I Ketut Adi Purnawan
Program Studi Teknologi Informasi Universitas Udayana Bukit Jimbaran, Bali, Indonesia

Published : 38 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Sistem Informasi Hotel Modul Front Office Berbasis Web James Kawilarang; I Ketut Adi Purnawan; Ni Made Ika Marini Mandenni
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 3, No. 1, April 2015
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel merupakan fasilitas yang sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat meliputi kebutuhan traveling antar kota dalam urusan bisnis maupun wisata. Teknologi informasi dalam pengolahan informasi sangatlah diperlukan dalam pengolahan data instansi hotel agar data dapat dikelola dengan baik sehingga membantu pengelola dalam melakukan pengambilan keputusan. Berdasarkan kebutuhan yang mendasar dalam pengolahan data manajerial sebuah hotel yang merupakan pusat bisnis pariwisata Bali, maka terciptalah suatu ide untuk membuat sebuah sistem berbasis web dan terintegrasi dengan perangkat Android. Sistem yang berbasis web dan terintergrasi dengan perangkat Android merupakan sebuah solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan kebutuhan pengolahan data manajerial hotel yang berisfat dinamis dimana sistem informasi berbasis web mudah dikelola serta dapat dirancang dengan antarmuka yang fleksibel. Perkembangan teknologi mobile Android yang kini digunakan hampir oleh semua khalayak pengguna handphone juga merupakan sebuah nilai tambah tersendiri terhadap sistem pengolahan data tesebut, sehingga sistem mampu memberikan mobilitas yang lebih terhadap pengguna.Kata kunci : Teknologi, Sistem Informasi, Hotel, Front Office
Aplikasi Pencarian dan Penyewaan Rumah Kost Berbasis Web dan Android Joysun Agape Sianturi; I Nyoman Piarsa; I Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 6, No. 3, Desember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1323.435 KB) | DOI: 10.24843/JIM.2018.v06.i03.p06

Abstract

Kebutuhan rumah tinggal sementara seperti rumah kost yang semakin meningkat berbanding lurus dengan peningkatan pertumbuhan urbanisasi oleh pekerja di Indonesia. Pekerja yang mendapatkan pekerjaan di luar daerah harus mencari rumah kost pada area lokasi bekerja. Pencarian rumah kost yang ada pada masyarakat masih melakukan pencarian sederhana seperti datang ke lokasi untuk melihat langsung rumah kost. Pencarian dengan cara sederhada tersebut menyulitkan pencari melakukan pembandingan harga sewa, dan fasilitas karena harus datang ke lokasi rumah kost secara langsung. Permasalahan dalam mencari rumah kost tersenbut mendorong pembuatan aplikasi pencarian dan penyewaan rumah kost berbasis Web dan mobile Android dengan menggunakan metode penelitian terapan dengan diagram fishbone untuk menganalisis kebutuhan pencari dan pemilik rumah kost. Pencari terbantu dalam melakukan pencarian dan penyewaan rumah kost yang diinginkan dan pemilik terbantu dalam melakukan promosi rumah kost. Kata kunci: Pencarian, Penyewaan, Rumah Kost, Website, Android
Audit Capability EAM menggunakan COBIT 5 dan ISO 55002 pada Perusahaan Kelistrikan Negara Ni Kadek Rahayu Widya Utami; I Putu Agung Bayupati; I Ketut Adi Purnawan
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi) Vol. 4, No. 3 Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.273 KB)

Abstract

Manajemen aset distribusi merupakan sistem komputerisasi terpadu yang dapat membantu optimalisasi kegiatan maintenance dengan mengatur, menjadwalkan, merencanakan kegiatan pemeliharaan sumber daya sesuai dengan tujuan perusahaan. PT.X sebagai perusahaan pengelola kelistrikan di Bali, saat ini melakukan penggabungan antara pengelolaan aset distribusi perusahaan dengan teknologi informasi yang menghasilkan EAM. Penerapan audit capability manajemen aset distribusi yang belum pernah dilakukan PT.X menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Audit capability dilakukan untuk mengetahui tingkat kematangan sistem serta melakukan analisis kondisi eksisting dari manajemen aset distribusi dalam perannya memenuhi tujuan perusahaan. COBIT 5 dan ISO 55002 digunakan sebagai panduan untuk melakukan analisa terhadap kelayakan sebuah investasi teknologi informasi yang sudah dilakukan oleh sebuah perusahaan. Hasil dari audit terpilih 3 domain yakni EDM 02, EDM 05 dan APO 11 yang menjadi domain evaluasi capability level dengan analisis GAP pada setiap domainnya. Penyusunan rekomendasi menggunakan 7 klausul ISO 55002 untuk penerapan manajemen aset distribusi yang lebih baik.Kata Kunci: Manajemen Aset Distribusi, Capability Level COBIT 5, GAP, ISO 55002
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT TELINGA HIDUNG DAN TENGGOROKAN (THT) DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB I Gede Ferdika Jayusman; I Ketut Adi Purnawan, ST, M.Eng.
Jurnal SPEKTRUM Vol 3 No 1 (2016): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.625 KB)

