Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

INTEGRASI PASAR: BAGAIMANA KONDISI PASAR KONSUMEN DAN PRODUSEN BERAS DI KABUPATEN JEMBER? Intan Kartika Setyawati; Ahmad Zainuddin; Illia Seldon Magfiroh; Rena Yunita Rahman; Luh Putu Suciati
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.798

Abstract

Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Kabupaten Jember. Harga beras di Kabupaten Jember mengalami fluktuasi setiap tahunnya kondisi ini menimbulkan inflasi yang tinggi. Transmisi harga beras merupakan hal yang sangat penting dalam mewujudkan harga beras yang stabil dan adil untuk setiap masyarakat dan penggiat ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat volatilitas dan integrasi pasar vertikal komoditas beras pasar produsen dan konsumen di Kabupaten Jember. Metode yang digunakan pada kajian ini yaitu metode deskriptif analitis. Data yang dipergunakan pada kajian ini yaitu time series yang berupa data bulanan harga beras Bulan Januari tahun 2018 hingga Bulan Mei tahun 2022 di level produsen dan konsumen. Metode analisis data yang digunakan yaitu model ARCH GARCH dan Model VAR (Vector Autoregressive)/VECM (Vector Error Correction Model). Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka panjang terdapat intergasi pasar beras. Harga beras di tingkat produsen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga konsumen sebesar -0,191816. Nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat transmisi yang tidak sesuai antara harga produsen dan konsumen. Terjadi integrasi jangka pendek antara pasar produsen dan konsumen beras di Kabupaten Jember. Hasil ini berarti bahwa perubahan harga di pasar produsen akan ditransmisikan ke harga konsumen, tetapi harga tingkat konsumen tidak ditransmisikan ke produsen.
PROFIL PERMINTAAN CABAI RAWIT PADA RUMAH TANGGA PEDESAAN DI KABUPATEN JEMBER Rahman, Rena Yunita; Zainuddin, Ahmad; Suciati, Luh Putu; Magfiroh, Illia Seldon; Setyawati, Intan Kartika
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.985

Abstract

The price of cayenne pepper, which tends to fluctuate, will have implications for demand. In addition, consumer income, age, education, number of consumer family members, and access to financial institutions have the potential to affect consumer demand. This study aims to (1) analyze the level of demand for cayenne pepper based on consumer income levels, and (2) analyze the determinants of cayenne pepper demand. This research was conducted in Jember Regency, East Java. The sample used in this study was 120 people. The analytical method used is the calculation of average consumption and multiple linear regression analysis. The results showed that the level of income had little effect on the level of consumption of cayenne pepper in rural Jember Regency. Factors that have a significant effect on the demand for cayenne pepper in rural households in Jember Regency are the variables of consumer age, consumer education, chili price, location dummy, number of family members, and financial inclusion dummy.
Pengambilan Keputusan Konsumen dalam Membeli Bawang Merah di Pedesaan: Sebuah Analisis Deskriptif Zainuddin, Ahmad; Rahman, Rena Yunita; Magfiroh, Illia Seldon; Setyawati, Intan Kartika; Suciati, Luh Putu
Berkala Ilmiah Pertanian Vol 7 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bip.v7i2.48167

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu kebutuhan utama bagi rumah tangga khususnya di Kabupaten Jember. Adanya perubahan harga yang sering terjadi menyebabkan perubahan terhadap keputusan konsumen dalam membeli bawang merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keputusan konsumen dalam membeli bawang merah di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jumlah responden sebanyak 120 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukan bahwa keputusan konsumen dalam membeli bawang merah memperhatikan terkait dengan ukuran bawang, kebiasaan, dan harga. Informasi terkait pembelian bawang merah sebagian besar berasal dari penjual, teman dan diri sendiri. Informasi yang penting bagi konsumen meliputi kondisi fisik, dan harga bawang merah. Pembelian bawang merah biasanya dilakukan tergantung situasi konsumen dengan frekuensi pembelian 4 kali dalam sebulan. Keputusan pembelian sangat tergantung pada istri/ibu rumah tangga. Berdasarkan harga, bawang merah dianggap tidak terjangkau oleh konsumen karena sering mengalami kenaikan. Konsumen juga akan tetap membeli bawang jika harga naik karena merupakan kebutuhan utama. Selain itu, konsumen memilih tempat belanja yang dekat dengan tempat tinggal.
Harvesting Success: Strategy Development for Kampoeng Anggrek Agro-Tourism: Keberhasilan Panen: Strategi Pengembangan Agrowisata Kampoeng Anggrek Tsalits, Askhaarina Aulia; Magfiroh, Illia seldon
JBMP (Jurnal Bisnis, Manajemen dan Perbankan) Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jbmp.v9i2.1697

