Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Attitudes, Subjective Norms, and Perceived Behavioral Control of Commuter Intentions to Use Public Transportation in Greater Bandung, Indonesia Cariera, David; Joewono, Tri Basuki; Belgiawan, Prawira Fajarindra
The Asian Journal of Technology Management (AJTM) Vol. 16 No. 1 (2023)
Publisher : Unit Research and Knowledge, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/ajtm.2023.16.1.2

Abstract

Although public transport provides many benefits, such as a cleaner environment, reduced congestion, and increased sustainable transportation, many people still prefer private transport. This motivates the exploration of users’ intention to choose and use public transportation. This study explores the psychological factors of public transport users based on the theory of planned behavior (TPB). TPB assumes behavior built because of the intention. Attitude (ATT) does not determine the intention to influence behavior directly but through a combination of Subjective Norms (SN) and Perceived Behavioral Control (PBC). Responses from public transport users in Greater Bandung were collected using a questionnaire. The results show that attitude (ATT) is the most vital factor that positively influences user intention, based on standardized estimates of 0.866 (ATT), 0.301 (PBC), and 0.202 (SN). Environmental and climate issues have the most significant influence on user attitudes when compared to quality factors sorted by standardized estimated values such as travel time, safety, and fare. Previous research revealed that the dominant factor was quality, but in this study, it switched to factors of transportation activities that affect the environment. In fact, the factor of ease of use and encouragement of information media is crucial to be considered by stakeholders.
POTENSI PARTISIPASI MAHASISWA UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN UNTUK IMPLEMENTASI PARKIR DENGAN HARGA DINAMIS Tanjung, Jihan Nur Azizah; Joewono, Tri Basuki; Hartieni, Patricia
Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportation on campus is crucial for daily activities, yet challenges like limited parking, traffic jams, and inefficient private vehicle use persist. This study aims to analyze the potential of implementing a dynamic pricing approach in managing campus transportation, considering variable parking rates during peak hours. This research employs binary logistic regression to understand user preferences for commuting to campus. Data from respondents' preferences are collected to develop the model, considering factors like parking fees, mileage, transportation costs, and other preferences. The study reveals that the on-arrival parking rate and discount attributes significantly influence the respondents' decisions. Moreover, respondents' income or pocket money and comfort level with parking positions also impact their choices. ABSTRAK Transportasi di lingkungan kampus memiliki peran penting dalam kegiatan sehari-hari. Namun, masalah seperti keterbatasan parkir, kemacetan, dan efisiensi penggunaan kendaraan pribadi sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis potensi penerapan tarif dinamis dalam mengelola transportasi kampus, dengan mempertimbangkan harga parkir yang berubah sesuai jam sibuk. Skema tarif dinamis mencakup diskon parkir, tarif parkir flat, dan hari dengan tarif khusus. Metode regresi logistik biner digunakan untuk mempelajari preferensi pengguna dalam memilih transportasi ke kampus. Data preferensi dari responden digunakan untuk mengembangkan model regresi logistik biner, yang mempertimbangkan biaya parkir, jarak tempuh, biaya transportasi, dan preferensi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang signifikan mempengaruhi keputusan responden adalah tarif parkir saat datang dan diskon parkir. Karakteristik responden yang berpengaruh adalah pemasukan atau uang saku, serta tingkat kenyamanan posisi parkir.
Estimasi Kesediaan Membayar Layanan Bus Listrik di Kawasan Perumahan Kota Bandung Riri Kumalasari, Adela; Basuki Joewono, Tri; Hartieni, Patricia
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 11 No 1 (2024): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper investigates the practical application of willingness to pay (WTP) as a tool for conducting market research to understand individual’s readiness to invest in products and services. The study estimates the perceived value of electric bus services in residential areas of Bandung City, namely Summarecon Bandung, Taman Kopo Indah, and Kota Baru Parahyangan. Using the Contingent Valuation Method (CVM), the research employs a survey through Google Forms, targeting residents of the specified areas. Through applying three different models, the study establishes WTP values: IDR 4,454.25 per passenger in the first model, IDR 4,431.11 per passenger in the second model, and IDR 10,202.84 per passenger in the third model. This research sheds light on consumer perceptions of electric bus services in urban residential contexts and demonstrates the utility of the WTP concept in understanding market dynamics. ABSTRAK Makalah ini menginvestigasi penerapan praktis dari kemauan membayar (WTP) sebagai alat untuk melakukan riset pasar, dengan tujuan memahami kesiapan individu untuk berinvestasi dalam produk dan layanan. Studi ini berfokus pada estimasi nilai yang dirasakan terhadap layanan bus listrik di kawasan perumahan di Kota Bandung, yaitu Summarecon Bandung, Taman Kopo Indah, dan Kota Baru Parahyangan. Dengan menggunakan Metode Penilaian Kontingensi (CVM), penelitian ini menggunakan survei melalui Google Forms, yang ditujukan kepada penduduk daerah yang disebutkan. Melalui penerapan tiga model yang berbeda, studi ini menetapkan nilai WTP: Rp. 4.454,25 per penumpang dalam model pertama, Rp. 4.431,11 per penumpang dalam model kedua, dan Rp. 10.202,84 per penumpang dalam model ketiga. Penelitian ini memberikan wawasan tentang persepsi konsumen terhadap layanan bus listrik dalam konteks perumahan perkotaan dan menunjukkan kegunaan konsep WTP dalam memahami dinamika pasar.
PREFERENSI PEMILIHAN TUJUAN PERJALANAN BUS LISTRIK DI KAWASAN PERUMAHAN KOTA BANDUNG Vanessa Damayanthi, Melati; Basuki Joewono, Tri; Hartieni, Patricia
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 2 No. 1 (2024): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v2i1.903

