Muhammad Kharis
Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : Unnes Journal of Mathematics

PENERAPAN ALGORITMA TABU SEARCH VEHICLE ROUTING PROBLEM UNTUK MENYELESAIKAN Pradhana, Fajar Eska; Sugiharti, Endang; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v1i1.604

Abstract

VRP memiliki aplikasi yang penting di bidang manajemen distribusi. VRP merupakan permasalahan integer programming yang masuk kategori NP-Hard Problem (Nondeterministik Polynomial – Hard). The Classical Vehicle Routing Problem (CVRP) merupakan varian dasar pada VRP. Model masalah CVRP secara umum merupakan kunjungan tunggal dengan hanya satu kendaraan yang diperbolehkan mengunjungi pelanggan. Pada umumnya VRP terselesaikan dengan menggunakan berbagai variasi  metode heuristik, salah satunya adalah algoritma Tabu Search (TS). Algoritma Tabu Search termasuk dalam teknik pencarian heuristik. Penelitian dilakukan di IT COMM cabang Yogyakarta yang beralamat di Jl. Wonosari Km. 8 No. 99 Bantul. IT COMM mempunyai sejumlah subdistributor yang letaknya berpencar sehingga dapat digunakan sebagai studi kasus dalam tugas akhir ini. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah penentuan jalur optimal untuk mendistribusikan barang pada perusahaan IT COMM menggunakan algoritma Tabu Search sehingga biaya transportasi minimum. Simpulan yang diperoleh adalah solusi optimum dengan rute Computa - ALNEC - IT COMM - WOW - WKM - Dian Kencana – Saintech – Fajar Aircond – Surya I – Rifani – Larisa - Computa sepanjang 79 Km. Berdasarkan pembahasan di atas, disarankan kepada Perusahaan IT COMM untuk menggunakan metode algoritma Tabu Search dalam proses distribusi sehingga biaya yang dikeluarkan minimal. 
PEMODELAN SIRS UNTUK PENYAKIT INFLUENZA DENGAN VAKSINASI PADA POPULASI MANUSIA DENGAN LAJU RECRUITMENT AND DEATH Nashrullah, Allief; Supriyono, Supriyono; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v2i1.1711

Abstract

Influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh virus myxovirus, influenza dibagi dalam tiga tipe virus yang berbeda yaitu tipe A,B dan C. Penyakit ini mudah menular. Cara penularannya bisa melalui bersin,batuk, atau bercakap-cakap dengan penderita. Gejalanya bervariasi tergantung pada ketahanan tubuh penderita, mulai dari demam, dengan suhu tubuh mencapai 39oC , batuk, pilek, dan bersin. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyebaran penyakit influenza dengan pengaruh vaksinasi pada populasi manusia dengan laju recruitment and death. Model matematika yang digunakan berupa model epidemi SIRS dengan mengasumsikan laju populasi tak konstan. Dalam model ini terdapat pula dua titik kesetimbangan, yakni titik bebas penyakit dan titik endemik. Analisa yang dilakukan terkait dengan kestabilan titik kesetimbangan tersebut. Simulasi model dengan nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis. Vaksinasi yang dilakukan dapat mempengaruhi penyebaran penyakit influenza dalam populasi. Diharapkan hasil kajian ini dapat mengendalikan penyebaran penyakit influenza menggunakan vaksinasi dalam populasi manusia.
PEMODELAN SIRPS UNTUK PENYAKIT INFLUENZA DENGAN VAKSINASI PADA POPULASI KONSTAN Anggoro, Ardian Dwi; Kharis, Muhammad; Supriyono, Supriyono
Unnes Journal of Mathematics Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v2i1.1712

Abstract

Influenza adalah suatu penyakit infeksi saluran pernapasan. Influenza lebih dikenal dengan sebutan flu, yang disebabkan oleh virus RNA dari famili Orthomyxoviridae (virus influenza), yang menyerang unggas dan mamalia. Gejala yang paling umum dari penyakit ini adalah menggigil, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, batuk, dan rasa tidak nyaman. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyebaran penyakit Influenza dengan vaksinasi. Model matematika yang digunakan berupa SIRPS dengan laju kelahiran diasumsikan sama dengan laju kematian. Dalam model ini terdapat pula dua titik kesetimbangan, yakni titik bebas penyakit dan titik endemik. Analisa yang dilakukan terkait dengan kestabilan titik kesetimbangan tersebut. Simulasi model dengan nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis. Vaksinasi yang dilakukan dapat mempengaruhi penyebaran penyakit Influenza dalam populasi.
PEMODELAN MATEMATIKA PENYAKIT CHIKUNGUNYA PADA POPULASI KONSTAN Astuti, Retno Dwi; Kharis, Muhammad; Chotim, Moch
Unnes Journal of Mathematics Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v1i2.1716

