Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Madu dan Permen Karet terhadap Oral Mucositis (OM) pada Anak Kanker: Literature Review Cindy Febriyeni; Yayah Yayah; Indah Reski Amallia; Dini Maulinda
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i4.953

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang dapat berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Kanker merupakan penyakit kronik yang berlangsung lebih dari 3 bulan atau lebih yang dapat menyerang siapa saja termasuk anak-anak. Pengobatan terhadap penyakit kanker dapat memberikan efek samping yang membutuhkan perhatian agar kualitas hidup anak tetap optimal. Pengobatan kanker yang digunakan antara lain pembedahan, radioterapi, kemoterapi, terapi hormon, dan terapi paliatif. Salah satu efek samping kemoterapi yang paling umum adalah Oral Mucositis (OM) berupa peradangan dan ulserasi pada membran mucosa di rongga mulut. Pemberian madu dan mengunyah permen karet merupakan intervensi non-farmakologis yang telah diuji pada anak dengan kanker. Tujuan review ini adalah untuk mengetahui efektifitas dari pemberian madu dan mengunyah permen karet dalam mengatasi OM pada anak dengan kanker. Studi literatur yang dilakukan yaitu dengan menganalisa enam artikel pada penelitian retrospektif tahun 2016 sampai 2020 yang menggunakan bahasa inggris maupun Bahasa indonesia. Data yang didapat dari database Pencarian literatur dilakukan melalui database Springer Link, Science Direct, ProQuest, ClinicalKey, EBSCOhost, PubMed, Google Scholar, Scopus, dan Oxford. Kesimpulan pemberian madu dan permen karet efektif untuk mengatasi OM pada anak dengan kanker. Intervensi pemberian madu dan permen karet dapat menjadi alternatif intervensi keperawatan dalam memberikan rasa nyaman pada anak kanker yang mengalami OM.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 KELURAHAN RANTAU PANJANG KOTA PEKANBARU M. Zul'irfan M. Zul'irfan; Ferdian Ferdian; Dini Maulinda; Rina Herniyanti; Bayu Azhar; Gita Adelia; Eka Malfasari; Candra Saputra; Violita Dianatha Puteri
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 7 No 1 (2023): Volume 7 No 1 Juli 2023
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v7i1.3406

Abstract

ABSTRAK Peningkatan kasus Covid-19 yang tidak kunjung selesai menarik perahatian banyak pihak di dunia. Lansia memiliki risiko paling tinggi tertular Covid-19 yang disebabkan oleh penurunan fungsi kognitif dan fisik yang dialami saat tubuh sudah memasuki fase lanjut usia. Pengetahuan sendiri merupakan salah satu contoh penurunan fungsi kognitif pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan terhadap sikap pada lansia terkait pencegahan Covid-19. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia di Kelurahan Rantau Panjang Kota Pekanbaru dengan stratified random sampling sebanyak 67 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner skala gutmen untuk pengetahuan dan peneliti menggunakan kuesioner skala likert untuk sikap lansia, kuesioner yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner yang telah valid Hasil uji validitas dari kuesioner pengetahuan adalah 0,074, Sedangkan untuk uji reabilitas dengan Cronbach’s Alpa sebesar 0,770, yang artinya kuesioner ini reable untuk digunakan sebagai instrument penelitian. nilai validitas kuesioner sikap <0,05, Sedangkan uji reabilitas pada penelitian ini sebesar 0,40-0,60 yang artinya kuesioner ini memiliki tingkat reabilitas yang baik. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 46 orang (68,70%) berada pada tingkat pengetahuan yang tinggi, sedangkan sebanyak 40 orang (64,20%) memiliki sikap positif dalam pencegahan Covid-19. Berdasarkan hasil uji statistic Chi Square didapatkan nilai p value 0,03<0,05 yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap sikap lansia tentang pencegahan Covid-19 dengan nilai OR 3,71. Peneliti merekomendasikan untuk melakukan penelitian terkait variabel tentang hubungan dukungan sosial terhadap perilaku lansia dalam pencegahan Covid-19.
The Effect of Earmuff and Earplug Use on Preterm Infants Towards Oxygen Saturation and Pulse Deswinda Deswinda; Dini Maulinda; Bayhakki Bayhakki
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v10i1.1922

Abstract

Background: A bright circumstance, cold temperatures with loud noise andmany activities around can influence oxygen saturation and pulse in pretermbaby.Purpose: This study aimed to identify the effect of using earmuffs andearplugs on the physiological response of preterm infants.Methods: This crossover study involved 15 medically stable preterm infantstreated in a closed incubator. It used the consecutive sampling techniquewhere the babies’ physiological response using Neonatal Pulse Oximetri wasobserved for 30 seconds every 15 minutes for two hours of using earmuffsand earplugs.Results: The result of repeated ANOVA analysis showed that there is nosignifcant difference of pulse repetition frequency before, during, and afterusing the earmuff and earplug to preterm infants. Meanwhile, statistically,there was a difference in the mean of oxygen saturation during and afterusing the earmuff with p = 0.019.Conclusion: The use of ear protection (earmuff and earplug) could assistand support premature infants in maintaining physiological condition.Earplugs are considered better than earmuffs for maintaining a preterminfant’s physiological condition.
Penerapan Kompres Daun Dadap Serep (Erythrina Variegata) terhadap Hipertermia pada Anak di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Tri Susanti; Gita Adelia; Dini Maulinda; Afrida Sriyani Harapan
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.36

