Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Keberterimaan Pengguna Taring Dukcapil Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM), Delone & Mclean dan Importance Performance Analysis (IPA) Winaya, Ayu Nyoman Waisantini; Setemen, Komang; Kesiman, Made WIndu Antara
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022956255

Abstract

Permohonan layanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di Kota Denpasar setiap harinya rata-rata 400 permohonan, sehingga terjadi penumpukan antrian setiap harinya. Untuk mengatasi hal tersebut Dinas Dukcapil Kota Denpasar mengembangkan aplikasi Taring Dukcapil (Pendaftaran Daring Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil), yaitu sistem informasi yang memfasilitasi layanan administrasi Dukcapil secara daring di Kota Denpasar. Namun pada implementasinya pengaduan terhadap penggunaan aplikasi Taring Dukcapil sangat tinggi. Dengan adanya hal tersebut, maka perlu dilakukan analisis terhadap keberterimaan pengguna aplikasi Taring Dukcapil. Keberterimaan pengguna terhadap penerapan suatu sistem informasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan implementasi sebuah sistem informasi. Penelitian ini menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM), DeLone & McLean dan Importance Performance Analysis (IPA). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Incidental Sampling menggunakan instrumen kuesioner. Responden merupakan masyarakat yang mengambil hasil cetak dokumen di Dinas Dukcapil. Jumlah sampel sebanyak 395 responden, dihasilkan dari rumus Slovin berdasarkan populasi jumlah akun pada Taring Dukcapil sebanyak 33.175 pengguna. Hasil analisis IPA yaitu analisis kesesuaian sebesar 98% dan analisis kesenjangan kinerja terhadap kepentingan pengguna memiliki gap sebesar -0,06 serta analisis kuadran terdapat 2 indikator yang menjadi prioritas peningkatan kinerja. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan yaitu menampilkan informasi Standar Operasional Prosedur (SOP) serta menerapkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) hingga tingkat Kepala Desa / Lurah. AbstractApplications for Population and Civil Registry Administration (Dukcapil) services in Denpasar City are an average of 400 applications every day, resulting in a buildup of queues every day. To overcome this, the Denpasar City Dukcapil Service developed the Taring Dukcapil application (Online Registration for Population Administration and Civil Registration), which is an information system that facilitates Dukcapil administration services online in Denpasar City. However, in its implementation, complaints against the use of the Taring Dukcapil application are very high. With this in mind, it is necessary to analyze the user acceptance of the Taring Dukcapil application. User acceptance of the implementation of an information system is one of the important factors that affect the successful implementation of an information system. This study uses the Technology Acceptance Model (TAM), DeLone & McLean and Importance Performance Analysis (IPA) methods. Sampling was done by Incidental Sampling technique using a questionnaire instrument. Respondents are people who take printed documents at the Dukcapil Service. The number of samples is 395 respondents, resulting from the Slovin formula based on the population of 33,175 users accounts at Taring Dukcapil. The results of the IPA analysis, namely the conformity analysis of 98% and the analysis of the performance gap on the interests of the user have a gap of -0.06 and the quadrant analysis there are 2 indicators that are the priority of improving performance. Several recommendations were made, namely displaying information on Standard Operating Procedures (SOP) and applying Electronic Signatures (TTE) to the Village Head/Lurah level.
