Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis keterampilan proses sains Siswa kelas 4 SD 03 Pecangaan pada pembelajaran tatap muka Edy Kurniansah; Siti Masfu’ah; Mila Roysa
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v1i1.12495

Abstract

Learning has now been carried out face-to-face 100% by prioritizing the development of potential in the form of students' knowledge, attitudes, and skills. It is also necessary to balance these three aspects so as to create a dignified civilization. This study aims to analyze students' science process skills in face-to-face learning in class IV SDN 03 Pecangaan. In this study, the researcher used a quantitative approach or type of research, while for data collection, the survey data collection method was used. The samples in this study were students of SDN 03 Pecangaan, Jepara Regency, class IV A, totaling 38 students and class IV B students totaling 36 students. Data collection techniques in this study were interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis techniques in this study are normality test and hypothesis testing. The results showed that the students' science process skills in face-to-face learning in class IV SDN 03 Pecangaan as a whole resulted in an average achievement of 41% in the medium category. With the medium category, the conclusion obtained is that some students are less able to carry out activities in science process skills.
Bentuk Disfemisme Pada Komentar Akun Instagram Mata Najwa Melalui Kajian Teori Wijana & Rohmadi Aditya Firmansyah; Ristiyani Ristiyani; Mila Roysa
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v2i1.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk disfemisme pada komentar akun Instagram Mata Najwa melalui kajian teori Wijana & Rohmadi. Disfemisme selain dijumpai di dunia nyata, sering juga banyak dijumpai di dunia. Komentar yang kurang pantas di media sosial sering ditemukan tuturan yang dirasa menyinggung, dan menyakiti yang sifatnya memperkasar perasaan.  Disfemisme banyak ditemukan pada berita politik, karena dalam politik biasanya banyak didapatkan penggunaan kata yang bentuk kebahasaannya mengandung disfemisme atau pengasaran. Berita politik erat kaitannya dengan Instagram Mata Najwa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini menggunakan data berupa penggalan wacana pada komentar akun Instagram @matanajwa yang memiliki unsur teori Wijana dan Rohmadi dan teori Laili. Penelitian ini menggunakan sumber data berupa komentar akun Instagram @matanajwa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik (SBLC) simak bebas libat cakap. Berdasarkan analisis data, peneliti menemukan bahwa disfemisme pada komentar akun Instagram Mata Najwa memiliki 3 bentuk, yaitu pengasaran atau makian berupa kata, pengasaran atau makian berupa frasa, dan pengasaran atau makian berupa klausa.
Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Menggunakan Aplikasi Wattpad Dwi Maula Fitri Ningrum; Ristiyani Ristiyani; Mila Roysa
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v2i1.231

