Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PELATIHAN PASSING ATAS DAN PASSING BAWAH SECARA INDIVIDU TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN ., Ni Putu Putri Novianti; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan passing atas dan passing bawah secara individu terhadap kekuatan otot lengan. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan rancangan the non-randomized control group pretest posttest design, dengan subjek sebanyak 36 orang. Kekuatan otot lengan diukur dengan tes push up 60 detik, selanjutnya data dianalisis dengan bantuan program SPSS 16.0. Hasil analisis data pada kelompok perlakuan passing atas secara individu terjadi peningkatan sebesar 52,25, pada kelompok perlakuan passing bawah secara individu terjadi peningkatan sebesar 46,92, pada kelompok kontrol terjadi penurunan sebesar 42,67. Hasil uji ANOVA variabel ekuatan otot lengan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diperoleh Fhitung 11.932. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : (1) pelatihan passing atas secara individu berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. (2) pelatihan passing bawah secara individu berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. (3) pelatihan passing atas dan passing bawah secara individu memiliki perbedaan pengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. Pelatihan passing atas secara individu berpengaruh lebih baik terhadap penigkatan kekuatan otot lengan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pelatihan, bola voli, kekuatan, otot lengan The study aimed in determining the effect of passing up and passing down individual training on male students arm muscle power. The study was an experiment with the design of a non-randomized control group pretest-posttest design; the subject was 36 male students. Arm muscle power was measured by the push up test in 60 seconds, and then the data were analyzed by SPSS 16.0. The results of the data analysis in the passing up individual treatment group increase by 52.25, in the passing down individual treatment group increase by 46.92, in the control group decline by 42.67. ANOVA test result shows that variable of arm muscle power between the treatment and control groups obtained F arithmetic 11.932. From the results of the data analysis and discussion, it can be concluded that: (1) passing up individual training has an effect on the enhancement male students arm muscle power in volley ball extracurricular at SMP Negeri 3 Abiansemal in academic year 2013/2014. (2) passing down individual training has an effect on the enhancement male students arm muscle power in volley ball extracurricular at SMP Negeri 3 Abiansemal in academic year 2013/2014. (3) passing up and passing down individual training have different effect on the enhancement male students arm muscle power in volley ball extracurricular at SMP Negeri 3 Abiansemal in academic year 2013/2014. Passing up individual training has a better effect on the enhancement arm muscle power in volley ball extracurricular at SMP Negeri 3 Abiansemal in academic year 2013/2014.keyword : Training, volleyball , power, arm muscle
PENGARUH PELATIHAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN WAKTU REAKSI Indasari, Lulur Nur; YodaYoda, I Ketut; Tisna, Gede Doddy
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v4i2.7894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan alternate leg bound terhadap kekuatan otot tungkai dan waktu reaksi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan the non-randomized control group posttest design. Subjek penelitian adalah siswa peserta ekstrakurikuler taekwondo SMP Negeri 2 Banjar berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan untuk penelitian tes kekuatan otot tungkai adalah back and leg dynamometer, sedangkan instrumen untuk tes waktu reaksi adalah whole body reaction. Selanjutnya data dianalisis dengan uji t-independent pada taraf signifikansi lebih kecil (α) 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil uji t-independent didapatkan hasil: (1) variabel kekuatan otot tungkai dengan nilai signifikansi 0,001. (2) variabel waktu reaksi dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (0,05), dengan demikian hipotesis penelitian “pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap kekuatan otot tungkai” diterima dan “pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap waktu reaksi” diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan alternate leg bound berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai dan waktu reaksi pada siswa peserta ekstrakurikuler taekwondo SMP Negeri 2 Banjar tahun 2016. Bagi para guru olahraga, pelatih, pembina serta atlet disarankan untuk menggunakan pelatihan alternate leg bound sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kekuatan otot tungkai dan waktu reaksi.Kata Kunci : alternate leg bound, kekuatan, waktu reaksi. This study aims to determine the effect of alternate training bound leg to leg muscle strength and reaction time. The research is a quasi-experimental design with the non-randomized control group posttest design. Subjects were students in extracurricular participants taekwondo SMP Negeri 2 Banjar numbered 30 people. The instrument used for research testing leg muscle strength is back and leg dynamometer, while the instrument to test the reaction time is a whole body reaction. Furthermore, the data were analyzed by independent t-test at a significance level of less (α) of 0.05 with SPSS 16.0. Based on the results of independent t-test showed: (1) variable leg muscle strength with significant value 0.001. (2) variable reaction time with a significance value of 0.000. The significance value calculated is less than the value of α (0.05), so the hypothesis research "alternate training leg bound effect on leg muscle strength" accepted and "alternate training leg bound effect on reaction time" be accepted. It can be concluded that the training alternate leg bound significant effect on the increase in leg muscle strength and reaction time on extracurricular participants taekwondo student SMP Negeri 2 Banjar 2016. For sports teachers, trainers, coaches and athletes are advised to use alternate training as one leg bound alternative way to increase leg muscle strength and reaction time. keyword : alternate leg bound, strength, reaction time.
