Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

OPTIMALISASI PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH SISWA DI SMA NEGERI 1 TALIBURA Genoveva Dua Eni; Agustina Dua Kuki; Mansur S
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37579

Abstract

Menulis merupakan keterampilan yang sering dipelajari oleh siswa dalam proses pembelajaran. Melalui tulisan siswa dapat mengekspresikan gagasan yang tidak dapat disampaikan secara langsung. Tujuan pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa dalam menulis karya ilmiah yang sistematis dan sesuai dengan kaidah penulisan akademis. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan secara klasikal dan individual. Proses yang dimulai dari pemilihan topik hingga penyusunan laporan penelitian memberikan dampak positif pada keterampilan menulis, berpikir kritis, dan kepercayaan diri siswa.
Kajian Etnosains pada Proses Pembuatan Minyak Kemiri Menggunakan VCO sebagai Sumber Belajar IPA Jeni Elvandari Susanti Ani; Agustina Dua Kuki; Kristiana Nathalia Wea
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4824

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran IPA untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, serta mendukung pelestarian budaya lokal. Salah satu bentuk pengetahuan lokal yang berpotensi dijadikan sumber belajar adalah proses pembuatan minyak kemiri menggunakan metode maserasi dengan pelarut Virgin Coconut Oil (VCO) yang masih dipraktikkan oleh masyarakat Desa Boru, Kabupaten Sikka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji muatan etnosains yang terkandung dalam proses pembuatan minyak kemiri, mengidentifikasi konsep-konsep IPA yang terintegrasi di dalamnya, serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar IPA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnosains. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi etnosains berhasil memetakan setiap tahapan pembuatan minyak kemiri menggunakan VCO ke dalam konsep-konsep IPA, yaitu penjemuran sebagai perubahan fisika, penumbukan sebagai perubahan ukuran partikel, proses maserasi sebagai ekstraksi melalui mekanisme difusi, penggunaan VCO sebagai pelarut berdasarkan prinsip kelarutan (like dissolves like), penyaringan sebagai proses filtrasi, serta karakteristik minyak kemiri sebagai contoh sifat fisika dan sifat kimia zat. Hasil rekonstruksi tersebut disusun menjadi peta keterkaitan antara pengetahuan lokal masyarakat Desa Boru dengan konsep-konsep IPA sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA berbasis etnosains.
Pengaruh penggunaan media wayground terhadap hasil belajar kimia siswa kelas x SMA Negeri 1 Solor Selatan pada materi struktur atom Fransiskus Laba Herin; Sri Sulystyaningsih Natalia Daeng Tiring; Agustina Dua Kuki
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 1 (2026): January - March
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.1.131-137

Abstract

The study aims to determine the effect of using Wayground media on students’ chemistry learning outcomes on atomic structure material. This research employed a pre-experimental method using a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 30 tenth-grade students of SMA Negeri 1 Solor Selatan. Data were collected through pretest and posttest instruments in the form of multiple-choice questions. Data analysis techniques included normality test, paired sample t-test, and N-gain analysis. The results showed that the average pretest score of 49.33 increased to 85.33 in the posttest. The paired sample t-test revealed a significance value of 0.000 (<0.05), indicating a significant difference before and after the implementation of Wayground media. Furthermore, the N-gain value of 0.72 was categorized as high, demonstrating that Wayground media is effective in improving students’ learning outcomes. Therefore, Wayground can be recommended as an interactive learning medium to enhance students’ motivation, engagement, and understanding of abstract chemistry concepts.