Abstract

The research focuses on Kampoeng Anggrek Agritourism, a growing attraction in Kediri City that is seeing an increase in everyday visits, especially on weekends and holidays. The COVID-19 epidemic prompted a brief shutdown, which resulted in shifts in facility maintenance and employee attention, resulting in some deterioration. This study aims to evaluate Kampoeng Anggrek's present Business Model Canvas (BMC) and make recommendations for future improvements. Probability sample was used with the business model canvas approach, with ten participants from the internal and forty from the external aspects of Agrotourism Kampoeng Anggrek chosen using simple random sample. The research resulted in a comprehensive BMC framework, which provided proprietors with a clear picture of the company as well as the capacity to fine-tune each BMC aspect for operational optimization in agritourism operations. This study provides critical insights for stakeholders navigating the changing landscape of agrotourism firms in the face of dynamic external influences such as the COVID-19 pandemic
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DI DESA MANDIRO KABUPATEN BONDOWOSO MELALUI DAUR ULANG SAMPAH MENJADI KERAJINAN TANGAN BERNILAI JUAL TINGGI : Optimizing Inorganic Waste Management in Mandiro Village Bondowoso District Through Waste Recycling Into High-Value Handicrafts Magfiroh, Illia Seldon; Faadhilah, Khansa’ Aulia; Rasyidah, Nurul Falah; Nazzilla, Tasya Cindy
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.194

Abstract

Desa Mandiro adalah salah satu Desa di Kabupaten Bondowoso yang memiliki Permasalahan dengan sampah yang menumpuk disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat Desa Mandiro terhadap lingkungan. Rendahnya kesadaran masyarakat terutama dalam pengolahan dan pemilahan sampah anorganik. Sampah anorganik merupakan sampah yang dapat didaur ulang dan sulit untuk diurai oleh mikroorganisme. Upaya yang harus dilakukan untuk mengubah sampah anorganik terutama sampah plastik adalah mengubah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Metode yang dilakukan adalah dengan mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah anorganik plastik menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi. Melalui kegiatan pendampingan ini, Masyarakat tidak hanya memiliki kemampuan dalam memanfaatkan sampah tetapi juga dari produk daur ulang sampah menghasilkan produk yang punya nilai jual ekonomis sehingga dapat menambah penghasilan bagi keluarga.
Edukasi Pemasaran Digital pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Balung Lor Kecamatan Balung Kabupaten Jember Zainuddin, Ahmad; Magfiroh, Illia Seldon; Setyawati, Intan Kartika; Rahman, Rena Yunita
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v4i2.77

Abstract

Pemasaran beras BUMDes Trijaya di Desa Balung Lor masih terbatas. Produk hanya dipasarkan di wilayah sekitar Balung saja. Sistem pemasaran dilakukan dengan cara menitipkan barang dagangan beras di beberapa toko wilayah Balung. Hal ini menunjukkan bahwa pemasaran beras di Desa Balung Lor masih terbatas. Guna memperluas jangkauan pemasaran, tim pengabdian membuat program edukasi pemasaran digital dengan cara membuat website BUMDes. Tujuannya adalah untuk mengenalkan dan mendampingi pembuatan aplikasi pemasaran digital kepada pengurus. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pendampingan desa yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan membuat akun pemasaran digital serta website. Kegiatan ini telah mampu memperluas wilayah pemasaran produk, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan BUMDes. Melalui program ini, BUMDes dapat dengan mudah melakukan pemasaran dan penjualan produk secara online, baik melalui website maupun marketplace. Penggunaan aplikasi pemasaran atau e-commerce oleh BUMDes memerlukan bimbingan dan monitoring hingga mereka mampu membuat website serta memasarkan produknya. Keberlanjutan program pelatihan pendampingan terkait manajemen keuangan BUMDes juga dibutuhkan, sehingga BUMDes dapat berkembang menjadi lebih baik.
Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Gula Pasirdi Kabupaten Jember (Consumer Preferences for Purchasing Granulated SugarIn Jember Regency) Magfiroh, Illia Seldon
JURNAL PANGAN Vol. 34 No. 1 (2025): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v34i1.854