Abstract

Demam merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh anak-anak dan dapat berkembang menjadi hipertermia apabila tidak segera ditangani. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah kompres daun Erythrina variegata (dadap serep), yang mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berfungsi sebagai antipiretik dan antiinflamasi. Penerepan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kompres daun Erythrina variegata dalam menurunkan suhu tubuh pada anak yang mengalami demam. Penerapan dilakukan dengan metode penulisan studi kasus ini mengunakan  observasi dan intervensi pada dua anak, yaitu satu anak dengan demam dan satu anak dengan diare disertai demam. Pelaksanaan intervensi dilakukan pada tanggal 27 Februari sampai 5 Maret 2025 di wilayah Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Kompres dilakukan dengan cara mencuci dan menghaluskan daun dadap serep, lalu ditempelkan pada dahi, dada, dan ketiak selama ±30 menit, sebanyak 1–2 kali sehari selama tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompres daun dadap serep efektif menurunkan suhu tubuh kedua pasien. Pada pasien pertama, suhu tubuh turun dari 38,9°C menjadi 36,3°C, sedangkan pada pasien kedua, suhu turun dari 39,1°C menjadi 36,6°C. Kedua pasien juga menunjukkan perbaikan kondisi secara umum. Oleh karena itu, pemberian kompres daun Erythrina variegata dapat dijadikan sebagai alternatif penanganan alami untuk membantu menurunkan demam pada anak.
Asuhan Keperawatan Anak dengan Masalah Gangguan Integritas Kulit Membran Mukosa Oral Melalui Penerapan Berkumur Menggunakan Larutan Madu Pada Anak Kemoterapi Suryani; Dini Maulinda; Desti Puswati; Afrida Sriyani Harahap
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.157

Abstract

Anak yang menjalani kemoterapi sering mengalami masalah mukositis. Munculnya masalah gangguan integritas kulit mukositis akan berdampak anak menjadi sulit menelan dan nyeri sehingga dapat mengambat proses pengobatan kanker. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan berkumur dengan larutan madu untuk mengatasi masalah keperawatan gangguan integritas kulit dalam asuhan keperawatan. Pelaksanaan studi kasus ini dilakukan dibulan Januari 2025, di Ruangan Anggrek RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan subjektif data partisipan. Kriteria inkluasi subjektif anak yang berusia 6-18 tahun yang mendapatkan kemoterapi dan tidak mendapatkan obat mukositis. Anak mampu berkumur dengan larutan madu. Alat yang digunakan dalam studi kasus ini adalah instrumen Oral Assessment Guide (OAG) dan larutan madu multiflora sebanyak 50 ml yang di berikan 1 kali sehari. Pemberian kumur madu dilakukan selama 3 hari yang dimulai sejak 1 hari sebelum kemoterapi hingga 1 hari setelah kemoterapi selesai. Hasil Pada kasus 1 sebelum dilakukan penerapan berkumur dengan larutan madu didapatkan nilai OAG 12, setelah dilakukan penerapan nilai OAG menjadi 8. Pada kasus 2 sebelum dilakukan penerapan berkumur dengan larutan madu didapatkan nilai OAG 14, setelah dilakukan penerapan nilai OAG menjadi 9. Kondisi pasien yang mendapatkan obat kemoterapi beresiko timbulnya mukositis dengan obat Etoposio dan obat Daunocin kemoterapi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terapi berkumur menggunakan larutan madu memberikan pengaruh yang signifikan dalam mengurangi ketidaknyamanan pada membran mukosa oral anak yang menjalani kemoterapi.
Penerapan Pemberian Olive Oil Terhadap Risiko Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Diabetes Melitus di Ruangan Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ayu Azzahra Djohan; Dendy Kharisna; Sri Yanti; Dini Maulinda
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.158

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya risiko gangguan pada integritas kulit. Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Evidence Based Practice ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan olive oil dalam memperbaiki risiko gangguan integritas kulit. Karya Ilmiah Berbasis Evidence Based Practice ini menggunakan metode Studi Kasus. Penerapan Evidence Based Practice dilakukan diruangan Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau pada tanggal 20-22 Januari 2025. Jumlah pasien yang terlibat dalam penerapan Evidence Based Practice ini sebanyak 2 orang pasien diabetes melitus yang memiliki masalah keperawatan risiko gangguan integritas kulit. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan lembar observasi dan menggunakan alat Digital Skin Analyzer. Tindakan terapi Evidence Based ini dilakukan meggunakan penerapan olive oil yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dalam frekuensi 2 kali penerapan.  Hasil penerapan menunjukkan adanya peningkatan kelembaban kulit yang signifikan setelah dilakukan penerapan olive oil. Pada pasien 1 didapatkan nilai kelembaban kulit mengalami peningkatan dari 33% menjadi 48%, sedangkan pada pasien 2  terjadi peningkatan dari 30% menjadi 45%. Kondisi kulit yang semula berada dalam kategori sangat kering meningkat menjadi kategori lembap setelah intervensi. Kesimpulan penelitian bahwa Olive oil efektif dalam meningkatkan kelembaban kulit dan mencegah gangguan kerusakan integritas kulit pada pasien diabetes melitus.