Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD Dhea, Amelia; Winanto, Adi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25513

Abstract

Abstrak: Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan di abad 21. Keterampilan ini perlu dilatihkan sejak dini termasuk kepada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media kartu bergambar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) Subjek penelitian ini adalah 25 orang siswa sekolah dasar kelas V SD negeri Karangtengah 01. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Soal tes uraian digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL berbantuan media kartu bergambar secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Sebelum tindakan siswa yang masuk dalam sangat kritis dan kritis yaitu berjumlah 5 siswa atau 20%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan jumlah siswa yang memiliki kategori sangat kritis dan kritis menjadi 14 siswa dengan persentase 56%. Setelah diberikan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan jumlah siswa dengan kriteria sangat kritis dan kritis menjadi 23 dengan persentase 92%. Model Problem Based Learning dan media kartu bergambar memotivasi siswa untuk belajar dan berpikir kritis serta membantu mereka memahami konsep melalui visualisasi yang menarik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY TATA SURYA (ARTAS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD Veronika Cinda; Adi Winanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25667

Abstract

Science learning in elementary school requires innovative learning media that can improve concept understanding in an interactive and interesting way. This research aims to: (1) produce Solar System Augmented Reality (ARTAS) learning media that can improve science learning outcomes of grade VI elementary school students, (2) determine the feasibility of ARTAS media in supporting learning, and (3) find out the effectiveness of these media in improving science learning outcomes. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. ARTAS media was developed using the marker-based Assemblr EDU platform accessed via QR code, which displays solar system objects in the form of digital interactive 3D models into the real world. The validation results showed that this media is very feasible to use, with a feasibility value of 94% by material experts and 94,11% by media experts. The results of the effectiveness test showed that the use of ARTAS media was able to improve the science learning outcomes of grade VI elementary school students with a percentage of 79,1% which was included in the effective category. This study concludes that ARTAS media is a technology-based learning media that is feasible and effective in science learning to support the improvement of student learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBASIS BUDAYA DAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK KELAS V B SDN KUTOWINANGUN 01 azizah, nur azizah; Adi Winanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi peserta didik di kelas V B SDN Kutowinangun 01. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK).Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V B SD Negeri Kutowinangun 01 Salatiga yang berjumlah 23 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi dan angket. Analisis data dilakukan melalui deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana untuk menggambarkan proses pembelajaran dari hasil observasi dan angket keterampilan kolaborasi dan komunikasi pada setiap siklus. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournamen (TGT) dalam pembelajaran IPAS pada topik Indonesiaku Kaya Raya. Menunjukkan peningkatan yang nyata dari para siklus ke sikus 2. Rata-rata keterampilan kolaborasi adalah 83,04% dan komunikasi 82, 06% sudah melampaui keberhasilan dari penelitian ini yaitu 80%. Hal ini diperkuat dengandata angket keterampilan kolaborasi 81% dan angket keterampilan komunikasi 80,70%. Model pembelajaran Teams Games Tournamen berbasis budaya dan berdiferensiasi dengan mengintegrasikan materi dengan pengalaman budaya permainan tradisional.
Upaya Peningkatkan Collaboration Skills Peserta Didik SD Melalui Penerapan Project Based Learning (PjBL) Hendrawati, Ririn; Winanto, Adi; Kristanti, Hana Septina
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 14 No 01 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2024.v14.i01.p1-7

Abstract

This study aims to improve the collaboration skills of third-grade students at SD N Ledok 01 Salatiga by applying the Project Based Learning (PjBL) Model. The type of this research is a collaborative classroom action research (PTKK). The subject of this research were 26 third-grade students. This study uses a spiral spin model design developed by Kemmis and Mc Taggart. This research was conducted in 2 cycles. Each cycle consists of 3 stages, namely the planning stage, the implementation and observation stage, also the reflection stage. This research is successful if it achieves success indicators<80%. Data collection techniques are in the form of observation, interviews and documentation. Data analysis used is descriptive qualitative and quantitative. The results showed that the Project Based Learning (PjBL) Model can increase collaboration skills occurring in each cycle which has been shown that students can interact with group mates while doing assignments, which is shown in the pre-cycle of 0%, cycle I of 54%, and cycle II by 81%. Mutual assistance has increased as shown in the pre-cycle of 0%, cycle I of 62%, and cycle II of 85%. Student’s ability to be responsible increased as shown in the pre-cycle of 0%, cycle I of 58%, and cycle II of 85%.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN AKTIVITAS DAN SUMBER BELAJAR KREATIF UNTUK MENGATASI DEFISIT WAKTU DAN KUALITAS BELAJAR PTM TERBATAS PASCA PANDEMI DENGAN BLENDED LEARNING DI SMP KRISTEN 01 SURAKARTA Wahyudi, Wahyudi; Santoso, Tri Nugroho Budi; Winanto, Adi; Kuriniawan, Kristina; Lucky, Dwi; Hermiyanto, Hermiyanto; Agustine, Feybiola
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1426

