan wawancara serta penyebaran kuesioner. Pengukuran terhadap tingkat kematangan mendapatkan hasil yang berbeda antara CMMI dan TMMi. Tingkat kematangan dengan menggunakan CMMI menghasilkan level 2 (Managed) sedangkan dengan TMMi menghasilkan 6 team mendapat level 3, 3 team berada pada level 2 dan 2 team berada pada level 1. Kata Kunci: Audit TI, Metode CMMI, Metode TMMi, Start up IT, Tingkat Kematangan
Rancang Bangun Sistem Terdistribusi pada Apotek I Putu Mahendra Pramadhitya; I Ketut Adi Purnawan; Ni Kadek Dwi Rusjayanthi
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 4, No. 1, April 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.533 KB)

Abstract

Apotek adalah sarana distribusi sediaan farmasi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sediaan farmasi masyarakat. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan dukungan sumber daya manusia di bidang kesehatan, serta sistem pengolahan data agar manajemen apotek dapat berjalan dengan baik. Bertambahnya pelanggan apotek dan berkembangnya struktur organisasi pada apotek menyebabkan perkembangan apotek dengan penambahan cabang baru. Penambahan cabang pada apotekmengharuskan manajemen mengatur segala keperluan operasional cabang dan pusat. Ketidakseragamanstruktur data dan beban jaringan akibat proses tersentralisasi antar apotek cabang dan apotek pusatmenjadi permasalahan dalam komunikasi dan konektivitas data. Mekanisme sistem terdistribusi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan teknik Fragmentasi Horizontal dan teknik Replikasi. Hasil perancangan sistem terdistribusi adalah meningkatnya kehandalan dan ketersediaan data, karena datadidistribusikan ke lokasi cabang tetapi tetap terhubung dengan jaringan pusat. Apotek pusat dapatmengurangai biaya oprasional dan bebankomputasi karena beberapa operasional dapat dilakukan secara lokal oleh apotek cabang. Kata Kunci: Apotek, Sistem Terdistribusi, Fragmentasi Horizontal, Replikasi, Sistem Pengolahan Data
Aplikasi Simulasi Bentuk Rambut Dengan Menggunakan Foto Wajah Berbasis Desktop I Made Jaya Swastika; I Putu Bayupati; I Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 2 No. 3, Desember 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.336 KB)

Abstract

Teknologi Informasi telah berkembang pesat pada era sekarang, itulah sebabnya teknologi informasi banyak dimanfaatkan oleh perusahaan atau instansi untuk meningkatkan pelayanan, efisiensi, efektivitas dalam memperoleh informasi sesuai dengan keinginan user yang memerlukan informasi tersebut. Teknologi informasi sebagai media penyedia fasilitas untuk semua user yang memerlukan, masih terdapat banyak kendala diantaranya penyedia fasilitas di instansi salon. Perencanaan aplikasi Simulasi bentuk rambut mampu menjadikan sistem yang efektif dan efisien dalam penataan rambut sehingga membuat pelanggan salon yang menggunakan mendapatkan bayangan terhadap wajahnya jika user tersebut menggunakan model rambut tersebut, penelitian simulasi bentuk rambut menggunakan kamera webcam yang berfungsi untuk mengambil wajah yang selanjutnya akan diproses untuk menentukan model rambut yang cocok buat wajah user tersebut. Berdasarkan hasil survey terhadap 15 responden pria dan wanita yang menggunakan aplikasi simulasi bentuk rambut menunjukkan aspek kesesuaian aplikasi dengan pengguna aplikasi dengan kategori sangat baik sebesar 34% dan dengan kategori baik 57% serta dengan kategori cukup 9%. Kata kunci : Teknologi Informasi, Aplikasi Simulasi, Model Rambut, Salon.
Rancang Bangun Aplikasi Game Edukasi Rindik Pada Platform Android I Made Saputra Mahardika; A. A. K. Agung Cahyawan W.; I Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 3, No. 3, Desember 2015
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.634 KB)

Abstract

Rindik merupakan alat musik tradisional Bali yang terbuat dari bambu. Rindik merupakan alat musik yang terdiri dari 11 bambu dengan varian nada yaitu ndung, ndang, nding, ndong, ndeng, ndung, ndang, nding, ndong, ndeng dan ndung. Semakin pesatnya perkembangan teknologi menyebabkan kurangnya perhatian masyarakat terhadap musik tradisional Bali khususnya musik Rindik. Solusi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemanfaatan teknologi melalui sebuah game edukasi pada platform Android.Game Rindik ini merupakan game yang berjenis rhythm game, sehingga dalam pengembangan aplikasi ini menggunakan metode multitouch. Multitouch dapat dikatakan menggunakan media input yang sama dengan touchscreen, namun perbedaannya adalah dengan multitouch pada game ini dapat menginputkan lebih dari satu sentuhan pada bilah Rindik, sehingga Game Rindik menyerupai permainan musik Rindik yang sebenarnya.Hasil dari Game Rindik ini adalah user dapat mampu belajar permainan musik Rindik, hasil tersebut dilihat dari survey pada masyarakat yang didapatkan persentase 66% menarik dalam aspek grafis, 68% baik dalam aspek entertainment, dan 52% dipahami dalam aspek content.Kata Kunci: Rindik, Game, Edukasi, Multitouch, Ritme.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mata dengan Fuzzy Logic dan Naïve Bayes Putu Ananta Dama Putra; I Ketut Adi Purnawan; Desy Purnami Singgih Putri
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 6, No. 1, April 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIM.2018.v06.i01.p04

