Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELATIHAN PEMBUATAN PMT MODISCO TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI KELURAHAN TANJUNGREJO KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG Yeni Susanti; Mazarina Devi; Septa Katmawanti
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.236 KB) | DOI: 10.17977/um044v3i1p14-22

Abstract

Abstract: Modisco (Modified Dietetic Skim and Cotton Sheet Oil) is an additional food that contains high calories to increase the children's weights. The procedure to make PMT modisco is very easy because it consists of three basic ingredients which are skim milk, sugar and margarine. This study aims to know the effect of the training to the mother knowledge in making PMT modisco, the training was done by using lecture and demonstration method. The research design used is pre-experimental by using one group pretest and posttes method. The data for knowledge used questionnaire while the data. The samples in this study were all of the mothers who have Bawah Garis Merah (BGM) children in the village of Tanjungrejo Sub-district of Sukun District of Malang that were 11 people. The result is knowledge data using paired samplet t-test that obtained the score of Sig. (2-tailed) was 0.000 < 0.05 which means there is the effectiveness of training to the mothers’ knowledge related to PMT modisco. The procedure of making module PMT is not too difficult, there are three basic ingredients modisco in training abbreviated with milk, sugar, and margarine (SGM). Keywords: Training, Knowledge, PMT ModiscoAbstrak: Modisco (Modified Dietetic Skim and Cotton Sheet Oil) merupakan makanan tambahan yang mengandung kalori tinggi untuk meningkatkan berat badan anak. Prosedur pembuatan PMT modisco sangat mudah karena terdiri dari tiga bahan dasar yaitu susu skim, gula dan margarine. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan Ibu tentang PMT modisco, pelatihan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan menggunakan desain one group pretest and posttest. Data pengetahuan menggunakan kuesioner, sampel penelitian ini adalah seluruh Ibu yang mempunyai anak Bawah Garis Merah (BGM) di Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun Kota Malang sebanyak 11 orang. Hasil data pengetahuan menggunakan paired samplet t-test diketahui bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 artinya terdapat keefektivitasan pelatihan terhadap pengetahuan Ibu terkait PMT modisco. Prosedur pembuatan PMT modisco dirasa tidak terlalu susah, ada  tiga bahan dasar modisco yang dalam pelatihan disingkat dengan susu, gula, dan margarine (SGM).Kata kunci: Pelatihan, Pengetahuan, PMT Modisco
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA MENGENAI JAJANAN SEHAT MENGGUNAKAN MEDIA MINICARD Andini Santoso; Mazarina Devi; Agung Kurniawan
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.673 KB) | DOI: 10.17977/um044v3i2p153-163

Abstract

Abstract: Snacks are holding an important role in providing energy and nutrients intake among school-aged children. Snacks at school that is health less well-guaranteed will potentially bring some effects, which are poisoning, indigestion, and in a long time causing malnutrition. Knowledge enhancement in healthy snacks around children can be done through the health education by using nutritional counseling methods. Nutrition counseling methods in this research were given through the minicard media that is flashcard media that has been modified its size to 12 cm x 10 cm. This research aims to determine students’ knowledge in healthy snacks in SDN 02 Mulyoagung, and also created minicard as a counseling media. This research is a quantitative research by using pre-experiment in one group pre-test post-test model. The sample totals are 30 students, whose are 16 students in V grade and 14 students in IV grade that obtained by purposive sampling technique. Data collection that was used is a questionnaire and data analysis which utilized a sample test of nonparametric 2 methods related to Wilcoxon. The results obtained Sig. (2-tailed) of 0,000 which means less than α (0.025). The average value is increased on post-test after giving intervention in nutritional counseling by using minicard media, so it can be concluded that counseling with the minicard media can improve students’ knowledge in healthy snacks in SDN 02 Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.Keywords: Minicard Media, Knowledge, Healthy Snacks, Elementary StudentsAbstrak: Makanan jajanan memegang peranan yang cukup penting dalam memberikan asupan energi dan zat gizi lain bagi anak-anak usia sekolah. Peningkatan pengetahuan tentang jajanan sehat pada anak dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan dengan metode penyuluhan gizi. Metode penyuluhan gizi pada penelitian ini diberikan melalui media minicard, yaitu media flashcard yang telah dimodifikasi ukurannya menjadi 12 cm × 10 cm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan siswa mengenai jajanan sehat di SDN 02 Mulyoagung, serta menciptakan media penyuluhan minicard. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pre experiment dengan model one grup pre-test post-test. Sampel berjumlah 30 siswa 16 siswa kelas V dan 14 siswa kelas IV yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan metode nonparametrik uji 2 sampel berhubungan Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti kurang dari α (0,025). Terjadi peningkatan rata-rata nilai pengetahuan pada ¬post-test setelah diberikan intervensi berupa penyuluhan gizi dengan minicard, sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan media minicard efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang jajanan sehat di SDN 02 Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Setelah diadakannya penyuluhan ini diharapkan siswa dapat mengingat informasi yang telah diberikan sehingga mengurangi paparan anak sekolah terhadap makanan jajanan yang tidak sehat dan tidak aman.Kata Kunci: Media Minicard, Pengetahuan, Jajanan Sehat, Siswa Sekolah Dasar
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI ORANGTUA DAN PENDAPATAN ORANGTUA DENGAN KEPATUHAN ORANGTUA DALAM PENERAPAN DIET AUTIS PADA ANAK AUTIS DI SLB AUTIS LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG Poncowuri Handayani; Mazarina Devi; Agung Kurniawan
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.713 KB) | DOI: 10.17977/um044v4i1p42-49