Abstract

Chikungunya merupakan penyakit endemik atau penyakit menular. Penyakit menular dapat dimodelkan dengan menggunakan model epidemi. Chikungunya adalah penyakit mirip demam dengue disebabkan oleh virus chikungunya (CHIK) yang merupakan virus dari famili Togaviride dengan genus Alphavirus, dan virus ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada penelitian ini diasumsikan laju kelahiran sama dengan laju kematian. Kemudian akan ditentukan analisis kualitatif dari model penyebaran chikungunya untuk angka/bilangan reproduksi dasar , di mana   bertujuan mengetahui adanya penyebaran penyakit atau tidak adanya penyebaran penyakit melalui analisis kestabilan dari titik ekuilibrium bebas penyakit dan titik ekuilibrium endemik. Simulasi diberikan sebagai bentuk pendekatan model terdapat nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis yang dilakukan. Diharapkan hasil kajian ini dapat bermanfaat dalam mencegah penyebaran penyakit chikungunya.
MODEL MATEMATIKA PADA PENYAKIT CHIKUNGUNYA DENGAN MENGGUNAKAN TREATMENTPADA INDIVIDU YANG SAKIT Prasetyo, Joko; Kharis, Muhammad; Wuryanto, Wuryanto
Unnes Journal of Mathematics Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v1i2.1739

Abstract

Chikungunya merupakan penyakit sejenis demam virus yang disebabkan alphavirus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Chikungunya merupakan salah satu penyakit yang banyak melanda penduduk dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini cenderung menimbulkan kejadian luar biasa pada sebuah wilayah . Pengobatan untuk virus chikungunya hanya dengan pengobatan secara simptomatik yaitu hanya mengurangi gejalanya saja seperti gejala demam diberi obat penurun panas, gejala nyeri sendi, seperti paracetomol, mefenemic acid dan lain-lain. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyakit chikungunya dengan menggunakan treatment pada individu yang sakit berdasarkan asumsi-asumsi yang telah dibuat.Laju populasi diasumsikan konstan dan penyakit tidak menimbulkan kematian. Analisa yang dilakukan meliputi pembentukan model matematika, penentuan titik ekuilibrium model dan kestabilan titik ekuilbriumnya. Simulasidapat diberikan sebagai bentuk pendekatan model terhadap nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis yang telah dilakukan. Diharapkan hasil dari kajian ini dapat bermanfaat dalam penanggulanganpada penyakit chikungunya.
MODEL EPIDEMI SEIR PADA PENYEBARAN PENYAKIT CAMPAK DENGAN PENGARUH VAKSINASI Kholisoh, Siti; Waluya, Stevanus Budi; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v1i2.1740

Abstract

Campak adalah suatu penyakit akut yang sangat menular yang disebabkan oleh virus campak golongan Paramyxovirus. Penyakit  campak tersebut  dinilai berbahaya  karena  dapat  menyebabkan komplikasi,  kerusakan  otak  dan  organ  tubuh lainnya, cacat  seumur hidup, kelumpuhan dan bahkan kematian. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyebaran penyakit campak dengan pengaruh vaksinasi. Model matematika yang digunakan berupa model epidemi SEIR dengan laju kelahiran diasumsikan sama dengan laju kematian. Dalam model ini terdapat pula dua titik kesetimbangan, yakni titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik. Analisis yang dilakukan menghasilkan angka rasio reproduksi dasar R0. Setelah dianalisis kestabilan pada titik kesetimbangan, titik kesetimbangan bebas penyakit akan stabil asimtotis untuk R0<1, sedangkan titik kesetimbangan endemik akan stabil asimtotis untuk R0>1. Untuk mengilustrasikan model tersebut maka dilakukan simulasi model dengan menggunakan program Maple. Untuk P<Pmin vaksinasi yang dilakukan belum berhasil membuat penyakit menghilang karena nilai R0>1. Untuk P>Pmin berhasil membuat penyakit menghilang dari populasi karena nilai  R0<1.
MODEL MATEMATIKAWABAH FLU BURUNG PADA POPULASI UNGGAS DENGAN PENGARUH VAKSINASI Sya'baningtyas, Frestika Setiani; Chotim, Moch; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v2i2.3253

Abstract

Flu burung adalah penyakit pernafasan yang disebabkan oleh virus H5N1. Flu burung menular dari unggas ke unggas dan dari unggas kemanusia, melalui air liur, lendir dari hidung dan kotoran. Penyakit ini dapat menular melalui udara yang tercemar virus H5N1 yang berasal dari kotoran atau sekreta burung/unggas yang menderita flu burung. Virus ini merupakan jenis virus yang tidak stabil dan mempunyai banyak variasi serta mudah bermutasi. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyebaran wabah flu burung dengan pengaruh vaksinasi. Model matematika yang digunakan berupa model SVI dengan pengaruh vaksinasi. Dalam model ini terdapat pula dua titik kesetimbangan, yakni titik bebas penyakit dan titik tak bebas penyakit. Analisa yang dilakukanterkait dengan kestabilan titik kesetimbangan tersebut. Simulasi model dengan nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis. Vaksinasi yang dilakukan dapat mempengaruhi penyebaran wabah fluburung dalam populasi unggas.
MODEL MATEMATIKA UNTUK PENYAKIT DIABETES TANPA FAKTOR GENETIK DENGAN PERAWATAN Ulfah, Julia; Kharis, Muhammad; Chotim, Moch
Unnes Journal of Mathematics Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v3i1.3280