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa dalam kehidupan manusia, termasuk dalam Pendidikan. Proses belajar yang harusnya bisa dilakukan di sekolah harus berpindah ke rumah dengan cara daring dengan dampingan orang tua. Perubahan cara belajar yang sangat tiba-tiba ini, membuat guru mengalami kesulitan dalam menyiapkan maupun melaksanakan pembelajaran. Hasil survie awal yang dilakukan kepada 519 responden dari unsur Kepala Sekolah, guru, dan siswa didapatkan bahwa 45,7% setuju dengan PTM Terbatas dan 54,3% berharap dengan PTM Terbatas dengan tambahan fasilitas lain yang dilakukan daring. Hasil survie ini menunjukkan bahwa PTM Terbatas yang saat sudah dilaksanakan belum memberikan fasilitas belajar yang cukup bagi siswa. Beberapa masalah yang muncul antara lain 1) Guru dan sekolah kesulitan menyiapkan pembelajaran untuk mengatasi defisit waktu; 2) Belum tersedia  fasilitas dan sumber belajar sebagai sumplemen belajar; 3) Belum ada fasilitas belajar dengan pola Blended learning berbasis tema untuk mengatasi kekurangan defisit waktu dan sumber belajar selama PTM Terbatas. Solusi yang diusulkan adalah penyediaan fasilitas dan sumber belajar Blended learning berbasis tema sebagai suplemen pendukung pelaksanaan PTM Terbatas dalam bentuk Ruang Belajar 3CM (Cool-Critical-Creative-Meaningful), dan pelatihan penggunaan, dan pengembangan aktivitas dan sumber belajar blended learning berbasis tema, serta pendampingan implementasinya dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan PkM: 1) FGD, Pengenalan Teknis Pelaksanaan Pengabdian dengan Mitra dan analisis Kebutuhan, 2) Pengenalan aplikasi Ruang Kreatif Guru dan Siswa serta Ruang Konsultasi Berbasis Web dan 3CM Learning kepada Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, dan siswa, 3), Pelatihan penggunaan aplikasi Ruang Belajar 3CM serta Ruang Konsultasi Berbasis Web dan 3CM Learning kepada Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, dan siswa untuk mengembangkan aktivitas belajar dan sumber belajar selama PTM Terbatas, 4) Pelatihan pengembangan aktivitas belajar dan sumber belajar selama PTM Terbatas, 5) Implementasi dan observasi aktivitas belajar dan sumber belajar Ruang Belajar 3CM, dan 6) Evaluasi dan tindak lanjut
EVALUASI PELAKSANAAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI SD NEGERI KARANGDUREN 02 Koko Wijayanto; Adi Winanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.36565

Abstract

This study aims to examine the context, input, process, and product of the implementation of the Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5) program at SD Negeri Karangduren 02. Conducted comprehensively using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model developed by Stufflebeam, this research is an evaluative study with a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, document studies, and a Likert scale questionnaire as supporting evidence. The research subjects were the principal, 2 teachers (from upper and lower grades), and 4 students (2 from upper and 2 lower grades), selected using a purposive sampling technique. The results indicate that: (1) The context aspect was in the "Very Good" category (100%). The P5 program has a strong policy foundation, aligns with the school's vision and mission, and the "Sustainable Lifestyle" theme is relevant to students' needs. (2) The input aspect was in the "Very Good" category (89.7%). Teacher readiness and learning modules were excellent, although there were some limitations in supporting facilities and infrastructure. (3) The process aspect was in the "Very Good" category (94.4%). The implementation of P5 was effective and collaborative, supported by the teachers' role as facilitators and the principal's regular monitoring. (4) The product aspect was in the "Very Good" category (88.8%). The P5 program successfully fostered the dimensions of the Pancasila Student Profile in students, as shown by positive behavioral changes such as independence, cooperation, and responsibility, as well as evidence of student work. Overall, the implementation of P5 at SD Negeri Karangduren 02 has been highly effective in shaping student character. The recommendation proposed is to improve facilities and infrastructure to further optimize students' learning experiences.
Local Wisdom Gaming for Understanding and Interesting (Lossing Saddler) in Learning Magnet in Lentera Elementary School Syntyche Riyani; Wahyu Hari Kristiyanto; Adi Winanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11148

