Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Produk Usaha Melalui Pemanfaatan dan Pelatihan Vacuum Frying Fuad Indra Kusuma; Rina Rifqie Mariana; Titi Mutiara Kiranawati; Wahyu Nur Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi mesin vacuum frying ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses memasak produk para pelaku usaha alen-alen dan keripik buah. Selain itu, subtitusi teknik memasak menggunakan tungku menjadi memasak menggunakan mesin, dapat mengurangi efek polusi udara sehingga lebih higienis. Penerapan teknologi ini disampaikan kepada mitra melalui serangkaian program pelatihan dan pendampingan untuk mengoperasikan alat tersebut. Sehingga, luaran dari program ini adalah membantu para pelaku usaha alen-alen dan keripik buah untuk beralih dari teknologi konvensional ke teknologi modern yang berdampak pada efektifitas dan efisiensi produksinya. Muara dari program ini adalah peningkatan produktivitas dan kualitas produk dari pelaku usaha setempat.Kata kunci— vacuum frying, peningkatan produktivitas, peningkatan kualitas produk
Edukasi Keamanan Pangan Bagi Para Pengelola Kantin di Lingkungan Universitas Negeri Malang dalam Upaya Mendukung Kampus Sehat Rina Rifqie Mariana; Titi Mutiara Kiranawati; Anggi Martiningtyas
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i11.733

Abstract

Terdapat delapan (8) area kantin yang berada di dalam kampus UM, (beberapa area yang memiliki lebih dari satu pengelola kantin) yaitu: ( Kantin FIP, FIK,FIS, FE, FMIPA, F.sastra, F.Pasca Sarjana dan Fpsi). Semua kantin di setiap fakultas tidak pernah sepi dari pengunjung, terutama mahasiswa. Berdasarkan wawancara dengan salah satu pengelola kantin, makanannya selalu habis terjual. Namun berdasarkan pengamatan, ada beberapa kelemahan yang sering dilakukan oleh para pengelola kantin, yaitu: Kurang menjaga kebersihan lingkungan dan makanan ,dan kurang menjaga kebersihan dan Kesehatan personal (pelayan maupun juru masaknya). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan dia atas. Kegiatan ini mulai dilakukan pada bulan September 2023 oleh 3 dosen dan 4 mahasiswa dengan tahapan kegiatan sebagai berikut, pertama melakukan observasi ke semua lokasi (8 area) kantin yang terdiri dari 48 outlate untuk mengambil dokumentasi kondisi kantin dan lingkungannya sebagai bahan materi sosialisasi cara pengolahan makanan yang sehat dan aman, Langkah kedua : Adalah melakukan edukasi dan sosialisasi tentang penyelenggaraan kantin sehat sekaligus menggali permasalahan kantin sebagai penyewa untuk diteruskan kepada pimpinan UM dan dibentuk kepengurusan paguyuban kantin. Kegiatan terahir, membagikan apron untuk 48 pengelola (penyewa) kantin UM dan penempelan poster diberbagai sudut kantin. Pasca kegiatan dilakukan pendampingan dengan berkunjung dan memberikan arahan di lokasi kantin masing-masing.
Inovasi Produk Berbasis Potensi Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Nurjanah, Nunung; Mariana, Rina Rifqie; Kiranawati, Titi Mutiara; Soseco, Thomas; Permatasari, Adisti Putri; Khornaylius, Ester Abigail Theresia; Firyal, Fadila Fikri; Prawesti, Halifia Lintang
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p103