Abstract

This study emphasizes the significance of advancing the utilization of electric buses as an eco-friendlytransportation alternative. Addressing the environmental and energy challenges conventional motor vehiclespose, the study focuses on electric bus modeling while integrating travel destination preferences. The researchenhances a greener and more efficient electric bus system by linking travel purposes with behavior patterns.This work aids sustainable transportation infrastructure development, concentrating on route selection inresidential areas. The study was conducted in Kota Baru Parahyangan, Summarecon Bandung, and TamanKopo Indah, employing purposive and snowball sampling. The discriminant analysis classification methodassessed travel destinations based on activity-based travel types, revealing 74 respondents favoringdiskresioner travel, 91 opting for mandatory travel, and 95 selecting both for electric bus usage withinresidential localities. This research offers insights for fostering sustainable transportation solutions tailored tocommunity needs. ABSTRAK Penggunaan bus listrik sebagai moda transportasi alternatif penting untuk dikembangkan lebih lanjut untukmengurangi produksi kendaraan bermotor berbahan bakar konvensional yang dapat menyebabkanpermasalahan lingkungan dan energi. Pemodelan bus listrik memerlukan aspek pemilihan rute yang berkaitanpada tujuan perjalanan. Memahami tujuan perjalanan terhadap pola perjalanan memungkinkan pengembangansistem transportasi bus listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini dapatmemberikan kontribusi dalam mendukung pengembangan dan peningkatan infrastruktur transportasi yangberkelanjutan dan memfokuskan pada kebutuhan masyarakat di kawasan perumahan dalam hal pemilihan rute.Penelitian dilaksanakan di Kota Baru Parahyangan, Summarecon Bandung, dan Taman Kopo Indah denganmetode purposive sampling dan snowball sampling. Analisis tujuan perjalanan berdasarkan jenis perjalananberbasis aktivitas menggunakan metode klasifikasi analisis diskriminan sehingga diperoleh hasilpengelompokan adalah sebanyak 74 responden memilih perjalanan diskresioner, 91 responden memilihperjalanan wajib dan 95 responden memilih keduanya saat menggunakan bus listrik di kawasan perumahan.
KARAKTERISTIK PERILAKU PERJALANAN PENGGUNA BUS ELEKTRIK PADA KAWASAN PERUMAHAN DI KOTA BANDUNG Yasinta Br.S.D, Christina; Basuki Joewono, Tri; Hartieni, Patricia
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 2 No. 1 (2024): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v2i1.905

