Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JRKN

KUALITAS HIDUP PADA ORANG DENGAN LUPUS DI YAYASAN LUPUS BALI TAHUN 2020 I Gusti Agung Nila Candra Sari; Made Pasek Kardiwinata
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1971.847 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v5i1.308

Abstract

Lupus adalah penyakit autoimun yang tidak dapat membedakan substansi asing dengan sel serta pada jaringan tubuh. Kualitas hidup merupakan pencapaian harapan mimpi standar serta perhatian yang mereka miliki yang berhubungan dengan suatu persepsi individu di dalam kehidupan konteks budaya dan nilai sistem hidup. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kualitas hidup pada Odapus di Yayasan Lupus Bali dan mengetahui karakteristik pada Odapus di Yayasan Lupus Bali. Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional study. Sampel pada penelitian menggunakan total sampling yaitu Odapus yang terdaftar di Yayasan Lupus Bali yang berjumlah 86 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner online. Analisis data dilakukan dengan univariabel dan bivariabel. Sebagian besar dari hasil penelitian responden mempunyai kualitas hidup baik 80,23%. Hasil ini menunjukkan bahwa prevalensi kualitas hidup Odapus cukup tinggi. Kesimpulan pada penelitian kualitas hidup berkaitan dengan karakteristik Odapus yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, status pekerjaan, dan sosial ekonomi. Saran penelitian tetap mengoptimalkan program yang sudah ada untuk lebih meningkatkan kualitas hidup Odapus di Yayasan Lupus Bali. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Orang dengan Lupus, Bali  
STUDI CROSS-SECTIONAL: PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 DI KABUPATEN KARANGASEM Ni Nyoman Ayu Ardiningsih; Made Pasek Kardiwinata
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1741.601 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.343

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu upaya untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini. Tingkat penerimaan vaksinasi yang rendah dapat menghambat tercapainya herd immunity. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi masyarakat terhadap penerimaan vaksinasi COVID-19 di Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem.Metode: Desain penelitian studi cross-sectional dengan populasi masyarakat Kecamatan Karangasem berusia 18-59 tahun. Besar sampel 184 orang didapat dengan teknik voluntary sampling. Data dikumpulkan secara online menggunakan google form. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil: penerimaan vaksinasi sebesar 96,20% dan 3,80% menolak karena memiliki riwayat penyakit komorbid. Variabel yang berhubungan signifikan dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 adalah jenis kelamin perempuan (OR=1,62; 95% CI 0,26-11,32), usia lebih dari 55 tahun (OR=3,42; 95% CI 0,44-26,59), pendidikan terakhir perguruan tinggi (OR=11,41; 95% CI 1,32-529,13), persepsi kerentanan terinfeksi COVID-19 yang tinggi (OR=7,79; 95% CI 1,20-83,41), persepsi keparahan terinfeksi COVID-19 yang tinggi (OR=4,37, 95% CI 0,67-46,07), persepsi manfaat vaksinasi COVID-19 yang tinggi (OR=7,79; 95% CI 1,20-83,41), dan persepsi hambatan melakukan vaksinasi yang rendah (OR=5,73; 95% CI 0,10-64,08).Kesimpulan: penelitian selanjutnya perlu untuk mengkaji terkait penyakit komorbid terhadap penerimaan vaksin COVID-19.Kata kunci: COVID-19, penerimaan vaksin, KarangasemABSTRACTBackground: The COVID-19 vaccination is one of the efforts to overcome the current COVID-19 pandemic. Low vaccination acceptance rates can hinder the achievement of herd immunity. The purpose of this study was to describe the public perception of receiving COVID-19 vaccination in the Sub-district of Karangasem, Karangasem Regency.Methods: The design of study used a cross-sectional study with the population of Karangasem Sub-district aged 18-59 years. The sample size of 184 people was obtained by voluntary sampling. Data collected online using google form. Chi-square test were used for data analysis.Results: vaccine acceptance rate was 96.20% and 3,80% refuse to get vaccine because they have comorbid. Variables that have a significant associate to the acceptance of COVID-19 vaccination are female gender (OR=1,62; 95% CI 0,26-11,32), age more than 55 years (OR=3,42; 95% CI 0,44-26,59), last college education (OR=11,41; 95% CI 1,32-529,13), high perceived of susceptibility to COVID-19 infection (OR=7,79; 95% CI 1,20-83,41), high perceived of severity if infected with COVID-19 (OR=4,37, 95% CI 0,67-46,07), high perceived benefits of COVID-19 vaccination (OR=7,79; 95% CI 1,20-83,41), and low perceived barriers to vaccination (OR=5,73; 95% CI 0,10-64,08).Conslusion: Further research need to study related comorbid to COVID-19 vaccine acceptance.Keyword: COVID-19, vaccine acceptance, Karangasem