Abstract

Penyakit mata merupakan penyakit yang mengganggu penglihatan manusia. Penyakit mata dapat menyerang siapa saja baik orang tua maupun anak-anak. Penyakit mata jika ditangani secara dini maka semakin kecil kemungkinan penyakit untuk menjadi lebih parah, sehingga dibuatlah sistem pakar pada penelitian ini yang bertujuan mempermudah deteksi dini penyakit mata. Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mata dikembangkan menggunakan 16 gejala untuk menentukan 10 penyakit pada Mata. Metode yang digunakan adalah Fuzzy Logic dan Naïve Bayes. Fuzzy Logic digunakan untuk mengubah nilai tidak pasti yang diberikan oleh pasien menjadi nilai pasti selanjutnya diproses dengan Naïve Bayes yang berfungsi untuk menghitung bobot semua jawaban yang diberikan oleh pasien. Hasil tertinggi dari perhitungan menunjukkan penyakit yang diderita oleh pasien. Uji coba penelitian sistem pakar dilakukan pada 12 pasien dengan penyakit mata. Hasil uji coba kemudian dikomparasi dan diberikan bobot oleh Dokter Spesialis Penyakit Mata sehingga menghasilkan tingkat kemiripan antara sistem pakar dengan pakar aslinya sebesar 81%.
Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pemesanan Bunga Berbasis Android Sri Ambar Pratiwi; I Made Sukarsa; I Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 2, No. 2, Agustus 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.731 KB)

Abstract

Android adalah sistem operasi bergerak (mobile operating system) yang mengadopsi sistem operasi Linux, namun telah dimodifikasi. Android merupakan sistem operasi yang terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri secara bebas. Bisnis online memiliki prospek yang cukup besar pada saat ini dan dimasa mendatang dimana hampir semua orang menginginkan kepraktisan dan kemudahan dalam hal memenuhi kebutuhan. Perdagangan produk bunga biasanya dipasarkan dengan pasif atau dengan menempati sebuah tempat untuk memasarkannya atau yang biasa disebut toko bunga atau sudah ada yang menggunakan Online Marketing melalui email dan web. Aplikasi pemesanan bunga berbasis android ini bertujuan untuk mempermudah pemasaran produk dan menjangkau konsumen melalui smartphone yang dimiliki masing-masing konsumen. Software yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah Eclipse dengan menggunakan metode Hybrid Apps yaitu gabungan Java dengan PHP dengan menggunakan fungsi WebView. Kata Kunci : Android, Online Marketing, Toko Bunga, Eclipse, Hybrid Apps, Webview.
Implementation Drought Area Identifier Application Of East Bali Based On Remote Sensing Ngurah Padang Adnyana; I Dewa Nyoman Nurweda Putra; I Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 8, No. 1, April 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.418 KB) | DOI: 10.24843/JIM.2020.v08.i01.p05

Abstract

Drought is a natural disaster whose frequency is quite high and occurs almost every year. According to the radarbali.jawapos.com page on June 15, 2019, rice fields in Karangasem are threatened by drought. 2000 hectares of agricultural land threatened with drought or did not get irrigation supply because during the dry season the water source used to irrigate the land was drastically reduced and even partly dried up. From the observations of the UPTD of the Horticultural Agricultural Plant Protection Agency (BPTPH) of the Bali Provincial Agriculture Office, until June 2019 there was damage to rice fields due to drought where observations were made since the start of the planting season in May. Drought area information is used to map and calculate the area of drought areas, so that areas with drought potential can be identified. One way to get drought area data is by remote sensing technology. Identification of potential drought areas is the basic idea for the formation of drought identification applications in East Bali. The remote sensing application uses the NDDI (Normalized Difference Drought Index) method. NDDI is the result of calculation of the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) which is an index of vegetation parameters and Normalized Difference Water Index (NDWI) which is the value of wetness of vegetation. The images used in this study are Landsat 8 imagery with OLI (Onboard Operational Land Imager) sensor and TIRS (Thermal Infrared Sensor) sensor. The result of the application of drought area identification is the visualization of drought area and the extent of drought area based on the category of very dry, dry, mild dry, normal and non-classification using hectare units.