Abstract

This study aims to analyze the travel behavior characteristics of electric bus users in residential areas ofBandung City. Electric buses are becoming increasingly popular in major cities due to their eco-friendly nature,offering a viable alternative for transportation. Given the growing concern for the environment and rising trafficcongestion issues, investigating the implementation of electric buses as a public transportation option inresidential areas becomes crucial. This research was conducted through a survey involving residents inresidential areas in Bandung City. The collected data included user profiles, preferences for choosing electricbuses, frequency of usage, and travel distances. The analysis was performed using cluster analysis, whichgrouped each cluster based on their preferences and travel characteristics. By understanding the travel behaviorcharacteristics of electric bus users, further development strategies can be implemented to optimize servicesand increase public participation in this environmentally friendly mode of transportation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perilaku perjalanan pengguna bus elektrik padakawasan perumahan di Kota Bandung. Bus elektrik adalah salah satu alternatif transportasi ramah lingkunganyang semakin populer di kota-kota besar. Dalam konteks yang semakin meningkatnya kepedulian terhadaplingkungan dan peningkatan masalah kemacetan lalu lintas, penerapan bus elektrik sebagai sarana transportasiumum di kawasan perumahan menjadi penting untuk dipelajari. Penelitian ini dilakukan melalui survei yangmelibatkan penghuni kawasan perumahan di Kota Bandung. Data yang dikumpulkan meliputi profil pengguna,preferensi memilih bus elektrik, frekuensi penggunaan, dan jarak perjalanan. Analisis dilakukan dengananalisis cluster yang dapat mengelompokkan tiap cluster berdasarkan preferensi dan karakteristikperjalanannya. Dengan memahami karakteristik perilaku perjalanan pengguna bus elektrik, strategipengembangan lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan layanan dan meningkatkan partisipasimasyarakat dalam penggunaan transportasi ramah lingkungan ini.
Penerapan Skema Parkir Ganjil Genap di Kawasan Kampus Althaf, Muhammad; Joewono, Tri Basuki; Hartieni , Patricia
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 2 No. 3 (2024): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v2i3.1278

Abstract

Availability of parking is one of the factors that determines whether someone wants to drive to a destination or not. This is due to limited parking space. Parking problems can be found anywhere, including the campus area. The density of parking lots in the campus area is due to the high number of students. One strategy to reduce the use of private vehicles is to place restrictions. This restriction can be an odd-even setting. This study aims to analyze student behavior in planning the implementation of odd-even parking schemes and to analyze student characteristics regarding parking space restriction strategies. The analysis results show that the student's decision to keep driving is influenced by the amount of pocket money and the time the policy is enforced. Correspondence analysis shows that the odd-even policy can be relied upon to reduce parking density, especially in the campus area. ABSTRAK Ketersediaan parkir adalah salah satu faktor yang menentukan apakah seseorang ingin berkendara ke suatu tujuan atau tidak. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan lahan parkir. Masalah perparkiran dapat ditemukan dimana saja, termasuk area kampus. Kepadatan lahan parkir di area kampus disebabkan tingginya jumlah mahasiswa. Salah satu strategi dalam mengurangi penggunaan jumlah kendaraan pribadi adalah dengan melakukan pembatasan. Pembatasan ini dapat berupa pengaturan ganjil genap. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perilaku mahasiswa dalam perencanaan penerapan skema parkir ganjil genap dan menganalisis karakteristik mahasiswa terhadap strategi pembatasan lahan parkir. Hasil analisis menunjukkan bahwa keputusan mahasiswa untuk tetap membawa kendaraan dipengaruhi oleh besar uang saku dan jam pemberlakuan kebijakan. Analisis korespondensi menunjukkan bahwa kebijakan ganjil genap dapat diandalkan sebagai solusi untuk mengurangi kepadatan lahan parkir terutama di kawasan kampus. 
Atribut Kualitas Pelayanan ANgkutan Publik di Kota Bandung Engelbertha Noviani Bria Seran; Tri Basuki Joewono
Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v11i2.1406

