Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIIb SMP NEGERI 23 PEKANBARU Aulya Gusty Maretha; Putri Yuanita; Armis Armis
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan VOL 6 : EDISI 2 JULI - DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is classroom action research which aims to improve the learning process and the result of learning mathematics by applying problem based learning (PBL) model. The research consist of two cycle. The subject of this research is student of class VIIb SMP Negeri 23 Pekanbaru in the second semester of the 2018/2019,which amountted to 40 students, there are 24 female students and 16 male students. Instruments on this reserach constisted of syllabus, lesson plans and worksheets, and instruments of data collection which is observation sheets and the test result sheets. The function of observation sheet is to obtain data from the learning process, while the function of results sheet of the mathematics learning tests is to obtain the results of the study. The data obtained are then analyzed by the technique of analyzing the data of teacher and student activities as well as data analysis of student mathematics learning outcomes with descriptive statistical analysis. On the knowledge competence, from the basic score of 24 students or 60% increased to 26 students or 66,24% in the first cycle and increased to 32 students or 76,92% in Cycle II. On the skills competence, the number of students who reach the minimum criteria of mastery learning from Cycle I of 16 students or 63,72% improve to 35 students or 86,85% in cycle II.. The results of this analysis indicate that the implementation of the PBL model can improve the learning achievement students of class VIIb SMP Negeri 23 Pekanbaru academic year 2018/2019.Key Words: Classroom Action Research, Problem Based Learning models, Learning outcomes
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII-B SMP PGRI Pekanbaru Tahun Pelajaran 2019/2020 Rima Rahmawati; Susda Heleni; Armis Armis
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.272 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i4.10218

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar matematika dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII-B SMP PGRI Pekanbaru semester genap tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Instrumen penelitian terdiri dari perangkat pembelajaran dan instrumen pengumpul data. Perangkat pembelajaran yang digunakan adalah Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Aktivitas Siswa (LAS). Instrumen pengumpul data yang digunakan adalah lembar pengamatan dan tes hasil belajar matematika. Data dari lembar pengamatan dan data dari tes hasil belajar matematika dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran mengalami perbaikan dari siklus I ke siklus II, terlihat dari pencapaian  hasil belajar matematika siswa pada aspek pengetahuan dan keterampilan. Data dari tes hasil belajar siswa menunjukkan bahwa  persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) meningkat dari 10 siswa (33,33%) ke 16 siswa (53,33%)  pada siklus I dan 20 siswa (66,67%) pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat memperbaiki proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII-B SMP PGRI Pekanbaru  tahun pelajaran 2019/2020 pada materi Teorema Phytagoras.
Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (Cps) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X IPA 1 MAN 2 Model Pekanbaru Titi Solfitri; Armis Armis
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2014): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.514 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v2i2.108

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan menggunakan pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA 1 MAN 2 Model Pekanbaru, semester II T.A.2009/2010. Jumlah siswa dalam kelas tersebut ada 29 orang dengan kemampuan akademik yang heterogen. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Disetiap akhir siklus, dilakukan tes. Data dikumpulkan berdasarkan lembar observasi dan tes kemudian data dianalisis secara deskriptif naratif dan statistik deskriptif. Tindakan dikatakan berhasil apabila kualitas proses pembelajaran meningkat atau jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar minimum menurun dari tes I dan II. Jumlah siswa yang mencapai ketuntasan minimum sebelum diterapkan CPS, pada tes I, dan tes II berturut-turut sebesar 34,48%, 62,07%, dan 65,52%. Persentase ketuntasan minimum yang dicapai memperlihatkan gambaran bahwa pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa Kelas X IPA 1 MAN 2 Model Pekanbaru.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING MEMFASILITASI KPMM BARISAN DAN DERET PESERTA DIDIK SMA/MA Fazlur Rahman; Armis Armis; Putri Yuanita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6971

Abstract

This research produces the learning devices based  discovery learning on subject of sequences and series number which can facilitate the mathematical problem solving abilities of senior high school students who have valid and practical criteria. This research is a development study using the ADDIE development model which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Based on the validation by three experts, is obtained information that the learning devices are very valid. Based on the field test on students of senior high school students in Simpang Kanan in Riau Province, was obtained information that students’worksheets  were very practical applications. Therefore, the learning  devices have developed have qualified criteria of valid and practical applications to facilitate students' mathematical problem solving abilities.
PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU SMP/MTS MATEMATIKA BENGKALIS Atma Murni; Armis Armis; Rini Dian Anggraini; Susda Heleni; Syarifah Nur Siregar
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 12: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru matematika SMP/MTs Bengkalis menyusun Modul Ajar dalam rangka mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara profesional. Pengelolaan kegiatan dilakukan dalam tiga sesi, terdiri dari sesi tatap muka, sesi kerja kelompok, dan sesi evaluasi kegiatan dan pelaporan. Kegiatan pelatihan dalam bentuk tatap muka dilakukan selama satu hari, dilanjutkan dengan kegiatan kelompok selama lima minggu. Sesi tatap muka meliputi: (1) pretest; (2) pembahasan topik : analisis Capaian Pembelajaran, Media Pembelajaran, Komponen Modul Ajar, diskusi kelompok Penyusunan Modul Ajar, dan Rencana Tindak Lanjut; dan (3) evaluasi kegiatan dan pelaporan. Hasil pretest menunjukkan bahwa masih belum mencapai 60% peserta yang memahami konsep Kurikulum Merdeka dan penyusunan Modul Ajar. Pada sesi pembahasan topik, peserta serius mencermati materi dan mengajukan pertanyaan untuk melengkapi pemahamannya terkait penyusunan Modul Ajar tentang model pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, profil pelajar Pancasila, media pembelajaran, dan penilaian. Kegiatan pelatihan menghasilkan enam Modul Ajar.