Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sondir

EVALUASI PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN FAST TRACK Ahmad Dahlan; Ir. Togi H. Nainggolan; MS. Lila Ayu Ratna Winanda, ST.,MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.471 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2587

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi di Indonesia semakin berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana dan prasarana infrastruktur serta fasilitas lain demi menunjang aktifitas penduduk di Indonesia, yang membuat persaingan antar sesama penyedia jasa konstruksi semakin ketat. Proyek pembangun jembatan Syarif Tua kabupaten jembrana dipilih sebagai studi kasus karena mengalami keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksinya. Data studi ini menggunakan data sekunder pada proyek, yaitu : penjadwalan proyek (Time Schedule) dan Rencana anggaran biaya. Dari data tersebut, kemudian metode fast track diterapkan agar dapat mereduksi waktu dan biaya pelaksanaan proyek sehingga dapat mempercepat pelaksanaan proyek. Dari hasil perhitungan menggunakan program bantu Microsoft Office Project pada penjadwalan normal atau tanpa fast track, waktu pelaksanaan proyek selama 245 hari. Setelah mengalami fast track tahap pertama proyek dapat selesai selama 224 hari sehingga jika menggunakan penjadwalan fast track tahap pertama waktu yang di reduksi sebesar 21 hari waktu normal. Pada fast track tahap kedua waktu yang dapat direduksi sebesar 14 hari dari waktu fast track tahap pertama. Setelah mengalami fast track tahap Kedua proyek dapat selesai selama 210 hari. Total besarnya percepatan waktu pelaksanaan yang di reduksi oleh fast track tahap pertama dan tahap kedua sebesar 35 hari atau sebesar 14%. Sedangkan pada biaya tidak langsung juga terjadi penghematan (efisiensi) sebesar Rp. 120.114.855 dari total biaya proyek awal Rp. 8.703.977.618 menjadi Rp. 8.583.862.763
KAJIAN FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN KONSTRUKSI Prayitno Osmar Dangga; Munasih; Lila Ayu Ratna Winanda
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i1.3635

Abstract

Tingkat pengetahuan, pemahaman, dan penerapan oleh pihak-pihak yang terkait untuk pencegahan keselamatan kerja sangat rendah. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengidentifikasiakan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan konstruksi dam untuk mengetahui hubungan antar faktor yang teridentifikasi. Penelitian ini dilakukan penelusuran literature dan kejadian kecelakaan dengan cara melakukan pencarian faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja pada konstruksi dengan menggunakan acuan dari penelitian terdahulu, berita media cetak dan elektronik, setelah itu melakukan penelusuran terhadap berita-berita kecelakaan konstruksi yang telah terjadi pada 10 tahun terakhir dalam bentuk sintesa uraian dan table untuk mencari hubungan antar factor, apakah factor tersebut mempunyai hubungan searah atau timbal balik dengan bantuan aplikasi Ventana simulation (Vensim) PLE yang digunakan untuk mengukur hubungan antara faktor penyebab kecelakaan dengan melihat diagram caustik.Hasil analisis kecelakaan yang dominan terjadi, faktor dominan penyebab kecelakaan, hubungan antar faktor dalam causatik diagram menunjukan kejadian kecelakaan konstruksi yang sering terjadi dalam 10 tahun terakhir yang terangkum dari tahun 2015 sampai 2019 merupakan kejadian kecelakaan yang dimana memakan korban jiwa seperti luka-luka ringan bahkan meninggal dunia, adapaun kecelakaanya konstruksi terjadi pada proyek MRT, Jalan tol, jembatan, dan underpass dan yang sering terjadi adalah kecelakaan pada proyek jalan tol. Adapun factor-faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja adalah tidak dilibatkannya tenaga ahli K3 konstruksi dan penggunaan metode pelaksanaan yang kurang tepat, lemahnya penguasaan K3, kurang emadainya kualitas dan kuantitas, ketersediaan peralatan perlindungan diri, kurang disiplinya para tenaga kerja dalam mematuhi ketentuan dalam K3
ANALISIS REKAYASA NILAI PADA PROYEK GEDUNG : (Studi Kasus Pada Gedung Rawat Inap 5 Lantai RSUD Dr. Iskak Tulungagung) Ajeng Tantri Anugerahini; Lila Ayu Ratna Winanda; Munasih
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i2.4620

Abstract

Pengendalian biaya proyek merupakan hal yang penting dan harus diperhatikan dalam pembangunan sebuah proyek konstruksi. Pemilihan desain dan bahan juga berpengaruh terhadap mutu dan kualitas bangunan tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan peninjauan kembali dengan mengkaji ulang desain awal proyek dengan cara mereduksi dan mengidentifikasi biaya-biaya yang tidak perlu tanpa mengurangi kualitas dan fungsi bangunan. Analisis rekayasa nilai pada Pembangunan Gedung Rawat Inap 5 Lantai RSUD Dr. Iskak Tulungagung dilakukan pada pekerjaan arsitektur dikarenakan beberapa item pekerjaan mempunyai biaya yang tinggi pada pekerjaan kusen pintu dan jendela. Penelitian dilakukan dengan mencari alternatif-alternatif penganti material desain awal lalu akan diseleksi menggunakan analisa keuntungan dan kerugian. Selanjutnya akan diperoleh beberapa alternatif yang akan dianalisis lebih lanjut menggunakan metode Multi Criteria Discussion Making (MCDM) yaitu analisis kriteria non biaya dengan metode Analysis Hierarchy Process (AHP) dan analisis kriteria biaya dengan metode Life Cycle Cost (LCC). Dari hasil penelitian didapatkan alternatif penganti desain awal 5 jenis pekerjaan yaitu meliputi pekerjaan pintu P1 yaitu alternatif 1, pekerjaan pintu P3 alternatif 1, pekerjaan pintu PB1 alternatif 1, pekerjaan jendela J1 alternatif 3, dan pekerjaan jendela J4 yaitu alternatif 3. Besar penghematan yang diperoleh dari analisis sebesar Rp. 305.337.079,36. Total biaya keseluruhan proyek adalah Rp. 33.405.874.877,09 setelah dilakukan analisis rekayasa nilai menjadi Rp. 33.100.537.797,73 dengan penghematan sebesar 0,91 %. Biaya desain awal item pekerjaan yang terpilih (analisis rekayasa nilai) adalah Rp. 847.417.988,50 berubah menjadi Rp. 542.080.909,14 dengan penghematan sebesar 36,03%. Berdasarkan hasil penelitian ini, analisis rekayasa nilai terbukti memberikan penghematan biaya sesuai dengan fungsi bangunan.