Claim Missing Document
Check
Articles

META-ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Siti Khomaidah; Nyoto Harjono
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 2 No. 2: July 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.536 KB) | DOI: 10.23887/ijerr.v2i2.17335

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penggunaan media animasi terhadap hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini metode yang digunakan berupa meta analisis dengan cara menganalisis data-data tentang pengaruh media animasi terhadap hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini di awali dengan merumuskan topik penelitian, menelusuri hasil penelitian yang relevan untuk di analisis. Data dikumpulkan dengan menelusuri jurnal online dan skripsi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis penggunaan media animasi pada pembelajaran IPA di Sekolah Dasar mampu meningkatkan hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar mulai dari yang terendah 3.93% sampai yang tertinggi 98.76% dengan rata-rata 27.009%. Kata Kunci: Meta analisis, hasil belajar, media animasi.
PENERAPAN INQUIRY LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEMATIK Sohifatul Hayati; Nyoto Harjono
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2018): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.699 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v3i1.273

Abstract

This study aims to increase the activities and thematic learning outcomes through the application of an environment-based Inquiry model. The type of research used is classroom action research in two cycles with the look, think, and act stages. The subjects of the study were grade 4A students of SDN Salatiga 06, totaling 33 students. Data collection techniques used in this study are test and non-test techniques. Nontes technique in the form of observations on student activities, this observation is done by observation, and documentation during the learning process. This research is said to be successful if at least 80% of students get a score of penelitian 75. The results of the study show: (1) The score of pre-cycle activity in grade 4A is 43.77% and the score of completeness of the results of pre-cycle learning of students is 64% with the average score 60.50; (2) The score of student activity in the first cycle was 72.02% and the completeness score of student learning outcomes was 73.50% with an average score of 72.30; (3) Student activity scores in cycle II amounted to 83.50% with an average score of 83.15 and student completeness learning outcomes on a 91% cycle with an average value of 87.25. The data shows that in the first cycle the activity and learning outcomes have not met expectations which means that the indicators of success have not been achieved while in cycle II the activities and learning outcomes are in line with expectations which means that the indicators of success have been achieved.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Agung Sapto Nugroho; Nyoto Harjono
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i1.1455

Abstract

Abstract: The purpose of this research was to re-analyze the use of cooperative learning type  numbered head together model in increasing the learning outcome in mathematics studies subject. The research method was meta-analysis. The research began with formulating research problems, then trancing relevant research result to be analyzed. The data was collected by browsing article, electronic journals, and essay using “learning outcomes”, “numbered head together model”, and “Mathematics Studies of Primary Education”. The searching result showed that there were 13 articles, electronic journals, and essay but only 9 relevant articles, electronic journals, and essay. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis. The analysis result showed that cooperative learning type numbered head together  model could improve student’s learning from the lowest 15,81%. to the highest 91,88% and the mean was 43,85%.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran tipe kooperatif tipe  numbered head together dalam menaikkan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika. Metode penelitian adalah meta-analisis. Penelitian dimulai dengan merumuskan masalah penelitian, kemudian menguji hasil penelitian yang relevan untuk dianalisis. Data dikumpulkan dengan menelusuri artikel, jurnal elektronik, dan esai menggunakan "hasil pembelajaran", "model numbered head together", dan "Studi Matematika Pendidikan Dasar". Hasil pencarian menunjukkan bahwa ada 13 artikel, jurnal elektronik, dan esai tetapi hanya 9 artikel yang relevan, jurnal elektronik, dan esai. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran tipe kooperatif tipe numbered head together dapat menaikkan hasil belajar siswa dari yang terendah 15,81%. sampai yang tertinggi 91,88% dengan rata-rata sebesar 43,85%.
Perbedaan Efektivitas Model Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Sekolah Dasar Putri Anggelina; Nyoto Harjono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4164

