Kurniati Kemer
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Universitas Sam Ratulangi.Jl. Kampus Unsrat Bahu, Manado 95115, Sulawesi Utara, Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS

Pengaruh Senyawa Merkuri Klorida (HgCl2) Terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Pigmen Klorofil Mikroalga Botryococcus braunii Simanjuntak, Grace; Mantiri, Desy; Kemer, Kurniati
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 4, No 2 (2016): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.4.2.2016.14080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan populasi Botryococcus braunii dengan pemberian senyawa merkuri klorida (HgCl2) serta untuk mengetahui konsentrasi pigmen klorofil dari ekstrak pigmen total yang telah diberi senyawa merkuri klorida (HgCl2) terhadap mikroalga Botryococcus braunii. Stok mikroalga yang digunakan diperoleh dari Pusat Penelitian Dan Pengembangan Daya Saing Produk Dan Bioteknologi Kelautan Dan Perikanan, di Jalan KS Tubun- Pertamburan VI, Slipi, Jakarta Pusat. Stok mikroalga yang telah ada dikeluarkan dari cool box (kotak pendingin). Selanjutnya stok tersebut dibuat medium yang telah diisi oleh air laut dan media conway, setelah itu diberi aerator kemudian di kulturisasi di ruang kultur bersuhu 25oC dengan penerangan lampu tabung 40 watt selama 24 jam dan dikontrol. Kulturisasi dan perlakuan senyawa merkuri klorida dilakukan di Laboratorium Biologi Molekur dan Farmasitika Laut Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta untuk mengetahui panjang gelombang dan kandungan pigmennya menggunakan alat spektrofotometri dilakukan di Laboratorium Farmasi  FMIPA. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakuan didapatkan senyawa merkuri klorida (HgCl2) dengan konsentrasi 2 ppm mengalami penurunan jumlah sel pada hari kedelapan, jumlah selnya 1,9 sel/ml Botryococcus braunii. Artinya senyawa yang tinggi dapat menurunkan konsentrasi pigmen sehingga menghalangi terjadinya proses fotosinteisis dengan menghambat pembelahan sel.
Isolasi pigmen karotenoid pada mikroalga Nannochloropsis sp. dengan menggunakan beda pelarut Bawias, Miranti; Kemer, Kurniati; Mantiri, Desy; Kumampung, Deislie; Paransa, Darus; Mantiri, Rose
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 6, No 2 (2018): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.6.2.2018.20641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jenis-jenis pigmen dari mikroalga Nannochloropsis sp. dan mengetahui komposisi pelarut yang dapat memisahkan pigmen secara maksimal. Metode yang digunakan dimulai dari kultur mikroalga Nannochloropsis sp. sampai tahap eksponensial. Ekstraksi dilakukan dengan penambahan aseton dan petroleum eter, selanjutnya ektrak total yang diperoleh, dipisahkan melalui Kromatografi Lapis Tipis dengan pengembang Petroleum Eter (PE):Aseton (80:20), PE:Methanol (95:5) dan Benzena:DE:Methanol (17:2:1). Hasil pemisahan diserap melalui spektrofotometer UV-VIS. Hasil yang peroleh pada semua proses pemisahan, pigmen β- karoten berwarna kuning selalu muncul dengan Rf 1,00. Pigmen lainnya yang dapat diidentifikasi adalah tipeviolaxantin dan tipe astacen. Pelarut PE:Methanol (95:5) mampu memisahkan ekstrak total pigmen lebih banyak dibandingkan dengan pelarut yang lain.
Pemisahan pigmen pada mikroalga Dunaliella salina yang telah diberi senyawa timbal asetatAWA Balaira, Greisela; Kemer, Kurniati; Mantiri, Desy
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 5, No 1 (2017): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.5.1.2017.14995

Abstract

Dunaliella salina merupakan salah satu mikro alga yang cukup banyak diteliti terutama sebagai sumber β-karoten dan gliserol. Pemanfaatan Dunaliella cukup beragam salasatunya sebagai makanan kesehatan seperti yang telah dipasarkan di Negara-negara maju. Mikro alga ini merupakan salah satu organisme laut yang rentan terhadap perubahan atau tekanan ekologis sehingga menjadi sasaran utama terkena bahan-bahan pencemar seperti logam berat dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh senyawa timbal asetat terhadap kandungan pigmen dari mikro alga Dunaliella serta jenis-jenis pigmen karotenoid yang terkandung pada mikro alga Dunaliella salina. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Pemberian senyawa Timbal asetat dapat menurunkan konsentrasi pigmen klorofil pada hari ke 8, Namun pada konsentrasi pigmen klorofil pada ekstraksi hari ke 14 meningkat pada wadah yang diberi dengan senyawa timbal. Hal ini dikarenakan pada wadah hari ke 14 Dunaliella salina mempertahakan hidup dengan meningkatkan konsentrasi pigmen klorofil. Hasil dari analisis KLT menujukan ada 3 fraksi dengan warna kuning, yaitu fraksi 1 dengan jenis Pigem β-karoten, fraksi 4 dengan jenis pigmen tipe zeaxanthin dan fraksi ke 5 dengan jenis pigmen tipe alloxanthin Hal ini disebabkan karena pada mikro alga Dunaliella salina memiliki pigmen karotenoid yang melimpah.