Abstract

Abstract: Autism is a behavioral deviation syndrome in children that involves sensory systems, communication skills, and socialization skills in community. Parental obedience in applying the diet should be consistent in order to reduce symptoms are undergone by children with autism. This study aims to determine the relationship between parental nutrition knowledge and parental income to parent’s obedience of complience in the application of autism diet in children with autism in the SLB Autis Laboratorium Malang State University. The type of this research is quantitative research with cross sectional study design. Parental knowledge was measured from a knowledge questionnaire, and income was measured by the per-capita income category per month and parental compliance was measured from Food Frequency Questionare (FFQ). The results showed that there was a significant correlation between parent’s nutritional knowledge and parent’s obedience to the application of the autism diet at SLB Autis Laboratorium Malang State University (p = 0,004) and there was a significant correlation between parent’s income with parent’s obedience to the application of the autism diet at SLB Autis Laboratorium Malang State University (p = 0,020). Suggestions for the next research to conduct more detailed research about per capita income of family by considering another factor.Keywords: knowledge, income, obedience, autism dietAbstrak: Autisme adalah suatu sindroma penyimpangan perilaku pada anak yang melibatkan sistem sensoris, kemampuan komunikasi, serta kemampuan sosialisasi dimasyarakat. Kepatuhan orang tua dalam menerapkan diet harus konsisten agar dapat mengurangi gejala yang dialami oleh anak autis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan pendapatan orangtua terhadap kepatuhan orangtua dalam penerapan diet autis pada anak autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengetahuan orangtua diukur dari kuesioner pengetahuan, dan pendapatan diukur berdasarkan kategori pendapatan perkapita keluarga perbulan dan kepatuhan orangtua diukur dari Food Frequency Questionare (FFQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi orangtua dengan kepatuhan orangtua dalam penerapan diet autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang (p=0,004) serta terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan orangtua dengan kepatuhan orangtua dalam penerapan diet autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang (p=0,020).  Saran bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian lebih mendetail lagi mengenai pendapatan perkapita keluarga dan dengan melihat faktor lain. Kata kunci: pengetahuan, pendapatan, kepatuhan, diet autis
PENGARUH RASIO RIMPANG RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus L.) DENGAN JAHE (Zingiber officinale) TERHADAP KAPASITAS ANTIOKSIDAN DAN MUTU WEDANG Nurwikan Sutralestari; Mazarina Devi; Soenar Soekopitojo
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 41, No 1: Februari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v41i12018p077

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh proses pengolahan wedang teki instan, mengetahui kapasitas antioksidan serta mutu (rendemen, waktu rehidrasi, sifat fisik warna, dan uji hedonik) wedang teki instan dengan rasio rimpang rumput teki dan jahe berbeda. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua kali pengulangan. Data hasil analisis diuji menggunakan ANOVA (Analysis of Variances). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan wedang teki instan dengan rasio rimpang rumput teki dan jahe yang berbeda berpengaruh terhadap kapasitas antioksidan, waktu rehidrasi, sifat fisik warna, serta uji hedonik rasa dan warna. Kapasitas antioksidan dan kesuka-an rasa terbaik pada wedang teki instan dengan rasio rimpang rumput teki dan jahe 1 : 2½. Waktu rehidrasi tercepat, sifat fisik warna paling cerah dan kesukaan warna pada wedang teki instan dengan rasio rimpang rumput teki dan jahe 1 : 1½.
ANALISIS PROKSIMAT DAN UJI ORGANOLEPTIK GETUK LINDRI SUBSTITUSI UMBI GEMBILI (Dioscorea esculenta L) Roma Idatul Koir; Mazarina Devi; Wiwik Wahyuni
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 40, No 1: Februari 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v40i12017p087

