Claim Missing Document
Check
Articles

SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT X DARI ABU SEKAM PADI MELALUI PROSES HIDROTERMAL unnes, krisnawati kimia; Jumaeri, Jumaeri; Wardani, Sri; Wardani, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i1.17036

Abstract

Padi merupakan produk utama pertanian di negara-negara agraris, termasuk indonesia. Di daerah Kabupaten Demak mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani padi, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari hasil produk samping dari padi. Abu sekam padi memiliki kandungan silika yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam sintesis zeolit secara hidrotermal. Bahan yang digunakan yaitu abu sekam padi sebagai bahan utama, Al2O3, dan NaOH. Sintesis zeolit diawali dengan pembuatan larutan natrium silikat (Na-Si) dan natrium aluminat (Na-Al) , selanjutnya kedua larutan diaduk sampai homogen. Campuran sol-gel yang diperoleh dilebur dalam krus stainless steel, selama 4jam pada temperatur 160°C. Zeolit sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframerah (FTIR) diperoleh serapan gugus fungsi Si-O-Al, Difraksi Sinar-X (XRD) diperoleh susunan kristal yang dipediksi merupakan zeolit jenis tipe Na-X dan perkuat dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk meliat susunan kristal yaitu berupa kubus tak beraturan dan diperoleh hasil rendemen pada suhu 160°C sebanyak 68,17%.
Isolasi Flavonoid Kulit Buah Durian dan Uji Aktivitasnya sebagai Antirayap Coptotermes sp. Tunnisa, Tasqia; Mursiti, Sri; Jumaeri, Jumaeri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i1.17413

Abstract

Kulit buah durian diketahui mengandung flavonoid yang memiliki manfaat dalam bidang pengobatan maupun sebagai pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa flavonoid dan uji aktivitas antirayap terhadap Coptotermes sp. Penelitian ini dibagi atas tiga tahapan, yaitu isolasi flavonoid, identifikasi isolat, uji antirayap. Hasil skrining menunjukkan isolat mengandung flavonoid. Identifikasi menggunakan FT-IR menunjukkan adanya gugus O-H, C-H alifatik, C=O, C=C, dan CO. Analisis spektra UV-Vis menunjukkan serapan maksimum pada pita II dan pita I pada panjang gelombang 290 dan 305 nm. Penambahan pereaksi geser NaOH 2N, AlCl3, dan AlCl3 + HCl menyebabkan adanya pergeseran pada pita II dan pita I. Hasil analisis menunjukkan bahwa senyawa flavonoid dalam kulit buah durian diduga golongan flavanon. Uji aktivitas antirayap menggunakan metode umpan paksa dengan variasi konsentrasi 0; 1; 2,5; 5, 7,5; dan 10%. Larutan uji 10% menyebabkan kematian rayap paling tinggi dengan mortalitas 89,67% dan pengurangan berat kertas umpan paling kecil sebesar 0,35%.
Modifikasi Zeolit A dengan Surfaktan HDTMA dan Aplikasinya sebagai Adsorben Ion Nitrat Darojah, Lia Inarotut; Jumaeri, Jumaeri; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i1.20750

