Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Stilistika

Pengenalan Bahasa Jepang Khusus Medis bagi Calon Caregiver pada Kelas Peminatan Bahasa Jepang di STIKes Buleleng Putu Cicilia Septipani; Wijayanti, Anak Agung Ratih
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 12 No. 1 (2023): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v12i1.3162

Abstract

Dalam pemenuhan kebutuhan tenaga asing caregiver di Jepang selain skill perawatan juga harus dapat memenuhi prasyarat penting salah satunya mengenai penggunaan Bahasa Jepang bagi calon caregiver. Kegiatan ini bertujuan membantu mahasiswa calon caregiver untuk menguasai pemahaman berbahasa Jepang khusus medis sebagai prasyarat bekerja di Jepang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Metode deskriptif kuantitatif berupa pre-test, dan post-test dijabarkan dengan angka-angka. Sedangkan deskriptif kualitatif berupa hasil pre-test maupun post-test yang dijabarkan dengan kata-kata sesuai kondisi, situasi, dari data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian ini didapatkan hasil pre-test dengan persentase 32%, ini menunjukkan nilai tersebut termasuk kategori (kriteria) sangat kurang, dengan interval 0% hingga 35%. Setelah pemberian pemahaman secara mendetail, mengalami peningkatan dengan presentase 97%. Dilihat dari tabel indikator capaian, termasuk ke dalam kriteria sangat baik dengan interval 85% hingga 100%. Pemahaman konsep dalam pembelajaran yang dilakukan di kelas tersebut memberikan hasil yang memuaskan. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kosakata (kotoba), pemahaman pola kalimat (bunpou) serta pemahaman ungkapan sederhana (hyougen) khusus medis bagi calon caregiver pada kelas peminatan Bahasa Jepang di STIKes Buleleng Kata kunci: Bahasa Jepang, Caregiver
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA JEPANG MAHASISWA PROGRAM STUDI DIV PENGELOLAAN PERHOTELAN DI UNIVERSITAS TRIATMA MULYA Wijayanti, Anak Agung Ratih; Septipani, Putu Cicilia
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 12 No. 2 (2024): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v12i2.3636

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jepang pada mahasiswa program studi DIV Pengelolaan Perhotelan Universitas Triatma Mulya dengan menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menerapkan model pembelajaran berbasis proyek untuk mencapai tujuan penelitian. Subjek penelitian ini sejumlah 18 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan langkah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Untuk mengukur kemampuan berbicara dilakukan dengan tes lisan yang dilakukan pada awal sebelum penelitian (pretes) dan setelah diterapkannya pembelajaran berbasis proyek. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan kemampuan berbicara bahasa Jepang dengan nilai rata-rata awal pretes 69,4 menjadi 83. Model pembelajaran berbasis proyek lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jepang karena mahasiswa memperoleh pengalaman langsung untuk membuat proyek (brosur bahasa Jepang) dan menggunakannya sebagai promosi dalam bahasa Jepang. Mahasiswa telah menyampaikan brosur bahasa Jepang tersebut secara lisan dan menciptakan kreativitas mahasiswa.
PENGARUH MEDIA QUIZIZZ TERHADAP PENGUASAAN KANJI PADA SISWA DI LKP TSUNAGARI INDONESIA JAPAN Putu Cicilia Septipani; Wijayanti, Anak Agung Ratih
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 13 No. 1 (2024): STILISTIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v13i1.4098

Abstract

A B S T R A K Bahasa Jepang memiliki empat huruf yakni Hiragana, Katakana, Kanji dan Romaji. Diantara keempat jenis huruf tersebut, huruf Kanji dianggap paling sulit dipelajari oleh siswa. dengan target penguasaan huruf Kanji pada siswa. Pembelajaran tidak bisa hanya pada buku panduan saja, tetapi butuh media belajar yang menarik. Media digital menjadi media yang efektif dalam hal ini, quizizz merupakan salah satu media pembelajaran yang berbasis games based learning yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran huruf Kanji. Berdasarkan pada observasi awal melalui wawancara, siswa mengatakan huruf yang paling sulit dipelajari dan dihafalkan adalah huruf Kanji dengan waktu pelatihan bahasa Jepang yang dapat cukup singkat selama 6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan aplikasi media pembelajaran digital Quizizz dalam peningkatan penguasaan huruf Kanji pada siswa di LKP Tsunagari Indonesia Japan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Metode eksperimen ini digunakan untuk melakukan tes awal (pretest) sebelum melakukan perlakuan dan kemudian melakukan tes akhir (posttest). Hasil penelitian ini diperoleh dari hasil pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji normalitas, uji N-Gain dan Uji Wilcoxon yang memperoleh hasil signifikansi sebesar 0,005 < 0,05 yang artinya hipotesis diterima, terdapat pengaruh media Quizizz terhadap penguasaan Kanji pada siswa LKP Tsunagari Indonesia Japan. Kata Kunci: Bahasa Jepang, Kanji, Quizizz A B S T R A C T The Japanese language consists of four writing systems: Hiragana, Katakana, Kanji, and Romaji. Among these, Kanji is considered the most challenging for students to learn, particularly in achieving mastery of its characters. Learning cannot rely solely on textbooks; engaging learning media is essential. Digital media, such as Quizizz, emerges as an effective tool in this context, being a game-based learning platform that can positively contribute to Kanji education. Initial observations through interviews revealed that students find Kanji to be the most difficult script to learn and memorize, especially given the relatively short duration of Japanese language training, which spans only six months. This study intends to explore the utilization of the digital learning application Quizizz in enhancing students' mastery of Kanji at LKP Tsunagari Indonesia Japan. A quantitative approach is employed, utilizing the One Group Pretest-Posttest Design experimental method. This method involves conducting a pretest prior to the treatment and a posttest afterward. The results are analyzed using normality tests, N-Gain tests, and the Wilcoxon test, producing a significance level of 0.005 < 0.05, indicating that the hypothesis is accepted. This suggests that Quizizz significantly influences Kanji mastery among students at LKP Tsunagari Indonesia Japan. Keywords: Japanese, Kanji, Quizizz
ANALISIS KEBUTUHAN BAHASA JEPANG PERHOTELAN BIDANG TATA HIDANGAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PERHOTELAN Wijayanti, Anak Agung Ratih; Septipani, Putu Cicilia
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 13 No. 2 (2025): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v13i2.4561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahasa Jepang pada bidang Tata Hidangan yang digunakan dalam industri perhotelan dan restoran. Subjek pada penelitian ini sebanyak 40 orang mahasiswa yang telah magang pada industri perhotelan dan restoran. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan dengan google form dan wawancara dengan 5 orang mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa yang pernah magang di Jepang dan 3 orang yang telah magang pada hotel dan restoran di Bali. Wawancara pada penelitian ini bertujuan mentriangulasi data yang diperoleh pada kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah kebutuhan bahasa Jepang yang diperlukan dalam pembelajaran dikaitkan dengan situasi nyata yang ditemui pada industri perhotelan dan restoran. Situasi yang mendapatkan tingkat kebutuhan yang sangat tinggi diantaranya pesanan tamu di restoran, menyatakan harga makanan dalam bahasa Jepang, menjelaskan menu kepada tamu di restoran, dan menjelaskan peralatan di restoran maupun di kitchen. Selain pembelajaran terkait situasi di restoran, diperlukan pembelajaran terkait omotenashi (keramah tamahan) dan konsep budaya Jepang dalam melayani tamu Jepang.