Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TERHADAP PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN LALU LINTAS DI SMK PARIWISATA HARAPAN DENPASAR Gracia Irin S. Naibaho; I Made Suindrayasa; Ni Kadek Ayu Suarningsih; I Kadek Saputra
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i04.p09

Abstract

Studi pendahuluan memperlihatkan hasil hanya 10 siswa yang pernah menolong korban, serta siswa belum pernah mendapatkan edukasi dan pelatihan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswa terhadap pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di SMK Pariwisata Harapan Denpasar. Peneliti menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 77 siswa kelas sepuluh yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti memilih kuesioner data demografi dan skala Guttman dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori sangat baik (85,7%), baik (10,4%), dan cukup (3,9%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan siswa berada pada kategori sangat baik, baik, dan cukup mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Saran dari peneliti yaitu siswa perlu mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dengan mencari informasi secara aktif dan diberikan edukasi lebih lanjut untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi situasi darurat.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA CIVITAS ACADEMICA PSSKPPN FK UNUD Aliza Nur Ramadhani; Ni Kadek Ayu Suarningsih; Komang Menik Sri Krisnawati; Ni Ketut Guru Prapti
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i02.p08

Abstract

Aktivitas fisik memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, salah satunya dapat mencegah risiko penyakit tidak menular seperti keluhan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan keluhan muskuloskeletal pada civitas academica Keperawatan Universitas Udayana. Penelitian ini berjenis deskriptif korelasi dengan rancangan cross-sectional. Pengisian kuesioner dilakukan secara mandiri oleh 184 responden yang telah dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Ricci-Gagnon untuk mengukur aktivitas fisik dan Nordic Musculoskeletal Questionnaire untuk mengukur keluhan muskuloskeletal. Hasil analisis penelitian menemukan bahwa mayoritas civitas academica memiliki tingkat aktivitas fisik pada kategori aktif (59,2%) dengan keluhan muskuloskeletal pada tingkat sedang (59,2%). Berdasarkan kuesioner Ricci-Gagnon, ditemukan bahwa mayoritas civitas academica memiliki perilaku sedentari yang cukup lama dengan rata-rata waktu >5 jam per hari. Mayoritas keluhan muskuloskeletal pada tingkat sedang sering ditemui pada bagian punggung dan pinggang. Hasil uji korelasi ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan keluhan muskuloskeletal (p = 0,513). Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan untuk mempertahankan tingkat aktivitas fisik pada kategori aktif.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN KADER KESEHATAN DALAM MELAKUKAN PERAWATAN PALIATIF PADA PASIEN KANKER Putu Ika Darma Yanti; Putu Oka Yuli Nurhesti; Nyoman Agus Jagat Raya; Ni Kadek Ayu Suarningsih
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i02.p10

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang ditandai oleh pertumbuhan sel abnormal yang bersifat progresif dan menimbulkan berbagai gejala yang memengaruhi kualitas hidup pasien serta dapat menyebabkan kematian, sehingga diperlukan perawatan paliatif yang dilakukan oleh tim perawatan paliatif dengan melibatkan masyarakat yang menjadi kader kesehatan. Pengetahuan yang memadai pada kader kesehatan penting dimiliki karena dapat memengaruhi kesiapan dalam memberikan perawatan paliatif pada pasien kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan kader kesehatan dalam melakukan perawatan paliatif pada pasien kanker. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional yang dilaksanakan selama satu bulan yaitu Desember 2024 - Januari 2025. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling dengan metode simple random sampling (n=50). Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan kuesioner Pengetahuan Kader Kesehatan dan kuesioner Kesiapan Kader Kesehatan. Hasil penelitian yang didapatkan menggunakan Uji Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan kader kesehatan dalam melakukan perawatan paliatif dengan nilai p=0,03 dan nilai r=0,29. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan dengan arah hubungan positif, yaitu semakin tinggi pengetahuan maka semakin tinggi kesiapan kader kesehatan dalam melakukan perawatan paliatif pada pasien kanker begitu juga sebaliknya. Kader kesehatan diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mengakses informasi tentang perawatan paliatif pada pasien kanker.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU REMAJA MENGENAI RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR Dyah Ayu Ratna Sulistiyaningrum; Ni Kadek Ayu Suarningsih; Made Oka Ari Kamayani; Nyoman Agus Jagat Raya
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i03.p03

Abstract

Prevalensi penyakit kardiovaskular setiap tahunnya terus mengalami peningkatan serta masih menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia. Pencegahan dasar mengenai  risiko penyakit kardiovaskular sangat penting dilakukan sejak usia dini sehingga risiko penyakit kardiovaskular di usia dewasa dapat diminimalisir. Pendekatan pada remaja dapat mendukung pembentukan perilaku kesehatan yang positif dalam menjaga kesehatan kardiovaskular yang ideal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja terkait penyakit kardiovaskular. Penelitian ini merupakan penelitian  kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional.  Penelitian ini dilakukan pada 297 responden SMA Negeri 1 Kuta Utara dengan rentang usia 15-17 tahun. Data pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait risiko penyakit kardiovaskular dikumpulkan melalui kuesioner berupa Google form dengan pengawasan. Pada penelitian ini juga mengumpulkan data IMT responden berupa tinggi badan dan berat badan yang diukur secara langsung. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden berusia 16 tahun, sebagian besar berjenis kelamin perempuan (61,3%), responden underweight 29,6%, obesitas 12,5%, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik, sikap baik dan perilaku yang cukup dengan persentase masing-masing yaitu 67,7%, 58,6% dan 88,6%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu responden memiliki pengetahuan yang baik, sikap yang baik namun memiliki tingkat perilaku cukup terkait risiko penyakit kardiovaskular. Perlu program dengan sasaran remaja untuk mendorong menerapkan perilaku hidup sehat sebagai pencegahan awal diri risiko penyakit kardiovaskular.