PENGARUH PELATIHAN LOMPAT KIJANG TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI Julfikar, Ari; Sudiana, I Ketut; Tisna, Gede Doddy
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v4i2.7910

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan lompat kijang terhadap peningkatan keceppatan dan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan the non randomized pretest posttest groups desigen. Subjek penelitian ini adalah siswa peserta ekstrakurikuler atletik SMP Negeri 3 Singaraja dengan jumlah 30 orang. Kecpatan lari diukur dengan lari sprint 60 m dan daya ledak otot tungai diukur dengan vertical jump test dan data dianalisis dengan uji ¬t independent dengan taraf signifikansi (α) 0.05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan uji t independent pada kecepatan lari diproleh nilai 6.808 dengan nilai signifikansi (α) 0.000 sedangkan pada daya ledak otot tungkai diperoleh nilai sebesar 16.667 dengan nilai signifikansi (α) 0.001. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan lompat kijang berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan dan daya ledak otot tungkai pada siswa pesrta ekstrakurikuler atletik SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pelatihan lompat kijang, kecepatan, dan daya ledak otot tungkai. This training aims to determine the effect of deer jump training to increase explosive power keceppatan and leg muscle. This research is a quasi-experimental research design with the non randomized pretest posttest groups desigen. The subjects were students extracurricular athletic participants SMP Negeri 3 Singaraja with the number of 30 people. Kecpatan run was measured at 60 m sprints and explosive power tungai muscle measured by vertical jump test and the data were analyzed by independent ¬t with a significance level (α) 0:05 with SPSS 16.0. Based on the independent t test run speed diproleh 6808 values with a significance value (α) of 0.000, while the explosive power leg muscle obtained a value of 16 667 with a significance value (α) 0.001. From the results, it can be concluded that the effect on the deer jump training increased speed and explosive power leg muscle in extracurricular athletics pesrta student SMP Negeri 3 Singaraja in the academic year 2015/2016.keyword : deer jump training, speed and explosive power leg muscle.