Abstract

Modifikasi zeolit A dengan surfaktan HDTMA (hexa decil trimetil ammonium) dan aplikasinya sebagai adsorben ion nitrat telah dipelajari. Zeolit A yang disintesis dari kaolin alam Bangka Belitung dimodifikasi dengan surfaktan HDTMA 0,1 M menjadi zeolit A termodifikasi surfaktan (ZAMS). ZAMS hasil modifikasi dikarakterisasi dengan FT-IR, XRD, dan SAA. Zeolit A dengan dan tanpa modifikasi surfaktan HDTMA diaplikasikan sebagai adsorben ion nitrat dengan melibatkan variabel waktu kontak dan konsentrasi awal nitrat. Hasil FTIR ZAMS menunjukkan kemiripan dengan ZAMS standar, ditunjukkan dengan munculnya serapan pada bilangan gelombang 2921,01 cm-1, 2852,44 cm-1, dan 1482,02 cm-1. Hasil XRD ZAMS mirip dengan zeolit A tanpa modifikasi dengan derajat kristalinitas sebesar 98,55% dan memiliki luas permukaan sebesar 146,389 m2/g. Adsorpsi nitrat optimum oleh zeolit A terjadi pada waktu kontak 60 menit dan ZAMS 90 menit dengan kapasitas adsorpsi masing-masing sebesar 4,3048 mg/g dan 4,5593 mg/g sedangkan kondisi optmum adsorpsi ion nitrat pada variasi konsentrasi awal dicapai pada 75 ppm dengan kapasitas adsorpsi zeolit A yakni 6,6815 mg/g dan ZAMS 6,995 mg/g.
Zeolit Alam Termodifikasi Surfaktan Heksadesiltrimetilammonium (HDTMA) dan Pemanfaatannya sebagai Adsorben Zat Warna Congo Red Wahyu Rahmawati, Aliftia; Jumaeri, Jumaeri; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i2.20822

Abstract

Telah dilakukan modifikasi dengan menambahkan surfaktan hexadecyltrimethyl-ammonium (HDTMA) terhadap zeolit alam teraktivasi. Zeolit alam hasil aktivasi ditambah dengan surfaktan HDTMA pada konsentrasi 1 x KTK dan 2 x KTK. Karakterisasi terhadap zeolit teraktivasi dan termodifikasi HDTMA dilakukan dengan spektroskopi FT-IR dan difraksi sinar X. Jumlah zat warna congo red yang teradsorp, ditentukan dengan spektroskopi UV-Vis. Modifikasi zeolit dengan surfaktan HDTMA+ ditunjukkan oleh spektra FT-IR pada bilangan gelombang 2859 dan 2926 cm-1 untuk 1 x KTK, dan 2 x KTK pada bilangan gelombang 2854 dan 2927 cm-1 yang menunjukkan adanya gugus CH2 amina yang dimiliki oleh HDTMA+. Uji adsorpsi zat warna congo red terhadap zeolit alam termodifikasi surfaktan HDTMA+, waktu optimum pada waktu 10 menit untuk zeolit sebelum termodifikasi, sedangkan zeolit termodifikasi waktu optimum terjadi pada waktu 20 menit dengan pH optimum pada pH 6. Konsentrasi awal optimum pada 4 ppm, sedangkan konsentrasi awal optimum zeolit termodifikasi terjadi pada 2 ppm.
Perbandingan Massa Ca(NO3)2 dengan SBA-15 terhadap Kebasaan Katalis Reaksi Gliserolisis Winning Kusuma, Alberto Krishna Ksatria; Harjito, Harjito; Jumaeri, Jumaeri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i2.21466

Abstract

Katalis CaO-SBA-15 telah digunakan untuk mempercepat laju reaksi gliserolisis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingan massa optimum antara Ca(NO3)2 dengan SBA-15 yang mampu mempercepat laju reaksi gliserolisis, mengetahui kebasaannya serta mencari alasan kegagalan reaksi. Sintesis SBA-15 dilakukan dengan metode ultrasonik dan dikarakterisasi dengan XRD dan SAA. Katalis disintesis dengan metode impregnasi dengan 0,05000; 0,02478; dan 0,01652 g.mL-1 larutan Ca(NO3)2. Karakter katalis didapatkan dengan XRD, XRF dan SAA. Kebasaan katalis didapatkan dengan metode titrasi dan gravimetri. Uji aktivitas dilakukan sebagai konfirmasi. Karakter difraktogram XRD dan isoterm SBA-15 hasil sintesis sudah sesuai dengan penelitian terdahulu. Struktur SBA-15 tidak berubah saat impregnasi dan aktivasi. Uji aktivitas belum berhasil sebab dihasilkan bukan senyawa target dan pelarut ikut bereaksi, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang uji aktivitasnya. Analisis kebasaan dapat disimpulkan bahwa katalis dengan konsentrasi larutan pengimpreg 0,05000 g.mL-1 dinyatakan optimum apabila ditinjau dari pendekatan gliserolisis merupakan reaksi alkoholis.
Pembuatan Karbon Aktif Ampas Tahu dan Aplikasinya sebagai Adsorben Zat Warna Crystal Violet dan Congo Red Zulichatun, Siti -; Jumaeri, Jumaeri; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i3.21970

