Claim Missing Document
Check
Articles

KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DITINJAU DARI PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SD Budhiarti Sri Utami; Nyoto Harjono
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan ada tidaknya perbedaan peningkatan hasil belajar matemtaika menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dan Student Teams Achievement Division (STAD). Jenis penelitian yang dilakukan adalah kajian meta analisis. Penelitian meta analisis yang digunakan adalah dengan cara merangkum, mereview dan menganalisis penelitian  menggunakan artikel model pembelajaran NHT dan  STAD. Teknik pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan mencari artikel yang relevan atau berkaitan dengan penelitian yang akan diteliti melalui Google Cendikia atau Google Scholar. Hasil analisis data model pembelajaran STAD lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran NHT. Uji prasyarat dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas yang membuktikan bahwa kedua model pembelajaran berdistribusi normal, homogen, dan linear. Berdasarkan hasil uji Ancova membuktikan bahwa nilai signifikan 0,004 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan antara model pembelajaran NHT dan STAD ditinjau dari peningkatan hasil belajar matematika peserta didik sekolah dasar. Berdasarkan hasil uji Effect Size membuktikan bahwa model pembelajaran NHT dan STAD memberikan pengaruh sedang terhadap hasil belajar matematika. Kata Kunci: Numbered Heads Together, Student Teams Achievement Division, Hasil Belajar Matematika 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD Rini Siswanti; Nyoto Harjono
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2019): MAJU: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahap observasi proses pembelajara yang berlangsung di SD Sumogawe 04, terbilang masih rendah pada proses pembelajaran siswa belum aktif mengikuti proses pembelajaran dan hasil belajar matematika masih belum tercapai oleh sebab itu dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika dengan penerapan model Problem Based Learning. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang mengikuti model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini mencakup 4 tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Data keaktifan diperoleh dengan menjumlahkan seluruh skor dari 4 indikator keaktifan, hasil keatifan pada pra siklus dengan perolehan skor 0-7 dengan kriteria Tidak Aktif sebesar 45,83%, pada siklus 1 dengan perolehan skor keseluruhan 22 dengan kriteria sangat aktif dengan prsentase 50%. Pada siklus 2 mengalami peningkatan perolehan skor 22 dengan sangat aktif presentase yang diperoleh 66,66%. Dari persentase hasil belajar matematika dengan pada pra siklus  37,5% dan mengalami peningkat pada siklus I  dengan presentase 75 % dan meningkat kembali pada siklus II  yaitu 91,6% sesuai indikator keberhasilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meeningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada mata pelajaran matematika.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISON Hadist Awalia Fauzia; Nyoto Harjono
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2019): MAJU: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Ledok 05 Salatiga pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 mulai dari bulan September sampai bulan Desember 2018. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 yang berjumlah 39 siswa, terdiri dari 28 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Berdasarkan observasi kegiatan pembelajaran matematika dapat diamati bahwa sebagian besar siswa belum memahami pembelajaran matematika khususnya pada materi kecepatan dan debit sehingga memengaruhi hasil belajar siswa yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil belajar matematika pada materi kecepatan dan debit melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas 5 SD Negeri Ledok 05 Salatiga semester I tahun pelajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada proses pembelajaran ada peningkatan aktivitas guru dari prasiklus 75,88%, siklus I menjadi 85%,dan siklus II meningkat menjadi 92%. Seiring dengan peningkatan aktivitas guru, rata-rata skor siswa juga mengalami peningkatan, pada prasiklus 65%, siklus I menjadi 75%, dan pada siklus II meningkat menjadi 86,25%.  Hasil belajar siswa prasiklus rata-rata 56, siklus I menjadi 76, siklus II meningkat menjadi 80. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan dapat diketahui adanya peningkatan proses dan hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.
META-ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Siti Khomaidah; Nyoto Harjono
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 2 No. 2: July 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.536 KB) | DOI: 10.23887/ijerr.v2i2.17335

