Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis resepsi dampak negatif media sosial dalam film The Social Dilemma Yogayama, Alwi Johan; Indriani, Sri Seti; Syuderajat, Fajar
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i2.46325

Abstract

Latar Belakang: Selain mempermudah pekerjaan manusia, media sosial juga memiliki dampak negatif apabila digunakan secara berlebihan, seperti menimbulkan perasaan cemas, takut, hingga depresi. Salah satu film yang membahas mengenai dampak negatif media sosial adalah film dokumenter berjudul The Social Dilemma yang disutradarai oleh Jeff Orlowski. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak terkait dampak negatif media sosial terkait kesehatan mental pada remaja dalam film The Social Dilemma. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori analisis resepsi Encoding-Decoding Stuart Hall. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Jatinangor. Informan dipilih berdasar tingkat adiksi media sosial. Hasil: Melalui proses analisis wawancara produsen, tercipta makna dalam adegan yang dipilih bahwa: media sosial didesain untuk membuat penggunanya ketagihan; media sosial menjauhkan kita dari keluarga; seorang akan bosan tanpa media sosial; semakin dilarang menggunakan media sosial, rasa ingin menggunakannya juga semakin tinggi, dan Media sosial menghilangkan identitas dan jati diri remaja. Hasil juga menunjukkan pembacaan yang bervariasi, terdapat 19 pembacaan posisi dominan, 5 pembacaan oposisi, dan 11 pembacaan negosisasi. Beberapa dari mereka yang memilih posisi negosiasi atau oposisi berpendapat sama seperti Mansell bahwa meski sulit, individu memiliki kekuatan untuk tidak terpengaruh media sosial. Sesuai dengan asumsi teori Encoding-Decoding Stuart Hall, perbedaan penerimaan pesan disebabkan oleh latar belakang dan pengalaman individu yang juga berbeda-beda.
Program Employee Relations PT TELKOM INDONESIA: Kids Go To Office Syuderajat, Fajar; Prameswari, Yoke Putri
Jurnal The Messenger Vol. 9 No. 2 (2017): July-December
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v9i2.486

Abstract

Backed by Telkom who want to make a good relationship with employees and their families so decided to create Kids Go To Office event. Aims to know the research and listening, planning and decision, communicating and implementing (communication and action), and evaluation (evaluation) of Kids Go To Office activities. The method used in this research is descriptive method. Data obtained through observation, interview, and literature study. The result is in conducting research and listening, Telkom has conducted an interview to find out what the prospective participants want. At the planning and implementation stage, Telkom is doing very well because it is almost in accordance with the flow and the existing stage. In addition, at the stage of communication and implementation went well because the enthusiastic participants are so great. While at the evaluation stage, Telkom has not done well seen from the absence of measuring instrument or indicator of success.
PENDEKATAN NARATIF DAN GAYA EKSPOSISI DALAM PENULISAN NASKAH FILM MOKUMENTER “DARI GADGET KE DINDING SEPI” Raihan Naufal Rusmanan, Muhammad; Komariah, Kokom; Syuderajat, Fajar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i7.3003-3012

Abstract

Penulisan naskah film mokumenter berjudul “Dari Gadget ke Dinding Sepi”, yang mengangkat isu sosial tentang dampak negatif penggunaan perangkat digital secara berlebihan di kalangan remaja, terutama terkait paparan terhadap konten pornografi. Penciptaan karya ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus keterpaparan remaja terhadap konten digital yang merusak, serta lemahnya literasi digital dan pengawasan dari lingkungan keluarga. Penulisan naskah film ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan pendekatan naratif dan gaya eksposisi sebagai strategi penyampaian pesan yang efektif dalam konteks film mokumenter. Metode penciptaan yang digunakan dalam penulisan naskah film mokumenter "Dari Gadget ke Dinding Sepi" meliputi tiga tahapan utama: pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Pada tahap pra-produksi, dilakukan riset literatur terhadap isu keterpaparan remaja terhadap konten pornografi digital, pengumpulan data statistik, serta eksplorasi estetika dokumenter dan mokumenter.Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa pendekatan naratif mampu membangun alur cerita yang kuat dan emosional, sedangkan gaya eksposisi memperkuat kredibilitas dan daya persuasi pesan yang disampaikan. Film ini berhasil menciptakan perpaduan antara fakta dan fiksi yang komunikatif dan menyentuh. Kesimpulannya, pemilihan pendekatan naratif dan gaya eksposisi dalam penulisan naskah mokumenter ini efektif dalam menyampaikan isu sosial secara mendalam dan membangun kesadaran publik terhadap pentingnya literasi digital dan peran pengawasan orang tua. Karya ini diharapkan dapat menjadi media edukatif sekaligus reflektif dalam menghadapi tantangan era digital yang kompleks.
IMPLEMENTASI ESTETIKA VISUAL OLEH DIRECTOR OF PHOTOGRAPHY DALAM KARYA MOKUMENTER “TRADISI JADI PRESTASI” Akbar Ekaputra, Moch; Sugito, Toto; Syuderajat, Fajar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i7.2025.2805-2809

Abstract

Jurnal ini membahas tentang implementasi estetika visual oleh Director of Photography (DoP) dalam produksi film mokumenter berjudul "Tradisi Jadi Prestasi". Film ini mengangkat tema pelestarian olahraga tradisional sebagai bentuk warisan budaya yang dapat menjadi sumber prestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran dan strategi visual yang digunakan oleh DoP dalam membangun narasi dan menyampaikan nilai-nilai budaya melalui pendekatan sinematik dalam genre mokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika visual diterapkan secara terencana dan kontekstual, dengan penggunaan pencahayaan alami, framing khas dokumenter, serta color grading bernuansa lokal yang mendukung nuansa budaya. DoP berperan aktif sejak tahap pra-produksi hingga pascaproduksi untuk menjaga konsistensi visual dan efektivitas penyampaian pesan. Estetika visual bukan sekadar elemen pendukung, melainkan instrumen utama dalam membangun kekuatan naratif dan emosional film mokumenter ini, sekaligus menjadi media komunikasi budaya yang kuat dan inspiratif.