Claim Missing Document
Check
Articles

ESTIMASI KAPASITAS JALAN TOL CIPULARANG MENGGUNAKAN METODE SUSTAINED FLOW INDEX Fabianus Sebastian Kevin; Tri Basuki Joewono
Jurnal Transportasi Vol. 20 No. 3 (2020)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v20i3.4463.161-170

Abstract

Abstract Road capacity is an important traffic parameter in the planning and design of a road or a road network. There are several methods to estimate the road capacity, one of which is the Sustained Flow Index method. The purpose of this study is to estimate the capacity value of the Cipularang Toll Road using the Sustained Flow Index method. This study is expected to be an alternative method for estimating the road capacity. The collected data were grouped into 5-minute intervals, then divided into 2 major groups, namely data per road lane and data per direction of traffic movement. The results of this study indicate that the capacity of the Cipularang Toll Road is 2715 pcu/hour for the Bandung direction and 1987 pcu/hour for the Jakarta direction. Keywords: road capacity; toll road; Sustained Flow Index; road lane; traffic direction.  Abstrak Kapasitas jalan merupakan suatu parameter lalu lintas yang penting dalam perencanaan dan perancangan suatu ruas maupun jaringan jalan. Terdapat beberapa metode untuk mengestimasi nilai kapasitas jalan, yang salah satunya adalah metode Sustained Flow Index. Tujuan studi ini adalah mengestimasi nilai kapasitas Jalan Tol Cipularang menggunakan metode Sustained Flow Index. Studi ini diharapkan dapat menjadi suatu metode alternatif untuk mengestimasi nilai kapasitas jalan. Data yang telah terkumpul dikelompokkan berdasarkan interval waktu 5 menit, untuk selanjutnya dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu data per lajur jalan serta data per arah pergerakan lalu lintas. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kapasitas Jalan Tol Cipularang adalah 2715 smp/jam untuk arah Bandung dan 1987 smp/jam untuk arah Jakarta. Kata-kata kunci: kapasitas jalan; jalan tol; Sustained Flow Index; lajur jalan; arah lalu lintas.
PREFERENSI MUDIK TAHUN 2021 BERDASARKAN SURVEI MUDIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 Tri Basuki Joewono; Jeanly Syahputri; Muhamad Rizki; Fabianus Sebastian Kevin
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 1 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i1.4820.1-10

Abstract

Abstract The Covid-19 pandemic has changed the way people carry out their daily activities and limit the movement of people including going home (or mudik) in 2020. This study aims to understand the effect of Covid-19 on the intention of travelers to go home in 2021 in Indonesia. The data in this study were obtained from online respondents and analyzed using discriminant analysis. Although there is still uncertainty about when the pandemic will end, this study shows that there are travelers who will continue to go home in 2021, especially those with lower incomes and young people. In addition, the emotional aspect was found to influence the intention to go home in 2021. This study recommends the need for a more detailed health protocol for homecoming travelers who will continue to go home and for cities that become homecoming destinations in 2021. In addition, the improvement of Information and Communication Technology infrastructure in the regions needs to be improved to reduce the desire to go home during the pandemic. Keywords: mudik; Covid-19 pandemic; travel; traveler; health protocol. Abstrak Pandemi Covid-19 telah mengubah cara masyarakat melakukan kegiatan sehari-hari dan membatasi pergerakan masyarakat termasuk pada saat mudik tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh Covid-19 terhadap intensi pelaku perjalanan untuk melakukan mudik pada tahun 2021 di Indonesia. Data pada studi ini diperoleh dari responden secara online dan dianalisis dengan menggunakan analisis diskriminan. Meskipun masih ada ketidakpastian kapan pandemi berakhir, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pelaku perjalanan yang tetap akan melakukan mudik pada tahun 2021, khususnya mereka dengan pendapatan yang lebih rendah dan dengan usia muda. Selain itu aspek emosional ditemukan memengaruhi intensi untuk melakukan mudik pada tahun 2021. Studi ini merekomendasikan perlunya protokol kesehatan untuk mudik yang lebih rinci untuk para pelaku perjalanan yang tetap akan melakukan mudik serta untuk bagi kota-kota yang menjadi tujuan mudik pada tahun 2021. Selain itu, peningkatan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi di daerah-daerah perlu ditingkatkan untuk mengurangi keinginan melakukan mudik pada masa pandemi. Kata-kata kunci: mudik; pandemi Covid-19; perjalanan; pelaku perjalanan; protokol kesehatan.
AKSESIBILITAS STASIUN KERETA REL LISTRIK COMMUTER LINE BERDASARKAN PERSEPSI WANITA Radella Adelia Jayanti; Tri Basuki Joewono; Muhamad Rizki
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 1 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i1.4904.63-72