Abstract

             Gula pasir merupakan bahan pokok yang digunakan sebagai pemanis dan pengawet dalam minuman. Bagi produsen atau pemasar, penting untuk mengetahui preferensi dan kesukaan konsumen terhadap produk yang mereka pasarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi dan tingkat kepuasan konsumen terhadap pembelian gula pasir di Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jember dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Multiatribut Fishbein dan Customer Satisfaction Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi konsumen terhadap gula pasir di wilayah pedesaan Kabupaten Jember, berdasarkan perhitungan sikap konsumen (A0) terhadap 12 atribut gula pasir, mencerminkan adanya atribut dengan nilai sikap positif hingga negatif. Preferensi konsumen terhadap gula pasir di wilayah pedesaan Kabupaten Jember yaitu harga, kemudahan memperoleh gula pasir, jenis gula pasir curah, kebersihan gula pasir, warna, ukuran pembelian satu kilogram, ukuran kristal, ukuran pembelian kurang dari satu kilogram, merek, iklan dan kemasan lebih dari satu kilogram. Nilai indeks kepuasan konsumen gula pasir di wilayah pedesaan Kabupaten Jember sebesar 72,25 persen. Nilai tersebut berada dalam kriteria puas yang berarti secara umum konsumen gula pasir di wilayah pedesaan merasa puas terhadap produk gula pasir yang dikonsumsi.               Granulated sugar is a staple ingredient used as a sweetener and preservative for drinks. Asproducers or marketers, it is important to understand consumers’ preferences regarding the products. This research aimed to determine consumer preferences and satisfaction with purchasing granulated sugar in Jember Regency. This research was conducted in Jember Regency. The samples used consisted of 120 respondents. The data analysis method were Fishbein Multiattribute and Customer Satisfaction Index. The research results showed that consumer preferences for granulated sugar in the rural areas of Jember Regency, based on consumer attitude calculations (A0) towards 12 sugar attributes, included attributes with both positive and negative attitude values. Consumer preferences for granulated sugar in rural areas of Jember Regency were price, ease of obtaining granulated sugar, bulk granulated sugar, cleanliness of granulated sugar, colour, purchase size of one kg, crystal size, purchase size less than one kg, brand, advertising and packaging more than one kg. The consumer satisfaction index value for granulated sugar in the rural area of Jember Regency was 72.25 percent. The value falls within the satisfied criteria, which means that granulated sugar consumers in rural areas are generally satisfied with the granulated sugar products they consume.
Preferensi Konsumen terhadap Daging Sapi di Kabupaten Jember:Suatu Analisis Konjoin (Consumer Preferences for Beef in Jember Regency: A Conjoin Analysis) Zainuddin, Ahmad; Rahman, Rena Yunita; Suciati, Luh Putu; Magfiroh, Illia Seldon; Setyawati, Intan Kartika
JURNAL PANGAN Vol. 34 No. 1 (2025): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v34i1.890

Abstract

           Kebutuhan produk ternak khususnya daging sapi di Kabupaten Jember terus mengalami peningkatan pada beberapa periode terakhir. Dalam memutuskan untuk membeli daging sapi, konsumen mempertimbangkan beberapa atribut yang merupakan ekspresi dari preferensi konsumen. Berdasarkan hal itu, penelitian mengenai preferensi konsumen terhadap daging sapi di Kabupaten Jember menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan di pasar tradisional dan pasar modern di Kabupaten Jember. Sampel diambil secara insidental dengan memilih 120 orang responden konsumen daging sapi yang berbelanja di pasar tradisional dan supermarket. Preferensi konsumen daging sapi dianalisis menggunakan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen daging sapi di Kabupaten Jember menyukai atribut daging sapi yang bertekstur empuk, berwarna merah cerah, tidak berlemak, ukuran potongan daging sapi yang besar, aroma segar, ukuran pembelian 1-2 kg, dan harga daging sapi yang relatif murah yaitu berkisar antara Rp100.000,00 – Rp120.000,00. Atribut yang paling dipertimbangkan dalam mengonsumsi daging sapi adalah harga. Untuk mengakomodasi variasi preferensi konsumen, produsen perlu menawarkan varian produk daging sapi yang berbeda dengan harga yang berbeda. Sebagai regulator, pemerintah perlu menjaga stabilitas harga daging sapi di pasar untuk mengendalikan inflasi.              The demand for livestock products, especially beef in Jember Regency has continued to increase in recent periods. In deciding to buy beef, consumers consider several attributes that are an expression of consumer preferences. Based on this, research on consumer preferences for beef in Jember Regency is important to conduct. This study was conducted in traditional and modern markets in Jember Regency. Samples were taken incidentally by selecting 120 beef consumer respondents who shopped at traditional markets and supermarkets. Beef consumer preferences were analyzed using conjoint analysis. The results showed that beef consumers in Jember Regency preferred beef attributes that were tender in texture, bright red in color, with no fat, large beef cut size, fresh aroma, purchase size of 1-2 kg, and relatively cheap beef prices ranging from Rp100,000,00 - Rp120,000,00. The most considered attribute in consuming beef was price. To accommodate variations in consumer preferences, producers need to offer different variants of beef products at different prices. As a regulator, the government needs to maintain the stability of beef prices in the market to control inflation.
MANAJEMEN LINGKUNGAN MELALUI TEKNIK BUDIDAYA MAGGOT DAN OPTIMALISASI PERAN BANK SAMPAH Zahro, Khusenul Fatimatul; Firdaus, Nathania Agustina; Fathoni, Alfin Barik; Setyawan, Hery; Putri, Fara Armenia Nety Parasetyo; Magfiroh, Illia Seldon
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v3i6.628