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas siswa dalam menulis cerita pendek menggunakan aplikasi Wattpad di SMA 1 Mejobo. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat terutama di bidang pendidikan memiliki peranan penting dalam menarik minat belajar siswa khususnya pembelajaran menulis cerita pendek. Peneliti menggunakan media Wattpad pada saat pembelajaran menulis cerita pendek untuk merangsang kreatifitas, minat menulis siswa dan untuk melihat kemampuan menulis teks cerita pendek. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI MIPA1 SMA N 1 Mejobo dan objeknya adalah cerita pendek yang ditulis siswa dengan menggunakan aplikasi Wattpad. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sampel penelitian yang diambil yaitu siswa kelas XI MIPA 1 di SMA N 1 Mejobo.
Analisis Kesalahan Ejaan pada Karangan Narasi Siswa Kelas IV SD Qutrinnida, Maya Safira; Roysa, Mila; Kuryanto, M. Syaffruddin
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.283 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i3.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan ejaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan beberapa langkah yaitu: (1) Observasi. (2) Tahap Perencanaan. (3) Rumusan Masalah Penelitian. (4) Pelaksanaan Penelitian. (5) Pengecekan Kesalahan dan (6) Temuan. Pendekatan penelitian ini termasuk dalam penelitian linguistik dengan menganalisis ejaan karangan yang dibuat oleh siswa, instrumen penelitian adalah peneliti itu sendiri. Teknik pengumpulan data adalah observasi, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif yang meliputi pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Kesalahan penggunaan huruf kapital terdapat 27 kesalahan yaitu kesalahan penulisan di awal kalimat, kesalahan penulisan nama orang dan judul karangan. (2) Kesalahan penggunaan tanda baca yang ditemukan terdapat 6 kesalahan yaitu kesalahan pada akhir kalimat yang tidak diberi titik. (3) kesalahan dalam penulisan kata berimbuhan terdapat 7 kesalahan yaitu kesalahan dalam penulisan kata dengan awalan, dan kata dengan inisial dan akhiran.
PENERAPAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK SISWA KELAS VI Mila Roysa; Ristiyani Ristiyani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v5i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa dengan menggunakan media video animasi di SD V Mejobo Kudus. Subjek pada penelitian adalah siswa kelas VI tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 10 siswa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus dan 4 kali pertemuaan. Data untuk penelitian ini diperoleh dari lokasi dan peristiwa, partisipan, dan dokumen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes dan angket. Teknik validasi data menggunakan expert jugmend yaitu menurut validasi pakar atau ahli dalam bidang Bahasa Indonesia. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dan statistic atau kuantitatif. Hasilnya, ditemukan bahwa capaian pembelajaran menggunakan video animasi memperoleh ketuntasan sebesar 70% dan 30 tidak tuntas pada siklus I. Pada siklus II menjelaskan bahwa sebanyak 90% siswa tuntas dan 10% tidak tuntas dibawah KKM. Dari data menejelaskan bahwa peningkatan dari siklus I dan Siklus II sebesar 20%. Penggunaan media video animasi sangat efektif dalam meningkatkan pembelajaran menyimak siswa.
Pola Asuh Orang Tua terhadap Anak dengan Perkembangan Motivasi Belajar di SD 2 Desa Karangbener Resa Kamala Fasika; Mila Roysa; Khamdun Khamdun
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i6.1778

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan interaksi antara anak dan orang tua selama mengadakan kegiatan pendampingan dalam mendidik anak dengan tujuan membimbing, membina, dan melindungi anak. Orang tua mempunyai peran penting untuk mendampingi anak belajar saat di Rumah. Hal ini tentunya orang tua dituntut mempunyai pola asuh yang tepat dalam mendampingi anak selama di Rumah. Perilaku yang baik muncul dari pola asuh yang baik, begitu pula sebaliknya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang diterapkan orang tua saat belajar terhadap motivasi belajar anak. Pola asuh yang baik akan memberikan dorongan motivasi belajar yang tinggi terhadap anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karangbener Rt.08/Rw.05, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah orang tua siswa, siswa kelas V SD 2 Karangbener, dan guru. Sedangkan sumber data sekunder dihasilkan melalui dokumentasi, catatan penelitian, buku dan jurnal relevan yang terkait dengan penelitian ini, serta data pendukung lainnya. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi.
Pengaruh Pola Asuh yang Diberikan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Religius Anak Anindita Kusuma Wardani; Ika Oktaviani; Mila Roysa
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i6.2150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pola asuh yang diberikan orang tua dalam membentuk karakter religius anak di Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Penelitian dilakukan laksanakan di di Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, dengan mengambil subjek anak dan orang tua sebagai subjek penelitian. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dan jenis pendekatan fenomologi serta teknik pengumpulan data yang meliputi tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dari sembilan orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis dan satu orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter menunjukan bahwa rata-rata orang tua yang menggunakan pola asuh demokratis yang memberikan pengaruh karakter religius anak dengan memenuhi lima indikator karakter religius. Sedangkan, orang tua yang menggunakan pola asuh otoriter memberikan pengaruh terhadap pembentukan karakter religius anak dengan memenuhi empat indikator karakter religius. Jadi, bahwa orang tua yang menggunakan pola asuh demokratis lebih baik dari pada orang tua yang menggunakan pola asuh otoriter dalam membentuk karakter religius pada anak di Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN DENGAN PERLAKUAN MODEL PENGAJARAN TIDAK LANGSUNG DAN MODEL KOOPERATIF INTEGRATIF PADA SISWA SMA DILIHAT DARI TINGKAT KEMANDIRIAN SISWA Mila Roysa
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v4i2.418