Abstract

Crystal Violet (CV) dan Congo Red (CR) masing-masing merupakan zat warna kationik dan anionik. Kedua zat warna tersebut banyak terdapat pada limbah industri tekstil, bersifat karsinogenik dan non biodegradable dengan toksisitas tinggi. Salah satu metode untuk menurunkan konsentrasi CV dan CR adalah melalui proses adsorpsi menggunakan karbon aktif ampas tahu (KAAT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik KAAT dan kemampuannya dalam mengadsorpsi zat warna pada berbagai variasi waktu kontak, pH dan konsentrasi awal larutan. Preparasi KAAT dilakukan melalui proses karbonisasi ampas tahu dan proses aktivasi dengan merendam KAAT dalam larutan H3PO4 3 M. Hasil penelitian karakteristik KAAT dilihat dari beberapa parameter uji, antara lain kadar air, kadar abu, kadar zat menguap dan kadar karbon yang dihasilkan, telah memenuhi syarat SNI 06-3730-1995 tentang standar kualitas arang aktif sebagai adsorben. Namun, daya serap iod yang dihasilkan belum memenuhi syarat SNI 06-3730-1995 yaitu minimal 750 mg/g. Hasil uji SAA menggunakan metode BET menunjukkan luas permukaan KAAT sebesar 49,075 m2/g. Hasil analisis FTIR menunjukkan adanya gugus O-H, C-H deformation, C=O. Selain itu, muncul pita serapan baru pada bilangan gelombang 1272 cm-1, 1159 cm-1 dan 1319 cm-1 menunjukkan masing-masing untuk vibrasi regangan C-O dalam P-O-C dan P=O. Adsorpsi CV terjadi pada waktu optimal 75 menit, pH 5 dan Co= 8 mg/L sebesar 98,41%. Adsorpsi CR terjadi pada waktu optimal 60 menit, pH 5 dan Co=25 mg/L sebesar 71,97%.
Pemanfaatan Bentonit Teraktivasi Asam Sulfat sebagai Adsorben Anion Fosfat dalam Air Darmadinata, Mariyanti; Jumaeri, Jumaeri; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i1.22484

Abstract

Bentonit merupakan lempung jenis smektit yang komponen utamanya montmorillonit. Montmorillonit memiliki struktur berlapis dan mengembang bila didispersikan ke dalam air, sehingga sangat baik digunakan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bentonit sebelum dan sesudah teraktivasi asam dan aplikasinya sebagai adsorben anion fosfat. Asam yang digunakan untuk aktivasi adalah asam sulfat 1,5 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivasi asam menghasilkan pergeseran 2 dari 5,2500 Ã… menjadi 5,2058 dan serapan pada bilangan gelombang 1040 cm-1 masih tampak setelah proses aktivasi menunjukkan ketahanan dari struktur bentonit. Kapasitas adsorpsi bentonit terhadap anion fosfat sebesar 1,3755 mg/g sedangkan kapasitas adsorpsi bentonit teraktivasi asam sebesar 2,9673 mg/g dengan mengikuti isoterm adsorpsi Langmuir.
Adsorpsi Para-nitrophenol (PNP) menggunakan Zeolit Alam Termodifikasi Surfaktan HDTMA Hastuti, Vidya Dwi; Jumaeri, Jumaeri; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i1.22674