Abstract

Diabetesmellitus merupakan penyakit degenerative yang disebabkan oleh hypokinetic (berkurangnya aktivitas fisik) dan merupakan penyebab kematian nomor enam dari seluruh kematian pada semua kelompok umur. Diabetes mellitus adalah penyakit gangguan metabolic menahun yang lebih dikenal dengan pembunuh manusia secara diam-diam atau “Silent killer”. Diabetes juga dikenal sebagai “Mother of Disease” karena merupakan induk atau ibu dari penyakit-penyakit lainnya seperti hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, gagal ginjal, dan kebutaan. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyakit degenerative diabetes mellitus tanpa factor genetic dengan pengaruh perawatan. Dalam artikel ini model yang digunakan untuk pendekatan dalam kasus ini berbentuk SEIIT. Analisa yang dilakukan meliputi penentuan titik ekuilibrium model dan analisa terkait kestabilan di sekitar titik ekuilibrium. Simulasi diberikan berdasarkan nilai-nilai parameter yang terkait dalam model matematika yang menggambarkan kondisi pada setiap kelas subpopulasi. Diharapkan hasil yang diperoleh dapat memberikan gambaran tentang adanya pengaruh perawatan terhadap individu penderita diabetes tanpa factor genetik.
ANALISIS MODEL PREDATOR-PREY DUA SPESIES DENGAN FUNGSI RESPON HOLLING TIPE III Wijayanti, Putri; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v4i1.7417

Abstract

Model yang terdiri atas dua spesies berbeda dengan salah satu dari keduanya menyediakan  makanan  untuk yang lainnya merupakan salah satu model interaksi spesies antara mangsa pemangsa. Interaksi antara populasi ini dinamakan relasi predator-prey, dengan prey sebagai spesies yang dimangsa dan predator sebagai spesies yang memangsa. Pada artikel ini, dibahas sistem dinamik model predator-prey dua spesies dalam suatu jaring-jaring makanan yang terdiri dari prey dan predator. Pada model tersebut digunakan fungsi respon Holling tipe III, karena sesuai dengan tipe predator yang mencari mangsa lain ketika mangsa yang dimakannya mulai berkurang. Analisa untuk sistem tersebut dilakukan secara analitik dan secara numerik. Secara analitik terdapat tiga titik keseimbangan dengan beberapa syarat batas dalam sistem tersebut, sehingga terdapat enam kondisi titik keseimbangan. Tiga kondisi titik keseimbangan bersifat stabil dan tiga kondisi titik lainnya bersifat tidak stabil. Hasil simulasi numerik menunjukkan sifat yang sama untuk tiga titik keseimbangan tersebut
PEMODELAN MATEMATIKA PADA PENYEBARAN PENYAKIT DIFTERI DENGAN PENGARUH KARANTINA DAN VAKSINASI Puspita, Gina; Kharis, Muhammad; Supriyono, Supriyono
Unnes Journal of Mathematics Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v6i1.11867

Abstract

Penyakit menular di Indonesia merupakan penyakit yang penularannya sangat cepat salah satunya penyakit menular difteri. Agar tidak meluasnya penyebaran penyakit menular program vaksinasi dan karantina diintensifkan. Tujuan penelitian adalah menurunkan, menganalisis, dan menginterpretasikan simulasi model matematika penyebaran penyakit difteri dengan pengaruh karantina dan vaksinasi. Dalam pembangunan model diperoleh model matematika. Dari model tersebut diperoleh bilangan reproduksi , titik kesetimbangan endemik berbeda yang stabil untuk dan memiliki titik kesetimbangan tak endemik sama yang stabil untuk dan tak stabil untuk . Agar penyebaran penyakit dapat dicegah dengan sukses maka tingkat vaksinasi harus lebih dari 0,884 dan tingkat harus lebih dari 0,049 sehingga penyakit secara berangsur-angsur akan menghilang dari populasi. Infectious disease in Indonesia is a disease that is transmitted very quickly one infectious disease diphtheria. To avoid the spread of infectious diseases and quarantine pressed vaccination programs to prevent the spread of diseases research objective is to reduce, analyze, and interpret mathematical models simulating the spread of diphtheria with the influence of quarantine and vaccination. In the construction of the model is obtained mathematical models. The models derived from reproduction number (), different endemic equilibrium point stable for and have the same endemic equilibrium point is not stable for and unstable for . In order for the spread of disease can be prevented with a vaccination rate to be successful it is more than 0.884 and α levels should be more than 0,049 so that the disease will gradually disappear from the population.