Abstract

This study was motivated by students' low understanding of IPAS (Natural and Social Sciences) material and difficulties during group discussions. Most students only enjoyed the practical activities and felt burdened by the notes that had to be memorised. Based on interviews with 50 students, it was found that confusion and the burden of memorisation were the main obstacles. To overcome this, the researcher developed the ‘LOSSING SADDLER’ (Local wisdom gaming for understanding and interesting learning combine with guessing word) method to improve the understanding of magnetic concepts and interest in learning IPAS in Phase C students. The research subjects included Grade V students of SD Kristen Lentera Ambarawa as the experimental class and students from six learning community primary schools in Semarang Regency as the comparison. Data were collected through unstructured interviews, documentation, tests and observations, and analysed descriptively quantitatively. This study aims to determine the effect of the ‘LOSSING SADDLER’ method on the understanding of magnetic material and the increase in student learning motivation. The expected results show that this method is able to increase students' understanding and interest in IPAS learning through a fun and meaningful approach.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS BUDAYA DAN BERDIFERENSIASI BERBANTU LKPD INTERAKTIF PESERTA DIDIK KELAS V A SDN KUTOWINANGUN 01 TAHUN AJARAN 2024/2025: Penelitain Tindakan Kelas Rahayu Wahyuningsih; Adi Winanto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6925

Abstract

Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk membekali peserta didik agar mampu bersaing dan beradaptasi di era globalisasi untuk pengambilan keputusan dan pemecahan masalah secara bijaksana. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning berbasis budaya dan diferensiasi berbantuan LKPD Interaktif pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VA SDN Kutowinangun 01 Salatiga yang berjumlah 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan tes berbantuan LKPD interaktif. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pra siklus sebesar 49,17 dengan kategori kurang, pada siklus 1 sebesar 60,33% dengan kategori cukup dan meningkat pada siklus 2 yaitu sebesar 75,83% dengan kategori baik. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Masalah Berbasis Budaya dan Diferensiasi berbantuan LKPD Interaktif dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VA SDN Kutowinangun 01 Salatiga.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI LISAN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING Anna Ardiyani Musriyono; Adi Winanto
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 7 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i1.1412

Abstract

Kemampuan komunikasi lisan adalah kemampuan seseorang dalam memproduksi dan memahami bahasa lisan yang tepat serta dapat dipahami oleh orang lain, baik dalam situasi umum maupun pembelajaran. Namun, berdasarkan observasi dan diskusi dengan guru kelas I SD Negeri Ledok 01, banyak peserta didik kelas 1 yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi lisan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lisan peserta didik kelas 1 SD Negeri Ledok 01 melalui pembelajaran project based learning. Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan dinyatakan berhasil jika 80% peserta didik memiliki kemampuan komunikasi lisan dalam kriteria baik dan/atau baik sekali. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi lisan peserta didik kelas 1 SD N Ledok 01 mengalami peningkatan setelah dilakukan siklus pembelajaran. Pada pra siklus, terdapat 18 peserta didik (94%) yang berada pada kategori sangat kurang dan kurang, sedangkan pada siklus I dan II terdapat peningkatan peserta didik yang berada pada kategori cukup, baik, dan sangat baik. Pada siklus II, terdapat 15 peserta didik (79%) yang berada pada kategori baik dan 1 peserta didik (5%) berada pada kategori sangat baik. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi bagi keilmuan, terutama dalam bidang pendidikan dasar.
Implementation of Project-based Learning Model to Increase Creativity of Fifth Grade Students at 1st Ledok Salatiga Elementary School Wibowo, Luth Prasandi Eko; Winanto, Adi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.76222

Abstract

Creativity is needed to face challenges in the digital era and industrial revolution 4.0. This research aims to increase the creativity of students through the Project-based Learning (PjBL) model. The type of research is classroom action research. This study consisted of pre-cycle and two cycles. Each cycle carried out the stages of action planning, action implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 21 students in fifth grade at  1st Ledok Salatiga Elementary School. Instruments used in data collection by observation sheets and creativity tests. Data analysis uses an interactive model consisting of data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The indicator of this research is an increase in the average value of creativity of at least 85%. The results showed that the acquisition of a creativity score in pre-cycle was 41% (low category), creativity in cycle I obtained 61.5% (moderate category) and in cycle II increased creativity obtained 85% (high category). It can be concluded that the implementation of the PjBL model can increase the creativity of fifth grade students at 1st Ledok Salatiga Elementary School.