Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Konstruksi NeuroArch Learning Model: Integrasi Teori Neurosains Kognitif Dalam Pengembangan Pembelajaran Studio Arsitektur Adaptif A. M. Asri; Nurnaningsih Nico Abdul
JARI: Journal of Architecture, Research and Innovation Vol. 2 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/j6x8es16

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi NeuroArch Learning Model sebagai kerangka pembelajaran adaptif di studio arsitektur berlandaskan integrasi teori neurosains kognitif. Menggunakan metode Systematic Integrative Literature Review berpanduan protokol PRISMA, riset ini memetakan lima gaya berpikir spasial-kreatif civitas akademika berdasarkan dominasi belahan otak. Hasil penelitian menghasilkan Matriks Taksonomi Kognitif Arsitektur dan Peta Tematik Mismatch Pedagogis yang membuktikan bahwa bias evaluasi dosen dipicu oleh ketidakselarasan kognitif dengan mahasiswa. Sebagai solusi, NeuroArch Learning Model merumuskan diferensiasi asistensi dan rubrik evaluasi multidimensi yang disesuaikan dengan profil kognitif peserta didik. Disimpulkan bahwa integrasi neurosains kognitif ke dalam studio arsitektur secara efektif mampu menjembatani hambatan pedagogis, meningkatkan keobjektifan penilaian, serta mengoptimalkan potensi kreatif mahasiswa secara adaptif.
Formation of Residential Space in a Multicultural Community: The Interaction of Customary Institutions and Community Leaders in Tri Rukun Village, Boalemo, Gorontalo Asta Juliarman Hatta; Dara Fitriani; Nurnaningsih Nico Abdul
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v15i2.653

Abstract

Multicultural communities in rural areas face challenges in maintaining social harmony while preserving cultural identity within residential environments. Tri Rukun Village in Boalemo Regency, Gorontalo, represents a multicultural settlement inhabited by Gorontalo, Balinese, and Minahasan communities living together within the same environment. This study aims to analyze the roles of customary institutions and community leaders in shaping residential adaptation strategies in Tri Rukun Village. A qualitative method with an ethnographic approach was employed to understand social, cultural, and spatial dynamics within the community. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, while data analysis used thematic coding and the Miles and Huberman interactive analysis model. The findings indicate that customary institutions play important roles in land distribution, housing arrangements, and spatial conflict resolution through deliberative mechanisms based on local wisdom. Community leaders contribute to planning, design, and post-occupancy evaluation processes. Residential adaptation does not eliminate cultural identity but instead produces architectural hybridization through modifications in building materials, spatial organization, and housing elements adapted to social and environmental needs.
MENJEMBATANI COGNITIVE MISMATCH DI STUDIO ARSITEKTUR: SINTESIS INTEGRATIF ATAS GAYA KOGNITIF DAN KESENJANGAN PERSEPSI DOSEN–MAHASISWA A. M. Asri; Nurnaningsih Nico Abdul
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i3.1484

Abstract

Pembelajaran studio arsitektur sering kali diwarnai oleh kesenjangan persepsi antara dosen dan mahasiswa terkait kriteria estetika serta penilaian karya desain, yang berpotensi memicu konflik pedagogis dan mengendalikan kreativitas. Kesenjangan ini diduga berkaitan dengan cognitive mismatch akibat perbedaan gaya kognitif dan tipologi berpikir yang belum terkonseptualisasi secara sistematis dalam pendidikan desain. Penelitian ini bertujuan memetakan secara eksploratif pola ketidakselarasan kognitif antara pengajar dan peserta didik serta merumuskan kerangka konseptual awal bagi pembelajaran studio adaptif. Menggunakan metode Systematic Integrative Literature Review (SILR) berpanduan kriteria PRISMA, riset ini melakukan sintesis integratif terhadap berbagai kerangka gaya kognitif (seperti HBDI, tipologi Jungian, Triune Brain MacLean, serta STIFIn) dan melakukan analisis tematik pada literatur bereputasi. Hasil penelitian merumuskan Matriks Proposisi Gaya Kognitif Arsitektur (memetakan kecenderungan gaya Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Instinct) serta Peta Tematik Kesenjangan Kognitif. Temuan mengindikasikan bahwa bias evaluasi dapat dijelaskan secara konseptual ketika dosen mengevaluasi karya melalui kacamata kognitif pribadinya, terutama pada benturan orientasi Intuiting (konseptual-abstrak) dan Thinking/Sensing (struktural-pragmatis). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengenalan gaya kognitif ke dalam studio arsitektur sebagai hipotesis kerja esensial untuk merancang diferensiasi asistensi dan evaluasi yang berpotensi mengoptimalkan kreativitas mahasiswa.