Abstract

Potensi lokal Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, memiliki sektor budidaya pisang namun masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan dengan memanfaatkan potensi pisang di Desa Sumberejo Kabupaten Malang. Tujuan pelatihan untuk diversivikasi produk olahan berbahan dasar pisang di UMKM Maharani dan Kader PKK. Inovasi yang dilakukan adalah berbahan pisang ambon, pisang candi, pisang kepok, menjadi produk yang bisa menjadi oleh-oleh khas Desa Sumberejo. Peserta pengabdian berjumlah 30 orang yang terdiri dari pelaku UMKM Desa Sumberejo dan Kader PKK. Program pelatihan meliputi pemaparan materi mengenai prosedur P-IRT dan Sertifikasi Halal, prosedur pemasaran digital, dan proedur pengemasan makanan. Dilanjutkan dengan kegiatan pembuatan produk inovasi berbahan dasar pisang dan kegiatan tanya jawab. Hasil dari pelatihan ini menghasilkan Hasil pelatihan berupa peningkatan keterampilan peserta diperoleh dari angket yang disebarkan berturut-turut; 1) Penyampaian materi pembuatan desain kemasan 80%; 2) Pelaksanaan pelatihan meningkatkan produk unggulan berbasis pisang 85%; 3) Pelatihan kemasan meningkatkan nilai jual 80%; 4) Pendampingan Sertifikasi Halal dan P-IRT dapat meningkatkan keamanan dan kepastian produk yang dipasarkan 87%; dan 5) Pemasaran digital melalui sosial media 78%. Kata kunci— Inovasi pisang, UMKM, Tim Penggerak PKK Abstract The local potential of Sumberejo Village, Gedangan District, Malang Regency, includes the banana cultivation sector, which has not yet been fully utilized. This program organized a training program to utilize the banana potential in Sumberejo Village, Malang Regency. The purpose of the training was to diversify banana-based processed products for Maharani SMEs and PKK cadres. The innovation involves using Ambon bananas, Candi bananas, and Kepok bananas to create products that could become Sumberejo Village's unique souvenirs. The training participants consisted of 30 people, including SME actors from Sumberejo Village and PKK cadres. The training program included presentations on P-IRT procedures and Halal Certification, digital marketing procedures, and food packaging procedures. This was followed by activities on making innovative banana-based products and a question-and-answer session. The training outcomes showed an improvement in participants' skills based on the surveys distributed as follows: 1) Presentation of packaging design material 80%; 2) Training implementation increased banana-based flagship products 85%; 3) Packaging training increased product value 80%; 4) Halal Certification and P-IRT assistance improved the safety and certainty of marketed products 87%; 5) Digital marketing through social media 78%. Keywords— Banana Innovation, SMEs, PKK Mobilization Team
PELATIHAN PENGOLAHAN MAKNAN DIET GFCF BERBASIS TEPUNG KOMPOSIT KELOR DAN TEPUNG KENTANG TENGGER BAGI PENGELOLA KANTIN SLB AUTIS LABORATORIUM UM Nurjanah, Nunung; Kiranawati, Titi Mutiara; Soekopitojo, Soenar; Issutarti, Issutarti
Jurnal Graha Pengabdian Vol 6, No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Autis Laboratorium UM (SAL UM) adalah penyelenggara pendidikan dan layanan bagi siswa autis dibawah naungan Universitas Negeri Malang. SAL UM memberikan layanan bagi siswa yang memiliki kelainan dalam hal konsentrasi dan prilaku motorik. Penanganan anak dengan kondisi autisme harus sangat detail, teliti dan tepat sasaran. Salah satu terapi diet yang dianjurkan diberikan pada anak autis adalah diet bebas gluten/gluten free dan bebas kasesin/caseine free  (GFCF). Pemberian diet GFCF dapat mengurangi atau mencegah gejala autis. Berdasarkan hasil studi awal penerapan diet GFCF belum bisa diterapkan secara optimal oleh sekolah SAL UM karena beberapa hal termasuk kurangnya akses informasi dalam menyediakan dan mengelola diet yang sesuai kebutuhan.  Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mentrasnfer pengetahuan dan keterampilan untuk memoptimalkan fungsi kantin sekolah dalam menyediakan kebutuhan makanan jajanan sesuai diet GFCF berbasis tepung komposit kelor dan kentang Tengger. Pelatihan dilaksanakan dengan metode brain strorming, drill dan eskperimen pembuatan makanan diet GFCF berupa velva labu siem dan kelor (LASIKE), velva dragon fruit, velva pumpkin, blondies kelor kukus, komposit kentang tengger kelor (KKTK) muffin, cookies komposit tepung kentang dan tepung kelor (TANGKE)
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN BERBASIS PERIKANAN SEBAGAI PENUNJANG PARIWISATA DI DESA SAMBIGEDE KECAMATAN SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Kiranawati, Titi Mutiara
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.33556

Abstract

Desa Sambigede Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang, merupakan desa yang mempunyai potensi sumber daya alam perikanan yang melimpah serta potensi wisata Kebon Watu. Ekonomi masyarakat bertumpu pada hasil perikanan, seperti menjual ikan segar di pasar setempat. Masyarakat belum mampu mengembangkan secara maksimal keunggulan tersebut untuk dijadikan sebagai sumber penghasilan. Permasalahan yang dirasakan yaitu tingkat pengetahuan masyarakat dalam teknologi pengolahan produk olahan hasil perikanan yang bermutu atau sesuai Standar Nasional Indonesia masih rendah. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan mentransfer ilmu pengetahuan dan keterampilan pengolahan ikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan sebagai penunjang pariwisata. Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan pendampingan ini adalah masyarakat dapat memanfaatkan ikan menjadi kerupuk tulang dan kulit ikan, Basreng, dendeng ikan dan opak singkong rasa ikan. Penyuluhan dan pendampingan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan ikan
The Effect of Roasting and Baking Cowpeas on the Moisture Content, Physical Properties, and Organoleptic Properties of Nut Cakes: Pengaruh Sangrai dan Pemanggangan Kacang Tunggak terhadap Kadar Air, Sifat Fisik, dan Organoleptik Kue Kacang nur, Chofifah; Hidayati, Laili; Kiranawati, Titi Mutiara; Saputri, Anggi Martiningtyas Januwati
Meraki: Journal of Creative Industries Vol. 2 No. 02 (2025): Contextualizing Design: Bridging Tradition and Technology, Translating Trends
Publisher : Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/meraki.v2i02.7037