PENGARUH PELATIHAN SIDE HOP SPRINT DAN KNEE TUCK JUMP TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., I Wayan Patra; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.2832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pelatihan side hop sprint dan knee tuck jump terhadap daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan the non-randomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa peserta ektrakurikuler bola voli SMA Negeri 1 Payangan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang. Data yang di dapat dianalisis dengan bantuan program SPSS 16.0 yaitu uji F (one way anova) pada taraf signifikansi (α) = 0,05. Hasil analisis data menunjukan adanya perubahan nilai rata-rata pada variabel daya ledak otot tungkai. Pada kelompok perlakuan side hope sprint sebesar 60,20, pada kelompok perlakuan knee tuck jump sebesar 55,70. Hasil uji one way anova variabel daya ledak otot tungkai antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapat Fhitung sebesar 11,983 dan signifikasi 0,000. Hasil uji one way anova yang didapatkan perbedaan pada kedua kelompok pelatihan tersebut terhadap daya ledak otot tungkai. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa; (1) pelatihan side hope sprint berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai. (2) terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan side hope sprint dan knee tuck jump terhadap daya ledak otot tungkai. (3) pelatihan side hope sprint lebih baik dari pada knee tuck jump terhadap daya ledak otot tungkai.Kata Kunci : Pelatihan, daya ledak otot tungkai. This study aimed to know the effect the hope side double leg bound to the of training explosive power of the leg muscles. This type of research is the design of the experiment with a non-randomized control group pretest-posttest design. The subjects participants of extracurricular student volleyball SMA Negeri 1 Payangan academic year 2013/2014, amounting to 30 people. The data analyzed with SPSS 16.0 is the F test (one way ANOVA) at significance level (α) = 0.05. The results of data analysis showed a change in the average value of the variable leg muscle explosive power. In the treatment group side hope sprint of 60.20, in the treatment group was 55.70 knee tuck jump. The results of one way ANOVA test explosive leg muscle power variables between the treatment and control groups obtained F value of 11.983 and significance of 0.000. One way ANOVA test results obtained difference in the two groups of the explosive power training leg muscles. From the analysis of data and discussion is concluded that: (1) training of side hope and a double leg bound effects leg muscle explosive power. (2) there is a difference between the side hope effect of training and a double leg bound to the explosive power of the leg muscles. (3) the side hope sprint training effect better than knee tuck jump to explosive power of the leg muscles.keyword : training, explosive power of the leg muscles.
PENGARUH PELATIHAN DOUBLE LEG SPEED HOP TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., Ni Wayan Puspita Yanti; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v4i2.7895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan double leg speed hop terhadap kecepatan dan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan the non-rendomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 3 Mendoyo tahun pelajaran 2015/2017 berjumlah 30 orang. Kecepatan diukur dengan tes lari sprint 50 meter dan daya ledak otot tungkai diukur dengan tes vertical jump, selanjutnya data dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi 95% lebih kecil (α) 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil uji-t independent didapatkan hasil: (1) variabel kecepatan lari dengan nilai signifikansi 0,001. (2) variabel daya ledak otot dengan nilai signifikansi 0,001. Nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (0,05), dengan demikian hipotesis penelitian “pelatihan double leg speed hop berpengaruh terhadap kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai” diterima. Dapat disimpulkan bahwa; (1) pelatihan double leg speed hop berpengaruh terhadap kecepatan lari siswa peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 3 Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016. (2) pelatihan double leg speed hop berpengaruh terhadap daya daya ledak otot tungkai siswa peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 3 Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016.. Disarankan bagi pelaku olahraga (pembina, pelatih, guru olahraga dan atlet) untuk menggunakan pelatihan double leg speed hop sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai.Kata Kunci : pelatihan double leg speed hop, kecepatan lari, daya ledak otot tungkai This study aims to determine the effect of training double leg hop speed to the speed