Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KESIAPAN TATA KELOLA DALAM MEWUJUDKAN KABUPATEN PEKALONGAN SMART CITY Innayah, Sahnika Andita Rahma; Karmilah, Mila; Rahman, Boby
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep smart city mendorong pemerintah daerah untuk bertransformasi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tata kelola, serta penguatan sumber daya manusia (SDM). Kabupaten Pekalongan memiliki potensi besar untuk mengembangkan daerahnya menjadi kota cerdas sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan Kabupaten Pekalongan dalam mengimplementasikan konsep smart city dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis difokuskan pada tata kelola pemerintah daerah. Data diperoleh melalui wawancara, telaah dokumen kebijakan, dan observasi lapangan, lalu dianalisis dengan teknik Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Pekalongan telah memiliki komitmen terhadap inovasi dan pelayanan public yang cukup tinggi, meskipun diperlukan optimalisasi regulasi dan kolaborasi lintas sektor. Kata Kunci: smart city, kesiapan daerah, tata kelola, Kabupaten Pekalongan
PARTISIPASI KOMUNITAS PEDULI KALI LOJI (KPKL) DALAM UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN DI SUNGAI LOJI KOTA PEKALONGAN Nabila, Kharisma Nuzul; Karmilah, Mila; Rochani, Agus; Widiyoko, Setiawan
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai memegang peran penting bagi kehidupan masyarakat sebagai sumber air bersih, jalur drainase, penyangga eksosistem, serta sarana aktivitas dan sosial ekonomi. Namun, kualitas air di sungai terus menerus mengalami penurunan akibat pembuangan limbah rumah tangga dan industri serta rendahnya kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sekitar sungai. Salah satu sungai yang menghadapi permasalahan pencemaran adalah Sungai Loji di Kota Pekalongan. Kondisi ini diperparah oleh sampah plastik, dan limbah cair industri seperti industri batik dan pembuatan celana jeans. Seiring dengan meningkatnya permasalahan tersebut, masyarakat membentuk Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bentuk dan tingkat partisipasi Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) dalam upaya mengurangi pencemaran di Sungai Loji. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan observasi,. Hasil dari penelitian ini yaitu KPKL dalam mengurangi pencemaran sungai Loji melakukan kegiatan sosialisasi, sekolah sungai, aksis bersih sungai, dan pembuatan IPAL. Tahap perencanaan berupa bentuk partisipasi pemikiran. Tahap pelaksanaan berupa bentuk partisipasi tenaga, sosial, dan keterampilan. Tahap pemeliharaan berupa bentuk partisipasi tenaga. Tahap evaluasi berupa bentuk partisipasi pemikiran. Tingkat partisipasi KPKL dalam upaya mengurangi pencemaran di Sungai Loji berada pada tangga tingkatan tokenism. Kata Kunci: Partisipasi, KPKL, Pencemaran Sungai
Pendampingan Perubahan Metode Pendataan Desa : Dari Data Analok Statistik ke Data Spasial Rahman, Boby; Widyasamratri, Hasti; Karmilah, Mila; Nugara, Nugara
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 2 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02310

Abstract

Data spasial merupakan bagian dari kebijakan nasional terkait pemetaan yaitu one map one policy. Sebuah kebijakan yang membangun sebuah peta dari tingkat desa hingga nasional. Namun belum semua desa memiliki peta desa spasial, atau masih banyak keterbatasan terkait membangun data spasial di desa. Pengabdian ini berusahan mengisi gap tersebut dengan melakukan pendampingan perubahan metode pendataan desa, yang awalnya baru pada tahap analok statistik, menjadi data spasial keruangan. Dengan pengabdian yang dibagi dalam beberapa sesi, dari pemahaman teoritis tentang data spasial, pelatihan dasar penggambaran peta dan mengisi atribut informasi, pelatihan survey lapangan, dan pelatihan intregasi data lapangan ke database spasial. Dilakukan dengan metode pemaparan interaktif, small group discussion dan praktek langsung. Hasilnya peserta mampu membuat database spasial yang terintregasi dengan hasil survey lapangan. Sehingga kemampuan ini diharapkan dapat menjadi stimulant dalam kemandirian pengembangan data spasial desa, sesuai dengan kebutuhan desa atau kebijakan daerah.
Initiation Of Smart Village Development In Lerep Tourism Village Yuliani, Eppy; Karmilah, Mila
JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering) Vol 7, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jacee.7.1.91-97

Abstract

Lerep Village, West Ungaran District, Semarang Regency is a tourist village that is widely known regionally and nationally.in the post-covid 19 pandemic era, the development of the Lerep tourism village has begun to rise. Along with the PPKM policy, this Tourism Village must be able to utilize information and communication technology (ICT) in order to be able to promote tourism objects to the wider community. The existence of the Smart Village concept is expected to be able to encourage the development of the Lerep Tourism Village, without eliminating local wisdom.Implementation of smart village through an approach that includes smart government, smart community, smart living, smart economy, smart environment, and smart mobility.The problem is the readiness and ability of the community and officials have not fully implemented the concept.The purpose of this research is to identify and analyze Smart Village initiatives in the management of the Lerep Tourism Village. The research was conducted in Lerep Village, West Ungaran District, Semarang Regency. with rationalistic qualitative deductive methods, descriptive analysis techniques. Conclusion Lerep Village already has an initiation of its smart village elements by not abandoning the local wisdom system at every village event. Keywords: initiation, smart, village, tourism