Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook pada Materi Organ Gerak Hewan untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 5 SD Negeri Harjosari 01 Bawen Santoso, Gabriella Rena; Harjono, Nyoto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.346 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1119

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Scrapbook pada pembelajaran IPA tentang materi organ gerak hewan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuisioner, dan tes. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil validasi ahli materi dan media, serta hasil uji efektivitas media melalui uji-t. Terbukti bahwa Scrapbook efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa SD kelas 5 khususnya terkait materi organ gerak hewan. Hal ini terbukti dari hasil rata-rata validasi materi 88% dengan kategori sangat tinggi. Hasil rata-rata validasi media 91,6% dengan kategori sangat tinggi dan hasil rata-rata penilaian observer 88,8%. Hasil uji-t sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Diterimanya Ha berarti bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar pretest dengan posttest yang artinya ada pengaruh dalam meningkatkan hasil belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran (POINTTER) “Powerpoint Interaktif” pada Mata Pelajaran IPA Materi Rangka Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V SD Negeri Harjosari 01 Bawen Indarti, Diah; Harjono, Nyoto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.594 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1133

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran POINTTER melalui pendekatan saintifik untuk pembelajaran IPA materi rangka manusia kelas V Sekolah Dasar. Model pengembangan yang digunakan untuk membuat media adalah model pengembangan ASSURE. Berdasarkan hasil uji pakar/ahli diperoleh hasil penilaian terhadap aspek media dengan persentase 88,3% dengan kategori sangat tinggi dan hasil penilaian aspek materi dengan persentase 82% juga tergolong sangat tinggi. Penilaian dari aspek pembelajaran atau observer dengan persentase 91% termasuk sangat tinggi pula. Hasil uji lapang terbatas melalui uji-t semakin meyakinkan bahwa media POINTTER layak digunakan.
Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning dan Luring terhadap Hasil Pembelajaran Tematik Tema 1 Siswa SD Kelas 3 Oktaviani, Elfira Maya; Harjono, Nyoto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.761 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1220

Abstract

Penenlitian ini bertujuan unruk menguji efektivitas model pembelajaran blended learning dan luring terhadap hasil pembelajaran tematik tema 1 siswa SD kelas 3. Penelitian ini menggunakan desain Non-equivalent Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 30 siswa kelompok eksperimen dan 30 kontrol. Untuk mengetahui perbedaan efektivitas model, dilakukan uji t. kelas eksperimen dan kelas kontrol dinyatakan normal dan sederajad setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas terhadap subjek penelitian. Hasil uji t melalui 2 skor (2-tailed) membuktikan bahwa nilai sig. 0,000 < 0,05.  Terdapat perbedaan antara Blended learning dan luring ini berarti H0 ditolak Ha diterima. Selisih rata-rata dari model blended learning adalah 18,83 dan luring 12,67. Hal ini membuktikan bahwa blended learning lebih efektif.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website “Geo Me Try” untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Luas Bangun Datar Peserta Didik Kelas 4 Sekolah Dasar Veronica Prima Damayanti Bandaso; Nyoto Harjono
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 7 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7827286

Abstract

The high interest of students in mathematics has not yet shown the achievement of maximum learning outcomes. The difficulty of students in understanding the basic concept of the area of a flat shape and the lack of supporting learning media in the teaching and learning process are factors that are not optimal in student learning outcomes. This is the main reason to create a breakthrough on this phenomenon. Through the development of learning media based on the website "Geo Me Try", the researcher intends to increase the understanding of the concept of flat shapes area concept in grade 4 at SDN Harjosari 1 Bawen in order to increase the achievement of students' learning outcomes. This research uses Research and Development (R&D) type of research. Material validation results obtained a score of 74.54%, media validation results obtained a score of 94.73%, and language validation results obtained a score of 85.71%. Normality test results showed a significance value of 0.818 > 0.05 which indicates that the data obtained are normally distributed. While the test results of Paired Sample T-test showed the results of significance 0.000 < 0.05 which shows that Geo me Try learning media influence the understanding of the broad concept of flat wake learners shown through increased pre-test and post-test results. Based on the validation results of material experts, media experts, and linguists, this learning media is a reference that the "Geo Me Try" product is feasible to use
Meta-Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Example Non Example Terhadap Hasil Belajar IPA Lailia Novitasari; Nyoto Harjono
JANACITTA Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.704 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v2i1.187

Abstract

The purpose of this research is to re-analyze the effect of Example Non Example model increasing the learning outcome in science subject. The reaseach method was meta-analysis.  In the first steps of the research is formulating research problem continued to colleting data on the test wich has been traced through the Google Scholar and repository of electronic journal. From the research,  getting5 articels from jurnals, 5  minithesis from relevan repository. The data were analyzed using qualitative descrpitive analysis. From the analysis result showed that Example Non Example learning model could improve student’s learning outcomes from the lowest percentage scor 12,08% to the highest 94,94% and the mean was 32,98%.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Matematika Siswa Melati Retno Kencono; Nyoto Harjono
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5038