and explosive power leg muscle. The research is a quasi-experimental design with the non-rendomized control group pretest posttest design. Subjects were students in extracurricular basketball participant SMP Negeri 3 Mendoyo 2015/2016 school year numbered 30 people. Speed is measured by a test run sprint 50 meters and leg muscle explosive power is measured by vertical jump test, then the data were analyzed by independent t-test at 95% significance level smaller (α) of 0.05 with SPSS 16.0. Based on the independent t-test results showed: (1) variable speed with significant value 0.001. (2) variable muscle explosive power with a significance value of 0.001. The significance value calculated is less than the value of α (0.05), so the hypothesis research "training double leg hop speed affect the speed and explosive power leg muscle" acceptable. Can be concluded that; (1) training double leg hop speed affects the speed of student participants extracurricular basketball SMP Negeri 3 Mendoyo the school year 2015/2016. (2) training speed double leg hops effect on leg muscle explosive power extracurricular basketball student participants SMP Negeri 3 Mendoyo the school year 2015/2016. Suggested for sports people (coaches, trainers, teachers, sports and athletes) to use the training speed double leg hop as an alternative to increasing running speed and explosive power leg muscle.keyword : training double leg hop speed, running speed, explosive power leg muscle
PENGARUH PELATIHAN FARTLEK TERHADAP PENINGKATAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL DAN KECEPATAN PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SMPN 3 SINGARAJA TAHUN 2018 Harianto, Reza Agus; Yoda, I Ketut; Tisna, Gede Doddy
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v5i2.14908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh pelatihan fartlek terhadap peningkatan VO2 Maks pada siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 3 Singaraja, (2) Pengaruh pelatihan fartlek terhadap peningkatan kecepatan pada siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 3 Singaraja. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian eksperimen. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan yaitu test MFT dan Sprint 50 meter. Análisis data yang digunakan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian untuk variabel VO2 Maks yaitu Gaint score kelompok kontrol mean 1,79. Kemudian untuk variabel VO2 Maks kelompok perlakuan yaitu Gaint score mean 5,75. Sedangkan pada variabel kecepatan kelompok kontrol yaitu Gaint score kelompok kontrol mean 0,098. Kemudian untuk variabel kecepatan kelompok perlakuan yaitu Gaint score kelompok perlakuan mean 1,07. nilai mean tertinggi yaitu terdapat pada kelompok perlakuan pada variabel VO2 Maks dan kecepatan, sedangkan nilai terendah yaitu kelompok kontrol, dengan hasil gaint score kelompok kontrol dan perlakuan pada VO2 Maks didapat nilai signifikansi 0,000 pada taraf sig (α) 0,05, dengan demikian hipotesis diterima, karena nilai signifikansinya lebih kecil dari nilai α (sig < 0,05). Sedangkan untuk variabel kecepatan didapat nilai signifikansi 0,000 pada taraf sig (α) 0,05, dengan demikian hipotesis diterima, karena nilai signifikansinya lebih kecil dari nilai α (sig < 0,05). Berdasarkan hasil analisis data, dan pembahasan disimpulkan sebagai berikut: (1) Metode pelatihan fartlek berpengaruh terhadap peningkatan volume oksigen maksimal. (2) Metode pelatihan fartlek berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan.Kata Kunci : pelatihan fartlek, volume oksigen maksimal, kecepatan. The purposes of this research are to know: (1) Influence of fartlek training to increase VO2 Max in futsal extracurricular students of SMPN 3 Singaraja, (2) Influence of fartlek training on speed upgrading of students of extracurricular futsal SMPN 3 Singaraja. The type of this research is experimental research. The data were collected using tests and measurements. The instrument which was used is MFT and Sprint test about 50 meters. Analysis of data used inferential statistics (t-test). The result of the research for Max VO2 variable is Gaint score of control group mean 1.79. Then for the variable VO2 Max group treatment is Gaint score mean 5.75. Whereas in control group velocity variable that is Gaint score of control group mean 0,098. Then for treatment group velocity variable that is Gaint score of treatment group mean 1.07. the highest value is found in the treatment group on the variable VO2 Max and velocity, whereas the lowest value is the control group, with the result of gaint score of the control group and the treatment on VO2 Max obtained the significance value 0.000 at the sig (α) 0.05 level, thus the hypothesis accepted, because the significance value is less than α (sig keyword : fartlek training, maximal oxygen volume, speed.