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penggunaan media animasi terhadap hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini metode yang digunakan berupa meta analisis dengan cara menganalisis data-data tentang pengaruh media animasi terhadap hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini di awali dengan merumuskan topik penelitian, menelusuri hasil penelitian yang relevan untuk di analisis. Data dikumpulkan dengan menelusuri jurnal online dan skripsi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis penggunaan media animasi pada pembelajaran IPA di Sekolah Dasar mampu meningkatkan hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar mulai dari yang terendah 3.93% sampai yang tertinggi 98.76% dengan rata-rata 27.009%. Kata Kunci: Meta analisis, hasil belajar, media animasi.
PENERAPAN INQUIRY LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEMATIK Sohifatul Hayati; Nyoto Harjono
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2018): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.699 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v3i1.273

Abstract

This study aims to increase the activities and thematic learning outcomes through the application of an environment-based Inquiry model. The type of research used is classroom action research in two cycles with the look, think, and act stages. The subjects of the study were grade 4A students of SDN Salatiga 06, totaling 33 students. Data collection techniques used in this study are test and non-test techniques. Nontes technique in the form of observations on student activities, this observation is done by observation, and documentation during the learning process. This research is said to be successful if at least 80% of students get a score of penelitian 75. The results of the study show: (1) The score of pre-cycle activity in grade 4A is 43.77% and the score of completeness of the results of pre-cycle learning of students is 64% with the average score 60.50; (2) The score of student activity in the first cycle was 72.02% and the completeness score of student learning outcomes was 73.50% with an average score of 72.30; (3) Student activity scores in cycle II amounted to 83.50% with an average score of 83.15 and student completeness learning outcomes on a 91% cycle with an average value of 87.25. The data shows that in the first cycle the activity and learning outcomes have not met expectations which means that the indicators of success have not been achieved while in cycle II the activities and learning outcomes are in line with expectations which means that the indicators of success have been achieved.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Agung Sapto Nugroho; Nyoto Harjono
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i1.1455

Abstract

Abstract: The purpose of this research was to re-analyze the use of cooperative learning type  numbered head together model in increasing the learning outcome in mathematics studies subject. The research method was meta-analysis. The research began with formulating research problems, then trancing relevant research result to be analyzed. The data was collected by browsing article, electronic journals, and essay using “learning outcomes”, “numbered head together model”, and “Mathematics Studies of Primary Education”. The searching result showed that there were 13 articles, electronic journals, and essay but only 9 relevant articles, electronic journals, and essay. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis. The analysis result showed that cooperative learning type numbered head together  model could improve student’s learning from the lowest 15,81%. to the highest 91,88% and the mean was 43,85%.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran tipe kooperatif tipe  numbered head together dalam menaikkan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika. Metode penelitian adalah meta-analisis. Penelitian dimulai dengan merumuskan masalah penelitian, kemudian menguji hasil penelitian yang relevan untuk dianalisis. Data dikumpulkan dengan menelusuri artikel, jurnal elektronik, dan esai menggunakan "hasil pembelajaran", "model numbered head together", dan "Studi Matematika Pendidikan Dasar". Hasil pencarian menunjukkan bahwa ada 13 artikel, jurnal elektronik, dan esai tetapi hanya 9 artikel yang relevan, jurnal elektronik, dan esai. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran tipe kooperatif tipe numbered head together dapat menaikkan hasil belajar siswa dari yang terendah 15,81%. sampai yang tertinggi 91,88% dengan rata-rata sebesar 43,85%.
Perbedaan Efektivitas Model Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Sekolah Dasar Putri Anggelina; Nyoto Harjono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4164

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dibandingkan dengan model Discovery Learning (DL) ditinjau dari pengaruhnya terhadap hasil belajar IPA kelas 5 SD khususnya tentang organ gerak hewan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental, atau eksperimen semu, menggunakan Counterbalanced Design. Penelitian dilaksanakan di SDN Ledok 01 dengan subjek sejumlah 20 dan SDN Ledok 05 dengan subjek sejumlah 24. Setiap kelas diberi perlakuan melalui kedua model sekaligus yang keduanya sebagai kelas eksperimen sekaligus sebagai kelas kontrol (saling kontrol). Berdasarkan hasil post tes dari kedua model, diperoleh hasil uji hipotesisis melalui uji T dengan dua ekor (2-tailed) bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa kedua model berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA. Pada eksperimen 1, model PBL capaian nilai rerata kelas sebesar 8.37, sedangkan DL sebesar 5.75. Dari data ini, terbukti capaian nilai PBL lebih tinggi daripada DL, yakni selisih 2.62. Untuk eksperimen 2, rerata PBL adalah 8.15, sedangkan DL sebesar 5.45. Data ini juga membuktikan bahwa capaian nilai PBL lebih tinggi daripada DL, yakni dengan selisih 2.7. Jadi dapat disimpulkan bahwa model PBL lebih efektif dibandingkan model DL.
Pengembangan Media Filter Instagram Berbasis Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran IPA untuk Meningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Blasius Eka Febrian Susetya; Nyoto Harjono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4228