Abstract

Angkutan publik adalah sarana transportasi yang penting dalam mendukung aktivitas danmobilitas penduduk sehari – hari di suatu perkotaan. Menganalisis atribut kualitas pelayananmenurut persepsi pengguna perlu dilakukan dan diharapkan dapat menentukan atribut kualitaspelayanan yang menjadi prioritas untuk segera diperbaiki. Tujuan penelitian ini menganalisiskualitas pelayanan ditinjau dari tingkat kepentingan dan kepuasan pengguna angkutan publik danuntuk menentukan atribut – atribut kualitas pelayanan yang berpengaruh pada kualitas pelayanandan menjadi prioritas. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder.Metode analisis data yang digunakan adalah Importance-Satisfaction Analysis (ISA). Hasil analisisperbandingan tingkat kepentingan dan kepuasan menunjukkan bahwa pengguna semua jenisangkutan publik merasa tidak puas dengan atribut kualitas pelayanan yang dianggap penting. Daridiagram kategori tingkat kepentingan dan kepuasan menunjukkan beberapa atribut menurutpersepsi pengguna angkutan publik penting tapi tidak memuaskan dan atribut yang palingmembutuhkan pengembangan adalah kebersihan kendaraan, kebersihan stasiun/halte, kondisi fisikkendaraan, kenyamanan kendaraan, keamanan stasiun/halte, dan ketepatan waktu. Atribut yangtermasuk dalam kategori perlu dipelihara adalah kemananan kendaraan dan keterampilanpengemudi. Atribut yang termasuk dalam kategori kurang penting adalah kondisi stasiun/halte,kenyamanan stasiun/halte, dan kemudahan biaya. Atribut yang masuk dalam kategori melebihiperkiraan adalah kemudahan mendapat informasi rute, kemudahan mengakses angkutan umum,keramahan staf, dan kemudahan mendapatkan moda.
Penentuan Denda Progresif bagi Kendaraan dengan Beban Berlebih di Jalan Tol Surabaya - Gempol Ridwan, Muizzudin; Joewono, Tri Basuki
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.17517

Abstract

Praktik kendaraan dengan muatan berlebih (overload) menjadi tantangan besar yang mempercepat kerusakan jalan dan meningkatkan biaya pemeliharaan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak muatan berlebih terhadap peningkatan biaya pemeliharaan jalan dan menentukan denda progresif yang dapat dikenakan pada kendaraan dengan muatan berlebih. Penelitian ini berfokus pada jalan tol Surabaya-Gempol, yang memiliki proporsi kendaraan overload yang tinggi dibandingkan dengan jalan tol lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan muatan berlebih secara signifikan meningkatkan nilai Vehicle Damage Factor (VDF), yang berdampak pada kenaikan biaya lapis ulang jalan. Penetapan denda progresif diusulkan sebagai solusi untuk mengurangi praktik overload dan sebagai pengganti dari peningkatan biaya pemeliharaan jalan. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan pendekatan yang lebih adil dan berkelanjutan dalam pengelolaan jalan tol. Pada kondisi normal, total biaya pemeliharaan mencapai sekitar Rp197,2 miliar, namun dengan muatan berlebih 5% hingga 30%, biaya tersebut meningkat hingga Rp392,8 miliar. Denda per kilometer untuk kendaraan dikategorikan ke dalam beberapa golongan sesuai dengan sistem penggolongan tarif tol saat ini. Sebagai contoh perhitungan denda Golongan II, yang mencakup truk 2 sumbu dan bus kecil, memiliki rata-rata denda mulai dari Rp42.96 per kilometer untuk muatan berlebih sebesar 5% hingga Rp771.36 per kilometer untuk muatan berlebih sebesar 30%.
Elasticity of Travel Time and Travel Cost of Private Vehicles and Public Transportation in Bandung, Indonesia Elshaan Helmmie; Tri Basuki Joewono
Civil Engineering Dimension Vol. 24 No. 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.612 KB) | DOI: 10.9744/ced.24.2.101-108

Abstract

Understanding mechanism of users in responding determinant variables to use mode of transport is beneficial to anticipate the effect of policy. This study aims to identify the elasticity value of travel time and travel cost of the users of private vehicles and public transportation. Using data from users of private vehicles and public transport in Bandung, Indonesia, the elasticity of travel time and travel cost was calculated based on estimated multinomial logit model (MNL) logit. The elasticity was calculated based on gasoline prices, parking fees, transfer fees, access times, travel times, and waiting times. Based on the results of the elasticity values for travel attribute, it was found that in access time and travel time, Trans Metro Bandung (TMB) Bus had the largest elasticity of -0,564 and -5,001, respectively, so TMB Bus was the most sensitive to changes in access time and travel time. In terms of waiting times and fixed costs/gasoline, conventional taxi has the highest elasticity values of -2,630 and -1,604, respectively, so conventional taxi is the most sensitive to changes in waiting time and fixed costs/gasoline.
PENERAPAN SISTEM BERBAGI SEPEDA LISTRIK DI KAWASAN KAMPUS Jonathan, Matthew; Joewono, Tri Basuki
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i3.8850.230-240