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dibandingkan dengan model Discovery Learning (DL) ditinjau dari pengaruhnya terhadap hasil belajar IPA kelas 5 SD khususnya tentang organ gerak hewan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental, atau eksperimen semu, menggunakan Counterbalanced Design. Penelitian dilaksanakan di SDN Ledok 01 dengan subjek sejumlah 20 dan SDN Ledok 05 dengan subjek sejumlah 24. Setiap kelas diberi perlakuan melalui kedua model sekaligus yang keduanya sebagai kelas eksperimen sekaligus sebagai kelas kontrol (saling kontrol). Berdasarkan hasil post tes dari kedua model, diperoleh hasil uji hipotesisis melalui uji T dengan dua ekor (2-tailed) bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa kedua model berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA. Pada eksperimen 1, model PBL capaian nilai rerata kelas sebesar 8.37, sedangkan DL sebesar 5.75. Dari data ini, terbukti capaian nilai PBL lebih tinggi daripada DL, yakni selisih 2.62. Untuk eksperimen 2, rerata PBL adalah 8.15, sedangkan DL sebesar 5.45. Data ini juga membuktikan bahwa capaian nilai PBL lebih tinggi daripada DL, yakni dengan selisih 2.7. Jadi dapat disimpulkan bahwa model PBL lebih efektif dibandingkan model DL.
Pengembangan Media Filter Instagram Berbasis Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran IPA untuk Meningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Blasius Eka Febrian Susetya; Nyoto Harjono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4228

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan untuk mengetahui hasil kelayakan produk media filter Instagram ditinjau dari segi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini memfokuskan pada materi perkembangbiakan tumbuhan kelas VI SD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah validasi, angket, pretest dan post test. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development dengan desain prosedur pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Desain pengembangan dan penelitian yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluate). Kevalidan media pembelajaran filter instagram dari ahli media sebesar 80% dengan kategori “Sangat Tinggi” dan hasil dari ahli materi sebesar 76% dengan kategori “Tinggi”. Keefektifan penggunaan media pembelajaran filterIinstagram ditunjukkan dengan hasil angket respon siswa sebesar 93% dengan kategori “Sangat Tinggi” dan hasil angket respon guru sebesar 91% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil belajar pada siswa terdapat peningkatan dari 63,67 menjadi 82,33. Dari hasil data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa produk media pembelajaran efektif digunakan dalam proses pembelajaran serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD pada muatan pembelajaran IPA.
PELATIHAN PENULISAN DAN PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH GURU-GURU SEKOLAH DASAR (SD) NEGERI GUGUS JOKO TINGKIR SALATIGA Nyoto Harjono; Firosalia Kristin
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.076 KB) | DOI: 10.24246/jms.v2i12021p113-127

Abstract

Masalah keprofesian yang dinilai belum terselesaikan sampai sekarang di lingkungan guru SD adalah rendahnya produktivitas guru dalam bidang penulisan dan publikasi artikel ilmiah. Untuk berpartisipasi menyelesaikan persoalan ini, diselenggarakan pengabdian masyarakat di Gugus Joko Tingkir Salatiga selama tiga bulan dari Juli sampai September 2021. Tujuan pengabdian ini adalah memberi pelatihan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah khususnya artikel jurnal. Model pelaksanaan secara daring penuh dengan metode In–On. Dari hasil pelaksanaan, mayoritas peserta menyatakan telah memahami cara menyusun laporan penelitian, khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan telah paham pula cara menulis artikel ilmiah serta cara mempublikasikannya di jurnal ilmiah yang berkualitas. Peserta juga telah mempraktikkan menulis artikel jurnal hasil PTK meskipun persentase yang menyelesaikan artikelnya masih rendah. Kendala yang dirasakan adalah terjadi kebuntuan gagasan pada saat menulis, keterbatasan referensi dan waktu meneliti.
Efektivitas Model Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 5 SD pada Pembelajaran Tematik Salombe, Yulita Sosang; Harjono, Nyoto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.912 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas model pembelajaran Problem Based learning (PBL) dan Discovery Learning (DL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD pada pembelajaran tematik. Penelitian dilaksanakan di SDN Gendongan 01 Salatiga. Subjek pada penelitian ini yaitu kelas VB sejumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen I dan kelas VC sejumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen II. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan counterbalance design. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Data primer, yakni kemampuan berpikir kritis, diperoleh melalui tes, sedangkan data sekendar berupa kondisi sekolah, guru, dan siswa diperoleh melalui observasi.  Tingkat reliabilitas dan validitas instrument tes berkategori baik dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,886 dan koefisien validitas sebesar 0,5969. Untuk mengetahui perbedan efektivitas model, dilakukan uji-t. Kelas eksperimen keduanya dinyatakan normal dan sederajad setelah dilakukan uji normalitas dan homoginitas terhadap subjek penelitian. Hasil uji t melalui dua skor (2-tailed) membuktikan bahwa nilai sig. 0,000 < 0,05. Ini berarti  H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan efektifivitas dari penerapan model PBL dan DL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD pada pembelajaran tematik. Perbedaan nilai rata-rata dari model PBL adalah 80,33 dan DL adalah 74,67. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran PBL lebih efektif dibandingkan model DL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 pada pembelajaran tematik.
Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook pada Materi Organ Gerak Hewan untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 5 SD Negeri Harjosari 01 Bawen Santoso, Gabriella Rena; Harjono, Nyoto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.346 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1119

