Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Unsur Budaya pada Desain Kemasan Nasi Jagung Madura dengan Value Engineering untuk Meningkatkan Nilai Jual Makanan Tradisional Munawaroh, Solehatun; Damayanti, Indriani; Khuriyati, Nafis
Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Vol 17, No 2 (2025): Vol. (17) No. 2, Oktober 2025
Publisher : Agriculture Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jtipi.v17i2.45423

Abstract

Persaingan produk beras jagung di pasar semakin meningkat, menuntut produsen untuk lebih inovatif dalam meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk. Salah satu strategi penting untuk meningkatkan daya saing beras jagung Madura serta memperkuat citra produk lokal sebagai makanan pokok khas daerah adalah melalui desain kemasan yang inovatif. Namun, permasalahan utama pada beras jagung Madura adalah kemasannya yang kurang menarik dan tidak memiliki identitas visual yang kuat sehingga berpotensi kalah bersaing dengan produk sejenis. Beras jagung adalah makanan pokok khas Madura dan tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Madura. Beras jagung telah lama dijadikan menu makanan pokok sehari-hari oleh Masyarakat Madura, baik dikonsumsi sebagai nasi jagung atau digunakan sebagai campuran dengan beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain kemasan beras jagung Madura dengan penerapan unsur budaya berbasis Value Engineering (VE). Metode VE yang digunakan mencakup lima tahap, yaitu tahapan pengumpulan informasi, tahap kreatif, tahap analisis, tahap pengembangan dan tahap rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa value tertinggi diperoleh konsep kemasan beras jagung madura menggunakan bahan plastik standing pouch ukuran 1 kg, dilengkapi ziplock untuk kemudahan penggunaan, serta desain dengan elemen budaya madura yaitu ikon Sakera (konsep A1). Konsep ini memiliki nilai performansi tertinggi sebesar 0,0014, dengan nilai alternatif konsep terendah sebesar 0,0009 dalam rentang 0,0009-0,0014.
Formula optimization of herbal drink based on coconut sugar and ginger using the Taguchi method [Optimasi formula minuman herbal berbasis gula merah dan jahe menggunakan metode Taguchi] Niha, Aevita Ainun; Khuriyati, Nafis; Guritno, Adi Djoko
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol. 29 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v29i2.176-189

Abstract

Increasingly positive public consumption trends have increased demand for functional products such as ginger sugar herbal drinks. However, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) producing ginger sugar herbal drinks still face production challenges, such as relying on traditional recipes passed down through generations with inconsistent processes, which affect quality uniformity. This study aimed to redesign the optimal formulation of ginger sugar herbal drinks based on parameters that affect the process. The method used is the Taguchi method with 4 (four) factors and 3 (three) levels with an L9 (34) orthogonal array matrix. Then, quality parameters were tested to determine the best ginger sugar herbal drink product. The combination of level factors in the optimal formula of ginger sugar herbal drink is the composition of ginger juice 300 mL, brown sugar 700 grams, granulated sugar 500 grams, and cooking time 45 minutes. The results of testing the quality characteristics of the confirmation experiment were following SNI requirements, namely water-insoluble part content 0.84%; water content 4.99%; ash content 1.65%; reducing sugar content 2.48%; sucrose sugar content 81.15%; dissolving time 29.93 seconds; antioxidant activity 67.13 ppm; color sensory properties 5.43; aroma sensory properties 5.32; taste sensory properties 5.16; aftertaste sensory properties 5.53; and overall sensory properties 5.21.Keywords: coconut sugar, ginger, herbal drink, quality, Taguchi method
PERANCANGAN KEMASAN TRANSPORTASI BUAH MELON (Cucumis melo L.) Daryanti, Reishi Ari; Khuriyati, Nafis; Falah, Mohammad Affan Fajar
Jurnal Agroindustri Vol. 15 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.15.2.240-253

Abstract

Transportasi buah melon merupakan mata rantai penting dalam kegiatan pascapanen karena umumnya buah melon hanya dibudidayakan di beberapa sentra produksi sedangkan konsumen tersebar di daerah yang cukup jauh dari lokasi penanaman. Penelitian bertujuan untuk merancang kemasan tranportasi buah melon dan penataan buah dalam kemasan partisi yang tepat untuk meminimalkan potensi kerusakan buah. Penelitian ini meliputi pembuatan desain kemasan dan dan uji jatuh untuk menguji kekuatan kemasan. Pengujian dilakukan dengan menghitung kekuatan kemasan, simulasi 3 (tiga) kali pengangkutan berulang, menghitung susut bobot, dan melakukan uji jatuh. Selama simulasi pengangkutan, suhu berkisar antara 25,70°C hingga 34,10°C, kelembapan relatif berkisar antara 66.80% hingga 84%, dan nilai maksimum getaran sebesar 8,2 m/s2. Karton gelombang flute BC digunakan sebagai bahan kemasan dengan kapasitas 20 kg dan disusun dengan lima tipe meliputi simple cubic (SC) tanpa partisi, SC partisi karton, SC partisi jerami, SC partisi kertas, dan jumble tanpa partisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan kemasan yang dirancang dengan dimensi ukuran 50 x 33 x 35 cm adalah 351,49 kgf, dan dapat ditumpuk hingga 5 kemasan. Kerusakan paling sedikit terjadi pada SC partisi jerami dan kerusakan paling banyak terjadi pada SC tanpa partisi. Susut bobot terbesar terjadi pada SC partisi kertas 0,89%.