Abstract

Abstract Transportation facilities are said to be good for all gender groups if they provide satisfactory services to all users, including women, who tend to use public transportation regularly. This study aims to analyze the effect of women's perceptions on the accessibility attributes of stations based on the feeder mode to the station and the frequency of negative experiences on the level of accessibility of the Commuter Line Electric Rail Station as a whole. The data used in this study are primary data from the distribution of online questionnaires to women, Electric Rail Commuter Line users. This study shows that the clarity of information boards and directions for disembarking passengers, as well as the quality of the lighting for passengers to get off, tend to influence the overall level of station accessibility. The negative experience, in the form of getting lost on the way to the station, is also a variable that affects the assessment of the level of station accessibility in the private or passenger vehicle model as a feeder mode. Keywords: station; Commuter Line; perception of women; feeder mode; negative experiences. Abstrak Fasilitas transportasi dikatakan baik bagi seluruh kelompok gender jika memberikan layanan yang memuaskan bagi semua pengguna, termasuk wanita, yang cenderung menggunakan transportasi umum secara rutin. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi wanita terhadap atribut aksesibilitas stasiun berdasarkan moda pengumpan menuju stasiun dan frekuensi pengalaman negatif terhadap tingkat aksesibilitas stasiun Kereta Rel Listrik Commuter Line secara keseluruhan. Data yang digunakan pada studi ini merupakan data primer hasil penyebaran kuesioner secara daring kepada wanita, pengguna KRL Commuter Line. Studi ini menunjukkan bahwa kejelasan papan informasi dan petunjuk arah untuk turun penumpang, serta kualitas pencahayaan tempat turun penumpang cenderung memengaruhi penilaian tingkat aksesibilitas stasiun secara keseluruhan. Pengalaman negatif, berupa tersesat dalam perjalanan menuju stasiun, juga merupakan variabel yang memengaruhi penilaian tingkat aksesibilitas stasiun pada model kendaraan pribadi atau penumpang sebagai moda pengumpan. Kata-kata kunci: stasiun; Commuter Line; persepsi wanita; moda pengumpan; pengalaman negatif.
PENELITIAN PENDAHULUAN HUBUNGAN PENAMBAHAN SERAT POLYMERIC TERHADAP KARAKTERISTIK BETON NORMAL Yohanes L. D. Adianto; Tri Basuki Joewono
Civil Engineering Dimension Vol. 8 No. 1 (2006): MARCH 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.647 KB) | DOI: 10.9744/ced.8.1.pp. 34-40