PENGARUH PELATIHAN KNEE TUCK JUMP DAN DOUBLE LEG BOUND TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., I Wayan Just Andika; ., dr. Ni Luh Kadek Alit Arsani, S.Ked.; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.4096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan knee tuck jump dan double leg bound terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan therandomized pretest posttest control groups design. Sampel penelitian sebanyak 45 orang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Daya ledak otot tungkai diukur dengan vertical jumptest dan data dianalisis dengan uji-t independent, uji anava satu jalurdan uji least significant difference (LSD) pada taraf signifikansi (α) 0,05 dengan bantuan SPSS 16,0.Hasil analisis data menggunakan uji-t independent menunjukkan bahwa pelatihan knee tuck jump dan double leg bound berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan 0,043(Sig < 0,05).Berdasarkan uji anava satu jalur dan uji least significant difference (LSD) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan dan pelatihan knee tuck jump mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan double leg bound dengan mean difference sebesar 5,267.Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan knee tuck jump dan double leg bound berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dan terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan serta pelatihan knee tuck jump mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan double leg bound. Kata Kunci : pelatihan knee tuck jump, pelatihan double leg bound dan daya ledak otot tungkai. This research aimed to determine the effect of double leg speed hops and knee tuck jump training in improving power of leg muscle. This research was a true experiment by the randomized pretest posttest control groups design. Samples taken by simple random sampling with a total samples were 45 students. Power of leg muscle was measured by vertical jump test and data were analyzed by independent t-test, one way anova and least significant difference (LSD) with significance level (α) 0,05 using SPSS 16.0. The results of using independent t-test showed that double leg speed hop and knee tuck jump training effective to improve the power of leg muscle with a significance value of 0,000 and 0,043 (Sig < 0,05). Based on one way anova and least significant difference (LSD) showed that there was a different effect between the two types of training in which knee tuck jump training have a better effect than double leg bound training with mean difference of 5,267. From the results, it could be concluded that knee tuck jump and double leg bound training were effective to improve power of leg muscle and there was a different effect between the two types of training and knee tuck jump training have a better effect than double leg bound training.keyword : knee tuck jump training, double leg bound training and power of leg muscle.
PENGARUH PELATIHAN QUICK LEAP DAN SIDE JUMP SPRINT TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., I Kadek Darmadi; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v4i3.7906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Quick Leap dan Side Jump Sprint terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada eksrakurikuler bulutangkis SMP Negeri 6 Singaraja. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan “ The Non-rendomized Control Group Pretest Posttest Desigen”. Sampel penelitian adalah siswa peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Insrumen yang di gunakan dalam penelitian ini adalah tes vertical jump unuk mengukur daya ledak otot tungkai. Data dianalisis dengan uji one way anova dengan taraf α = 0,05 bantuan computer program SPSS16,0. Hasil analisis data menggunakan uji one way anova dengan variable daya ledak otot tungkai menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai α = 0,05 itu berarti hipotesis diterima. Berdasarkan hasil uji LSD, pelatihan Quick Leap berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dengan mean difference 28,47, pelatihan Side Jump Sprint berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai dengan mean differeance 13,33, dan pelatihan Quick Leap mempunyai pengaruh lebih baik dari pada Side Jump Sprint terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dengan mean diffreance -15,13.Kata Kunci : platihan quick leap, pelatihan side jump sprint, daya ledak otot tungkai. This research is aimed to knowing the effect of quick leap and side jump sprint to enhancement the explosive power leg muscles of extracurricular badminton at SMP Negeri 6 Singaraja. This type of research is use quasi-experiment with “ The Non-rendomized Control Group Pretest Posttest Desigen”. The samples of this research is student participant of extracurricular badminton SMP Negeri 6 singaraja years 2015-2016. The instrument that used for this research is vertical jump test to measure the explosive power leg muscles. The data was analyzed by one way anova α=0,05 through SPSS 16.0. The result of the analysis showed that significant value is smaller than α=0,05, its mean the hypothesis is accepted. Based of the result LSD test quick leap training take effect to the explosive power leg muscles with mean difference 28,47, Side Jump Sprint training take effect to the explosive power leg muscles with mean difference 13,33, and quick leap have better influence than side jump sprint to enhancement the explosive power leg muscles with mean difference -15,13.keyword : quick leap training, side jump sprint, explosive leg mascles