Abstract

Many local nuts are found in Indonesia. One type of nut that can be used as an innovation in making cookies is cowpea. This research aims to observe the differences in the process of making cowpea flour using roasting and oven methods in terms of moisture content, physical characteristics (color and texture), and organoleptic assessment. This experimental research used a 100% percentage and was repeated twice for making cowpea cookies. Data were analyzed using a t-test. The results showed that the roasting and oven methods in the process of grinding cowpea flour significantly affected the physical characteristics of color but did not affect moisture content and texture. In terms of organoleptic properties, including color, aroma, taste, and texture, panelists tended to prefer cookies made with roasted cowpea flour. Overall, cookies made with roasted cowpea flour were rated to have better organoleptic results compared to those made with oven-dried cowpea flour.
Integrasi Smart Camera dan AI untuk Mendukung Agribisnis Kopi Berkelanjutan di Wilayah Pedesaan Indonesia Kiranawati, Titi Mutiara; Aripriharta, Aripriharta; Zubaidah, Siti; Devi, Mazarina; Salwa, Nur Fadhila Rasyida; Ananta, Sasmita Bagus Sang Kesuma; Bagaskoro, Muhammad Cahyo
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v5i2.9602

Abstract

Kendala utama agribisnis kopi pedesaan di Lembah Dilem Wilis, Trenggalek, adalah kualitas biji yang tidak konsisten akibat sortir manual. Sistem sortir otomatis berbasis Smart Camera dan AI dikembangkan untuk klasifikasi real-time biji kopi berdasarkan visual seperti warna dan ukuran. Dirancang dengan Raspberry Pi, sensor kamera, dan algoritma CNN , penerapannya melibatkan kolaborasi peneliti dan petani lokal secara partisipatif. Kami menggunakan 500 data latih yang diakuisisi dari aplikasi untuk pelatihan model CNN kami. Uji lapangan menunjukkan sistem ini mengurangi waktu sortir dari 45 menjadi 15 menit per kg, meningkatkan akurasi seleksi dari 75% menjadi 94%, dan melipatgandakan produktivitas harian. Analisis confusion matrix heatmap mengonfirmasi akurasi klasifikasi tinggi , dan sensor PZEM menunjukkan keandalan pemantauan daya. Meskipun meningkatkan efisiensi, tantangan adopsi petani kecil dan variasi kondisi biji kopi menjadi area pengembangan lebih lanjut. Evaluasi kuantitatif sebelum dan sesudah implementasi, menggunakan sampel biji kopi lokal, menegaskan bahwa integrasi teknologi ini meningkatkan efisiensi, mutu produksi, dan memberdayakan petani menuju agribisnis berkelanjutan.   The primary challenge for rural coffee agribusiness in Dilem Wilis Valley, Trenggalek, is inconsistent bean quality due to manual sorting. An automated sorting system based on Smart Camera and AI was developed for real-time classification of coffee beans based on visual parameters like color and size. Designed with a Raspberry Pi, camera sensor, and CNN algorithm , its implementation involved participatory collaboration between researchers and local farmers. We used 500 training data acquired from the application for our CNN model training. Field trials showed the system reduced sorting time from 45 to 15 minutes per kg, increased selection accuracy from 75% to 94%, and doubled daily productivity. Confusion matrix heatmap analysis confirmed high classification accuracy , and PZEM sensors demonstrated reliable power monitoring. While enhancing efficiency, challenges in small-scale farmer adoption and varied bean conditions present areas for further development. Quantitative evaluation before and after implementation, using local coffee bean samples, affirmed that this technology integration boosts efficiency, product quality, and empowers farmers towards sustainable agribusiness.
Analisis Laba Garlic Menggunakan Weighing Method dan Preferensi Terhadap Hidangan Tradisional Indonesia dengan Laba Garlic Sebagai Side Dish Venny Anggraeni; Nunung Nurjanah; Titi Mutiara Kiranawati; Ummi Rohajatien
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2530