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formula terbaik dan mengetahui mutu hedonik (tekstur dan rasa), tingkat kesukaan (rasa, warna, dan tekstur), serta si-fat kimia (protein, lemak, kadar air, kadar abu, dan karbohidrat) getuk lindri gembili dengan jumlah gembili 20,00%, 30,00% dan 40,00%. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan. Data ha-sil analisis diuji secara statistik menggunakan uji ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan’s. Formula terbaik yang diperoleh pada getuk lindri gembili dengan persentase gembili 20,00%. Skor mutu hedonik tekstur tertinggi sebesar 3,74, kadar protein tertinggi sebesar 2,26%, kadar air 55,28%, kadar abu 5,33% dan karbohidrat 43,36%.
PENGARUH LAMA BLANCHING TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA DAN SENSORIK JUS KECAMBAH KEDELAI DAN WORTEL Inda Riana Wulansari; Mazarina Devi; Laili Hidayati
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 40, No 2: September 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v40i22017p157

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh lama blanching terhadap kadar β-karoten, vitamin E kapasitas antioksidan, viskositas, rentang warna, tingkat kesuka-an panelis terhadap rasa, warna dan aroma jus. Penelitian ini menggunakan rancang-an acak lengkap. Pengumpulan data fisiko kimia jus dilakukan dengan metode spek-trofotometri sedangkan tingkat kesukaan dilakukan dengan uji organoleptik oleh 70 panelis. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji statistik Anava satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan lama blanching memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karaketristik fisiko-kimia dan tingkat kesukaan jus. Kadar β-karoten terting-gi, kadar Vitamin E dan kapasitas antioksidan tertinggi dimiliki oleh jus tanpa perla-kuan blanching. Viskositas tertinggi dimiliki oleh jus dengan lama blanching 10 me-nit dan peningkatan waktu blanching memudarkan warna jingga jus kearah kuning. Tingkat kesukaan panelis terhadap aroma, rasa dan warna tertinggi pada perlakuan lama blanching 10 menit. Perlakuan tanpa blanching memiliki karakter fisiko-kimia yang paling baik.
PENGARUH RASIO TEPUNG PISANG RAJA NANGKA (Musa paradica) DAN TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SNACK BAR Ovi Nur Fita Sari; Mazarina Devi; Issutarti Issutarti
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 41, No 2: September 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v41i22018p154

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis sifat kimia (protein, kalsium, zat besi) dan sifat organoleptik yang terdiri dari mutu hedonik (tekstur, aroma, rasa) serta hedonik rasa snack bar dengan rasio tepung kacang merah dan tepung pisang raja nangka 70:30%, 60:40%, dan 50:50%. Penelitian ini adalah jenis penelitian eks-perimen menggunakan RAL, dengan perlakuan rasio tepung pisang raja nangka dan tepung kacang merah yang berbeda. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil analisis sifat kimia, mutu hedonik, dan hedonik rasa snack bar menunjukkan bahwa berbeda nyata pada setiap perlakuan. Snack bar rasio tepung pisang raja nangka dan tepung kacang merah 50:50% menghasilkan kadar protein, kalsium, dan zat besi ter-tinggi. Mutu hedonik tekstur dengan rerata ranking tertinggi pada rasio 50:50% menghasilkan snack bar dengan kategori paling tidak keras. Mutu hedonik aroma dan rasa dengan rerata ranking tertinggi pada snack bar rasio 70:30% yang menghasilkan kategori paling tidak beraroma langu tidak terasa kacang merah.
PENGARUH SUBTITUSI BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior) TERHADAP KAPASITAS ANTIOKSIDAN COOKIES Indah Puspita Sari; Mazarina Devi; Ummi Rojahatien
Journal of Food Technology and Agroindustry Vol 4 No 1 (2022): Journal of Food Technology and Agroindustry
Publisher : Journal of Food Technology and Agroindustry dipublikasikan oleh Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/jfta.v4i1.1866