Abstract

Matematika masih menjadi salah satu mata pelajaran dengan capaian hasil belajar yang rendah. Situasi ini dialami oleh hampir seluruh siswa, termasuk siswa kelas 5 SD Negeri Bergas Kidul 03. Dari hasil observasi diketahui minat dan hasil belajar siswa di sekolah tersebut masih rendah. Penelitian ini berusaha memperbaiki proses pembelajaran untuk memecahkan permasalahan rendahnya minat dan hasil belajar siswa khususnya pada muatan pelajaran Matematika siswa SD kelas 5 dengan menerapkan model kooperatif tipe make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah 25 siswa kelas V di SD Negeri Bergas Kidul 03. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar dan non tes berupa skala sikap untuk mengukur minat siswa. Berdasarkan hasil penelitian, pada prasiklus, persentase siswa dengan minat belajar berkategori sangat tinggi masih 0%, persentase siswa dengan minat belajar tinggi 17%. Pada siklus I persentase siswa dengan minat belajar sangat tinggi 0%, persentase siswa dengan minat belajar tinggi 48%. Pada siklus II, persentase siswa dengan minat belajar sangat tinggi 22%, persentase siswa dengan minat belajar tinggi 57%. Sedangkan rata-rata hasil belajar pada setiap siklus yaitu pada prasiklus menunjukkan rata-rata 41,4, rata-rata siklus I sebesar 67 dan rata-rata siklus II sebesar 81,5. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan minat dan hasil belajar siswa dari mulai pra siklus hingga siklus II. Dengan demikian, kesimpuan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dapat meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Anisa Septi Purwaningsih; Nyoto Harjono
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5083

Abstract

Matematika masih dianggap sebagai mata pelajaran yang menakutkan bagi sebagian besar siswa. Hal ini mengakibatkan kemampuan berpikir kritis siswa rendah dan siswa kurang memiliki rasa ingin tahu terhadap pelajaran matematika sehingga hasil belajar siswa kurang optimal. Pelaksanaan penelitian Tindakan kelas ini (PTK) berusaha memperbaiki proses pembelajaran matematika agar dapat memecahkan masalah rendahnya berpikir kritis dan sekaligus memperbaiki hasil belajar khususnya pada muatan pelajaran Matematika siswa SD kelas 5. Penelitian ini dilaksanakan SD Pangudi Luhur Ambarawa dengan subyek penelitian adalah siswa kelas 5. Instrumen yang digunakan berbentuk tes dan nontes. Tes untuk menjaring data hasil belajar, sedangkan yang nontes untuk mengukur daya kritis siswa dan kinerja guru maupun kinerja siswa. Instrument telah diuji validitas maupun reliabilitasnya baik secara internal  dari segi konten dan konstruk maupun secara eksternal melalui try out. Teknik sajian dan analisis data menggunakan cara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil pada siklus 1, rata-rata skor hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa memperoleh 56 dan rata-rata hasil belajarnya memperoleh 76. Pada siklus 2, rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa memperoleh skor 72 dan hasil belajarnya memperoleh skor rata-rata 89. Dari hasil tersebut, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.
Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Tematik Menggunakan Model Kooperatif Tipe Teams Game Tournament Di Sekolah Dasar Cindy Nur Lutfitaningrum; Nyoto Harjono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4375

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peningkatan motivasi dan hasil belajar tematik peserta didik menggunakan model kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) kelas III SD Negeri Randuacir 03 Salatiga. Jenis penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) menggunakan teknik pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif. Soal tes akhir pembelajaran diuji validitas dengan signifikansi < 0,05 dan uji realibilitas dengan kategori reliabel dengan koefiensi Crownbach’s Alpha 0,568. Penelitian dilakukan dua siklus dengan dua pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan (1) model TGT dapat meningkatkan motivasi di kelas III berdasarkan hasil observasi motivasi belajar peserta didik dan aktivitas guru. Hasil observasi motivasi bela jar pra siklus, siklus I, siklus II sebesar 52,28%, 65,3%, dan 78,71%. Hasil observasi aktivitas guru pra siklus, siklus I, dan siklus II sebesar 55,8%, 81,2%, dan 94,1%; (2) model TGT dapat meningkatkan hasil belajar didik kelas III sebesar 69% pada pra siklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II sebesar 77%. Simpulan hasil penelitian menunjukkan model kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar tematik peserta didik kelas III.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar IPAS Dengan Menggunakan Model Discovery Learning Di Sekolah Dasar Herlina Fitriyawati; Nyoto Harjono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4376

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif  (PTKK) ini bertujuan untuk memperbaiki keaktifan dah hasil belajar IPAS materi wujud zat dan perubahannya di kelas IV SD Negeri Randuacir 03 Salatiga yang dilaksanakan selama dua siklus dengan dua pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa posttest dan non tes berupa observasi. Alat pengumpulan data menggunakan posttest, instrumen observasi aktivitas guru dan instrumen observasi keaktifan peserta didik. Soal posttest diuji validitas dengan signifikansi <0,05 dan uji reliabilitas dengan kategori reliabel. Hasil penelitian didapatkan (1) model discovery learning dapat meningkatkan keaktifan belajar dengan presentase pra siklus 38,%, siklus I 70,1% dan siklus II 88,4%. (2) model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar dengan presentase pra siklus  37,5%, siklus I 87,5% dan siklus II 100%. Simpulan dari hasil penelitian bahwa model discovery learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas IV.
Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Problem Based Learning Di Sekolah Dasar Tiyas Murni Lestari; Nyoto Harjono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar matematika topik penjumlahan dan pengurangan dengan berbagai cara pada kelas II SD Negeri Randuacir 03. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nos tes melalui kegiatan tes akhir pembelajaran, angket, dan observasi. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes akhir pembelajran, instrumen observasi aktivitas guru, dan angket minat belajar. Soal tes akhir pembelajaran diuji validitas dengan signifikansi < 0,05 dan uji reliabilitas dengan kategori reliabilitas. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK). Hasil penelitian didapatkan (1) model Probelem Based Learning dapat meningkatkan minat belajar. Presentase minat belajar pra siklus, siklus I dan siklus II sebesar 67,64%, 80,38%, 90,87%. (2) Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada pra siklus ke siklus I 32,85%, dan pra siklus ke siklus II 59,85%. Simpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan minat dan hasil belajar matematika.