Deteksi Persamaan Pola Gerakan pada Koreografi Tari Bali Maryati, Ni Made Rai; Antara Kesiman, Made Windu; Sunarya, I Made Gede
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5: Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2023107012

Abstract

Tarian daerah memegang peranan penting dalam tatanan kehidupan masyarakat Bali. Tarian tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana dalam kegiatan upacara keagamaan serta merupakan aset pariwisata. Jenis tari Bali cukup banyak, namun sebagian pencipta tari Bali sudah tiada. Perkembangan teknologi saat ini diharapkan dapat ikut memberikan kontribusi dalam penciptaan tarian baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi persamaan pola gerakan dan menghitung banyaknya gerakan yang sama pada dua atau lebih tarian berbeda yang dikelompokkan berdasarkan penciptanya. Dengan menemukan banyaknya gerakan yang sama dalam beberapa tari ciptaan seorang maestro maka ciri khas seperti variasi gerakan dan tempo tarian diharapkan dapat diketahui. Penelitian ini merupakan penelitian yang berada di bawah payung proyek COMPUDANCE (Computerization of Dances), dimana proyek ini bertujuan untuk menciptakan sebuah tarian baru dengan cara mempelajari ciri khas dari masing-masing pencipta tari Bali. Tarian baru yang tercipta tentunya memiliki nilai yang sangat tinggi karena sebagian maestro sudah tiada. Dataset dalam penelitian ini adalah 8 jenis tari Bali yang berasal dari 3 pencipta yang berbeda. Delapan tarian tersebut melipiti : Tari Margapati, Tari Panji Semirang dan Tari Wiranata diciptakan oleh I Nyoman Kaler; Tari Cendrawasih, Tari Puspanjali dan Tari Sekar Jagat diciptakan oleh N.L.N. Swasthi Wijaya Bandem; Tari Wiranjaya dan Tari Nelayan diciptakan oleh I Ketut Merdana. Untuk mendeteksi persamaan pola gerakan akan digunakan metode skeletonisasi, dilanjutkan dengan proses ekstraksi fitur bentuk menggunakan metode HOG. Data hasil ekstraksi dari satu tarian kemudian dibandingkan dengan tarian lainnya. Untuk mengukur tingkat kesamaan dari dua atau lebih citra yang berbeda digunakan metode eucledian distance, dimana akan dipilih 5 nilai ambang yaitu 1,15, 1,18, 1,20, 1,22 dan 1,25. Nilai ini didasarkan pada pengamatan secara visual yang dilakukan terhadap citra hasil proses skeletonisasi, dimana citra yang jika dilihat secara visual memiliki gerakan sama memiliki nilai ambang antara 1,15 sampai 1,25. Dengan menggunakan 5 nilai ambang tersebut didapatkan jumlah gerakan yang terdeteksi sama dari masing-masing tarian yang dikelompokkan berdasarkan penciptanya.  Dari analisa terhadap hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelompok tari ciptaan I Nyoman Kaler memiliki gerakan yang paling dinamis dengan variasi gerakan yang banyak dan memiliki tempo tarian yang paling cepat. Diurutan berikutnya adalah tari ciptaan I Ketut Merdana. Kelompok tari yang memiliki jenis gerakan yang sedikit dan tempo gerakan yang paling lambat adalah kelompok tari ciptaan N.L.N. Swasthi Wijaya Bandem. Terdapat gerakan yang sebenarnya berbeda namun terdeteksi sama dan sebaliknya terdapat pula gerakan yang sebenarnya sama namun tidak terdeteksi.   Abstract   Traditional dances play an important role in the order of Balinese lives. Dances are not only an entertainment but also means of religious ceremonies and tourism assets. There are many types of Balinese dance, but some of the maestro are gone. Technology is expected to contribute of the new dances creation. The objective of this study is to detect the similarity of movement patterns in Balinese dances choreography and to calculate the same movements of several Balinese dances grouped by creator. By finding the number of the same movements in several dances that was created by a maestro, the characteristics such as variations of movements and dance tempos can be identified. This research was conducted under the framework of Project COMPUDANCE (Computerization of Dances), the goal of this project is to create a new dance by identifiying the characteristics of each Balinese dance creator. The newly created dances must have a very high value because some maestros are gone. Dataset in this study are 8 types of Balinese dances come from 3 different maestros. They are Margapati Dance, Panji Semirang Dance and Wiranata Dance were created by I Nyoman Kaler; Cendrawasih Dance, Puspanjali Dance and Sekar Jagat Dance were created by N.L.N. Swasthi Wijaya Bandem; Wiranjaya Dance and Nelayan Dance were created by I Ketut Merdana. To detecting the similarity of movement patterns we use skeletonization method, then followed by extracting shape features of the skeleton images using HOG method. We use euclidean distance method to measure the level of image similarity, there are 5 threshold values that is 1.15, 1.18, 1.20, 1.22 and 1.25. This value was chosen by visual observations of the skeleton image, where an image that visually has the same movement has a threshold value between 1.15 to 1.25. By using these 5 threshold values, the number of same movements is obtained from each dance which is grouped based on its creator. From the result of this study, it was found that the dance created by I Nyoman Kaler has the most dynamic with many variations movement and has the fastest dance tempo. Next in line is the dance created by I Ketut Merdana. The dances with slowest tempo and fewest types of movement is created by N.L.N. Swasthi Wijaya Bandem. There are some different movements that detected as the same movements. Otherwise, there are same movements but not detected.