Abstract

Perkembangan komputer dewasa ini telah mengalami banyak perubahan yang sangat pesat, seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. Hal ini mendorong para ahli untuk semakin mengembangkan komputer agar dapat membantu kerja manusia atau bahkan melebihi kemampuan kerja manusia. sistem pakar (Expert System) merupakan program komputer yang meniru proses pemikiran dan pengetahuan pakar dalam menyelesaikan suatu masalah tertentu.. Tujuan pengembangan sistem pakar adalah sebagai media informasi bagi masyarakat terutama penderita penyakit untuk mengetahui jenis penyakit yang diderita sebagai diagnosa awal, juga sebagai alat bantu bagi dokter untuk dapat mengambil keputusan secara cepat dan lebih akurat. Metode sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah certainty factor berbasis web. Aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit telinga hidung dan tenggorokan (THT) Dengan Metode certainty factor (CF) berbasis web dapat menyelesaikan masalah yaitu bisa menampilkan hasil diagnosa dengan cepat dan tepat berdasarkan gejala-gejala yang dimasukkan oleh user. Aplikasi sistem pakar THT ini, terdapat 24 gejala penyakit. Gejala-gejala tersebut akan dijadikan pertanyaan-pertanyaan yang nantinya dijawab oleh user. Hasil diagnosa penyakit THT pada aplikasi ini nantinya akan muncul 3 jenis penyakit. Sistem akan mengambil satu keputusan yaitu jenis penyakit yang memiliki persentase tertinggi dari 3 persentase teratas sebagai hasil diagnosa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING DI KELAS X AP1 SMK PGRI 2 GIANYAR Kt Juni Adi Purnawan .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11602

Abstract

Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning, (2) mengetahui hasil belajar menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning dan (3) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning di kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dengan menggunakan empat tahap dari penelitian tindakan kelas, yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, tes dan angket. Metode observasi digunakan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa setelah menggunakn metode discovery learning dalam menulis karangan argumentasi siswa kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi sudah berjalan dengan baik. Nilai rata-rata pratindakan adalah 60,78, kemudian mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 72,57 dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II menjadi 82,35. Perolehan nilai rata-rata respon siswa pada siklus I sebesar 39,10 dalam kategori positif dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 43,07 dalam kategori positif. Dalam pembelajaran menulis guru hendaknya kreatif dalam memilih metode pembelajaran, agar metode yang digunakan sesuai dengan materi pelajaran.Kata Kunci : Menulis argumentasi, model discovery learning, siswa SMK. This research design was classroom action research. The purposes of the study were (1) to know the learning implementation of writing argumentative text with discovery learning method, (2) to know the learning outcome of writing argumentative text with discovery learning method and (3) to know the students’ responses toward the learning of writing argumentative text with discovery learning method at class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. This study was conducted with two cycles using four steps of classroom action research, namely (1) planning, (2) acting, (3) observing, and (4) reflecting. These research data were collected by using observation, test, and questionnaire method. The observation method was used to know the learning implementation of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The test method was used to know the improvement of learning outcome of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The questionnaire was used to know the students’ responses after using discovery learning method in writing argumentative text of students class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar which were analyzed through descriptive quantitative. The learning implementation of writing argumentative text had conducted well. The average score of pre-action is 60.78, then it encountered improvement in the cycle I became 72.57, and it encountered improvement in cycle II became 82.35. The average score result of students’ responses in cycle I is 39.10 in positive category and encountered improvement in the cycle II become 43.07 in the positive category. In learning writing, the teacher should be creative in choosing the learning method so that the method which is used appropriate with the learning material.keyword : Write argumentation, discovery learning model, students of SMK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING DI KELAS X AP1 SMK PGRI 2 GIANYAR Kt Juni Adi Purnawan .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11609