Abstract

Para-nitrophenol (PNP) adalah kristal tidak berwarna sampai kekuningan yang banyak digunakan dalam bidang industri obat-obatan, fungisida dan pewarna. Senyawa PNP terdata sebagai “polutan utama” oleh US Environmetal Protection Agency (EPA) karena kelarutan yang tinggi dan stabil di dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik zeolit termodifikasi HDTMA dan kemampuannya dalam mengadsorpsi PNP pada berbagai variasi pH larutan, waktu kontak dan konsentrasi awal larutan. Preparasi zeolit termodifikasi HDTMA dilakukan melalui proses aktivasi dengan HCl 1 M dan dilanjutkan modifikasi menggunakan surfaktan HDTMA-Br 2x KTK atau 0,1232 M. Hasil analisis FTIR pada zeolit termodifikasi HDTMA menunjukkan adanya gugus CH2 dari amina pada bilangan gelombang 2929 dan 2857 cm-1, hal ini menandakan bahwa zeolit alam telah berhasil dimodifikasi dengan HDTMA. Hasil analisis XRD zeolit termodifikasi HDTMA tidak mengalami perubahan struktur. Hasil uji SAA menggunakan metode BET luas permukaan zeolit alam meningkat setelah dimodifikasi dengan HDTMA. Adsorpsi PNP oleh zeolit termodifikasi HDTMA terjadi pada pH optimum 4, waktu kontak 60 menit dan konsentrasi awal 25 ppm dengan jumlah PNP teradsorpsi 0,594 mg/g.
Pengaruh Penggunaan Zeolit Alam sebagai Pengikat Impuritas pada Pembuatan Garam Rahmawati, Septiani Yuni; Jumaeri, Jumaeri; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i3.22832

Abstract

Kebutuhan garam di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk dan perkembangan industri. Produksi garam di Indonesia sendiri masih kurang maksimal karena kualitas yang dihasilkan masih belum memenuhi standar yang disebabkan masih banyak pengotor-pengotor yang larut dalam garam. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan garam dengan penambahan zeolit untuk mengetahui pengaruh ukuran butir zeolit, dan dosis zeolit pada mebuatan garam terhadap kadar NaCl yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukan pembuatan garam dengan 24oBe tanpa penambahan zeolit memiliki kadar NaCl sebesar 92,10%, kadar air sebesar 2,96%, kadar ion Ca2+ dan Mg2+ masing-masing sebesar 168,8 dan 107,50 mg/Kg. Pembuatan garam dengan penambahan zeolit dengan variasi ukuran zeolit 16, 35, 60 mesh diperoleh zeolit dengan ukuran 60 mesh menghasilkan garam dengan kualitas lebih baik yaitu memiliki kadar NaCl 96,36%, kadar air 2,29%, kadar ion Ca2+ dan Mg2+ masing-masing sebesar 138,80 dan 104,00 mg/Kg. Pembuatan garam dengan penambahan zeolit dengan variasi dosis zeolit 2,5, 3,5, 4,5 mesh diperoleh zeolit dengan ukuran 4,5 g menghasilkan garam dengan kualitas lebih baik yaitu memiliki kadar NaCl 98,25%, kadar air 1,75%, kadar ion Ca2+ dan Mg2+ masing-masing sebesar 117,60 dan 100,00 mg/Kg.
Karakteristik Adhesive Polymer Polivinil Asetat Termodifikasi Butil Akrilat untuk Aplikasi Transfer Metalize Tunjungsari, Faricha; Jumaeri, Jumaeri; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i2.23150