Abstract

Kecombrang flower is a plant that has high antioxidant content . The use of kecombrang flowers in food products has not been so much that, it will be useful and add nutritional value when combined with food products. Cookies kecombrang are a snack, including a type of biscuit made from wheat flour, eggs, sugar and fat added with powdered kecombrang flowers. This study is an experimental study using RAL with the aim of knowing the effect of substitution of kecombrang flower powder on cookies with 3 treatments, namely 1%, 2%, and 3% substitution of kecombrang flower powder with 2 repetitions. The resulting data will be analyzed using ANOVA variance and then using the DMRT further test. The results showed that the substitution of 3% sample kecombrang flower powder had the highest antioxidant capacity of 98.77 ppm. Based on the results of the study, the substitution of kecombrang flower powder had an effect on the antioxidant capacity of cookies.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Pelatihan Mengolah Jagung di Desa Srigading Kecamatan Lawang Kabupaten Malang Nonny Aji Sunaryo; Mazarina Devi; Soenar Soekopitojo; Narju Najah Afnany; Yunus Fandi Prasetyo; Tata Sekar Juang Asmarani; Naufal Taufiqurrahman
Jurnal Abdimas Pariwisata Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Abdimas Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1365.155 KB) | DOI: 10.36276/jap.v2i2.293

Abstract

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani  (KWT) merupakan sumberdaya manusia yang potensial berperan aktif meningkatkan perekonomian desa. Namun, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas mereka salah satunya adalah pemberdayaan dengan bentuk giat pelatihan mengolah bahan pangan potensi lokal yang ada. Di Desa Srigading Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, jagung merupakan potensi bahan pangan lokal, namun hingga saat ini pemanfaatanya masi belum maksimal. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan KWT Desa Srigading agar mereka memiliki kekuatan berupa pengetahuan dan keterampilan untuk membentuk suatu usaha yang bisa mendatangkan keuntungan dan menggerakan perekonomian desa. Metode yang pelatihan yang digunakan adalah learning by doing. KWT diajak langsung untuk mengolah jagung menjadi produk setengah jadi (kulit samosa dan frozen samosa jagung) dan produk jadi atau siap makan (samosa jagung dan stik kulit samosa jagung). Olahan yang dibuat dalam pelatihan ini berpotensi menjadi produk usaha oleh-oleh makanan ataupun dapat sebagai variasi menu makanan yang ditawarkan pada usaha penyedia makanan di destinasi wisata yang ada di Desa Srigading, Kecamatan  Lawang, Kabupaten Malang. Community Empowerment of Woman Farmer Groups by Corn Processing Training in Srigading Village, Lawang District, Malang Regency Women Farmers Group (WFG) is a human resource that has the potential to play an active role in improving the village economy. However, efforts need to be made to improve their quality, one of which is empowerment by means of active training in processing existing local potential food ingredients. In Srigading Village, Lawang District, Malang Regency, corn is a potential local food ingredient, but until now its utilization has not been maximized. This training activity aims to empower the KWT of Srigading Village so that they have the strength in the form of knowledge and skills to form a business that can bring profits and move the village economy. The training method used is learning by doing. KWT are invited directly to process corn into semi-finished products (samosa skins and frozen corn samosas) and finished or ready-to-eat products (corn samosas and corn samosa skin sticks). The preparations made in this training have the potential to become a food souvenir business product or can be a variety of food menus offered to food service businesses in tourist destinations in Srigading Village, Lawang District, Malang Regency.
Pengaruh Penambahan Pegagan (Centela asiatica (L.) Urban) Terhadap Daya Terima dan Mutu Kerupuk Adelianda Auliani Kamaruddin Nur; Mazarina Devi; Laili Hidayati
Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Indonesian Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.351 KB) | DOI: 10.17728/jatp.238