Abstract

Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning, (2) mengetahui hasil belajar menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning dan (3) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning di kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dengan menggunakan empat tahap dari penelitian tindakan kelas, yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, tes dan angket. Metode observasi digunakan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa setelah menggunakn metode discovery learning dalam menulis karangan argumentasi siswa kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi sudah berjalan dengan baik. Nilai rata-rata pratindakan adalah 60,78, kemudian mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 72,57 dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II menjadi 82,35. Perolehan nilai rata-rata respon siswa pada siklus I sebesar 39,10 dalam kategori positif dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 43,07 dalam kategori positif. Dalam pembelajaran menulis guru hendaknya kreatif dalam memilih metode pembelajaran, agar metode yang digunakan sesuai dengan materi pelajaran.Kata Kunci : Menulis argumentasi, model discovery learning, siswa SMK. This research design was classroom action research. The purposes of the study were (1) to know the learning implementation of writing argumentative text with discovery learning method, (2) to know the learning outcome of writing argumentative text with discovery learning method and (3) to know the students’ responses toward the learning of writing argumentative text with discovery learning method at class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. This study was conducted with two cycles using four steps of classroom action research, namely (1) planning, (2) acting, (3) observing, and (4) reflecting. These research data were collected by using observation, test, and questionnaire method. The observation method was used to know the learning implementation of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The test method was used to know the improvement of learning outcome of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The questionnaire was used to know the students’ responses after using discovery learning method in writing argumentative text of students class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar which were analyzed through descriptive quantitative. The learning implementation of writing argumentative text had conducted well. The average score of pre-action is 60.78, then it encountered improvement in the cycle I became 72.57, and it encountered improvement in cycle II became 82.35. The average score result of students’ responses in cycle I is 39.10 in positive category and encountered improvement in the cycle II become 43.07 in the positive category. In learning writing, the teacher should be creative in choosing the learning method so that the method which is used appropriate with the learning material.keyword : Write argumentation, discovery learning model, students of SMK
Information Technology Governance Archetype in an Indonesian University Riza Afriza Islami; I Made Sukarsa; I Ketut Adi Purnawan
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 12, No 7: July 2014
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v12.i7.pp5636-5644

Abstract

Information Technology (IT) governance is used as a structure and control in alignment of IT functions and business goals. One of ABC University’s business goal is to achieve World Class University in 2021. This paper presents a study in one of IT governance’s component, likely structure of IT decisions right or archetype. It is needed to evaluate right applied archetype to achieve the alignment of business goals on five keys of IT decisions, namely IT principles, IT architecture, IT infrastructure, business application needs, and IT investment. COBIT 4.1 and the research of Weill and Ross (CISR) were used as the framework. The study was conducted by collecting data through observation, questionnaires, and interviews, as well as data analysis based on the existing conditions, and respondents’ perception.The analysis shows that there are still weaknesses in the existing IT governance conditions and archetype, so as it’s advisable the appropriate improvement recommendations. 
Implementation of FP-Growth Algorithms for Promo Package Determination in a Scooter Motorcycle Workshop Business I Gusti Ngurah Bagus Picessa Kresna Mandala; I Ketut Adi Purnawan; I Made Agus Dwi Suarjaya
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 3 (2025): June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i3.9499

Abstract

This study applies the FP-Growth algorithm to design bundled promotions for a scooter motorcycle accessory store and workshop in Denpasar, Bali. FP-Growth was chosen for its efficiency in mining frequent itemsets without generating candidate sets. From 23,381 transaction records (January-August 2024), the algorithm identified 16 association rules using a minimum support of 1% and confidence of 50%. These rules were selected based on lift values and product relevance. One notable example is the association between "BAUT TITANIUM GR5 M10 X 60" and "BAUT TITANIUM GR5 M8X50", which had a lift of 47.814, indicating a very strong co-purchase relationship. These high-lift combinations present valuable opportunities for bundling and targeted point-of-sale offers. The algorithm performed efficiently, with a runtime of just 0.1354 seconds and 402.6 MB of memory usage. Bundles based on these associations were presented to customers, and feedback was collected through a Customer Satisfaction (CSAT) survey involving 56 recent buyers. The survey yielded a high CSAT score of 83.93%, demonstrating customer satisfaction with the bundles’ relevance and appeal. These results confirm that FP-Growth can effectively inform promotional strategies by identifying strong product pairings that align with actual purchasing behavior. Strategically promoting such bundles not only enhances customer experience but also encourages multi-item purchases. This data-driven bundling approach is practical and profitable for medium-sized retail businesses, ultimately supporting the goal of increasing the Average Order Value.