Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Pengendalian Kualitas Sheet Mask dengan Metode SQC di PT X Makarawung, Advenni Natalia; I Gusti Ngurah Priambadi; Ni Made Cyntia Utami; I Made Dwi Budiana Penindra; Desak Ayu Sista Dewi; Bryan Estavan Imanuel Sitanggang
JURNAL RISET DAN APLIKASI TEKNIK INDUSTRI Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 2 Desember (2023)
Publisher : Study Program of Industrial Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT X is a manufacturing industry company engaged in cosmetic and skincare manufacturing services that produce products based on order or PO (pre-order). In the production process carried out by PT X, there are several product defects such as damaged masks, packaging, and so on so that the product is not suitable for use and reaches consumers, for that the importance of the production process control system in a company in identifying factors causing damage or defects in sheet mask products and analyzing how to apply statistical quality control in quality control at PT X. The results of the pareto chart analysis with the most frequent problems to get priority for repair, namely the type of plastic defect (53%). Based on the P-chart analysis the production process is still not under control or still experiencing deviations, this is shown on the P-chart that many points are beyond the control limit. Known from the results of diagram analysis fishbone related factors causing plastic defects come from human, machine, and material factors. Companies should conduct training for employees on the shrink process, conduct regular checks on production machines and replace plastic materials that are thicker than before.
REDESIGN KURSI BUS YANG ERGONOMIS DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI (STUDI KASUS BUS TRANS METRO DEWATA) Krisna, I Gusti Ngurah Bagus Hermaya; I Gusti Ngurah Priambadi; Ni Luh Putu Lilis Sinta Setiawati; I Made Dwi Budiana Penindra; Mia Juliana; Ni Made Cyntia Utami
JURNAL RISET DAN APLIKASI TEKNIK INDUSTRI Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 2 Desember (2023)
Publisher : Study Program of Industrial Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Due to passenger complaints regarding the comfort of the seats on the Trans Metro Dewata Bus, and the possibility that the design of the seats could result in musculoskeletal disorders (MSDs), it is deemed necessary to redesign the seats of the Trans Metro Dewata Bus to create an ergonomic seat design. In the process of redesigning the bus seats, the ergonomics method with an anthropometric approach was used. The ergonomic approach in question is to adjust the seat design to the anthropometric dimensions of the sample of Trans Metro Dewata Bus passengers. In this anthropometric approach, four anthropometric dimensions are determined which play an important role in chair redesign, namely (1) shoulder height, (2) knee fold (popliteal), (3) hip width, and (4) distance from knee fold (popliteal) to buttocks. For each dimension, calculations were carried out according to the procedure for 100 sample data that had been taken from passengers of the Trans Metro Dewata Corridor 3 Bus in March 2023. Based on the passenger samples that had been obtained, then the anthropometric data testing process was carried out starting from the normality test, uniformity test data, and data adequacy test.
DESAIN MEJA DAN KURSI ERGONOMIS DENGAN METODE REBA DAN ANTROPOMETRI UNTUK MENCEGAH MUSCULOSKELETAL DISORDERS Henrico Yangga Wijaya; I Made Dwi Budiana Penindra; Bryan Estavan Imanuel Sitanggang
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5820