PENGARUH PELATIHAN BERMAIN BULUTANGKIS OVERHEAD CLEAR DRILL TERHADAP KEKUATAN DAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN Surahman, Hendro Budi; Kanca, I Nyoman; Tisna, Gede Doddy
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v6i3.2650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan bermain bulutangkis overhead clear drill terhadap kekuatan dan daya tahan otot lengan pada anggota club junior menang kalah sehat Singaraja tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan “The non-randomized control group pretest posttest design”. Subjek penelitian ini adalah anggota club junior menang kalah sehat yang berjumlah 24 orang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini tes expanding dynamometer untuk kekuatan otot lengan dan tes push-up semampunya untuk daya tahan otot lengan. Berdasarkan hasil data penelitian dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji-t independent untuk data kekuatan otot lengan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,001. Sedangkan untuk data daya tahan otot lengan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,032. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelatihan bermain bulutangkis overhead clear drill berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan dan daya tahan otot lengan pada anggota club junior menang kalah sehat singaraja tahun 2013. Dengan demikian hipotesis pelatihan bermain bulutangkis overhead clear drill terhadap peningkatan kekuatan dan daya tahan otot lengan dapat diterima.Kata Kunci : overhead clear drill, kekuatan, daya tahan, otot lengan. This study aims to determine the effect of training to play badminton overhead clear drill to strenght and muscular endurance in the arms of junior club members menang kalah sehat singaraja in 2013. Type of quasi-experimental this is research with design “the non-randomized control group pretest psottest design”. This is research subjects the junior club members menang kalah sehat with equally amount 24 then divided into 2 groups. The instrumens used in this research is expanding dynamometer test for muscle strenght and muscular endurance arm sleeve. Based on the results of research data analysis with the independent t-test a significance level () 0,05 with program SPSS 16. Based on data analysis of this research using the indepemdent t-test for arm muscle strenght data obtained by significance count value of is smaller than the value of α (Sig < 0,05) that is equal to 0,001. While for the data obtained by arm muscle endurance of significance count value of is smaller than value of α (Sig < 0,05) that is equals to 0.032. From the results of data analysis and discussion can was concluded that playing badminton training drills overhead clear effect on improving strenght and muscular endurance in the arms of junior club members menang kalah sehat singaraja 2013. The result hipotesis to play badminton overhead clear drill to strenght and muscular endurance in the arms accepted.. keyword : overhead clear drill, strenght, endurance, arm muscle
PENERAPAN IPTEK KEOLAHRGAAN DALAM MENINGKATKAN HASIL GATEING PADA OLAHRAGA WOODBALL Tisna, Gede Doddy
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga woodball termasuk olahraga yang baru berkembang. Hasil akhir dari olahraga ini adalah memasukkan bola ke dalam gawang (gateing). Salah satu permasalahan yang di hadapi oleh atlet adalah teknik yang digunakan dalam melakukan gateing belum berbasiskan Ilmu dan Pengatahuan dan Teknologi (IPTEK). Berdasarkan hasil obserpasi awal pada pada atlet woodball proses gateing belum menggunakan pendekatan-pendekatan ilmiah. Metode latihan gateing belum diterapkan dan aplikasi Ilmu Biomekanika Olahraga belum diterapkan. Latihan gateing harus menerapkan ilmu kepelatihan, diantaranya harus menerapkan set, repetisi, intensitas dan voluma latihan yang tepat. Metode gateing bisa dilatihkan dengan metode latihan padat dan latihan terdistribusi dengan jarak 3 meter, 5 meter dan 10 meter dengan sudut tembak 75, 90, 105, 255, 270 dan 285 derajat. Terkait dengan jarak dan sudut gateing atlet bisa menerapkan aplikasi ilmu biomekanika olahraga. Hasil yang diharapkan dari memberikan latihan padat dan terdistribusi adalah kemampuan gateing atlet bisa meningkat, bola yang masuk akan semakin banyak, akurasi tembakan ke gawang (gate) akan semakin baik dan terakhir rasa percaya diri melakuakn tembakan bola ke gawang akan meningkat, sehingga prestasi atlet bisa meningkat.Kata kunci: latihan padat dan terdistribusi, woodball, gateing.