Abstract

Salah satu jenis polimer yang saat ini banyak dikembangkan ialah polimer emulsi. Produk-produk polimerisasi emulsi banyak digunakan dalam berbagai jenis sektor industri seperti produksi adhesive. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi butil-akrilat terhadap karakterisasi adhesive polymer. Sintesis adhesive polymer dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap seeding dan tahap feeding. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi optimum terjadi pada konsentrasi butil akrilat 5%, dan waktu reaksi 4 jam. Pada kondisi ini diperoleh nilai solid content sebesar 35,22%, konversi 94,45%, dan viskositas sebesar 1600 cPs. Hasil analisis menggunakan PSA didapatkan ukuran partikel rata-rata sebesar 663,2 nm. Transisi glass pada reaksi sebesar 4,78°C. Adhesive polymer yang optimum dikarakterisasi menggunakan SEM memiliki gambaran morfologi berbentuk bulat (spherical) pada perbesaran 60.000 kali dan akselerasi tegangan sebesar 15kv. Hasil aplikasi transfer metalize yang paling optimum menunjukkan tidak adanya perubahan warna pada permukaan aluminium foil yang telah ditetesi dengan etil asetat.
Co-Authors Afwah, Apriliani Arifatul Agung Tri Prasetya Agung Tri Prasetya Agung Tri Prasetya Akhsanun Nadiyya Alfawwazi, Abdul Fattah Alighiri, Dante Amique, Iqnatu Nazila Ani Rusilowati Anita Rahayu Annisa, Riska Nurfirda Antonius Tri Widodo Arum Mawar Wati Budhy Kurniawan Cepi Kurniawan Darmadinata, Mariyanti Darmadinata, Mariyanti Darojah, Lia Inarotut Darojah, Lia Inarotut Deni Mustika Deninta Andara Perdana E Kusumastuti, E Edy Cahyono Eko Sri Kunarti Elfrida Ratnawati Ella Kusumastuti Ella Kusumastuti, Ella Endang Susilaningsih Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo, Ersanghono Etty Soesilowati Evalisa Apriliani, Evalisa F Widhi Mahatmanti G, Agnesya Putri Habibah, Febrina Nur Haditya, Ervan Bagus Hakim, Yanuar Hakim, Yanuar Harjito - Harjono Harjono Hastuti, Vidya Dwi Hastuti, Vidya Dwi Holyness Nurdin Singadimedja Isbullah, Isbullah Ismi Inayati, Ismi Istiana, shofa Jayanti, Yeni Fitriana Jayanti, Yeni Fitriana Juari Santosa Kamila, Naila Faza Kasmadi Imam Supardi Khafidhotun Naimah Khasanah, Ni'matul Khasanah, Nimatul Khavilla, Vidya Putri Latifah Latifah Latifah Latifah Lubis, Syafrina Yani Machiril, Dhonirul Machiril, Dhonirul Masrukan Masrukan Megasari, Nofita Megasari, Nofita Mohammad Alauhdin, Mohammad Munazat, Dicky Mutiara Dewi Rukmana, Mutiara Dewi Naila Faza Kamila Nanik Wijayati Ningrum, Ananda Nurmalia Kusuma Ningrum, Lis Setiyo Ningrum, Lis Setiyo Nino Rinaldi nurfainzani, pratiwi nurfainzani, pratiwi Nurhidayah Nurhidayah Patricia, Amelinda Diana Patricia, Amelinda Diana Pratiwi Dwi Jananti, Pratiwi Dwi Putri, Witha Berlian Qoyyima, Diana Rahayu, Endah Fitriani Rahmawati, Septiani Yuni Resti, Ade Riyanto, Ari Fajar Rusiyanto Rusiyanto, Rusiyanto S Mursiti Saadah, Nelis Savitri Savitri, Savitri Setyadji, Much. Sigit Priatmoko Sri Haryani Sri Juari Santosa Sri Juari Santosa Sri Kadarwati Sri Wahyuni SRI WARDANI Sucipto, Lukman Sulistyani, Martin Sulistyaningsih, Triastuti Sunarto, Wisnu Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Triastuti Sulistyaningsih Tunjungsari, Faricha Tunnisa, Tasqia Tunnisa, Tasqia Ulya, Isnaeni Nurul unnes, krisnawati kimia unnes, krisnawati kimia Uswatun Hasanah VH Putranto, VH w. Astuti w. T.P. Lestari Wahyu Rahmawati, Aliftia Wahyu Rahmawati, Aliftia Wahyuni, Promes Sari Wardani, Deta Sri Warlan Sugiyo Wawan Rustyawan Wawan Wawan Widiya Aprilianti Winning Kusuma, Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma, Alberto Krishna Ksatria Wisnu Sunarto Woro Sumarni Zulichatun, Siti - Zulichatun, Siti -