Abstract

The objective of this research is to explore the effect of adding polymeric fiber to the characteristics of normal concrete (fc’= 30 MPa). Two types of fiber, namely polypropylene and nylon, are considered. The research tested four types of concrete characteristics, namely compressive strength, flexural strength, modulus of elasticity, and cyclical loading. According to the analyses, linear regression with linearity in parameter can explain good relationship. All models developed can explain the variability of the data and are significant in the 0.05 level of significance, except for the relationhip between compressive strength and modulus of elasticity with percentage of nylon. Quadratic function was developed for the relationship between fiber content with the compressive strength, flexural strength, and modulus of elasticity. An efficient model was created by simultaneously modeling the relationship of compressive strength, fiber content, including the age of concrete. Model with logarithmic function was developed for the relation between number of cyclic loading and content of polypropylene, but not for nylon. Analysis showed that the model between cyclical loadings with polypropylene content was better compared with nylon content. Abstract in Bahasa Indonesia : Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan hubungan penambahan serat polymeric terhadap karakteristik beton normal (fc’= 30 MPa). Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua jenis serat polymeric, yaitu serat polypropylene dan nylon. Penelitian ini menguji empat jenis karakteristik beton, yaitu kuat tekan, kuat lentur, modulus elastisitas, dan pembebanan berulang. Analisis menunjukkan bahwa model regresi linier dengan kelinieran pada parameter dapat menjelaskan hubungan dengan baik. Seluruh model yang dibangun mampu menjelaskan variabilitas data dengan baik dan juga merupakan model yang signifikan pada tingkat keterandalan 0,05, kecuali model hubungan antara kuat tekan dan modulus elastisitas dengan kadar serat nylon. Model dengan fungsi kuadratis dibangun untuk hubungan kadar serat dengan kuat tekan, kuat lentur, dan modulus elastisitas. Suatu model yang efisien telah dibangun untuk menggambarkan hubungan simultan antara kuat tekan, kadar serat, dengan juga melibatkan variabel umur beton. Model dengan fungsi logaritma dibangun hanya untuk hubungan antara jumlah pembebanan berulang dengan penambahan serat polypropylene, namun tidak pada serat nylon. Analisis menunjukkan bahwa model hubungan pembebanan berulang dengan serat polypropylene lebih baik dibandingkan dengan model untuk serat nylon.
Exploring Public Perception of Paratransit Service Using Binomial Logistic Regression Tri Basuki Joewono; Hisashi Kubota
Civil Engineering Dimension Vol. 9 No. 1 (2007): MARCH 2007
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.61 KB) | DOI: 10.9744/ced.9.1.pp. 1-8

Abstract

Knowledge of the market is a requirement for a successful provision of public transportation. This study aims to explore public perception of paratransit service, as represented by the user and non-user of paratransit. The analysis has been conducted based on the public’s response, by creating several binomial logistic regression models using the public perception of the quality of service, quality of car, quality of driver, and fare. These models illustrate the characteristics and important variables to establish whether the public will use more paratransit in the future once improvements will have been made. Moreover, several models are developed to explore public perception in order to find out whether they agree to the replacement of paratransit with other types of transportation modes. All models are well fitting. These models are able to explain the respondents’ characteristics and to reveal their actual perception of the operation of paratransit. This study provides a useful tool to know the market in greater depth.
The Influence of Attitudes, Subjective Norms, and Perceived Behavioral Control of Commuter Intentions to Use Public Transportation in Greater Bandung, Indonesia Cariera, David; Joewono, Tri Basuki; Belgiawan, Prawira Fajarindra
The Asian Journal of Technology Management (AJTM) Vol. 16 No. 1 (2023)
Publisher : Unit Research and Knowledge, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/ajtm.2023.16.1.2