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan memberikan alternatif solusi terhadap permasalahan ergonomis berupa keluhan terkait musculoskeletal disorders (MSDs) di CV Surya Buana. CV Surya Buana merupakan perusahaan manufaktur berkembang di Bali dengan produk utama packaging berbahan dasar karton. Proses produksi CV Surya Buana tersebar menjadi beberapa area dengan tugas spesifik dengan proses repetitif dan melibatkan tenaga manusia sehingga berisiko menimbulkan keluhan MSDs. Hasil pra-penelitian dengan metode nordic body map questionnaire (NBM) dan diagram pareto menunjukkan keluhan MSDs terbanyak yaitu sakit pinggang dan sebanyak 50% keluhan sakit pinggang bersumber dari area demolding. Berlandaskan hasil pra-penelitian maka dinilai penting untuk melakukan penelitian pada area demolding di CV Surya Buana dengan menggunakan analisis rapid entire body assessment (REBA). Hasil analisis REBA menunjukkan skor 10 dan 11 terhadap dua pekerja diuji, mengindikasikan tingkat risiko MSDs secara berurut yaitu risiko tinggi dan sangat tinggi. Merespon hasil dari analisis REBA, maka dalam penelitian ini digunakan metode antropometri untuk mendesain meja dan kursi kerja ergonomis sebagai alternatif solusi. Rancangan desain kemudian disimulasikan kembali dengan analisis REBA untuk mengetahui tingkat risiko MSDs setelah perancangan desain. Hasil simulasi menunjukan penurunan skor REBA dengan nilai skor 3, mengindikasikan tingkat risiko MSDs rendah.
Optimization of Inspection Routes Using Linear Programming & Nearest Neighbour at KJPP ANA & Rekan Gianyar Canigia Susila, Ni Made Ari; Penindra, I Made Dwi Budiana; Utami, Ni Made Cyntia; Ariyani, Ni Wayan Sri; Juliana, Mia; Sitanggang, Bryan Estavan Imanuel
Bulletin of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bse.v4i1.1155