Co-Authors A. A. Istri Ita Paramitha Adhi Suarjana, I Kadek Adi Saputra Yasa, I Gede Adi Yoga Dewantara, I Made Adnyana, I Putu Wandra Agung Istri Ariningrat, I Gusti Agus Eka Wilantara, Putu Agus Jayadi Putra, Kadek Agus Kamiana Agus Kristiawan, I Gde Made Agus Nyoman Reditya Ary Prasetya Agus Sutrisna, I Kadek Ajeng Wulandari Pratama Ajiwerdhi, Anak Agung Gde Putra Alfin Nur Anak Agung Gde Putra Ajiwerdhi Ananta Satriadi, Kadek Andika, I Gede Andreana, I Made Dwi Anggara, I Made Dika Ardipa, Gede Sukra Ari Kamelia Dewi, Ni Made Ari Mahendra, I Komang Ari Putra, Ida Bagus Gede Arimbawa, I Gusti Ngurah Putra Arisma Dewi, Komang Ayu Ary Wahyuningsih, Ni Made Ayu Ary Widayanti, Putu Aryasih, Putu Putri Asmara, I Wayan Dana Astuti, Ni Putu Pasek Wida Ayu Nirma Lestari, Gusti Bagus Maha Putra, I Gusti Bunga Anindya, Made Candra Adi Pranata, Gede Chrisnapati, Padma Nyoman Chrisnapati, Padma Nyoman Cipta, I Putu Agus Eka Yatna David Setiawan David Setiawan, David Dessy Seri Wahyuni Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Putu Doniawan Dewi, Made Sulatri Dewi, Ni Putu Dita Ariani Sukma Dewi, Ni Putu Sri Indra Padma Doniawan, Dewa Putu Dwi Purniyati, Gusti Ayu Dwi Suparyanta, Kadek Eka Saptaridevi, Ni Luh Endra Wiartika P, I Made Evi Wellyastini, Kadek Fikri Haikal Gd Tuning Somara Putra Gde Angga Putra Sutanjaya Gede Aditra Pradnyana Gede Agus Putra Yasa Gede Candra Adi Pranata Gede Indrawan Gede Saindra Santyadiputra Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Sukra Ardipa Gede Widiartana Yasa Gusti Ayu Dwi Purniyati Gusti Ayu Nirma Lestari Hady Permana S, Putu Trisna Haryantara, I Nyoman I DEWA AYU MADE SARTINI I Gde Made Agus Kristiawan I Gede Adi Saputra Yasa I Gede Adi Saputra Yasa I Gede Agus Pebriana I Gede Aris Gunadi I Gede Arya Sudarmayana I Gede Bendesa Subawa I Gede Bintang Arya Budaya I Gede Hendrayana I Gede Mahendra Darmawiguna I Gede Rusdy Mahayana Putra I Gede Sastra Kurniawan I Gede Sudirta I Gede Sudirta, I Gede I Gede Sudirtha I Gusti Agung Istri Ariningrat I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi I Gusti Bagus Maha Putra I Gusti Ngurah Bagus Putra Asmara I Kadek Adhi Suarjana I Kadek Agus Sutrisna I Kadek Yostab Mariyantoni I Ketut Resika Arthana I km. Lanang Oka Wiryawan I Komang Ari Mahendra I Komang Hendra Trinium Jaya I Made Adi Yoga Dewantara I Made Agus Wirahadi Putra I Made Angga Darma Putra I Made Ardwi Pradnyana I Made Arya Riananda Putra I Made Dika Anggara I Made Dwi Andreana I Made Endra Wiartika P I Made Gede Sunarya I Made Putrama I Made Restu Arta Jaya I Made Yoga Yudisthira Sandra I Md. Dendi Maysanjaya I Nyoman Haryantara I Putu Agus Eka Yatna Cipta I Putu Gede Karwina Styawan I Putu Sujana Atmaja I PUTU WANDRA ADNYANA I Putu Wira Adnyana I Wayan Dana Asmara I Wayan Pandu Wibawa S I Wayan Pio Pratama Ida Ayu Putu Purnami Ida Ayu Widiyanthi Ida Bagus Gede Ari Putra Ida Bagus Redy Santiawan Ida Purnamasari, Putu Ika Hendriana, Komang Indradewi, Gusti Ayu Agung Diatri Intan Pebriyanti Jaya, I Made Restu Arta Juliawan, Komang Gede Satria Kaban, Ekinnisura