Abstract

Although public transport provides many benefits, such as a cleaner environment, reduced congestion, and increased sustainable transportation, many people still prefer private transport. This motivates the exploration of users’ intention to choose and use public transportation. This study explores the psychological factors of public transport users based on the theory of planned behavior (TPB). TPB assumes behavior built because of the intention. Attitude (ATT) does not determine the intention to influence behavior directly but through a combination of Subjective Norms (SN) and Perceived Behavioral Control (PBC). Responses from public transport users in Greater Bandung were collected using a questionnaire. The results show that attitude (ATT) is the most vital factor that positively influences user intention, based on standardized estimates of 0.866 (ATT), 0.301 (PBC), and 0.202 (SN). Environmental and climate issues have the most significant influence on user attitudes when compared to quality factors sorted by standardized estimated values such as travel time, safety, and fare. Previous research revealed that the dominant factor was quality, but in this study, it switched to factors of transportation activities that affect the environment. In fact, the factor of ease of use and encouragement of information media is crucial to be considered by stakeholders.
POTENSI PARTISIPASI MAHASISWA UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN UNTUK IMPLEMENTASI PARKIR DENGAN HARGA DINAMIS Tanjung, Jihan Nur Azizah; Joewono, Tri Basuki; Hartieni, Patricia
Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportation on campus is crucial for daily activities, yet challenges like limited parking, traffic jams, and inefficient private vehicle use persist. This study aims to analyze the potential of implementing a dynamic pricing approach in managing campus transportation, considering variable parking rates during peak hours. This research employs binary logistic regression to understand user preferences for commuting to campus. Data from respondents' preferences are collected to develop the model, considering factors like parking fees, mileage, transportation costs, and other preferences. The study reveals that the on-arrival parking rate and discount attributes significantly influence the respondents' decisions. Moreover, respondents' income or pocket money and comfort level with parking positions also impact their choices. ABSTRAK Transportasi di lingkungan kampus memiliki peran penting dalam kegiatan sehari-hari. Namun, masalah seperti keterbatasan parkir, kemacetan, dan efisiensi penggunaan kendaraan pribadi sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis potensi penerapan tarif dinamis dalam mengelola transportasi kampus, dengan mempertimbangkan harga parkir yang berubah sesuai jam sibuk. Skema tarif dinamis mencakup diskon parkir, tarif parkir flat, dan hari dengan tarif khusus. Metode regresi logistik biner digunakan untuk mempelajari preferensi pengguna dalam memilih transportasi ke kampus. Data preferensi dari responden digunakan untuk mengembangkan model regresi logistik biner, yang mempertimbangkan biaya parkir, jarak tempuh, biaya transportasi, dan preferensi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang signifikan mempengaruhi keputusan responden adalah tarif parkir saat datang dan diskon parkir. Karakteristik responden yang berpengaruh adalah pemasukan atau uang saku, serta tingkat kenyamanan posisi parkir.
Estimasi Kesediaan Membayar Layanan Bus Listrik di Kawasan Perumahan Kota Bandung Riri Kumalasari, Adela; Basuki Joewono, Tri; Hartieni, Patricia
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 11 No 1 (2024): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper investigates the practical application of willingness to pay (WTP) as a tool for conducting market research to understand individual’s readiness to invest in products and services. The study estimates the perceived value of electric bus services in residential areas of Bandung City, namely Summarecon Bandung, Taman Kopo Indah, and Kota Baru Parahyangan. Using the Contingent Valuation Method (CVM), the research employs a survey through Google Forms, targeting residents of the specified areas. Through applying three different models, the study establishes WTP values: IDR 4,454.25 per passenger in the first model, IDR 4,431.11 per passenger in the second model, and IDR 10,202.84 per passenger in the third model. This research sheds light on consumer perceptions of electric bus services in urban residential contexts and demonstrates the utility of the WTP concept in understanding market dynamics. ABSTRAK Makalah ini menginvestigasi penerapan praktis dari kemauan membayar (WTP) sebagai alat untuk melakukan riset pasar, dengan tujuan memahami kesiapan individu untuk berinvestasi dalam produk dan layanan. Studi ini berfokus pada estimasi nilai yang dirasakan terhadap layanan bus listrik di kawasan perumahan di Kota Bandung, yaitu Summarecon Bandung, Taman Kopo Indah, dan Kota Baru Parahyangan. Dengan menggunakan Metode Penilaian Kontingensi (CVM), penelitian ini menggunakan survei melalui Google Forms, yang ditujukan kepada penduduk daerah yang disebutkan. Melalui penerapan tiga model yang berbeda, studi ini menetapkan nilai WTP: Rp. 4.454,25 per penumpang dalam model pertama, Rp. 4.431,11 per penumpang dalam model kedua, dan Rp. 10.202,84 per penumpang dalam model ketiga. Penelitian ini memberikan wawasan tentang persepsi konsumen terhadap layanan bus listrik dalam konteks perumahan perkotaan dan menunjukkan kegunaan konsep WTP dalam memahami dinamika pasar.
PREFERENSI PEMILIHAN TUJUAN PERJALANAN BUS LISTRIK DI KAWASAN PERUMAHAN KOTA BANDUNG Vanessa Damayanthi, Melati; Basuki Joewono, Tri; Hartieni, Patricia
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 2 No. 1 (2024): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v2i1.903