Abstract

Kemampuan menulis cerpen siswa kelas X rendah. Rendahnya kemampuan menulis cerpen disebabkan oleh beberapa hal, antara lain kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran menulis cerpen, guru belum melaksanakan penerapan model pembelajaran yang inovatif ketika proses pembelajaran berlangsung, dan guru kurang dalam melaksanakan pembelajaran kurang memperhatikan karakter karakter peserta didik. Masalah yang diteliti adalah (1) apakah berbeda secara signifikan kemampuan menulis cerpen siswa yang memiliki tingkat kemandirian tinggi setelah mengikuti pembelajaran dengan perlakuan model pengajaran tidak langsung dan model kooperatif integratif dan (2) apakah berbeda secara signifikan kemampuan menulis cerpen siswa yang memiliki tingkat kemandirian rendah setelah mengikuti pembelajaran dengan perlakuan model pengajaran tidak langsung dan model kooperatif integratif. Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan perbedaan kemampuan menulis cerpen siswa yang memiliki tingkat kemandirian tinggi setelah mengikuti pembelajaran dengan perlakuan model pengajaran tidak langsung dan model kooperatif integratif dan (2) menentukan perbedaan kemampuan menulis cerpen siswa yang memiliki tingkat kemandirian rendah setelah mengikuti pembelajaran dengan perlakuan model pengajaran tidak langsung dan model kooperatif integratif. Penelitian ini termasuk jenis eksperimen quasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa (1) model pengajaran tidak langsung cocok untuk pembelajaran kemampuan menulis cerpen dilihat dari siswa yang memiliki tingkat kemandirian tinggi dan (2) model kooperatif integratif cocok untuk pembelajaran kemampuan menulis cerpen dilihat dari siswa yang memiliki tingkat kemandirian rendah dan ada interaksi antara model pengajaran tidak langsung dan model kooperatif integratif. Simpulan hasil penelitian ini adalah (1) model pengajaran tidak langsung cocok untuk pembelajaran kemampuan menulis cerpen dilihat dari siswa yang tingkat kemandirian tinggi dan (2) model kooperatif integratif cocok untuk pembelajaran menulis cerpen dilihat dari siswa yang memiliki tingkat kemandirian rendah.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Dialog Film Rentang Kisah Karya Danial Rifki Dwi Setyorini; Irfai Fathurohman; Mila Roysa
Buletin Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/bip.v1i1.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ekspresif dalam dialog film Rentang Kisah karya Gita Savitri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu tuturan dialog pada film Rentang Kisah karya Gita Savitri. Sumber data pada penelitian ini yaitu film Rentang Kisah karya Gita Savitri yang di tulis dan disutradarai oleh Danial Rifki dan mulai rilis pada tanggal 11 September 2020 di aplikasi Disney+ Hotstar dengan durasi 1 jam 38 menit, serta versi Extanded yang rilis tanggal 12 Mei 2021 dengan durasi 1 jam 58 menit. Hasil tuturan ekspresif pada film Rentang Kisah terdapat 65 data yaitu meliputi tindak tutur ekspresif meminta maaf terdapat 25 data, tindak tutur ekspresif mengucapkan selamat terdapat 2 data, tindak tutur ekspresif meminta maaf terdapat 10 data, tindak tutur ekspresif belasungkawa terdapat 1 data, tindak tutur ekspresif mengeluh terdapat 19 data, tindak tutur ekspresif mengkritik terdapat 5 data, dan tindak tutur ekspresif memuji terdapat 3 data.
Analisis Semiotika Budaya Jawa Tengah pada Film Mangkujiwo Karya Azhar Kinoi Lubis Nurin Kurniawati; Irfai Fathurrohman; Mila Roysa
Buletin Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/bip.v1i1.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang analisis semiotika Budaya Jawa Tengah dalam film Mangkujiwo karya Azhar Kinoi Lubis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis semiotika signifikasi dua tahap Roland Barthes dengan konsep tahap pertama mencari hubungan antara penanda dan petanda, kemudian tahap kedua analisis makna denotasi-konotasi- mitos. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Data primer pada penelitian ini diperoleh langsung dari audio dan visual yang terdapat pada film Mangkujiwo. Data sekunder ini diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara seperti buku, dokumen-dokumen, dan artikel yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan 2 teknik, yaitu teknik observasi dan dokumentasi. Teknik observasi pengumpulan datanya menggunakan panca indera dengan menonton secara langsung serta mengkaji bentuk representasi budaya Jawa Tengah pada film Mangkujiwo. Teknik dokumentasi dengan mendokumentasikan adegan tanda budaya Jawa Tengah pada film tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa didapatkan 17 data analisis semiotika Roland Barthes.