Kadek Agus Jayadi Putra Kadek Ananta Satriadi Kadek Dwi Suparyanta Kadek Evi Wellyastini Kadek Wikan Paramasila Kadek Yota Ernanda Aryanto Kamiana, Agus Karwina Styawan, I Putu Gede Ketut Agustini Ketut Gede Widia Pratama Putra Ketut Satria Ketut Tri Sutrisna Oka Ketut Widiantara Komang Ayu Arisma Dewi Komang Gede Satria Juliawan Komang Ika Hendriana Komang Jepri Kusuma Jaya Komang Setemen Komang Sudana Yasa Pande Komang Sudana Yasa Pande Kurniansyah, Adrian Lanang Nugraha, Made Luh Putu Eka Damayanthi Luh Putu Eka Damayanthi Luh Sri Darmaningsih M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . Made Bunga Anindya Made Lanang Nugraha Made Sulatri Dewi Mahendri Pramadewi, Pande Made Mariyantoni, I Kadek Yostab Maryati, Ni Made Rai Maryati, Ni Made Rai Mika Karmila, Ni Komang Natih, I Dewa Gede Agung Wibhisana Ni Kadek Pande Dwika Liona Ni Komang Mika Karmila Ni Komang Oktari Permata Sari Ni Komang Sriasih Ni Luh Kadek Tristiana Pratiwi Ni Luh Nita Sari Ni Luh Putu Kurniawati Ni Made Ari Kamelia Dewi Ni Made Ayu Ary Wahyuningsih Ni Made Rai Maryati Ni Made Yeni Dwi Rahayu Ni Nyoman Sugihartini Ni Putu Bali Pratiwi Ni Putu Pasek Wida Astuti Nining Rahayuningsih Niti, Made Ayu Asri Nugrahini, Ni Putu Prita Nur, Alfin Nyoman C, Padma Nyoman C, Padma Nyoman Chrisnapati, Padma Nyoman Juli Budiartawan Oka Wiryawan, I km. Lanang Oky Sanjaya, Kadek P. WAYAN ARTA SUYASA Padama Nyoman Crisnapati Padma Nyoman C Padma Nyoman Chrisnapati Padma Nyoman Crisnapati Padma Nyoman Crisnapati Pande Dwika Liona, Ni Kadek Pande Made Mahendri Pramadewi Pandu Wibawa S, I Wayan Pebriana, I Gede Agus Pebriyanti, Intan Permana S, Putu Trisna Hady Pramadewi, Pande Made Mahendri Pratama, Putu Gilang Pratiwi, Ni Putu Bali Prianka Vedanty, Putu Pusparani, Diah Ayu Putra Yasa, Gede Agus Putra, Gd Tuning Somara Putra, Kadek Agus Jayadi Putu Agus Eka Wilantara Putu Angga Sudyatmika Putu Ary Widayanti Putu Ayu Puspitawati Putu Hendra Suputra Putu Ida Purnamasari Putu Putri Aryasih Putu Soni Ermawati Putu Trisna Hady Permana S Putu Yuditia Riani Putu Yuli Krisnawati Rahayuningsih, Nining rahmi, rugayatur Reditya Ary Prasetya, Agus Nyoman Redy Santiawan, Ida Bagus Rinaldi Munir rugayatur rahmi Saputri, Tesya Saragih, Andi Siaputra Sari, Ni Luh Nita Sariyasa . Sartini, I Dewa Ayu Made Sastra Kurniawan, I Gede Satria Juliawan, Komang Gede Satria, Ketut Sindu, I Gede Partha Soni Ermawati, Putu Sri Darmaningsih, Luh Sriasih, Ni Komang Sudarmayana, I Gede Arya Sujaya, Made Agus Panji Sulatri Dewi, Made Sumantara, I Gusti Lanang Trisna Suputra, I Komang Hery Abdi Surya Diputra, I Gusti Nyoman Anton Sutanjaya, Gde Angga Putra Sutrisna Oka, Ketut Tri Taufik Ismail Taufik Ismail Tristiana Pratiwi, Ni Luh Kadek Wiartika P, I Made Endra Widiantara, Ketut Widiantara, Ketut Widiyanthi, Ida Ayu Wikan Paramasila, Kadek Winaya, Ayu Nyoman Waisantini Wira Adnyana, I Putu Wismawan, Komang Hendra Wulandari Pratama, Ajeng Yasa, Gede Widiartana Yoga Yudisthira Sandra, I Made Yogi Aditya Yostab Mariyantoni, I Kadek Yuditia Riani, Putu Yuli Krisnawati, Putu