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh inovasi side dish pada hidangan tradisional Indonesia melalui pemanfaatan laba garlic sebagai alternatif pengganti acar konvensional, yang memiliki karakteristik rasa asam-manis serta potensi manfaat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan rasa laba garlic menggunakan weighing method serta mengetahui preferensi konsumen terhadap penyajiannya pada berbagai hidangan tradisional Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 57 panelis tidak terlatih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan uji hedonik, uji preferensi, dan weighing method, kemudian dianalisis menggunakan Two Way ANOVA dan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan rasa berada pada kategori netral hingga agak tidak suka dan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p > 0,05). Namun, hasil weighing method menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat konsumsi (p< 0,05), dengan perlakuan 1 (1 g garam) memiliki konsumsi tertinggi. Preferensi konsumen menunjukkan variasi berdasarkan jenis hidangan, di mana sate ayam dan martabak telur memiliki tingkat penerimaan tertinggi, sedangkan acar telur dan gulai kambing terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kesesuaian karakteristik rasa antara laba garlic dan hidangan pendamping sangat memengaruhi penerimaan konsumen.
'Adālah Maqāṣhidi Resolution and Gen-Z Perspective on Human Rights Discrimination of Indonesian Migrant Workers in Malaysia Basid, Abdul; Abdul Adzim; Lilik Nur Kholidah; Amrulloh Amrulloh; Titi Mutiara Kiranawati; Nor Surilawana Sulaiman
al-'adalah Vol 23 No 1 (2026): Al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v231.28287

Abstract

This study investigates the contributions of Gen-Z perspectives and the ‘Adālah Maqāṣhidi Resolution in addressing human rights discrimination against Indonesian migrant workers in Malaysia. Two central questions are explored: how young Indonesians perceive and support migrant-worker protection, and how maqāshid-based justice can inform a rights-protective policy ethic. Utilizing a qualitative descriptive-exploratory design, the research integrates an online survey of over 280 Gen-Z respondents aged 18–21, selected for their engagement with migrant-worker or human rights issues, alongside in-depth interviews, literature analysis, and a transcript-based review of the 2025 shooting case involving five Indonesian migrant workers in Malaysian waters. The findings reveal that respondents recognize migrant workers as a legally and socially vulnerable group, express strong concern for state responsibility, media advocacy, and human rights education, and identify digital platforms as strategic spaces for public pressure, although concrete participation varies. The analysis further demonstrates that ‘Adālah Maqāṣhidi provides a normative bridge between Islamic legal justice, human dignity, and migrant-worker protection by emphasizing equality before the law, prevention of harm, and public welfare. This study offers an integrated framework that links youth-based digital advocacy, transnational labor protection, and Islamic justice ethics and recommends stronger bilateral safeguards, rights literacy, and inclusive legal protections for both documented and undocumented workers
Inovasi Penerapan Teknologi Smart Spice Dryer untuk Diversifikasi Produk Kopi Rempah pada Kawasan Wisata Dilem Wilis, Kabupaten Trenggalek Teti Setiawati; Titi Mutiara Kiranawati; Cassandra Permata Nusa; Muhammad Ilman Nur Sasongko; Muhammad Idris Effendi; Venny Anggraeni
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5253

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Smart Spice Dryer untuk meningkatkan efisiensi dan mutu pengeringan rempah sekaligus mendukung diversifikasi produk kopi rempah. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2026 dengan melibatkan kelompok usaha pengolahan kopi rakyat di Kawasan Wisata Dilem Wilis. Metode pelaksanaan meliputi (1) perancangan dan fabrikasi Smart Spice Dryer sesuai kebutuhan mitra, (2) uji fungsi untuk mengevaluasi kestabilan suhu, distribusi panas, kapasitas, dan kinerja alat, (3) uji coba pengeringan terhadap 14 jenis rempah melalui tahapan pembersihan, pencucian, penirisan, penataan bahan pada rak, dan pengeringan menggunakan sirkulasi udara panas pada suhu 55–70°C, (4) pengukuran kadar air akhir menggunakan digital moisture meter serta observasi warna, aroma, dan tekstur rempah, dan (5) pelatihan, penyusunan SOP, serta pendampingan pengoperasian alat, diversifikasi produk, dan pengemasan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa Smart Spice Dryer mampu mengeringkan seluruh 14 jenis rempah dengan kadar air akhir 9,7–10,6% dan mutu fisik serta aroma yang baik. Waktu pengeringan dapat dipersingkat dibandingkan metode penjemuran konvensional, dengan waktu pengeringan 5–7 jam bergantung pada karakteristik rempah. Kegiatan juga menghasilkan sepuluh varian produk kopi rempah celup bermerek REMPI beserta desain kemasan dan media promosi. Penerapan teknologi ini meningkatkan efisiensi proses pengeringan, konsistensi mutu bahan baku, serta mendukung diversifikasi produk kopi rempah yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kawasan Wisata Dilem Wilis.