Abstract

Inspection is the activity procedures of an appraiser identical with survey to the location of the object of assessment. Considering efficient KJPP ANA & Rekan Gianyar is important for determining the best route in order to reduce overtime. This research focused in optimizing the inspection case route to the location using Linear Programming (LP) and Nearest Neighbor (NN) for Traveling Salesman Problem cases. In addition, analyzing the comparison of the initial route and the new route with both methods after optimizing travel time to reduce overtime. This research combined set theory and distribution & transportation concepts in the optimization. The data in this research used primary data including initial route along with the coordinates and secondary includes company profiles, LP and NN algorithms collected through interviews, documentation and literature study. The collected data were processed with Microsoft Excel and Google Colaboratory software. The results found that the LP method minimized travel time savings by an average of 12%, while the NN method is 8%. The LP method minimized the average overtime and costs by 16 minutes (Rp. 13,000, -) while the NN method is 11 minutes (Rp. 9,000, -). Keywords: Linear programming, Nearest neighbor, Route optimization, Traveling salesman problem
SISTEM PENGUKURAN KINERJA PT X DENGAN METODE AMERICAN PRODUCTIVITY CENTER (APC) Dewanggha, I Nyoman Ari; Komaladewi, Anak Agung Istri Agung Sri; Penindra, I Made Dwi Budiana
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri kopi kapsul. Selama ini perusahaan belum pernah melakukan pengukuran dan perhitungan produktifitas secara menyeluruh, melainkan hanya evaluasi melalui laporan rugi laba per tahun. Metode yang digunakan dalam pengukuran produktivitas adalah metode American Productivity Center (APC) yang berguna untuk menilai unjuk kerja perusahaan dan juga untuk memperbaiki produktivitas. APC adalah metode yang praktis dan komprehensif untuk mengukur produktifitas tidak hanya menghitung faktor finansial tetapi juga menghitung faktor fisik perusahaan. PT X terdapat peningkatan produktivitas, profitabilitas dan perbaikan harga yang berfluktuasi. Tingkat produktivitas PT X selama periode pengukuran mengalami peningkatan. Tetapi penurunan dari indeks perbaikan harga tidak terlalu signifikan penurunanya yang membuat tidak berpengaruh besar terhadap indeks produktivitas dan indeks profitabilitas pada PT X. Dalam usaha peningkatan produktivitas dan profitabilitas, perusahaan sebaiknya tidak hanya memperhatikan faktor internal perusahaan saja, tetapi faktor eksternal juga perlu diperhatikan. Adapun faktor eksternal yang harus diperhatikan yaitu perluasan pangsa pasar yang dilakukan sehingga menarik minat konsumen, sehingga permintaan lebih besar dan akan meningkatkan profitabilitas perusahaan.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS MOBIL WULING ALMAZ DI SURABAYA Astana P, A. Bima Duta; Penindra, I Made Dwi Budiana; Sitanggang, Bryan Estavan Imanuel; Ariyani, Ni Wayan Sri; Juliana, Mia; Utami, Ni Made Cyntia
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT SGMW Motor Indonesia adalah salah satu perusahaan dalam industri kendaraan bermotor roda empat di Indonesia. Perusahaan ini meluncurkan Wuling Almaz untuk mengisi segmen sport utility vehicle (SUV). Ditemukan keluhan pelanggan terhadap kualitas mobil yang berasal dari ulasan pelanggan. Perusahaan memerlukan strategi peningkatan kualitas produk Wuling Almaz untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan strategi pengembangan produk untuk meningkatkan kualitas mobil Wuling Almaz. Strategi peningkatan kualitas produk dirumuskan berdasarkan integrasi antara importance-performance analysis (IPA) dengan metode quality function deployment (QFD). Atribut dalam prioritas utama perbaikan digunakan sebagai masukan untuk kebutuhan pelanggan dalam QFD. Terdapat 6 atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan, yaitu konsumsi bahan bakar, kondisi mesin, intensitas lampu utama, masa pakai mesin, stok suku cadang, dan harga suku cadang. Strategi perbaikan kualitas produk dihasilkan dari matriks house of quality (HOQ). Urutan prioritas rekomendasi strategi meningkatkan kualitas produk pada mobil Wuling Almaz adalah pemasangan volt stabilizer dan ground cable system, penambahan mekanik terlatih, peningkatan kualitas part yang rentan rusak, peningkatan volume produksi suku cadang, menambah bengkel resmi, dan meningkatkan kapasitas mesin.
GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN SUSTAINABLE BUSINESS PRACTICE PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA Luh Gede Krisna Dewi; I Made Dwi Budiana Penindra; Putu Ery Setiawan
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.13.NO.08.TAHUN.2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2024.v13.i08.p04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mekanisme good corporate governance terhadap environmental investment. Good corporate governance diproksikan dengan ukuran dewan komisaris, komisaris independen, kepemilikan institusional, dan komite audit. Environmental investment diproksikan dengan peringkat PROPER yang menggambarkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan sektor non-keuangan di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2015 sampai dengan 2021. Jumlah amatan dalam penelitian ini adalah 220 firm years. Data yang digunakan bersumber dari annual report dan laporan keberlanjutan, dan selanjutnya dianalisis dengan teknik regresi data panel dan diolah menggunakan alat bantu Eviews 12. Penelitian berhasil membuktikan bahwa struktur kepemilikan institusional memengaruhi tingkat environmental invetsment perusahaan sebagai bentuk praktik bisnis berkelanjutan. Penelitian tidak menemukan pengaruh antara ukuran dewan komisaris, keberadaan komisaris independen, kepemilikan manajerial dan komite audit sebagai komponen corporate governance yang memengaruhi tingkat environmental invetsment perusahaan. Hasil penelitian membuktikan bahwa faktor tekanan stakeholder institusi memengaruhi praktik bisnis berkelanjutan dan mendukung stakeholder theory. Secara praktis temuan penelitian ini berimplikasi dalam penyusunan regulasi yang lebih baik karena faktor tekanan stakeholder institusi berdampak positif terhadap praktik bisnis berkelanjutan.
Risk Perception, Gender, dan Pengetahuan Investasi pada Niat Berinvestasi Luh Gede Krisna Dewi; Made Yenni Latrini; I Made Dwi Budiana Penindra
E-Jurnal Akuntansi Vol 31 No 11 (2021)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJA.2021.v31.i11.p18

