Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Terapi Relaksasi Autogenik untuk Mengurangi Cemas pada Pasien Pre OP dengan Kolelitiasis di Ruang Rawat Inap Tulip Lantai 2 Nurul Hasanah; Husnul Khotimah; S. Tauriana
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.84

Abstract

Batu empedu sering terjadi di saluran empedu, sebagian besar batu empedu berasal dari endapan kolestrol yang mengeras menjadi bentukan batu, dan Kondisi tersebut terkadang tidak menimbulkan gejala atau asimptomatik. Cemas suatu keadaan emosi dan pengalaman yang subjektif, objek yang kurang jelas dan biasanya dimanifestasikan dengan perasaan yang tidak nyaman, perasaan yang tidak siap, tidak tenang dan merasa terancam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Penerapan intervensi terapi autogenik untuk mengurangi cemas pada pasien pre op dengan kolelitiasis di ruang rawat inap tulip lantai 2. Metode: teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pendekomentasian, pelaksanaan pemberian terapi autogenik untuk mengurangi cemas pada pasien pre op dengan kolelitiasis. Hasil: setelah dilakukan intervensi dengan menggunakan terapi relaksasi autogenik pada kasus kecemasan pasien pre op terdapat hasil dapat menurunkan kecemasan dengan skala HARS 10 (ringan). Kesimpulan: melihat dari hasil kasus laporan ini, maka penerapan terapi relaksasi autogenik efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre op dengan kolelitiasis.
Fenomenologi Pengalaman Pasien Tentang Perilaku Caring Perawat Menurut Teori Caring Swanson di Klinik Az-Zainiyah Pondok Pesantren Nurul Jadid Afifatur Rizqiyah; Husnul Khotimah; Vivin Nur Hafifah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.98

Abstract

Teori caring Swanson menjelaskan tentang proses caring yang terdiri dari proses perawat mengerti kejadian yang berarti didalam hidup seseorang, hadir secara emosional, melakukan suatu hal kepada orang lain sama seperti melakukan terhadap diri sendiri, memberi informasi dan mempermudah jalan seseorang dalam menjalani transisi kehidupan serta menaruh kepercayaan seseorang dalam menjalani hidupnya. Tujuan: Untuk mengetahui Fenomenologi pengalaman pasien tentang perilaku caring menurut teori caring Swanson di klinik Az-Zainiyah pondok pesantren nurul jadid. Metode: Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam semi-terstruktur kepada lima orang partisipan yang pernah rawat inap di Klinik Az-Zainiyah. Hasil: penelitian ini menghasilkan lima tema yaitu (1) Pengalaman pasien tentang sikap peduli perawat yaitu perawat menunjukkan sikap peduli dengan memperlihatkan sikap lemah lembut, baik dan ramah. (2) Pengalaman pasien tentang asuhan keperawatan saat rawat inap yaitu perawat melakukan pengkajian untuk memberikan asuhan keperawatan yang tepat kepada pasien. (3) pengalaman pasien tentang dukungan perawat yaitu perawat memberikan dukungan, memberikan kata semangat kepada pasien saat rawat inap. (4) Pengalaman pasien tentang respon time perawat yaitu perawat merespon dan menanggapi keluhan pasien dengan cepat. (5) Pengalaman pasien tentang tindakan keperawatan yaitu perawat memberikan tindakan pemasangan infus untuk mempermudah perawat dan mengurangi rasa cemas pasien saat pemberian obat melalui injeksi IV.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Kemampuan Komunikasi SBAR (Situation, Background, Assessment, Rekomendations) Saat Timbang Terima (Handover) di Ruang Rawat Inap RS Rizani Paiton Noer Diana Putri; Husnul Khotimah; Zainal Munir
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.99

Abstract

Komunikasi SBAR merupakan kerangka teknik komunikasi efektif yang disediakan bagi petugas kesehatan dalam menyampaikan kondisi pasien. Kesalahan dalam berkomunikasi SBAR akan menyebabkan dampak yang tidak diinginkan pada pasien. Salah satu faktor yang mempengaruhi komunikasi SBAR adalah pengetahuan dan kemampuan perawat dalam berkomunikasi saat timbang terima. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan kemampuan komunikasi SBAR saat timbang terima di Ruang Rawat Inap RS Rizani Paiton. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional dengan jumlah responden 55 perawat, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Data di analisis menggunakan Uji Gamma. Hasil: Hasil uji korelasi Gamma di dapatkan Nilai p sebesar (0,010) < 0,05 maka Ha diterima dengan artian terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Pengetahuan Perawat Dengan Kemampuan Komunikasi SBAR saat Timbang terima. Dan nilai Korelasi sebesar 0,602 menunjukkan kekuatan korelasi yang kuat. Kesimpulan: terdapat Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kemampuan Komunikasi SBAR saat Timbang Terima.
Hubungan Persepsi Masyarakat Tentang Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan di Puskesmas Pakuniran Irsi Hajar Aflahah; Husnul Khotimah; Novela Eka Candra Dewi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.149

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan layanan kesehatan yang memberikan kepuasan pada setiap pengguna pelayanan Kesehatan, dengan kepuasan rata-rata masyarakat dan pemberi layanan kesehatan sesuai dengan standar, kode etik profesi dan perkembangan ilmu serta teknologi. Pada penelitian ini membahas tentang hubungan persepsi Masyarakat tentang kualitas pelayanan dengan kepuasan dipuskesmas pakuniran. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan persepsi masyarakat tentang kualitas pelayanan dengan kepuasan dipuskesmas pakuniran. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional populasi penelitian ini ialah Masyarakat yang periksa dipuskesmas pakuniran yang rawat jalan berjumlah 275 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan diproleh 162 orang. Pengumpulan data di lakukan dengan kuesioner tertutup responden cukup memilih jawaban dengan pemberian tanda tertentu dari pertanyaan yang di ajukan. pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan uji statistik Korelasi Spearman’s rho, penelitian ini dilakukan dipuskesmas pakuniran pada bulan juli 2023. Hasil: Hasil uji korelasi Spearman, s rho didapatkan nilai P sebesar (0,000) karena nilai P<0,05, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan persepsi masyarakat tentang kualitas pelayanan dengan kepuasan di puskesmas pakuniran di dapatkan hasil dengan kategori kualitas pelayanan dengan baik dan mengatakan puas dengan kualitas pelayanan dipuskesmas pakuniran sesuai dengan persentase 98,8%. Kesimpulan: Terdapat pelayanan kualitas yang baik antara Hubungan Persepsi Masyarakat Tentang Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan diPuskesmas Pakuniran.