Abstract

This study emphasizes the significance of advancing the utilization of electric buses as an eco-friendlytransportation alternative. Addressing the environmental and energy challenges conventional motor vehiclespose, the study focuses on electric bus modeling while integrating travel destination preferences. The researchenhances a greener and more efficient electric bus system by linking travel purposes with behavior patterns.This work aids sustainable transportation infrastructure development, concentrating on route selection inresidential areas. The study was conducted in Kota Baru Parahyangan, Summarecon Bandung, and TamanKopo Indah, employing purposive and snowball sampling. The discriminant analysis classification methodassessed travel destinations based on activity-based travel types, revealing 74 respondents favoringdiskresioner travel, 91 opting for mandatory travel, and 95 selecting both for electric bus usage withinresidential localities. This research offers insights for fostering sustainable transportation solutions tailored tocommunity needs. ABSTRAK Penggunaan bus listrik sebagai moda transportasi alternatif penting untuk dikembangkan lebih lanjut untukmengurangi produksi kendaraan bermotor berbahan bakar konvensional yang dapat menyebabkanpermasalahan lingkungan dan energi. Pemodelan bus listrik memerlukan aspek pemilihan rute yang berkaitanpada tujuan perjalanan. Memahami tujuan perjalanan terhadap pola perjalanan memungkinkan pengembangansistem transportasi bus listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini dapatmemberikan kontribusi dalam mendukung pengembangan dan peningkatan infrastruktur transportasi yangberkelanjutan dan memfokuskan pada kebutuhan masyarakat di kawasan perumahan dalam hal pemilihan rute.Penelitian dilaksanakan di Kota Baru Parahyangan, Summarecon Bandung, dan Taman Kopo Indah denganmetode purposive sampling dan snowball sampling. Analisis tujuan perjalanan berdasarkan jenis perjalananberbasis aktivitas menggunakan metode klasifikasi analisis diskriminan sehingga diperoleh hasilpengelompokan adalah sebanyak 74 responden memilih perjalanan diskresioner, 91 responden memilihperjalanan wajib dan 95 responden memilih keduanya saat menggunakan bus listrik di kawasan perumahan.
KARAKTERISTIK PERILAKU PERJALANAN PENGGUNA BUS ELEKTRIK PADA KAWASAN PERUMAHAN DI KOTA BANDUNG Yasinta Br.S.D, Christina; Basuki Joewono, Tri; Hartieni, Patricia
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 2 No. 1 (2024): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v2i1.905