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Scrapbook pada pembelajaran IPA tentang materi organ gerak hewan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuisioner, dan tes. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil validasi ahli materi dan media, serta hasil uji efektivitas media melalui uji-t. Terbukti bahwa Scrapbook efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa SD kelas 5 khususnya terkait materi organ gerak hewan. Hal ini terbukti dari hasil rata-rata validasi materi 88% dengan kategori sangat tinggi. Hasil rata-rata validasi media 91,6% dengan kategori sangat tinggi dan hasil rata-rata penilaian observer 88,8%. Hasil uji-t sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Diterimanya Ha berarti bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar pretest dengan posttest yang artinya ada pengaruh dalam meningkatkan hasil belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran (POINTTER) “Powerpoint Interaktif” pada Mata Pelajaran IPA Materi Rangka Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V SD Negeri Harjosari 01 Bawen Indarti, Diah; Harjono, Nyoto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.594 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1133

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran POINTTER melalui pendekatan saintifik untuk pembelajaran IPA materi rangka manusia kelas V Sekolah Dasar. Model pengembangan yang digunakan untuk membuat media adalah model pengembangan ASSURE. Berdasarkan hasil uji pakar/ahli diperoleh hasil penilaian terhadap aspek media dengan persentase 88,3% dengan kategori sangat tinggi dan hasil penilaian aspek materi dengan persentase 82% juga tergolong sangat tinggi. Penilaian dari aspek pembelajaran atau observer dengan persentase 91% termasuk sangat tinggi pula. Hasil uji lapang terbatas melalui uji-t semakin meyakinkan bahwa media POINTTER layak digunakan.
Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning dan Luring terhadap Hasil Pembelajaran Tematik Tema 1 Siswa SD Kelas 3 Oktaviani, Elfira Maya; Harjono, Nyoto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.761 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1220

Abstract

Penenlitian ini bertujuan unruk menguji efektivitas model pembelajaran blended learning dan luring terhadap hasil pembelajaran tematik tema 1 siswa SD kelas 3. Penelitian ini menggunakan desain Non-equivalent Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 30 siswa kelompok eksperimen dan 30 kontrol. Untuk mengetahui perbedaan efektivitas model, dilakukan uji t. kelas eksperimen dan kelas kontrol dinyatakan normal dan sederajad setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas terhadap subjek penelitian. Hasil uji t melalui 2 skor (2-tailed) membuktikan bahwa nilai sig. 0,000 < 0,05.  Terdapat perbedaan antara Blended learning dan luring ini berarti H0 ditolak Ha diterima. Selisih rata-rata dari model blended learning adalah 18,83 dan luring 12,67. Hal ini membuktikan bahwa blended learning lebih efektif.