Abstract

Pegagan merupakan tanaman yang mengandung senyawa-senyawa yang baik untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik (warna, daya kembang, daya patah), tingkat kesukaan (rasa, warna, dan kerenyahan), mutu hedonik (rasa dan kerenyahan) dan sifat kimia (protein, lemak, kadar air, kadar abu, serat kasar, asam asiatik) kerupuk pegagan dengan penambahan pegagan 10%, 20% dan 30%, serta mengetahui formula terbaik kerupuk pegagan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan dan dua kali pengulangan. Data hasil analisis diuji secara statistik menggunakan uji ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan’s. Perlakuan terbaik ditentukan menggunakan metode indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan kimia yang terdapat pada pegagan yaitu protein 4,05%, lemak 0,35%, air 85,46%, abu 6,064%, serat kasar 8,89%, asam asiatik 63,7% (mg/100g). Perbedaan formulasi kerupuk pegagan berpengaruh terhadap sifat fisik (warna, daya kembang dan daya patah), uji kesukaan, uji mutu hedonik, dan sifat kimia (protein, lemak, kadar air, kadar abu, serat kasar, asam asiatik). Formula terbaik yang diperoleh yaitu kerupuk pegagan dengan penambahan pegagan 10%. Sifat fisik warna yang diperoleh yaitu warna tingkat kecerahan (L) 66,110, warna tingkat kemerahan (a+) +4,605, warna tingkat kekuningan (b+) +60,085, daya kembang 558,856 dan daya patah 0,02355. Tingkat Kesukaan rasa sebesar 3,83, tingkat kesukaan warna sebesar 3,57, tingkat kesukaan kerenyahan sebesar 4. Mutu hedonik rasa sebesar 4,29, mutu hedonik kerenyahan sebesar 4,19. Sifat kimia yang diperoleh yaitu protein 6,07%, lemak 0,5%, kadar air 9,04%, kadar abu 2,35%, serat kasar 1,34%, asam asiatik 0,42 (mg/ 100 g). Centella asiatica is a plant which has good compounds for health. This research aim to know physical feature (color, expand power and fracture power), predilection level (taste, color and crispy), quality of hedonism (taste and crispy) and chemistry feature (protein, fat, water level, ash level, fiber crude and asiatic acid) Centella asiatica crackers by adding Centela Asiatica 10%, 20% and 30% and also knowing the best formula of Centella asiatica crackers as wel. This research was conducted using completely randomized design with three different treatments and twice repetition. The data of the analysis result was examined statistically using ANOVA test and Duncan’s test. The best treatment was then determined by using method of effectiveness index. The finding showed that the chemical contents in Centella asiatica were protein 4,05%, fat 0,35%, water 85.46%, sawdust 6.064%, fiber crude 8.89% and asiatic acid 63.7 (mg/100g). The difference of Centella asiatica crackers formulation influential toward physical feature (color, expand power and fracture power), predilection test, quality of hedonism test and proximat analysis (protein, fat, water level, sawdust level, fiber crude, asiatik acid). The Addition of 10% Centella asiatica was being the best formula which was acquired. Phisycal feature of color which was acquired the color of brightness level (L) 66.110, the color of florid level (a+) +4.605, the color of yellowish (b+) +60.085, expand power 558.856, fracture power 0.02355. The level of taste predilection was 3.83, the level of color predilection was 3.57, the level of crispy predilection was 4. The hedonism quality of taste was 4.29, the hedonism quality of crispy was 4.19. Chemistry feature were protein 6.07%, fat 0.5%, water level 9.04%, ash level2.35%, fiber crude 1.34%, asiatic acid 0.42(mg/100g).
Co-Authors Ab Wahab, Noorakmar Abdul Hamid, Mansoor Adelianda Auliani Kamaruddin Nur Afin Regina Cahyani Afin Regina Cahyani Agung Kurniawan Ahmad, Fisal Aji Prasetya Wibawa Ananta, Sasmita Bagus Sang Kesuma Andini Santoso Angel Sucaning Hikmah Aripriharta - Bagaskoro, Muhammad Cahyo Budi Wibowotomo Cahyani, Afin Regina Chi Hong Yeap Chong , Wan Ni Devi Dwi Purwanto Djoko Kustono Dwiyono, Gunawan Eddy Sutadji Eka Ayu Mentari Putri Firlia Wahyu Puspitasari Giri Halimah Hasmadi Mamat Heri Pratikto Hong, Yeap Chi Ifa Choirunnisa Ika Mutiara Ima Wardani Hazawen Inda Riana Wulansari Indah Puspita Sari Issutarti Issutarti Issutarti Issutarti Kai Yen Lim Kit, Jason Chuah Wai Laili Hidayati Lismi Animatul Chisbiyah Mansoor Abdul Hamid Mansoor Abdul Hamid Mantony, Oslida Marji Marji Maryana Muhamad Nor Maya Eka Pradana Minatus Isnatur Rahmawati Ming F. Teng Mohd. Razali, Umi Hartina Muhammad Zaki Muladi Muntholib Narju Najah Afnany Naufal Taufiqurrahman Nonny Aji Sunaryo Nurbaya, Arindra Nurul Falah Hashim Nurwikan Sutralestari Ovi Nur Fita Sari Peppy Mayasari, Peppy Poncowuri Handayani Purnomo Purnomo Reksi Umbu Remu Samapati Rendis Trisnawan Rizki Yulianingrum Roma Idatul Koir Ronasari Mahaji Putri Rustiani Dwi Untari Salwa, Nur Fadhila Rasyida Septa Katmawanti, Septa Shanti Dri Lestari Siti Zubaidah Soenar Soekopitojo Sugiyanto - Sunsya Putri Cahyaning Gusti Tata Sekar Juang Asmarani Teti Setiawati Titi Mutiara Kiranawati Tri Kuncoro Triana, Fatimah Agus Tuatul Mahfud Ummi Rohajatien Ummi Rojahatien Umniati, Sri Wiwik Wahyuni Yeni Susanti Yunus Fandi Prasetyo Zorayda Nabila Denata