Abstract

This study aims to analyze the travel behavior characteristics of electric bus users in residential areas ofBandung City. Electric buses are becoming increasingly popular in major cities due to their eco-friendly nature,offering a viable alternative for transportation. Given the growing concern for the environment and rising trafficcongestion issues, investigating the implementation of electric buses as a public transportation option inresidential areas becomes crucial. This research was conducted through a survey involving residents inresidential areas in Bandung City. The collected data included user profiles, preferences for choosing electricbuses, frequency of usage, and travel distances. The analysis was performed using cluster analysis, whichgrouped each cluster based on their preferences and travel characteristics. By understanding the travel behaviorcharacteristics of electric bus users, further development strategies can be implemented to optimize servicesand increase public participation in this environmentally friendly mode of transportation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perilaku perjalanan pengguna bus elektrik padakawasan perumahan di Kota Bandung. Bus elektrik adalah salah satu alternatif transportasi ramah lingkunganyang semakin populer di kota-kota besar. Dalam konteks yang semakin meningkatnya kepedulian terhadaplingkungan dan peningkatan masalah kemacetan lalu lintas, penerapan bus elektrik sebagai sarana transportasiumum di kawasan perumahan menjadi penting untuk dipelajari. Penelitian ini dilakukan melalui survei yangmelibatkan penghuni kawasan perumahan di Kota Bandung. Data yang dikumpulkan meliputi profil pengguna,preferensi memilih bus elektrik, frekuensi penggunaan, dan jarak perjalanan. Analisis dilakukan dengananalisis cluster yang dapat mengelompokkan tiap cluster berdasarkan preferensi dan karakteristikperjalanannya. Dengan memahami karakteristik perilaku perjalanan pengguna bus elektrik, strategipengembangan lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan layanan dan meningkatkan partisipasimasyarakat dalam penggunaan transportasi ramah lingkungan ini.
Co-Authors A. Caroline Sutandi Alan Hardi Kharisma, Alan Hardi Althaf, Muhammad Alviana, Zelina Anastasia Caroline Sutandi Andreas Wibowo Anggia Taghsya Nidi Hardiman Putri, Anggia Taghsya Nidi Hardiman Argya Jaganaputra Argya Jaganaputra Ari K. M. Tarigan Ari K. M. Tarigan, Ari K. M. Arif Budiarto Asmaningrum, Tri Hardiyanti Bekti Albar Effendi, Bekti Albar Belgiawan, Prawira Fajarindra Bella Pamuji Ramdhan Bella Pamuji Ramdhan, Bella Pamuji Budi Hartanto Susilo Cahyo Adityadharma Cahyo Adityadharma, Cahyo Cariera, David Chrisma Merry Kosakoy, Chrisma Merry Danang Parikesit Danang Parikesit Dhany Utami Ningtyas Dhany Utami Ningtyas Dharmowijyo, Dimas B. E. Dita Rachmatia Dita Rachmatia Engelbertha Noviani Bria Seran Fabianus Sebastian Kevin Fathonah Maysyaroh, Fathonah Fransiska Stefani, Fransiska Gatot Perdana Kusuma Gatot Perdana Kusuma, Gatot Perdana Hafiz Janitra Ramadhan, Hafiz Janitra Hansen Samuel Arberto Gultom Hartieni , Patricia Hartieni, Patricia Hikmat Iskandar, Hikmat Hisashi Kubota Hisashi Kubota Hisashi Kubota Jeanly Syahputri Jonathan, Matthew Lukita Adinegoro, Lukita Lukman M.H. Marpaung Lukman M.H. Marpaung, Lukman M.H. Luthfi Yudha Oktano, Luthfi Yudha Mahmudah, Amirotul M. H. Marco Andrianto Melinda Tjeendra Melinda Tjeendra, Melinda Meviany, Yussi MUHAMAD RIZKI Muhamad Rizki Muhamad Rizki Muhamad Nabila Putri Larasati Nancy . Nancy ., Nancy Nugraha, Kiagoes Moehammad H.N. Nurcahya, Sidiq Bagus Oktaviani Riandiatmi Pratama, Vicky Satria Prayoga Luthfil Hadi Prima, Gary Raya Rachmawan, At-thur Radella Adelia Jayanti Raden Hudrian Rahmadiensyah, Raden Hudrian Ridwan, Muizzudin Riri Kumalasari, Adela Santoso Urip Gunawan Santoso Urip Gunawan, Santoso Urip Setianto, Senjaya Tanjung, Jihan Nur Azizah Tjastadipradja, Mokhammad Akbar Raharja Vanessa Damayanthi, Melati Wimpy Santos Wimpy Santos Wimpy Santosa Yasinta Br.S.D, Christina Yohanes L. D. Adianto Yohanes L.D. Adianto Yusak O. Susilo Yusak O. Susilo, Yusak O.