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan untuk mengetahui hasil kelayakan produk media filter Instagram ditinjau dari segi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini memfokuskan pada materi perkembangbiakan tumbuhan kelas VI SD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah validasi, angket, pretest dan post test. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development dengan desain prosedur pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Desain pengembangan dan penelitian yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluate). Kevalidan media pembelajaran filter instagram dari ahli media sebesar 80% dengan kategori “Sangat Tinggi” dan hasil dari ahli materi sebesar 76% dengan kategori “Tinggi”. Keefektifan penggunaan media pembelajaran filterIinstagram ditunjukkan dengan hasil angket respon siswa sebesar 93% dengan kategori “Sangat Tinggi” dan hasil angket respon guru sebesar 91% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil belajar pada siswa terdapat peningkatan dari 63,67 menjadi 82,33. Dari hasil data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa produk media pembelajaran efektif digunakan dalam proses pembelajaran serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD pada muatan pembelajaran IPA.
PELATIHAN PENULISAN DAN PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH GURU-GURU SEKOLAH DASAR (SD) NEGERI GUGUS JOKO TINGKIR SALATIGA Nyoto Harjono; Firosalia Kristin
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.076 KB) | DOI: 10.24246/jms.v2i12021p113-127

Abstract

Masalah keprofesian yang dinilai belum terselesaikan sampai sekarang di lingkungan guru SD adalah rendahnya produktivitas guru dalam bidang penulisan dan publikasi artikel ilmiah. Untuk berpartisipasi menyelesaikan persoalan ini, diselenggarakan pengabdian masyarakat di Gugus Joko Tingkir Salatiga selama tiga bulan dari Juli sampai September 2021. Tujuan pengabdian ini adalah memberi pelatihan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah khususnya artikel jurnal. Model pelaksanaan secara daring penuh dengan metode In–On. Dari hasil pelaksanaan, mayoritas peserta menyatakan telah memahami cara menyusun laporan penelitian, khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan telah paham pula cara menulis artikel ilmiah serta cara mempublikasikannya di jurnal ilmiah yang berkualitas. Peserta juga telah mempraktikkan menulis artikel jurnal hasil PTK meskipun persentase yang menyelesaikan artikelnya masih rendah. Kendala yang dirasakan adalah terjadi kebuntuan gagasan pada saat menulis, keterbatasan referensi dan waktu meneliti.
Efektivitas Model Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 5 SD pada Pembelajaran Tematik Salombe, Yulita Sosang; Harjono, Nyoto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.912 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas model pembelajaran Problem Based learning (PBL) dan Discovery Learning (DL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD pada pembelajaran tematik. Penelitian dilaksanakan di SDN Gendongan 01 Salatiga. Subjek pada penelitian ini yaitu kelas VB sejumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen I dan kelas VC sejumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen II. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan counterbalance design. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Data primer, yakni kemampuan berpikir kritis, diperoleh melalui tes, sedangkan data sekendar berupa kondisi sekolah, guru, dan siswa diperoleh melalui observasi.  Tingkat reliabilitas dan validitas instrument tes berkategori baik dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,886 dan koefisien validitas sebesar 0,5969. Untuk mengetahui perbedan efektivitas model, dilakukan uji-t. Kelas eksperimen keduanya dinyatakan normal dan sederajad setelah dilakukan uji normalitas dan homoginitas terhadap subjek penelitian. Hasil uji t melalui dua skor (2-tailed) membuktikan bahwa nilai sig. 0,000 < 0,05. Ini berarti  H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan efektifivitas dari penerapan model PBL dan DL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD pada pembelajaran tematik. Perbedaan nilai rata-rata dari model PBL adalah 80,33 dan DL adalah 74,67. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran PBL lebih efektif dibandingkan model DL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 pada pembelajaran tematik.