Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan User-Centered Design untuk Meningkatkan Kualitas Pengalaman Pengguna dalam Akses Informasi Akademik pada Website Jurusan Teknik Elektro Anis Arrafi, Muhammad; ramadhani, cipta; Kanata, Bulkis
JEITECH (JOURNAL OF ELECTRICAL ENGINEERING, INFORMATION TECHNOLOGY, CONTROL ENGINEERING, AND ROBOTIC) Vol. 3 No. 3 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Depertment of Electrical Engineering University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengalaman pengguna pada website Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD). Hasil evaluasi awal menggunakan System Usability Scale (SUS) menunjukkan skor rata-rata 56,8 yang dikategorikan marginal. Setelah proses redesign antarmuka, skor meningkat menjadi 85,8. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan UCD efektif dalam memperbaiki navigasi, tampilan visual dan kemudahan akses informasi pada website akademik.  
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING MENGGUNAKAN MOBILENETV2 UNTUK KLASIFIKASI JENIS SAMPAH Setiawan, Didin; Akbar, L. Ahmad Syamsul Irfan; Kanata, Bulkis
JEITECH (JOURNAL OF ELECTRICAL ENGINEERING, INFORMATION TECHNOLOGY, CONTROL ENGINEERING, AND ROBOTIC) Vol. 3 No. 3 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Depertment of Electrical Engineering University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klasifikasi sampah berbasis deep learning merupakan salah satu solusi computer vision yang dapat membantu pengguna mengenali jenis sampah secara cepat dan efisien. Penelitian ini mengimplementasikan aplikasi klasifikasi sampah menggunakan arsitektur MobileNetV2, di mana model yang telah dilatih diintegrasikan langsung ke dalam aplikasi Android sehingga dapat digunakan secara praktis. Aplikasi ini dirancang untuk mengenali tiga kategori utama sampah: organik, anorganik, dan B3. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai akurasi 96% pada tahap pelatihan dan 90% pada pengujian aplikasi. Selain itu, metrik precision, recall, dan F1-score juga konsisten tinggi (≥0,95 pada model dan ≥ 0,90 pada aplikasi). Tingkat kesalahan relatif rendah, dengan rata-rata False Positive Rate (FPR) sebesar 1,8% dan False Negative Rate (FNR) sebesar 3,7% pada model, serta FPR 5% dan FNR 10% pada aplikasi. Temuan ini membuktikan bahwa aplikasi klasifikasi sampah berbasis MobileNetV2 mampu memberikan performa andal dalam mendukung identifikasi jenis sampah. Dengan peningkatan kualitas dataset dan optimasi model, akurasi aplikasi berpotensi ditingkatkan lebih lanjut sehingga siap dimanfaatkan dalam edukasi, penelitian, maupun implementasi praktis di lapangan.
Implementasi Penentuan Lokasi Dalam Gedung Menggunakan LoRa RSSI Dan Jaringan Syaraf Tiruan Pada ESP32 Ramdani, Cipta; Rosmaliati, Rosmaliati; Zainuddin, Abdullah; Kanata, Bulkis; Zubaidah, Teti
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 11 No. 4 (2025): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v11i4.916

Abstract

Implementasi Penentuan Lokasi di dalam Gedung semkain banyak digunakan terutama pada fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit dimana sinyal GPS tidak mampu memberikan akurasi yang maksimal. Pada penelitian ini akan dilakukan implementasi penentuan lokasi didalam Gedung dengan menggunakan nilai dari sinyal Received Signal Strength Indicator (RSSI) pada perangkat LoRA. Data RSSI yang dikumpulkan akan digunakan untuk melatih jaringan syaraf tiruan dengan menggunakan struktur empat neurons sebagai input, sepuluh neurons hidden dan lima neurons untuk output berupa hasil klasifikasi ruangan yang diberikan. Proses training dilakukan dengan menggunakan Python beserta numpy dan Pandas sebagai library-nya. Hasil dari training tersebut adalah berupa sejumlah weights dan bias yang digunakan sebagai external library pada ESP32 microcontroller. Berdasarkan hasil pengujian data training, didapatkan bahwa ANN memberikan performa yang lebih baik jika dibandingkan dengan SVM. Pada ANN didaptkan nilai akurasi, presisi dan recall 0.90, 0.8666 dan 0.9333 secara berturut-turut. Sedangkan pada SVM didapatkan nilai akurasi 0.92 , presisi 0,7133 dan recall 0.6932 . dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa ANN lebih akurat dalam hal meng-klasifikasikan ruangan yang memiliki pola nilai RSSI yang hampir mirip, seperti ruangan koridor. Hal ini memberikan informasi bahwa ANN sangat cocok diiimplementasikan untuk penentuan lokasi didalam Gedung dan sesuai untuk digunakan pada perangkat ESP32. Penelitian berikutnya diharapkan dapat menggunakan algoritma optimasi untuk mendapatkan nilai weight dan bias yang lebih baik.
Analisis Pola Spatio-Temporal Gempa Bumi di Zona Busur Belakang Utara Lombok–Flores Menggunakan Agglomerative Clustering Ramadhani, Cipta; Yadnya, Made Sutha; Paniran, Paniran; Kanata, Bulkis; Zubaidah, Teti
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 11 No. 4 (2025): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v11i4.957

Abstract

This study aims to identify earthquake clustering patterns in the Northern Lombok–Flores Back-Arc Zone using the Agglomerative Clustering method. Seismic data were obtained from the United States Geological Survey (USGS) covering the period 1970–2021, using latitude, longitude, depth, and magnitude as clustering variables. A sliding window approach was applied to capture the temporal evolution of seismic activity. The results indicate the formation of three stable clusters that consistently represent different earthquake depth levels across all analyzed time windows. Although fluctuations in the occurrence of large-magnitude earthquakes were observed in several windows, these variations did not significantly affect the clustering structure. This study demonstrates that the combination of Agglomerative Clustering and a sliding window approach is effective for identifying depth-based earthquake clustering patterns and describing their temporal dynamics