Abstract

Penerapan sistem transportasi berkelanjutan menjadi sebuah urgensi dan priortias dalam rangka mengurangi gas buang CO2. Sebagai bentuk implementasi dari transportasi berkelanjutan, dapat dilakukan dengan cara menerapkan sistem berbagi sepeda listrik di kawasan kampus. Untuk mengetahui preferensi mahasiswa dalam menggunakan sistem ini, diperlukan studi yang dapat memodelkan tingkat keberhasilan dari penerapan sistem berbagi sepeda listrik dengan mempertimbangkan beberapa atribut yang dapat mempengaruhi keputusan mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk mengindetifikasi antusiasme dan nominal yang bersedia dibayarkan mahasiswa terhadap penerapan sistem berbagi sepeda listrik di kawasan kampus. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah biaya, durasi perjalanan, kecepatan maksimal, dan tempat penyimpanan sepeda. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner yang dibuat menggunakan metode stated preference. Data dianalisis dengan menggunakan model multinomial logit (MNL). Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa antusias dengan adanya penerapan sistem berbagi sepeda listrik. Nominal yang bersedia dibayarkan oleh mahasiswa adalah sebesar Rp 25.083 per jam.
Co-Authors A. Caroline Sutandi Alan Hardi Kharisma, Alan Hardi Althaf, Muhammad Alviana, Zelina Anastasia Caroline Sutandi Andreas Wibowo Anggia Taghsya Nidi Hardiman Putri, Anggia Taghsya Nidi Hardiman Argya Jaganaputra Argya Jaganaputra Ari K. M. Tarigan Ari K. M. Tarigan, Ari K. M. Arif Budiarto Asmaningrum, Tri Hardiyanti At-thur Rachmawan Bekti Albar Effendi, Bekti Albar Belgiawan, Prawira Fajarindra Bella Pamuji Ramdhan Bella Pamuji Ramdhan, Bella Pamuji Budi Hartanto Susilo Cahyo Adityadharma Cahyo Adityadharma, Cahyo Cariera, David Chrisma Merry Kosakoy, Chrisma Merry Danang Parikesit Danang Parikesit Dhany Utami Ningtyas Dhany Utami Ningtyas Dharmowijyo, Dimas B. E. Dita Rachmatia Dita Rachmatia Elshaan Helmmie Engelbertha Noviani Bria Seran Fabianus Sebastian Kevin Fathonah Maysyaroh, Fathonah Fransiska Stefani, Fransiska Gary Raya Prima Gatot Perdana Kusuma Gatot Perdana Kusuma, Gatot Perdana Hafiz Janitra Ramadhan, Hafiz Janitra Hansen Samuel Arberto Gultom Hartieni , Patricia Hartieni, Patricia Hikmat Iskandar Hikmat Iskandar, Hikmat Hisashi Kubota Hisashi Kubota Hisashi Kubota Jeanly Syahputri Jonathan, Matthew Kiagoes Moehammad H.N. Nugraha Lukita Adinegoro, Lukita Lukman M.H. Marpaung Lukman M.H. Marpaung, Lukman M.H. Luthfi Yudha Oktano, Luthfi Yudha Mahmudah, Amirotul M. H. Marco Andrianto Melinda Tjeendra Melinda Tjeendra, Melinda Meviany, Yussi Mokhammad Akbar Raharja Tjastadipradja Muhamad Rizki MUHAMAD RIZKI Muhamad Rizki Muhamad Nabila Putri Larasati Nancy . Nancy ., Nancy Nugraha, Kiagoes Moehammad H.N. Nurcahya, Sidiq Bagus Oktaviani Riandiatmi Pratama, Vicky Satria Prayoga Luthfil Hadi Prima, Gary Raya Rachmawan, At-thur Radella Adelia Jayanti Raden Hudrian Rahmadiensyah, Raden Hudrian Ridwan, Muizzudin Riri Kumalasari, Adela Santoso Urip Gunawan Santoso Urip Gunawan, Santoso Urip Senjaya Setianto Setianto, Senjaya Tanjung, Jihan Nur Azizah Tjastadipradja, Mokhammad Akbar Raharja Vanessa Damayanthi, Melati Wimpy Santos Wimpy Santos Wimpy Santosa Yasinta Br.S.D, Christina Yohanes L. D. Adianto Yohanes L.D. Adianto Yusak O. Susilo Yusak O. Susilo, Yusak O. Yussi Meviany Zelina Alviana