Abstract

Lombok Kulon Village located in Wonosari, Bondowoso Regency. This village has potential that has not been fully exploited by the residents of Lombok Kulon village, namely the use of organic waste. Organic waste is waste that according to some rural communities does not provide benefits. Therefore, with the Lombok Kulon Village community still lacking understanding in managing this waste, So The 83 Unej KKN Group through the Village Development Program provides education and assistance to the Lombok Kulon Village community members regarding the use of organic waste into fertilizer. The method for implementing community service activities begins with observing and identifying village potential and problems, followed by outreach, training and assistance in the use of organic waste through maggot cultivation. Maggot cultivation activities receive high attention and enthusiasm from the community.  ABSTRAKDesa Lombok Kulon merupakan desa yang  terletak di Wonosari, Kabupaten Bondowoso. Desa ini mempunyai potensi yang belum di manfaatkan secara menyeluruh oleh warga desa Lombok kulon yaitu pemanfaatan limbah organik. Limbah organik merupakan limbah yang menurut sebagian masyarakat pedesaan tidak memberikan manfaat. Oleh karena itu, dengan masih kurangnya pemahaman masyarakat  Desa lombok kulon dalam mengelola  limbah ini, maka Kelompok 83 KKN UNEJ melalui Program Membangun Desa melakukan edukasi dan pendampingan terhadap warga masyarakat Desa Lombok Kulon terkait pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dengan melakukan observasi dan identifikasi potensi dan permasalahan Desa, dilanjutkan dengan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pemanfaatan limbah organik melalui budidaya maggot.  Kegiatan budidaya Maggot mendapatkan perhatian dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi di Desa Piasa Wetan Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara Melalui Pengembangan Padi Organik Antosianin Tinggi: Efforts to Increase Economic Value in Piasa Wetan Village, Susukan District, Banjarnegara Regency through the Development of High Anthocyanin Organic Rice Sholikhah, Ummi; Rahayu, Puji; Fanata, Wahyu Indra Duwi; Handoyo, Tri; Magfiroh, Illia Seldon; Suciati, Luh Putu; Widodo, Nur; Setyawati, Intan Kartika; Ratnasari, Tri; Tanzil, Ahmad Ilham
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9002

Abstract

Abstract: Piasa Wetan Village, located in Susukan District, Banjarnegara Regency, Central Java, has great potential for cultivating high-anthocyanin rice, supported by a favorable environment. However, limited knowledge and skills among farmers in organic farming practices and the certification process remain challenges. This community service initiative aims to enhance farmers' skills through comprehensive training that includes organic methods, harvest management, and the importance of certification. The training results showed a significant increase in knowledge, from 7% to 100% after the program's completion. More effective cultivation practices are now being implemented, including the selection of high-quality seeds, optimal land preparation, and more efficient harvest and marketing strategies. Certification is expected to help increase market prices, expand access, and ensure sustainability by enforcing strict organic farming standards. With continued education and improved agricultural techniques, Piasa Wetan Village has the potential to become a leading producer of high-anthocyanin rice in Banjarnegara, ultimately increasing farmers' incomes, supporting food security, and providing health benefits to consumers.