Abstract

This study aims to analyze the effect of risk perception, gender, and investment knowledge on the investment intentions of accounting students. The research was conducted at Universities/Polytechnics/ State and Private Colleges of Bali Province with a total sample of 270 students. Sampling method using purposive sampling method. The analysis technique used is multiple linear regression using a questionnaire instrument. The results showed that risk perception and investment knowledge had a positive effect while gender had a negative effect on the investment intentions of accounting students. The implication of this research supports the Theory of Planned Behavior which states that personal, social and informational aspects shape attitudes, subjective norms, perceptions of control in encouraging accounting students' investment intentions. Practical implications of research for educational institutions to develop education in the field of investment. Keywords : Risk Perception; Gender; Investment Knowledge; Intention to Invest.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Bengkel di Autocare Body Repair Menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) Immanuel, Valleryo Victorious; Ariyani, Ni Wayan Sri; Utami, Ni Made Cyntia; Penindra, I Made Dwi Budiana; Juliana, Mia; Sitanggang, Bryan Estavan Imanuel
JURNAL RISET DAN APLIKASI TEKNIK INDUSTRI Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Issue 01, Agustus 2025
Publisher : Study Program of Industrial Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRATI.2025.v03.i01.p03

Abstract

Efektivitas layanan bengkel tidak dapat dipisahkan dari tata letaknya. Tata letak bengkel yang tertata rapi memainkan peran penting dalam mengoptimalkan produktivitas operasional dan memastikan layanan yang efisien. Salah satu bengkel yang ada di Bali adalah Autocare Body Repair, bengkel ini menyediakan jasa perbaikan dan pemeliharaan pada kendaraan roda empat. Selama 7 tahun terakhir, perusahaan tersebut terus-menerus menghadapi tantangan dalam memenuhi tenggat waktu servis karena tidak adanya tata letak bengkel yang terstruktur. Hal ini menyebabkan, tingginya gerakan dan perpindahan yang tidak diperlukan, tenggat waktu untuk menyelesaikan layanan servis lebih panjang, dan kesulitan pelanggan dalam memarkirkan mobil. Penelitian ini berfokus pada penerapan metode Systematic Layout Planning (SLP) untuk meningkatkan produktivitas bengkel melalui perancangan desain tata letak fasilitas yang optimal. Tata letak alternatif yang dihasilkan akan menyesuaikan alur perpindahan sesuai dengan alur produksi dan meminimalkan jarak perpindahan, cross-movement, dan back-tracking. Penelitian ini menghasilkan 3 alternatif tata letak bengkel, alternatif 1 memiliki jarak perpindahan yang paling pendek yakni total jarak pada layanan service getok – bongkar pasang 77,66 m pada skema 1 dan 77,82 m pada skema 2. Sementara itu pada layanan service dempul – bongkar pasang 71,05 m pada skema 1 dan 71,21 m pada skema 2.
Pengendalian Kualitas Produk Strawberry Powder Pada PT Z Menggunakan Metode Seven Tools Permata Putri, Putu Sri Ratu; Penindra, I Made Dwi Budiana; Utami, Ni Made Cyntia; Komaladewi, A. A. Istri Agung Sri; Juliana, Mia; Imanuel Sitanggang, Bryan Estavan
JURNAL RISET DAN APLIKASI TEKNIK INDUSTRI Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Issue 01, Agustus 2025
Publisher : Study Program of Industrial Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRATI.2025.v03.i01.p05

Abstract

The development of time and technology significantly impacts business competition. Companies strive to produce high-quality products to remain competitive. It is crucial to control the products they produce to achieve this goal. This is something that PT Z, as a company that consistently maintains the quality of its products and prioritizes customer satisfaction, should already be doing. However, in 2022, it was noted that one of their products, strawberry powder, experienced a decline in quality. This was evidenced by records from the quality control department and complaints from consumers, citing damaged labels, leaking packaging, and differences in color and taste compared to expectations. In light of these issues, this research aims to further analyze the root causes of defects using the seven tools method and provide recommendations for improvement in the form of the 5W + 1H to PT Z, to prevent similar defects from occurring in the future. Based on the analysis, it was found that the causes of defects are attributed to human factors, machinery, materials, environment, and methods used.